T- Daftar Kata Kamus Besar Bahasa Batak, Lirik Lagu Lengkap di tulisIN. tulisIN adalah salah satu website yang update lirik lagu Indonesia dan luar negeri, selain website lain seperti kapanlagi, azlyrics, sonora, kompas, tribun. Mulai dari lirik buih jadi permadani yang dicari rata-rata 246rb/bulan sampe lirik to the bone yang dicari 110rb/bulan. . Selain 2 lagu tadi masih ada lagu
Berikut ini adalah penjelasan tentang tahe dalam Kamus Batak-Indonesia taheya, memang, sebenarnya, kata seru yang memperbaiki lebih baik, lebih banyak. opat, lima tahe, empat atau lebih baik lima. i… Lihat jugatahamtahantahartahatahatahetahitahiltahotahoptahubahedahelahepahepahepahesahetahatahaktahaktahaktahal
Anaksiparbagaon tahe, sian na dihutai Ai tung makhirrim do sude amang digogo mi Reff: Ia dung tarida ma da goarmi,amang Sahattu ujung ni portibion Ai gabe lupa do Ho dilage-lage podomanmi naung maribakki Nang didalanna margamboi, amang Da na ditorunni sapilpil i Ima huta hatubuanmi, amang Lupa do ho back to II. Mannipung au amang, da tu alamanni
Kumpulan bahasa batak dalam arti bahasa perasaan kurang sabar dan juga perasaan menghina, lekas berkembang dan tumbuh dan lekas pula layu, misalnya eme. sering berubah-ubah pikirannya mengenai hal mengenai berhasilnya, tempat, tabung untuk menyimpan segala sesuatu. tempat bertemu beramai-ramai, misalnya huta abalan ni partigatiga, tempat para pedagang saling bertemu. abalabal, tabung kecil dari bambu untuk menyimpan segala sesuatu. mangabalabalhon,memasukkan sesuatu ke dalam tabung seperti nama tempat dalam sopo Batak, yang terletak disebelah kanan dan kiri jalan pohon halus, yang tinggal sesudah kayu bakar habis misalnya di dalam hutan untuk mengambil kapur barus. begu abar, = begu na masa, hantu yang menyebabkan pundak. mangabara, memaafkan =mangampuni, sebenarnya membawa di atas pundak. pangabaraan, 1. bagian kayu pikulan, 2. buah pisang yang paling atas pada tandan dan yang mengibas, melambai. mangabashon, mengibas, melambaikan misalnya dengan ekor atau ulos. mate uluna, mangabasi ihurna, kepalanya sudah mati, ekornya masih mengibas-ngibas seperti dengan ular, dikatakan tentang suatu perkara, yang sebenarnya sudah diselesaikan, tetapi akibatnya masih sabat, halangan, aral, rintangan. adong abathu, saya berhalangan, ada halanganku. mangabati, menghalangi, menghambat. pangabati, segala sesuatu yang menghalangi, penghalangi, bertiup kesana memangku. melarikan perempuan dengan kekerasan. abingan, pangkuan, sebenarnya tempat dimana membawa anak kecil = ampuan.abisI. mangabis, duduk di bagian depan perahu solu sewaktu berlayar dimana raja mengambil tempat. II. pangabis, hubungan kekerabatan yaitu nenek laki-laki dari tulang. pangabis, juga jatah daging jambar yang diperuntukkan untuk pakaian. marabit, berpakaian. marabithon, dikenakan pakaian. parabiton, sandang, hal mengenai pakaian. na niabitan, yang ditutup orang kemaluan. abit ni hata, kata-kata hormat atau penghalus kata-kata karena dirasa kurang sopan kalau terus-terang. parabitan, pinggul pada mana pakaian dapat larangan untuk lewat berupa sepotong kayu atau tolong gelagah, agar orang tidak pergi kesana. mangabor, melarang masuk, memasang abor di jalan. abor ni hata, ucapan atau larangan halus, peringatan yang kurang sopan untuk isteri, jagung atau padi Angkola.abulbalas, balasan. mangabul, membalas, menuntut pembalasan. parsinabul, sijalahi abul, pembalas, yang menuntut pembalasan. abul ni, sebagai balas untuk, untuk membalas misalnya mata do abul ni mata, mata dibalas dengan dasar seperti sabur ?. maraburabur, mengenai air mata banyak bercucuran. mangaburhon, melemparkan sesuatu, berlengkung, habut, adong, tersedia, ada hanya dalam bentuk ingkar. soada, tidak ada, lihat. so akhir tersangka, ari, lihat mangalap andar, kelihatan dari kejauhan, tampak jelas. adaran, pelataran, dataran. mangadar, bertempur di pelataran tanpa perlindungan. mangadar hatana, berbicara terus terang tanpa tedeng mantra yang diucapkan oleh datu. manadas, mencoba semua kemungkinan tetapi tanpa hasil dikatakan mengenai datu. II. sejenis istiadat, kebiasaan. na so umboto adat, orang yang tidak mengetahui tatakrama adat. tidak tahu sopan santun, yang tidak mengetahui etiket = ndang maradat.ade= rade, mengenai senjata telah berisi dan siap untuk ini, kata penunjuk yang hanya dipakai berhubungan dengan orang. baoa adi, aku, laki-laki ini. boru adi, aku, wanita ini. halak adi, orang yang disana itu. II. maradi, maradian, beristirahat, berhenti. adian, paradianan, tempat perhentian, tempat peristirahatan. adian ni hata, orang yang masih perlu didengar pendapatnya karena tidak hadir dalam pembicaraan, sebelum suatu keputusan dapat diambil. si anu adian ni hata, si anu penyebab ditundanya pembicaraan, karena ia harus lebih dahulu datang. adian ni hata, artinya juga pembicaraan yang belum berakhir dan masih perlu dituntaskan mengembara, ber-kelana. simadoado, pengelana, berada, tersedia, hadir. adong di ahu, ada padaku. soadadong, ndadong, tidak ada. paradongan, orang berada, kaya. boru ni tataring paradongan, perempuan yang kaya. adongna, seadanya. sinadongan, harta kekayaan, milik. juga sering dipakai sebagai pengantar untuk kalimat bertanya adong do didok ibana? adakah, betulkah ia mengatakan ?adopI. berhadapan = dompak . di adopan ni, di muka, di hadapan. di adopanmu, di muka-mu, hadapanmu. tu adopan ni,kepada, ke hadapan orang. mar-adophon, terhadap, di muka,di hadapan. misalnya nunga mardosaahu maradophon damang, sayasudah berdosa terhadap bohi be, saling berhadapan muka. adopadop, berhadap-hadapan. adopan, potongan da-ging ternak yang diperuntukkan bagi raja seperti kepala, leher dan pinggul. selanjutnya bea, cukai, upeti, pemberian. siadopan, suami. mang- adop di, bekerja pada se-seorang hingga lunas hutang. mangadopi, menghadiri, menghadapi. paadophon, menyerahkan anak untuk dijadikan pekerja orang. paadopadophon, menghadapkan muka ke. tomboman adopadop, ambang