NilaiJawabanSoal/Petunjuk KONSUMTIF Bergantung pada hasil produksi pihak lain FAKTOR ...g harganya ditentukan oleh suku eksponensial yang bergantung pd posisi atom dan faktor hamburan atom; - transmisi Fis nisbah fluks besaran yang mener... PRODUK Hasil atau hasil kerja DISTRIBUSI Penyaluran hasil produksi KONSUMSI Pemakaian/penggunaan barang hasil produksi KONSUMEN Pemakai barang hasil produksi HAMA Hewan yang mengganggu produksi sawah ZOOPLASMA Bio bahan atau substansi hidup yang hidupnya bergantung pd hasil organisme lain KONSTAN Tetap tidak berubah; terusmenerus; ajek hasil produksi pabrik itu - selama lima tahun terakhir ini MAKROEKONOMI Cabang ilmu ekonomi yang menyelidiki tingkat hasil produksi dan penghasilan dan hubungan antara pelbagai sektor ekonomi MENIMBANGI 1 memberi mengadakan imbangan; mengimbangi hasil produksinya sudah dapat ~ produksi luar negeri; 2 membalas kebaikan, kasih sayang, dsb; PAMERAN Pertunjukan hasil karya MEMAMERKAN 1 mempertunjukkan dan membanggakan kekayaan, kehebatan, dsb jangan suka ~ kekayaan orang tua; 2 mempertunjukkan hasil karya seni, barang hasil pr... SINTESIS ... yang ada; - apriori sintesis yang pernyataannya bergantung pd suatu pengalaman tertentu, tetapi sebenarnya pernyataan lain sudah ada sebelumnya; - ... PLASMA 1 barang cair tidak berwarna yang menjadi bagian darah, dalam keadaan normal volumenya + 5% dari berat badan; 2 petani pekebun yang menjadi bagian ... HASIL 1 sesuatu yang diadakan dibuat, dijadikan, dsb oleh usaha pikiran, tanam-tanaman, sawah, tanah, ladang, hutang, dsb; 2 pendapatan; perolehan; bua... KREDIT Dag 1 cara menjual atau membeli barang dengan pembayaran tidak secara tunai pembayaran ditangguhkan atau diangsur; 2 pinjaman uang dengan pembayara... SUMBER 1 tempat keluar air atau zat cair; mata air ia mengambil air di -; di laut sekitar pulau itu ditemukan - minyak; 2 asal dalam berbagai arti i... PUTUS ...tau berhubungan lagi mereka telah ~ tali tempat bergantung; 2 menetapkan; menentukan ia ~ siapa-siapa yang akan menghentikan tt arus atau sesuatu ... SISTEM ...uk mengangkat beban, jumlah usaha yang dibutuhkan bergantung pd posisi tumpuan dan panjang batang; - uang muka dan tunggakan sistem akuntansi premi y... KUMPARAN Hasil menggulung tentang benang ADISI Hasil penambahan NOL Tidak ada hasil ETSA Hasil,seperti ukiran, gambar, yang diperoleh dengan cara mengukir, menggambar ROTAN Hasil HutanPenelitianini bertujuan untuk mengetahui model prediksi hasil produksi perikanan budidaya laut dengan ARIMA, data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data hasil produksi perikanan budidaya laut (kg) menurut kabupaten di Provinsi Jawa Timur tahun 2015 - 2018. Uji ketepatan model dilakukan dengan memperhatikan nilai MAPE.