dalam rumah Batak. II. Adop, payudara anak gadis, sedangkan untuk ibu-ibu disebut And = lae, atau mangadu, menahan, menyusul, mengejar, menggembalakan ternak. mangadui, menggembalakan banyak ternak atau sering. II. maraduadu, marsiadu, berlomba-lomba. parsiaduan, tempat perlombaan. III. maradu, sampai, sehingga = rasirasa. maradu mate, sampai mati. maradu loja, hingga capek, letih. maradu miduk, hingga berkumpul makin diseberang sana, menunjukkan jarak lebih jauh. di adui, di sadui, jauh di sana. tu adui, tu sadui, jauh kesana. topot adui, jumpai kesana untuk mengerjakan sesuatu. basa adui, hari nanti yang ditentukan untuk berbuat sesuatu. huta adui, kampung yang terletak memanjar uang kepada merasakan, menderita, merasa sakit. diae pogosna, diderita kemiskinannya. marniae, berbaring sakit. parniaean, penderitaan sakit, perasaan sakit. mae, maesa, menderita, merintih kesakitan. marnaenae, menderita sakit. Aek, I, maraek, basah. aek na niinum, kencing, air kemih. aek beu, air limfa. aek tabar, air tawar langsung datang dari sumbernya di hutan. aek anturge, air yang terkumpul di tunggul. martuaek, mengambil air. partuaek, gadis yang mengambil air. partuaehan, tempat pengambilan air. mandabuhon aek, mengalirkan air ke sawah. partutuaek, upacara adat membawa seorang bayi ke sumber air sebagai pendahuluan untuk pemberian nama. antian ni aek, hari ke delapan menurut penanggalan. II. aek = atik. aek beha = atik mananduk mengenai kerbau. paagaaga, melawan, memerangi = paaloalo. mangagahon, menaruh kepercayaan, harap kira-kira, kurang lebih. mangagak, menaksir misalnya umur atau padi. diagak deba, ditimbang dan terdapat terlalu melingkar, membelit, bergelung mengenai ular. juga mengenai orang yang marah. juga orang-orang yang berjalan berlenggang-lenggok, yang mirip dengan ular yang memikir, menduga, menyangka. huagam, saya pikir, kusangka. diagam roha, dikira, disangka. bdk pe, sungguhpun, walaupun, meskipun, sekalipun. agan so = tagan tagonan, lebih ba-ik, lebih suka. aganan mate sian mangolu, lebih suka mati daripada tertawa manis, bersih, necis. maragaragar, penampilan orang necis dan sejenis nyamuk berkaki tajam yang dipakai menyadap enau untuk mendapat tuak. maragat, mangagati, me-nyadap enau untuk mendapat tu-ak. paragat, penyadap tuak. paragatan, papan, tempat penyadapan. di atasnya duduk penyadap tuak itu. agaton, yang harus disadap yaitu pohon mencari segala macam cara untuk menyakiti dan melukai orang. manang beha paageage roham, entah bagaimana tipudayamu untuk menyakiti, melukai saya. diage rohana, dalam batin ia melawan, anggi. siaginan, nama bahkan, apapun, pun, walaupun, biarpun. agia sada ndang adong, satu pun tidak ada. agia aha, agiaha, salah satu apapun. agia mangido pe ho, ndang olo ahu, juga bila engkau memintanya, saya tidak mau. ndang agia aha, apa saja pun agia aha, lihat agiaagiat= Anggiat, semoga, kiranya, mudah-mudahan. Agin, siaginon, dunia ini, bumi ini And.agomago, menghilang, hilang, berakhir. agoan, kehilangan. agoan raut ibana, dia kehilangan pisau. agoan uhum, keji, kehilangan hukum. agoan hosa, meninggal, mati, putus nyawa. agoago, kehilangan. mangago, merusakkan, mencelakakan, menghancurkan. sipangago, si perusak, si pembinasa, penipu. hinamago, kemalangan, kecelakaan, kesengsaraan. hahamago, kehancuran. marhinamago, menderita kesengsaraan, bahaya. parroha mago, busuk hati, tidak bisa lagi diperbaiki. na magomago, orang melarat, orang miskin. mangago ariari tingki, membuang-buang waktu. marmagoan, binasa dalam jumlah besar. sibaen na mago, penyebab kemalangan, kerusakan atau kayu. simaragongagong, tanaman lihat sial, pembawa sial, orang yang selalu membawakesulitan untuk orang yang berhubungan dengannya, pada siapa rupanya terkena bertanya apa? yang mana? manang aha, apa pun? sering dihubungi dengan kata pe manang aha pe? apa pun. si aha? siapa? menanyakan nama orang. aha bahenon? apa bisa diperbuat? aha so, apa tidak, tidak perlu heran bahwa. misalnya aha so mabiar ahu? apa tak takut aku? aha i? apa itu ? banyak dipakai bila seorang tidak mengingat nama sesuatu. misalnya lehon ma aha i, berikanlah apa itu? dalam mana orang yang disapa itu mengetahui apa yang dimaksud. demikian juga ahanghu, apaku, yang ada padaku, = ugasanku. aham, apamu, yang ada padamu, dsb. parahaan, perpanjangan dari aha, sebenarnya sesuatu yang ada di dalamnya, tetapi juga untuk hal yang dimaksud itu sendiri. maraha, mempunyai sesuatu, yang diketahui oleh orang lain apa yang dimaksud. aha rohana, dia merasa lain, dia tidak setuju dengan itu. umaha = numeang, sudah sembuh, dikatakan mengenai penyakit. sebutan numeang tidak boleh dipakai supaya roh jahat yang menyebabkan penyakit itu jangan datang mangahap, merasa, merasai, mengalami badaniah. parniahapon, perasaan, citarasa, peri kehidupan. beha diahap ho? bagaimana perasaanmu ? siahapon, nasib, tanggungan, penderitaan, untung malang. II. hau ahap, sejenis pohon, yang buahnya sangat disenangi anak-anak. juga ini, = hasiangan Nahit. paahitahithon bada, menggalakkan adalah besar pada permulaan tabas di waktu membuat mangahon, membawa, mendatangkan, manahonahoni, membawa makanan ke kuburan orang mati sebagai makanan untuk pertama tunggal aku, saya, juga au. mangahuhon, menginginkan untuk dirisendiri. pembukaan surat Batak mulai dari ahu ahu surat tinongos ni si A, aku, surat kiriman si A. ahu on, aku ini, aku yang ada disini. pardiahuan, mereka yang termasuk bilangan seseorang yaitu kaum kerabat atau mangahuti, mengambil, menarik untuk diri sendiri mengenai barang-barang kecil. roha pangahution, sikap me-mikirkan diri sendiri, egois-me. na ahut, egoistis, mangahut na nirabi, untuk kedua kalinya membakar hutan yang sudah ditebang untuk membersihkan tanah dengan sebaik mungkin. marnipi di ahuton, bermimpi sesudah pekerjaan membakar sudah selesai yaitu terlambat kata perangkai oleh sebab, karena. II. pembuka kalimat tanya ai aha do na masa? sebenarnya apa yang