Dalam kegiatan ekonomi, diperlukan tindakan untuk menghasilkan barang atau jasa yang dilakukan oleh seseorang, sekelompok orang, maupun perusahaan. Dengan begitu, roda perekonomian dapat berjalan dengan lancar. Kegiatan tersebut dilakukan oleh produsen. Pengertian Produksi Mengutip buku "Ekonomi" oleh Alam S, kegiatan produksi dalam ilmu ekonomi tidak sekadar menghasilkan barang-barang, melainkan kegiatan menambah faedah atau kegunaan suatu benda atau menciptakan benda baru sehingga lebih bermanfaat dalam memenuhi kebutuhan. Kegiatan menambah faedah suatu benda dengan mengubah sifat dan bentuknya dinamakan kegiatan produksi barang. Sedangkan, kegiatan menambah faedah suatu benda tanpa mengubah bentuknya dinamakan produksi jasa. Tujuan Kegiatan Produsen Secara umum, tujuan kegiatan produksi yang dilakukan oleh produsen adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia guna mencapai kemakmuran. Kemakmuran tercapai jika barang dan jasa tersedia dalam jumlah yang mencukupi. Jika produsen mandek dalam berproduksi, kebutuhan manusia yang beragam akan sulit dipenuhi. kalaupun dapat dipenuhi, kuantitas serta kualitas benda pemuas kebutuhan tersebut tergolong sangat rendah. Tujuan khusus produsen dan konsumen Dalam kegiatan produksi terdapat pihak yang saling terkait, yaitu pihak produsen dan konsumen. Sehingga kepentingan dapat dilihat secara khusus. Bagi pihak produsen, tujuan produksi adalah untuk meningkatkan keuntungan serta menjaga kesinambungan perusahaan. Sementara, bagi konsumen atau masyarakat, tujuan produksi adalah untuk menyediakan berbagai benda pemuas kebutuhan. Apa yang Dibutuhkan Produsen untuk Menghasilkan Barang dan Jasa? Segala sesuatu yang dibutuhkan untuk memproduksi barang dan jasa disebut dengan faktor produksi. Faktor ini terdiri atas alam natural resources, tenaga kerja labor, modal capital, dan keahlian skill atau sumber daya pengusaha enterpreneurship. 1. Faktor Produksi Alam Faktor ini meliputi semua kekayaan alam yang dapat digunakan dalam proses produksi. Faktor ini di antaranya terdiri atas tanah, air, sinar matahari, udara, dan barang tambang. 2. Faktor Produksi Tenaga Kerja Tenaga kerja merupakan faktor produksi insani yang secara langsung maupun tidak langsung menjalankan kegiatan produksi. Dalam faktor produksi tenaga kerja terkandung unsur fisik, pikiran, serta kemampuan yang dimiliki oleh tenaga kerja. Oleh karena itu, tenaga kerja dapat dikelompokan berdasarkan kualitas dan berdasarkan sifat kerjanya. 3. Faktor Produksi Modal Proses produksi memerlukan faktor produksi lain berupa peralatan. Proses produksi juga memerlukan mesin-mesin, alat pengangkutan, sarana pengangkutan, atau bangunan. Berbagai hal ini tergolong ke dalam faktor produksi modal. Modal umumnya meliputi benda-benda hasil produksi yang digunakan untuk proses produksi barang-barang dan jasa-jasa lain. Fungsi faktor produksi modal adalah sebagai penunjang dalam mempercepat atau menambah kemampuan dalam memproduksi. 4. Faktor Produksi Keahlian Sebanyak dan sebagus apa pun faktor produksi alam, tenaga kerja, dan modal yang digunakan dalam proses produksi, jika dikelola dengan tidak baik, hasilnya tidak akan maksimal. Faktor produksi keahlian adalah keahlian atau keterampilan yang digunakan seseorang dalam mengkoordinasikan dan mengelola faktor produksi untuk menghasilkan barang dan jasa. Peran Produsen Ada beberapa peran produsen, di antaranya sebagai berikut 1. Sebagai penghasil barang atau jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat perlu barang dan jasa. Barang dan jasa itu dihasilkan oleh produsen dengan mempergunakan faktor-faktor produksi. 