terjadi?aik= atik, aik beha, = atik beha, tagihan piutang yang tak babi mengangkat seseorang menjadi anak sendiri misalnya oleh keluarga yang tidak punya anak. anak niain, anak angkat. mangain dongan, mencari kawan sekutu di waktu aning II, bukan? tak benarkah? baikkah? ya kan ? II. marsiaing, memegang sesua-tu sambil ni bulu, ujung tunas bambu, panjang dan lengkung di bagian maisais, bergoyang, goyah. II. puting susu babi, ais ma di babi, mundala ma di horbo. tarpasiat ma ariari, molo adong lagu jumolo, 'ais' puting susu babi, 'mundala' puting susu kerbau, oleh karena saya telah membuat baik terhadapmu dulu, adalah lebih parah lagi bila engkau harus menarik sesuatu pada dirinya, mengambil sesuatu untuk dirinya. diaithon hata i tu ibana, disesuaikan kata itu kepada dirinya sendiri, dihubungkannya kata itu kepada dirinya lubuk, tindakan tanpa pemikiran yang matang. Dikatakan tentang seorang yang terlampau cepat bertindak misalnya cepat menyerang musuh, tetapi cepat pula akhir hidup. ro ajalna, sudah tiba poda. mangajari, mengajar. mangajarhon, mengajarkan. marsiajar, belajar. di-parsiajari, dipelajari. parsiajaran, pelajaran, sesuatu yang diperlukan untuk belajar, misalnya buku parsiajaran, buku pe-lajaran. parsiajaran, suatu yang dapat dipelajari. hurang ajar, kurang ajar. hona ajar, diajar. pangajarion, pengajaran, cara mengajarkan. pangajari, pengajar, guru. Aji, racun, ramuan obat yang diberikan kepada musuh secara tersembunyi. mandabu aji, mengenakan racun kepada seseorang. manulak aji, mencoba menangkal dan membalas guna-guna kepada pihak lain. ajiajian, sihir, jampi-jampi, ramu-ramuan. aji donda, = tunggal pana-luan. siaji teas, penangkalsantet yang diselipkan pada ikat pinggang. aji turtur lihturtur I. pangajian, keahlian, kepandaian. olat ni i pangajianmu, sampai disitulah kepandaianmu atau ilmumu, yaitu disini berakhirlah sudah menderita suatu penyakit sampai gigi rapuh aji ni na marhihir lihat tikus yang mengenai air dalam. lintong majoajo, kolam yang dalam .ajukmangajuk, menipu, menaruh ke-percayaan pada......akkelangkang anggota ba-dan. ak ni dolok, punggung gunung. siganjang ak, suatu sebutan untuk ular untuk menghindari memakai kata biasa ulok.alaitetapi, akan tetapi, na-mun, namun lemas tidak bertenaga karena lapar. sialal, sejenis amporik, burung rumah, pekarangan jalan kampung. alaman na marampang na marjual, sebutan yang lebih terhormat untuk memberitahu, yang mengabarkan, yang menyampaikan. alamat ni surat, alamat surat. alamat ni roha, pancaindera yang memberitahukan sesuatu kepada roha. maralamat, meramalkan dengan memakai sihir. paralamat, ahli meramal, peramal baik tidaknya hari-hari, paranormal. alamat pandang torus, paranormal, sanggup melihat alam gaib, bisa meramal sesuatu, orang yang sampai, tanggung, kurang sedikit, tidak cukup. alang garar, tanggung untuk pembayarnya. alang ulaon, pekerjaan belum selesai. alang bogashu, gantung pekerjaanku. yang sedang saya kerjakan belum selesai. alang dua, lobi sada, untuk dua buah tidak cukup, untuk satu buah terlalu banyak. sialangalang, tidak cukup untuk dijadikannya tetapi terlalu besar untuk dijadikan satu misalnya pekerjaan kayu. horbo sialangalang, kerbau yang tanggung untuk dipotong tetapi terlalu kecil untuk bekerja. alang roha, khawatir, ragu-ragu, tidak mempunyai keberanian untuk sesuatu, segan, tidak mengambil. menjemput. mangalapi, memanggil, menjemput. mangalap ari = mangadap ari, mengundang teman-teman untuk bekerja yang kemudian untuk itu harus dibantu pula, sebenarnya meminjam harinya, tenaganya. aron, silih berganti mengerjakan sawah secara bergotong royong. sialap manaruhon, tukang adu, pengadu, boru, pihak atau marga pengambil mempelai perempuan sesuai dengan hukum adat. pangalapan gogo, tempat atau daya upaya mengambil kekuatan. holong mangalap holong, cinta kasih menimbulkan, menerbitkan cinta kasih pula. masialapan roha ma hamu, saling menahan dirilah kamu, pakailah akal budi masing-masing dikatakan kepada orang yang berkelahi. II. alap pamereng, menjuling karena kedengkian. III. malapalap, berunggun, mau mati mengenai boru alas, dewa yang padanya dipanjatkan melihat ke- sekelilingnya, mengamati, memata-matai, memperhatikan. a-lat matana, matanya sigap misalnya dikatakan tentang anjing yang mengharapkan mendapat sesuatu. mangalathon, mangalatalati, mengamat-amati, memperhatikan seseorang, mengawasi. alat ro-hana, waswas, waspada, takut barangnya diambil orang. alatan, pertanda, wahyu. maralatan, melihat dalam khayalan, mendapat wahyu. paralatan, o-rang yang pandai tenung. pera-mal. alaman paralatan, halamanatau tempat dimana diadakan bersegi empat yang dipakai untuk membangun tembok tanah, tanah memukul, lihat tersenggol sesuatu misalnya kain. mangalbas, menyenggol sesuatu, bergerak ke suatu lambung yang lunak pada tubuh manusia atau sebuah interjeksi yang selain berdiri sendiri juga di muka vocativus. ale dongan, hai kawan-kawan. ale amang, ah bapa, hai ayah. ale,juga seruan keheranan oo, ha!alealekawan, teman karib, sahabat. maraleale, bersahabat. maralealehon, mempunyai seorang sebagai sahabat. ale-ale ni daging, dalam arti sem-bunyi, penyakit yang ringan dan tidak pengetahuan yang mengerti ilmu sihir dan berbagai-bagai hal gaib misalnya tidak dapat dilukai, untuk menjadi melakukan pengetahuan seperti itu. marguru alemu, mempelajari pengetahuan seperti mendahak mengenai orang yang menunggu ajalnya. mangalgip, menelan menelan bulat-bulat, lihat kempis mengenai pohon kayu, yang menjadi bahan pengental susu. malhot, kental, mengental susu, minyak makan dan cairan lain. mangalhoti, mengentalkan. na nialhotan, yang dikentalkan, susu kental, yang lebih digemari daripada susu = singkat, ganti, tukar. ali ni, pengganti dari, balasan dari. =singkat ni. mangalii, mengganti. mangalihon, membalas sesuatu. petaka, kesusahan, nasib buruk, kesengsaraan. maliali, merasa sangat menderita, karena nasib buruk temannya. maliali di handang, sangat miskin, hidup leher babi yang pohon yang kulitnya dibuat buku kuno Batak yang disebut 'pustaha'.alimossekilas, hanya sekejap saja kelihatan. maralimos, menghilang cepat-cepat, melintas huboto alimot ni i, hal itu sama sekali tidak saya mengetahui. ndang huida alimot ni i, aku tak melihat tuduhan terselubung, insinuasi. mangalingi, menyindir seseorang, melancarkan tuduhan keji terhadap mangalis = mengikis dengan pisau. pangalis, pisau pengikis. II. sepotong kayu yang runcing, yang diunjamkan dalam tanah untuk melindungi diri terhadap musuh atau pencuri. jojoran na nialis, kawat lingkar. mangalit, berputar, melingkar, melilit. mangalithon, melilitkan, mengenakan misalnya kain, sa- rung, baju. taralit, keseleo,terkilir. taralit pat, kakinya terbelit. juga terikat, sehingga tidak bisa berge- rak lagi. pangalit ni hata, pembelitan kata, sindiran. pangalit = dila, lidah hewan. alit hatam, berbelit kata-katamu. alit dalan, jalan yang memutar, tidak melompat ke atas mengenai ikan.allambersifat merendahkan, cacian, penghinaan, pelecehan. allammu do i, itu merupakan penghinaan pada saya. allamna, penghinaannya, makan, memakan dikatakan tentang orang dan binatang. siallangon, yang bisa dimakan. mangallang gana, menelan sumpah, mengganggap enteng yaitu bersumpah palsu. siallang gana, orang yang bersumpah palsu. masiallangan, saling memakan, bertengkar, menipu. api na ma-ngallang, api yang ikut- ikutan, misalnya ikut menyanyi padahal belum dapat melakukannya dengan = bergerak kian kemari, mengerakkan badan naik turun. mengenai kuda yang membuat penunggangnya sakit. juga mengenai barang yang dipikul. marhahalluk, terkial-kial memotong se-dikit, memotong beberapa mengunyah dengan pohon hutan, yang kulitnya berbau keras dan = manomunomu tomu Angkola.alobansejenis pohon kayu yang kayunya dipakai untuk bahan bangunan hona alogo, terjebak, tersergap angin. paralogoan, tempat banyak angin. alogo laut, angin laut. alogo dolok, angin gunung. alogo musim, angin musim. dari alogo, ular dari yang cepat melompat bila oloi, kata seru mengakhiri sebuah doa mantera masa dulu, berkenankanlah! Dan hanya berhubungan dengan aloi ompung, berkenankanlah kami hai nenek bdk `amen` pada o-rang kristen.alongalongalong, sejenis ende di Angkola.alopmangalopalopi, memohon dengan hormat misalnya kepada raja atau melayukan, dijadikan layu. malos, layu, mengenai albas, disenggol, disentuh, bergerak kesini kempis misalnya dari tubuh wanita yang tidak hamil sejenis laba-laba yang bersarang di bawah tanah. II. maraltong, mulai masak mengenai mengadu, mengadukan sesuatu, menyampaikan keluhan, menggugat. mangaluhon, mengadukan tu kepada seseorang. alualu, pengaduan. pangalualuan, tempat atau orang untuk mengadu, pengayom, penasehat yang bijak, penolong, tempat minta perlindungan. marpangalualuan tu, mengadukan pengaduan kepada. pangalualuan so sungkunon, seorang pengadu yang suka menyampaikan sesuatu, tidak usah mangaluhi, menyodorkan sesuatu, tetapi tidak jadi diberikan. II. aluhon, menderita kekurangan karena tidak mau alum ni ate, kesenangan, merasa puas. II. alumalum, sejenis rumput untuk makanan ternak, juga dipakai melawan gatal-gatal pada kulit kudis. Alun, ombak kecil.alusjawab, jawaban. mangalusi, menjawab. pangalusion, paraluson, cara menjawab baik. mangalushon, menjawabkan. ingkon alusanmu ahu, mesti kau jawab = mangurut II, mengurut, bapak, tetapi juga saudara ayah yang laki-laki disebut demikian, semua sanak saudara pihak ayah kira-kira seumur dengan dia. amaama, semua yang disebut ayah. saama, seayah. nasida na saama, mereka yang seayah. marama, berayah. marama tu si A, berbapak kepada si A. dongan saama, bersaudara. amang, vocativus o pak, o bapak!. amang tua, abang ayah. amang uda, adik ayah. amang boru, suami saudara ayah perempuan. haamaon, hal ayah, kebapaan. paramaon, yang dianggap ayah, hubungan anak dengan bapanya. siparamaon, yang berhak dipanggil ama dalam sistem kekerabatan kecuali ayah dipersuamikan secara gelap. masiamangamang, memanggil `amang` di belakang seorang laki-laki mengenai seorang perempuan jalang. ama painundun, bapa pengayom, dianggap bapa karena berjasa, lihat tundun. ama panoroni, bapa tiri. Ama ni A, gelar seorang yang diambil dari nama anak sulung. ama ni Pintor, pak Pintor. maramaniaha, sudah menjadi ayah, lalu dapat gelar dari nama anak sulungnya. amanta, bapa yang dianyam dari kercut. amakamak, lapisan jerami alas bulir padi di sawah waktu panen, lapisan bawah dari atap ijuk. mangamakamak, mengembangkan jerami sebagai tikar. siamak pandan = goligoli And.amalmangamal, mengkhayalkan sesuatu misalnya memikirkan suatu rencana, merencanakan, meramal. mangamal bisa, membinasakan bisa ular dengan ilmu mangambahon, = manambahon, menambahkan. mangambai, mambalambal, oleng-oleng, berayun, terhuyung-huyung. ambalambal, un-taian, jungkatan, ayunan. ma-ngambalhon, mengunggitkan, me-ngayunkan, menggoyangkan. me-ngalihkan hata pembicaraan kepada sesuatu yang lain. mangambalambalhon, memperpanjang misalnya perkara atau perkawinan seorang perempuan. ambal alus, tidak tepat jawaban. ambal mata, salah lihat, tidak melihat dengan tepat. mambal gogo, tenaga ketapel ayun. mangambalang, mengali-ali, melempar atau menembak dengan ali-ali. ambalangan, ali-ali. mangambalanghon, mengali-alikan. marambalang ha-ta, berserakan dimana-mana, tidak logis berbicara, tidak menentu yaitu percuma. lihat ni ambalungan, telur pangamban, tali untuk pengikat mangambang, mengira, menyangka, menduga. huambang, kusangka, kukira. II. mangambangi, menyembelih lembu. pa- ngambangion, perjamuan dengandaging lembu. III. ambangm-bang, kurban sajian, yang di-gantung di rumah alamiah atau buatan. ambarambar, kolam tanaman yang menyerupai kecil sejenis sejenis mangga.ambatmangambat, mencegat, menghalangi, melintang, meng-hadang. tarambat, penghalang. ambat, bersifat menghalang, melintang. ambatan, warung tuak di tepi jalan untuk istirahat, dangau di danau