2. Sebagai pihak yang dapat meningkatkan produk domestik bruto Hal ini tentu dapat meningkatkan kemakmuran negara. Dalam teori ekonomi disebut bahwa kemakmuran suatu bangsa ditentukan oleh kemampuannya untuk menghasilkan barang dan jasa. Bangsa yang tidak dapat menghasilkan barang dan jasa tentu tidak akan makmur. 3. Sebagai pemakai faktor-faktor produksi dalam kegiatan ekonomi terkait Dalam menghasilkan barang dan jasa, produsen juga menggunakan atau mengkonsumsi barang dan/jasa yang berkaitan erat dengan kegiatan produksinya. 4. Memengaruhi kebijakan pemerintah dalam rangka menghasilkan produksi Produsen sebagai penghasil barang memiliki kekuatan untuk memengaruhi kebijakan pemerintah. Bahkan pada negara tertentu, pembuatan peraturan mesti mempertimbangkan usul perusahaan produsen. 5. Mengusahakan kelancaran pasokan barang dan jasa yang dibutuhkan konsumen Kelancaran pasokan barang dan jasa berdampak ganda, selain melancarkan kebutuhan konsumen, juga mempercepat barang dan jasa menjadi Membayar harga barang faktor-faktor produksi Pembayaran harga barang-barang faktor produksi yang diterima konsumen menambah pendapatan masyarakat. Pembayaran ini juga dapat meningkatkan pendapatan nasional. 7. Melakukan kegiatan inovasi pada produksi barang Produsen sebagai wirausahawan berusaha untuk mencari atau menemukan cara-cara kerja baru agar harga pokok barang menjadi murah dan waktu melakukan produksi menjadi cepat.daripra produksi sampai dengan pasca produksi. Industri tumbuh dan berkembang dengan produk utama segar , beku, loin dan juga ikan kaleng, sementara itu di tingkat bergantung pada hasil tangkapan alam dari alat tangkap bagan dan lampara. Berbagai persoalan yang mengakibatkan umpan hidup sangat sulit didapatkan antara lain ; bergantung pada
Kegiatan produksi dalam suatu bisnis akan selalu melibatkan banyak pihak. Mengapa demikian? Produksi barang dan jasa terdiri dari rangkaian kegiatan yang harus berkesinambungan satu sama lain. Selain itu, tak hanya pihak internal perusahaan, stakeholder di luar perusahaan juga amat berperan terhadap keseluruhan proses produksi. Hubungan yang dijalin oleh perusahaan dalam melibatkan berbagai pihak untuk melakukan proses produksi dikenal dengan istilah hubungan industrial. Untuk menjaga dan memastikan proses produksi berjalan lancar, perusahaan perlu melakukan koneksi dan koordinasi dengan berbagai pihak. Adapun beberapa pihak yang umumnya terlibat pada proses produksi adalah pekerja, pemerintah, dan pihak eksternal lain. Agar lebih mengerti soal hubungan industrial, yuk simak penjelasan di bawah ini! Pengertian Hubungan Industrial Hubungan industrial dapat diartikan sebagai hubungan yang terjadi dan dilakukan oleh semua pihak yang berkepentingan stakeholder dalam proses produksi. Maksudnya, setiap pihak tersebut harus bertanggungjawab atas tugasnya masing-masing dalam satu siklus produksi. Pada umumnya, setiap pihak akan memiliki tugas yang berbeda. Dari tugas yang berbeda tersebut, perusahaan harus mampu menjaga keharmonisan hubungan pekerjaan antara pihak yang berkepentingan ini. Artinya, perusahaan harus bisa mencapai kesepakatan terkait produksi barang atau jasa yang disepakati oleh setiap pihak. Singkatnya, perusahaan harus memastikan setiap hak dan kewajiban dilakukan oleh setiap stakeholder. Baca Juga Manajemen Produksi Tujuan, Fungsi, Jenis dan Tahapannya Stakeholder dalam Hubungan Industrial Hubungan antar stakeholder dilakukan agar dapat menjaga keberlangsungan proses produksi. Kerja sama antar pihak adalah salah satu faktor penting