untuk nelayan menangkap ikan. niambat ni sahit, terhalang oleh mengayunkan tangan sewaktu berjalan. pangambe, pelambai, cara mengayunkan lengan, lambaian. ndang tarpasuman pangambe ni paronan, ndang tarpasuman na binahen ni dongan, tak tertirukan lambaian orang belanja, tak tertirukan perbuatan kawan sesama, membuat sesuatu persis sama adalah mustahil. mangambehon siboanon, membawa barang kecil hal mana hanya mungkin bila yang dibawa itu enteng. mangambehon hata, meneruskan kabar, menyampaikan perkataan kepada orang lain. pangambe ni hata, = lapik ni hata, kiasan kata. boru mangambe, gadis murahan, tidak pakai mahar, dikawini karena cacat, atau kusta atau gadis yang langsung pergi ke rumah sesuatu yang ditambahkan, sepotong kain yang dipasang tukang jahit di bagian atas celana, kalau ia di bawah terlalu pendek. papan kecil yang ditarok di tepi solu. sesuatu yang dipasang pada sopo untuk memperdulikan, mengindahkan, memuliakan, meng-hargai. ndang diambil be ahunanggo saimput ni bisa, sebun-tut ulat pun aku tak diperdu-likannya lagi. II. mangambilhon, membawa, mengajak orangke pesta atau pergi bertamu. III. ambilambil, tanaman begu, hantu jahat, roh gelambir pada leher lembu, lipatan kulit leher lembu yang tergantung-gantung. mambirambir, go- yah, ungkangangkit, bergantung terkelepai. mambir dengdeng, daging itu tidak kuat lagi, artinya sudah tua sekali. mambir dengdeng, sungkot gogo, tua bangka, tua renta, kehabisan tenaga karena menggendong anak di depan. mangambit, menggendong. pangambit, kain gendongan. na niambit ni hu-ta, orang yang berada dalam perlindungan desa. niambit ni raja, terlindung, terayomi o-leh tanggurung, And.ambolna so marambolambol, yang tidak ada bandingannya, tidak ada es. udan ambolas, hujan es. ambolas batu, hujan es yang butir-butirnya seperti batu keras. ambolas eme, hujan es yang butir-butirnya putih bolong, terbuang. mangambolonghon, membuangkan. marambolongan, berceceran, terbuang-buang dimana-mana da-lam jumlah banyak. siambolong,apa yang dianggap tidak ber-harga, ampas, sampah masyarakat misalnya isteri kedua, juga = amborgoon, kedinginan, lihat ni juhut, bumbu masakan misalnya garam, bawang. ambuambuan, sejenis lauk pauk yang dibuat dari meraung, menggerung mengenai sambubu, ubun-ubun. Ambung, mudah, enteng, ringan. mangambunghon, menerjunkan se-seorang sambil memegang menghilang, hilang. langkitang gabe hapur, na hinilang gabe mambur, siput air jadi kapur, yang didapat secara tidak adil akan hilang lenyap. mangambur, melompat. mangamburambur, melonjak-lonjak, melompat-lompat. mangamburhon, membuang-buang, dipangamburehon, memboroskan, amburuk, merpati yang penyakit ayam yang gemetaran selalu duduk berdiam. amburhungon, kena penyakit halus untuk pantat, mangamin, memaafkan orang, membela, mendukung. ma-siaminaminan, saling menyokong, saling mendukung. masiaminaminan songon lampak ni ga-ol, saling menyokong seperti halnya dengan kulit batang pisang. II. mangamini, menata dengan halus dan cermat tentang pakaian, benda-benda. III. amin, amen, kayu yang dibawah kulit, memperlakukan, memegang dengan hati-hati benda-benda yang dapat pecah belah.amotmangamoti, melindungi tondi ladang. niamotan, buah pertama = patumonaan, lihat mona.ampal= ambal. ampal tu jae, ampal tu julu songon hotuk ni aili, berguncang-guncang hilir mudik seperti ketuk-ketuk pengusir babi hutan dikatakan tentang orang yang dihalau kemana-mana dan tidak dapat ketenangan. mangampalampal, tidak berkaitan, tidak ada hubungan satu sama yang dianyam di bawah, berbentuk empat segi dan di atas bundar, juga dipakai sebagai takaran beras atau padi. parampangan, bakul besar dimana di dalamnya disimpan bakul-bakul kecil. na marampang na marjual, = na marpatik na maruhum, seseorang yang memakai takaran dengan baik dan jujur, menimbang secara adil dan punya undang-undang dan hukum keadilan. mangihut di ampang, berlangsungnya per-kawinan seorang gadis hanya dengan membawa bakul makanan buat pihak mertuanya, karena mahar mas kawin sudah beres sebelumya. marmanuk di ampang, meramalkan masa depan berdasarkan letak badan ayam yang lehernya dipotong segera ditutup dengan `ampang` tentang dukun. parampang ni luat, bagian dari pekan yang dikhususkan bagi sesuatu daerah untuk menyimpan barang mereka. sadampang gogo, sanjomput tua, tenaga satu ampang banyaknya, keuntungan hanya sejemput, kerja mati-matian, hasil minim. manghunti ampang, mempe- lai baru, yang pertama kali membawa makanan kepada rumput. simarampangampang, tanaman tersebar, terserak-serak ternak, manusia, benda, desa, mampar roha, lalai, lengah. mangamparhon, menghamburkan. mangamparhon hata, membentangkan perkara, mengumumkan. mangamparhon hepeng, menghambur-ham-burkan uang, memboroskan uang. mangampar ruji, mengocok kembali lidi ijuk sesudah selesai perhitungan dengan lidi ijuk tadinya.amparasaudara dalam arti luas, kawan tikar lebar amakampediangkat, terletak di atas sesuatu, diletakkan. mampe, idem. mangampehon, meletakkan di atas sesuatu misalnya pundak, meja. pampe, diangkat, dinobatkan, misalnya dikatakan tentang seorang raja pampe gabe raja, diangkat menjadi raja. pampe di roha, hafal, dipelajari luar kepala, melekat dalam pikiran. ampe di sambubu,peak di abara, terangkat ke ubun-ubun, terletak pada bahu, dikatakan tentang penderitaan yang tidak bisa tersebar mengenai pundi-pundi dari siampilalas, bentuk taoar tertentu yang diberikan kepada penawar puting beliung yang mangampini, membela seseorang, memaafkan, melindungi. pangampinion, pembelaan. jolma ampinan, orang yang terus dibela oleh kawan-kawannya karena kejelekannya tidak diketahui atau tidak dipercayai. II. mangampin, menggulung tenunan, agar terjangkau tangan penenun. saampin, segulung tenunan, panjangnya semak kesemutan, semut-semutan kaki, tangan. pangampirhon, merasakan khasiat dari obat. lihat kata seru menyatakan keheranan. II. sebagai kata penghubung dan, seraya, ya. partikel di tengah kalimat ia olo