dalam menjaga hubungan ini. Selain itu, setiap pihak harus bisa melakukan fungsi dan tugasnya dengan jelas dan teratur. Berikut ini adalah beberapa stakeholder dan tugasnya dalam suatu perusahaan. Manajemen Perusahaan Manajemen perusahaan merupakan salah satu bagian dari stakeholder dalam hubungan ini. Yang dimaksud dengan manajemen perusahaan adalah para pemimpin perusahaan yang bertugas untuk memastikan proses produksi berjalan lancar. Pemilik Perusahaan Pemilik perusahaan sebagai pihak yang berwenang memiliki peranan penting dalam hubungan industrial. Salah satu tugas dan perannya adalah sebagai pengambil keputusan terkait proses produksi. Pekerja/Karyawan Pekerja atau karyawan merupakan stakeholder dan salah satu aset penting dalam perusahaan saat akan melakukan produksi barang atau jasa. Mengapa demikian? Tanpa adanya pekerja atau karyawan khusus di proses produksi, maka kegiatan produksi tidak dapat dilakukan. Pemasok Pihak pemasok atau supplier memegang tugas dan tanggung jawab terkait bahan baku produksi. Pemasok adalah salah satu contoh pihak eksternal dalam hubungan ini. Konsumen Konsumen memegang peranan penting terhadap penggunaan dan pembelian produk. Konsumen dapat berupa pihak individu dan perusahaan. Pemerintah Pemerintah berperan sebagai regulator dalam suatu hubungan industrial. Maksudnya, pemerintah membuat undang-undang dan peraturan terkait yang bertujuan untuk mengatur proses produksi. Konsultan Konsultan hadir sebagai pihak ketiga eksternal dalam suatu hubungan industrial. Saat perusahaan akan melakukan produksi, konsultan merupakan mitra dalam penerapan strategi proses produksi hingga penjualan suatu produk atau jasa. Baca Juga Cara Memilih Supplier yang Berkualitas untuk Perusahaan Prinsip Hubungan Industrial Menjalankan suatu hubungan industrial dengan berbagai pihak tentu merupakan tantangan tersendiri bagi perusahaan. Oleh karena itu, ada beberapa prinsip yang harus dipertimbangkan untuk menjaga hubungan ini dan melakukan kegiatan produksi. Berikut ini adalah prinsipnya. Mengutamakan kepentingan bersama dengan para mutualisme, artinya hubungan antar pihak harus dilakukan dengan prinsip sama-sama tugas dan fungsi yang keamanan dan kenyamanan pada tujuan. Karakteristik Hubungan Industrial Hubungan industrial bisa dilakukan apabila memenuhi berbagai ketentuan. Syarat ini merupakan pertimbangan dari para pihak dan prinsip hubungan ini sendiri. Hal ini perlu dilakukan agar perusahaan dapat tetap memastikan hubungan ini berjalan lancar sehingga tujuan keberlangsungan proses produksi barang atau jasa bisa tetap terjadi. Berikut ini adalah karakteristik terjadinya hubungan industrial. Ada pekerja atau karyawan yang dipekerjakan oleh memiliki pihak manajemen dan pemilik yang mempekerjakan karyawan dan menjamin hak serta memberikan suatu wadah untuk pihak terkait berpendapat, misalnya Serikat Pekerja suatu bentuk kerjasama antar yang mengatur secara keseluruhan stakeholder yang berkaitan dengan pemenuhan hak dan pelaksanaan kewajiban. Perselisihan Hubungan Industrial Hubungan industrial suatu perusahaan tidak mungkin akan berjalan tanpa hambatan. Untuk mengatasi hal tersebut, perusahaan harus mampu melakukan manajemen konflik. Salah satunya adalah perselisihan. Ada berbagai jenis perselisihan dalam hubungan industrial, yaitu Perselisihan Hak Perselisihan hak bisa terjadi karena salah satu pihak tidak terpenuhi haknya. Biasanya hal ini dimulai dari pelanggaran terhadap kesepakatan terkait peran dan tanggung jawabnya. Biasanya pihak yang merasa dirugikan akan melakukan banding terhadap keputusan terkait