ho, ba denggan, kalau kau mau, ya baiklah. sering digabung dengan kata, da, baba, dong, kasar, moncong, lobang. sering dalam kata-kata cacian. baba pintu, tempat masuk dan keluar pintu. baba ni liang, mulut gua. baba ni mual, asal sumber air. sangkababa, sesuap, sepatah kata. marbaba, bermulut. rantei babam, sip babam, tutup mulutmu, diam kau. pababababa, memaki dengan kata baba. mambabai, mulai mengajar sesuatu. menggurui. anak sibabaan, pelayan yang selalu harus diberi petunjuk dulu, baru bisa berbuat. matubaba, membeli beras sebagai persediaan. pambaba, lidi enau, yang dipakai alat perajut benang sejenis kumbang yang dalam bahaya berpura-pura mati. sejenis tanaman runtuh, sibabi na bolon, racun yang membuat perut kembung. babi di eme, dikatakan mengenai orang yang berzinah yang tertangkap basah suaminya yang sebenarnya berhak membunuhnya di tempat itu bagaikan seekor babi yang terdapat di ladang. boru sibabi jalang, pelacur, lonte. babion dibahen butongna, tidur, bermalas-malas, kekenyangan seperti seekor babi. babibabi, sejenis macan. babiat sibolang, harimau berloreng. babiat balemun, harimau besar dan sangat ganas. parbabiatan, sarang, tempat harimau. mangido gogo tu gajah, mangido tongam tu babiat, mencari kekuatan pada orang yang kuat, kemuliaan pada sibuk dengan kegiatan menyiangi di ladang, merumput di sawah pada waktu padi masih pendek. mambaboi, menyiangi, merumputi. baboan, musim menyiangi di sawah. di hamamasa ni baboan, di waktu menyiangi di Silindung pada bulan Desember dan Januari, menyiangi dulu umumnya tugas kaum perempuan. parbaboan, ladang dimana orang menyiangi. ndang hababoan rohana, ia tidak dapat diperbaiki, sulit dibina, payah berubah sikap. parsoro ni ari na so hababoan, seorang penderita yang tidak lagi dapat pohon perdu yang daunnya dipergunakan untuk penangkal sipatolhas begu sebagai persembahan makanan. bdk perlawanan, percekcokan, perbantahan, pertengkaran, perselisihan. marbada, bertengkar, bercekcok, bersengketa. marbadai, saling berbantah, saling berkelahi. parbadabada, orang yang suka bertengkar. mamadai, memarahi, mencaci. pabadabada, menggalakkan orang untuk berkelahi. aha badam tusi, apa perselisihanmu dengan dia. badabada biang, berkelahi seperti anjing. artinya sebentar-sebentar bertengkar, lalu segera berdamai lagi. bada rohana, culas, pendengki, suka mencibirkan orang, suka mencari badak, badan, manusia, hewan dan benda-benda, dasar arus sungai. marbadan, berbadan, mempunyai tubuh. badan ni ulos, bagian tengah ulos, sebagai lawan tepi mengenai horbo si badar, kerbau berwarna kemerah-merahan. II. mangangguk badar, meraung-raung, menangis dengan suci, sakti, saleh, sering = sahala. sorur ma ho, ale badia ni gurunghu, awal dari mantera, berkenanlah dikau hai arwah sang guruku. badia hatahutan, = tunggal panaluan. habadiaon, kesucian, kekudusan, kesalehan. parbadiai, hormati sebagai yang kudus. parbadia, = namarsahala, kudus, mulia, sakti. Tondi Porbadia, Roh Kudus. ulaon na badia, perjamuan suci, ekaristi kudus, misa. na sangap, na badia, mulia dan luhur, dipakai untuk Tuhan dan rotan yang menyerupai berjalan tidak bayo. baean, = bagabaga, sesuatu yang dijanjikan, janji. parbaga, diparbaga, menjanjikan sesuatu untuk diri sendiri, mengharapkan, menduga. parbaga, marbagabagahon, menjanjikan. pabagabaga so mahap, janji yang selalu diperbaharui, tetapi tidak pernah topo, sepotong kain yang sudah buruk = ular yang berloreng dan berbisa. nama daerah dilembah Batang-Toru. dopa sibaganding, lihat. dopa. sibaganding naga mangupar, = pandingdingan And.bagasI. rumah. marbagas, punya rumah, artinya berumahtangga. pabagashon, mengawinkan. pardibagas, = pardihuta, isteri, bini, parbagasan, perumahan, tempat rumah berdiri atau akan dibangun. mamagashon, meniduri perempuan. di bagasan ni, di dalam. tu bagasan, ke dalam. mandok dibagasan roha, memikirkan dalam hati sendiri. ninna rohana dibagasan, pikirannya dalam hatinya. parbagasan, bagian dalam. marbagasan, disebelah dalam mempunyai pola lain daripada yang di luar tentang pakaian. pande bagas, tukang kayu. II. mendalam, dalam, juga dalam arti kiasan. pabagas, mendalamkan. patimbo hadabuan, pabagas halonongan, tinggikanlah tempat kejatuhanmu, dalamkanlah tempat tengge-lammu, keberadaan yang disombongkan menjadi tulah atau walat kejatuhan seseorang. bagas rohana, dia arif, bijak. bagas lapatanna, mendalam artinya. Bage, I.= gabe. II. marbagebage, berbagai-bagai, bermacam-macam mengenai sifat. mar-bagebage sitaonon ni jolma, penderitaan orang adalah beraneka bagian. sambagi, sebagian. mambagi, membagi. mamagi dua, membagi dua. marbagi, berbagi. bagian, bagian. sambagian, sebagian, satu bagian. dipambagi, dibagi-bagikan. parbagi, penyebut pecahan. bagibagian, jatah. parbagian, pembagian. siak bagina, bagiannya kemalangan, malang, melarat. marsiak bagi, malang, miskin. manolsoli bagina, menyesal, menyesali nasibnya. mardua di tangan, marbagi di roha, membagi secara jujur, sebab berhubungan baik satu sama lain, seimbang, adil, bersikap manang aha Angkola.bagindabaginda, gelar raja di Angkola biasa dipakai, di Toba tidak.bagotpohon aren, enau. bagot ni posoposo, buah dada atau tetek ibu, payudara wanita halus. mata ni bagot, mayang enau bakal sumber tuak. bagot ni tonggi, bagot sibalbalon, paet na jolo i, ba tu tonggina ma tu joloan on, pohon enau yang manis, bakal penyadapan tuak, bersakit-sakit dulu, bertambah manis kemudian. tinaba bagot rap dohot pangkona, didok pe hatami, sai adong do bahenonku alona, ditebang enau bersama batangnya, apapun anda katakan, ada padaku jawabnya, keras kepala, bandel. bagot ni horbo, susu kerbau. bagot ni ruma, ornamen alas dinding ruma Batak berupa empat buah payudara wanita perlambang kesejahteraan dan anak ni bagudung, anak tikus, cacian, nama bagi pelanggar sumpah, atau yang bersumpah katak yang pohon kayu. sibagure tano, perdu yang keras kayunya, daunnya sering dibuat jadi sapu sifat, watak, perangai. i