hak tersebut. Perselisihan Kepentingan Perselisihan kepentingan meliputi beberapa hal, misalnya keputusan serta hak dan kewajiban dari setiap stakeholder. Biasanya perselisihan ini terjadi dalam kasus tertentu yang berkaitan dengan pengambilan keputusan yang dilakukan. Misalnya, jumlah gaji, pembayaran uang makan, dan biaya reimburse transportasi. Perselisihan antar Wadah Pihak Perusahaan akan dihadapkan pada situasi permasalahan ini. Para pekerja dengan serikat pekerja dan perusahaan akan terlibat dalam berbagai masalah. Salah satunya adalah ketidakpahaman perusahaan terhadap pekerja dan stakeholder lain. Penyelesaian Konflik dalam Hubungan Industrial Konflik atau perselisihan dalam hubungan industrial harus segera diselesaikan. Mengapa demikian? Karena jika dibiarkan berlarut maka perusahaan dan pihak stakeholder lain akan mengalami kerugian. Untuk mengatasi hal tersebut, berikut ini adalah pendekatan yang bisa dilakukan untuk menyelesaikan permasalahan dalam hubungan industrial. Mediasi Cara menyelesaikan masalah dengan proses mediasi dapat menjadi solusi tepat. Pihak yang terlibat dalam perselisihan akan melakukan mediasi dengan pihak lainnya. Biasanya proses mediasi diselesaikan secara kekeluargaan dan cara musyawarah. Konsiliasi Konflik pada hubungan industrial juga bisa diselesaikan dengan cara konsiliasi. Konsiliasi akan melibatkan pihak ketiga sebagai fasilitator. Jika konflik tidak dapat diselesaikan dan satu pihak tidak sepakat dengan hasil diskusi, maka dapat melakukan tindakan lanjutan. Arbitrase Arbitrase menyelesaikan konflik pada hubungan industrial dengan berfokus pada pembuatan kesepakatan tertulis. Setiap pihak yang terlibat perselisihan harus menyepakati proses dan hasilnya. Pihak arbiter akan langsung menyelesaikan dengan bentuknya yang mengikat satu sama lain. Perundingan Perundingan dapat dilakukan sebagai salah satu cara untuk menyelesaikan perselisihan. Dalam dunia bisnis, dikenal dua perundingan yaitu bipartit dan tripartit. Pihak yang berselisih akan terlebih dulu menyepakati perundingan bipartit sebelum menyetujui perundingan tripartit. Kesimpulan Hubungan industrial adalah hubungan yang terjadi dan dilakukan oleh semua stakeholder dalam proses produksi sesuai dengan tugas masing-masing. Stakeholder yang terlibat meliputi manajemen perusahaan, pemilik, pekerja, supplier, konsumen, pemerintah, dan pihak lainnya. Dalam menjalankan suatu hubungan industrial, perusahaan tidak akan lepas dari konflik yang berkaitan dengan hak dan kepentingan. Jadi, perusahaan perlu melakukan berbagai pendekatan seperti mediasi, konsiliasi, arbitrase, dan perundingan bipartit maupun tripartit. Untuk melakukan penanganan terhadap konflik atau perselisihan hubungan industrial dari suatu proses produksi, perusahaan memerlukan banyak hal seperti catatan finansial, laporan keuangan, dan lainnya. MASERP merupakan software ERP yang dapat mengakomodasi pembuatan laporan keuangan perusahaan untuk mendukung perusahaan berkembang. Dengan teknologi dan fitur canggih dari MASERP, perusahaan dapat membuat dan menyajikan 300+ laporan dengan efisien dan efektif karena bisa diakses di mana saja dan bisa dilakukan kustomisasi sesuai keinginan. Tak hanya itu, MASERP juga memiliki fitur lain yang sangat mendukung kegiatan bisnis seperti penjualan, pembelian, inventory, aset, produksi, dan lain-lain. Tertarik? Tunggu apa lagi? Untuk mengetahui lebih banyak tentang software MASERP custom made yang akan memberikan banyak kemudahan pada perusahaan Anda, langsung saja konsultasikan apa yang Anda butuhkan kepada konsultan ahli kami. Gratis!