nama bahangku, itulah sifat saya. bahana do i, sifatnya demikian, kepribadiannya kampung. bahal batu, sebuah nama desa antara Silindung dan Toba. jomba bahal, upeti penduduk buat pemenang perang agar desa mereka tidak akan luka karena sering digosok, misalnya hidung diwaktu Angkola.bahebatu-batu kecil yang dipakai anak-anak untuk bermain-main. parsibahean, tempat anak-anak bermain. sibahe, membuat, membikin, memperlakukan. bahen, untuk. bahen aha ? untuk apa? dialap bosi do bahen rabi, ia mengambil besi buat parang. pambahen, pembuat. pambahenan, perbuatan. bahenbahenan, ramuan, ulah, pekerjaan misalnya ajiajian. bahen, baik, beres yang dikerjakan, buatlah. dipambahen, dibuat bermacam-macam. aha bahenonku, aku mau bikin apa? beha bahenon, apa boleh buat? tarbahen, bisa, mungkin. ndang tarbahen, tak bisa, tak mungkin. ala ni aha umbahen? apa sebabnya maka? karena apa hingga? dia alana umbahen mate ibana, apa sebabnya dia meninggal? umbahen na mulak ahu, on do, sebabnya maka saya pulang, inilah. dia umbahen manjua ho? kenapa maka kau menapik? dibahen, dibuat, dikarenakan, disebabkan. talu ibana dibahen otona, kalah dia karena bodohnya. dibahen hatam umbahen mago hami, karena omonganmu kami hancur. bahenon ni, = dibahen, tetapi dibahen menunjukkan suatu peristiwa yang sudah terjadi dan bahenon ni menunjukkan sebab, yang akibatnya masih marbaho, mengambil kapur barus. II. baho, sejenis pohon membalas, membayar. mamahoni utang, melunasi hutang dengan bekerja rendah pada yang berpiutang. manjalo pamahoni, menerima kerja untuk mengganti hutang si sibahota, lihat menarik diri ke hutan dan tinggal sendirian melawan musuh, bila ia mati dalam perlawanan itu orang tidak akan memperdulikannya dan tidak diadakan pembalasan. parbahudungan, tempat dalam hutan dimana orang seperti itu sejenis burung besar dari jerami untuk menyimpan beras atau padi. raja marbahulbahul na bolon, sikap raja, murah hati, pendengar yang baik, penuh timbang rasa dan berbudi luhur. bahulbahulhon ma i tu roham, camkanlah dalam hatimu, perhatikanlah pohon ikan lele kecil dan enak. II. bahutbahuton, menderita penyakit kelenjar yang bengkak, penyakit beguk, diobati dengan sibahut. sibahuton hata dibahen ho, terganggu pembicaraan gara-gara pandan yang dipakai untuk menganyam tikar dan pohon yang getahnya menjadi bahan penghitam gigi. marbaja, memakai baja. mamajamajahon, mengoleskan seperti baja misalnya gambiri pada luka. bajahon tu roham, camkanlah itu dalam hatimu. lan bajabaja ni rohana, dia adalah penuh dengan akal muslihat. suhut situtung baja, orang yang memulai bertengkar dan menjadi pokok pertengkaran itu. sibaja ihur, orang yang kalah dalam persengketaan, bila dua orang berselisih, maka orang yang kalah itu disebut harus melapukan baja dalam Batak. sibajak parbinotoan, pengumpul ilmu yang rajin, seseorang yang karena kerajinannya cepat dapat memperoleh banyak rancangan. juga goresan, bekas pola asli yang masih dapat camping. runtuhan bajang, anak yang lahir cacad, anak keguguran. juga sebagai kata cacian. aek bajang, air remaja, muda mengenai manusia dan tumbuh-tumbuhan yang menyerupai simaremeeme, yang ditaruh dalam bubu sebagai pemikat bagi baji untuk memelah kayu. mamaji, membaji. sibaji hau tindang, sibola aek sasunge, yang membaji pohon tidak rebah dan yang membagi air sungai, yaitu orang yang mengadakan pecah belah antara orang-orang yang bersatu, pemecah baik dipakai dalam pustaha.bajiritikus mengintip orang, pergi untuk menyamun orang. mamajo, menyerang orang. bajoan, tempat penyamun bersembunyi. parbajo, penyamun orang, perampok. mamajo hata ni si Anu, mengamat-amati perkataan terkejut, merinding sejenis tanaman berduri, serta buahnya yang pahit yang menghasilkan getah seperti baja. II. bajoraon, sangat teliti, cermat, rapi mengenai hajut, dibelah, mudah terkelupas, mengalir tentang air mata. mambakbak, melepas, mengelupas kulit kayu. sambakbak ulumanis, sebungkus kulit manis, sebanyak sekali sekutu dalam perang. mamala, kawan-kawan yang diundang untuk perang dan memberi makanan kepada mereka marhara. bala Toba, penyakit menular yang berasal dari Toba, kolera. balajau, penyakit yang berasal dari kejauhan. jambala tua = longit, potongan daging yang dikirim kepada musuh sebagai pernyataan perang. pajongjong jambala tua, pernyataan perang. II. sibala, sejenis pohon hutan yang lembut, tidak cocok menjadi bahan perbantahan. marbalage, bertengkar, tidak sependapat. masibalagean, tidak cocok satu sama lain, saling menyindir, bertengkar, saling berbeda pada kulup tang haumanaladangnya luas. tang indahan, nasi ada ali-ali, ketapel ayun = ambalangan. ulubalang, ahli bidik dengan ali-ali, pendekar. II. tidak mengena sasarannya. balang do danggurmu, balang do reongmu, lemparanmu tidak mengenai, lontaranmu tak kuali dari besi. balanga saruam, sejenis kuali yang bambu yang bercorot dan memakai yang dibawa di perjalanan, pangan, persediaan pangan, balanja mungkin dari lanja, = bohal ni parlanja. juga upah, balatuk tunggal, sebatang kayu yang ditakik-takik hingga bisa dipakai sebagai tangga. santi balatuk, semua laki-laki bertanggungjawab untuk turut bertempur dalam perang balatuk disini sebagai pars pro toto untuk seluruh rumah pengaman tangga, penanggungjawab keamanan. balatuk sidean parnaehan, tangga yang mempunyai banyak anak tangganya, nama tangga rumah dalam doa-doa yang mamalaui, membelau cucian, kayu pemukul, belantan, gimbal, pukul dengan gada, banting. mambalbal, membanting, memukul, misalnya bagot yang harus dipukul lama sebelum tuak keluar. mambalbali, membantingi orang, takaran, = 1/4 solup = tangkar. mamalai, menjual padi dengan bale, maka dalam jumlah kecil. II. balai, pondok kecil. bale ni na mate, rumah mayat yang kecil di atas kuburan. bale ganjang, tempat bermalam. balebale, gubuk-gubuk, pondok, teratak, sejenis ikan yang gemuk, kuat. lam tu balgana, semakin besar. balga hatana, omong besar, membual, pembicaraan kasar dan menyakitkan