Dalamdokumen Dampak Sistem Jual Beli Jagung Kuning Secara Langsung Hasil Pertanian dalam Perspektif Ekonomi Islam di Kecamatan Bontoramba Kabupaten Jeneponto (Halaman 30-40) Sebelum melakukan transaksi jual beli maka yang perlu diketahui dalam pertanian adalah bagaimana faktor produksi pengelolaan atau manajemen dalam usaha tani, dimana NilaiJawabanSoal/Petunjuk KONSUMTIF Bergantung pada hasil produksi pihak lain MERDEKA Tidak terikat, tidak bergantung pada orang atau pihak tertentu MEMAMERKAN 1 mempertunjukkan dan membanggakan kekayaan, kehebatan, dsb jangan suka ~ kekayaan orang tua; 2 mempertunjukkan hasil karya seni, barang hasil pr... RUMPUN 1 kelompok tumbuh-tumbuhan yang tumbuh anak-beranak seakan-akan mempunyai akar yang sama seperti buluh, tebu, pisang, serai, dan talas; perdu; 2 ki... KREDIT Dag 1 cara menjual atau membeli barang dengan pembayaran tidak secara tunai pembayaran ditangguhkan atau diangsur; 2 pinjaman uang dengan pembayara... SUMBER 1 tempat keluar air atau zat cair; mata air ia mengambil air di -; di laut sekitar pulau itu ditemukan - minyak; 2 asal dalam berbagai arti i... TANGAN 1 anggota badan dari siku sampai ke ujung jari atau dari pergelangan sampai ujung jari; 2 ki sesuatu yang digunakan sebagai atau menyerupai tangan; 3... PUTUS ...tau berhubungan lagi mereka telah ~ tali tempat bergantung; 2 menetapkan; menentukan ia ~ siapa-siapa yang akan menghentikan tt arus atau sesuatu ... FAKTOR ...g harganya ditentukan oleh suku eksponensial yang bergantung pd posisi atom dan faktor hamburan atom; - transmisi Fis nisbah fluks besaran yang mener... TALI ...sabuk pengaman; - penggulung tali tempat sangkar bergantung dalam sumur tegak pd sistem angkutan tambang bawah tanah melalui tahang penggulung dan di... SISTEM ...uk mengangkat beban, jumlah usaha yang dibutuhkan bergantung pd posisi tumpuan dan panjang batang; - uang muka dan tunggakan sistem akuntansi premi y... PRODUK Hasil produksi DISTRIBUSI Penyaluran hasil produksi KONSUMSI Pemakaian/penggunaan barang hasil produksi KONSUMEN Pemakai barang hasil produksi PEMENANG Orang pihak yang menang; MANDIRI Tidak bergantung kepada orang lain HAMA Hewan perusak hasil produksi tani ASESI Orang atau pihak yang dinilai PLAGIAT Meniru hasil karya orang lain PENDAMAI Orang atau pihak yang mendamaikan; VEGETARIAN Orang yang tidak makan daging, hanya memakan sayuran dan hasil tumbuhan GELIMBIRAN Bergantung mengelepai seperti pipi orang tua AGRESOR Orang atau negara yang menyerang pihak lain PEKERJA Orang yang menerima upah atas hasil kerjanyaMenilaidan menverifikasi sistem kualitas perusahaan sendiri. Sedangkan manfaat audit ini antara lain : 1. Membantu mengembangkan sistem manajeman kualitas terpadu yang efektik. 2. Menyempurnakan proses pengambilan keputusan manajemen. 3. Membantu pengalokasian sumber daya secara optimal.
Sistem kami menemukan 25 jawaban utk pertanyaan TTS bergantung pada produksi pihak lain. Kami mengumpulkan soal dan jawaban dari TTS Teka Teki Silang populer yang biasa muncul di koran Kompas, Jawa Pos, koran Tempo, dll. Kami memiliki database lebih dari 122 ribu. Masukkan juga jumlah kata dan atau huruf yang sudah diketahui untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat. Gunakan tanda tanya ? untuk huruf yang tidak diketahui. Contoh J?W?B
.