hati. marsibalga, marnabalga, tidak sama besarnya, berbeda besar. habalgaon, besarnya. pabalgahon, memperbesar, memperluas. na balga, orang yang berkuasa, pembesar. balgana i, betapa memasak daging atau ikan tanpa balga, sambalging, sekerat, sepotong. II. tidur tanpa selimut atau pakaian, balguhan, = na diusir, dikeluarkan dari kumpulan, dikucilkan, menyeberang, menular penyakit. sahit na olo bali, penyakit yang menular. parbali, penjangkit. pabalihon, mengusir, mengeluarkan, membuang. marbalibali, bersifat menular ten- tang penyakit. habalian ni huahua, tempat pembuangan kuah, tumpuan ampas, orang yang selalu dengan bali bagian luar, luar kampung. di balian, di sawah. di balian ni, di luar. tu balian, ke sawah, ladang. parbalian, laki-laki suami yang bekerja di luar baliknya isteri yang disebut pardibagas, pardi-huta. bagian luar. parbalian,laki-laki yang bekerja di sawah atau ladang. dung salpu parbalian, bila para lelaki telah meninggalkan tumbuhan pada perkakas baliga?, nama kota pinggir Selatan Danau terputar, sisi sebelah, lain dari yang sebenarnya, salah, keliru. pabalik, memutar balikkan misalnya kata-kata. molo sipabalik tano, dodak lompanna, molo sipabalik hata juhut lompanna, pengolah tanah, berlauk dedak, pengolah kata, berlauk daging. marbalik, berpaling, memutar, murtad. marbalian mata, berputar-putar mengenai mata. sibalik mata, yang suka menipu, memperdaya seperti tukang sunglap. sibalik bija, = sibalik mata, juga sejenis parsili yang membuat penyakit berbalik. sibalik hunik, merah fajar, langit yang menguning di waktu pagi. balik buhu, unit perapian dapur yang terbuat dari kayu. marsibalik, mendelik mata. baliksa, baliksa apala, apalagi, justru sebaliknya, malahan. di balik ni i, kecuali, sebaliknya. di balik ni pintu, di belakang pintu. pamalik, tengkulak, pedagang perantara. balikbalik, lapis jerami atau daun pisang untuk membagi daging. mamalikmalik, dibalibalik, mengikat tangan orang di bis yang berputar, serong karena angin. mamalingi, membengkokkan. marbalingan, berputar tentang benda-benda. baling, tang pembaling mata gergaji. balingbaling, baling-baling, misalnya alat mengusir burung dari sawah. marbalingbaling, senantiasa balingbing hau, sejenis pohon tamarinde. balingbing andor, sejenis kacang memeriksa semua dengan tangan, dari kayu sebagai pengganti dari baling?, terkilir, keseleo, terpelecok tentang tangan dan kakibalintangkayu pengikat pagar yang dipasang tidak tenang. balisaon mata, mata tidak mau habahaba sipoting baliung, pusaran angin dari baling.ballonglambat, perlahan sewaktu berjalan dan dalam roha, senang. pabalo roha, = paombun menyenangkan orang, membuat hati senang dengan mendengarkan orang. dipabalo, memberi reaksi atas obat yang berbentuk belebas yang dipakai sewaktu bertenun, belebas. balobas ni hata atau ulaon, pokok balobung, jalan besar dan lempang mungkin ada hubungan dengan lobung, lempang, terbuka, dimana musuh tidak ditakuti.balokparit yang menandakan batas, batas, watas. marbalokhon, berwataskan. parbalohan, perbatasan. hotang pamalok, seutas rotan dengan mana orang menarik garis lurus di ladang untuk membuat parit-parit kecil antara batang-batang padi. hombar balok, tetangga terdekat, yang berbatasan langsung. paorot balok, menggeser patok batas. balokbalok, uang atau cincin dari pasien kepada datu agar penyakit itu tidak menular pada dukun. hau balok, pembidangan dari balok-balok besar di atas mana rumah dibangun Angkolabalomgetah pohon api yang berpui-pui di atas pisang yang dipakai sebagai pembungkus mamaloshon tu, membalas, membalaskan. marbalos, berbalas, mendapat balasan. mamalos surat, membalas surat. pamalosan, pembalasan. balos ni, balasan, akibat dari baik hal yang baik maupun hal yang jahat. uhum na roa balos ni uhum na denggan, budi dibalas memercik mengenai lalat yang terdapat di baltuhan, besar hanya di Toba. Balu, I. mabalu, dalam keadaan janda, duda. na mabalu, janda, duda. manghabaluhon, balu dari mendiang si..... na hinabaluhon ni si B, janda/duda mendiang si B. sai huhabaluhon ma ho, cacian di antara suami-isteri. bagusan kau duluan mati. II. ronggur balu, petir pundi-pundi tempat pinggang dengan kantongan uang kecil pengikat gulung, menggulung tikar. balunan ni abit, = balunan, simpul yang mengikat pakaian, dalam simpul ini disimpan segala sesuatu. paramak so balunon, seorang yang kaya yang sering kali menerima tamu sehingga tikar untuk tamu tidak pernah pada perkencingan anak-anak. balungbalungon, menderita penyakit sibalungun, hantu, penyakit yang berasal dari si memalut, membungkus. mamaluti, membaluti, membungkusi. mamaluthon, membalutkan. balutan, balutan, bebat. tali balut, tali balut, untuk bana, = marhangoluan, lihat kuburan. mamandahon, mengebumikan, tempat bermalam, sering dipakai sebagai nama kampung. Bandar berat, semacam tumbuh-tumbuhan yang harum baunya dan menyerupai agak berjauhan se-dikit, tidak ramah lagi terhadap orang. II. terpisah. pabanding, makanan ke-ras, alot, kenyal. = siala bane, pemberian jatah yang teman-teman sekampung menerima kalau seorang gadis dari kampung itu dinikahkan atau kalau sawah atau ladang dijual. II. banebane, tumbuhan yang berdaun yang kalau diaduk dengan arang, menjadi bahan pewarna kain ulos.bangalebar, terbuka tentang air susu wanita. tentang enau yang tidak menghasilkan tuak lali bangar, elang besar. na bangarbangar, besar tentang manusia dan ternak.bangbanglebar, luas, lapang, bange, sejenis batuan putih dan asam tanah liat yang halus dan lunak yang bisa dimakan karena dianggap enak sebagai kuat. mabanggal, lebar mengenai dada dan muka, banggal, besar, keras biawak. rungkung banggik, sejenis pohon sepotong, segumpal serak, agak = subang, ampang membawa sibanggua, bdk talha, takik pada balatuk. mamangka, menakik batang kayu supaya bisa dipanjat. bangka rohana, terluka timbaho bangkal, sejenis tembakau Batak. II. bangkalbangkal, tidak subur tentang tanah.bangkangterlalu besar, terlalu tua. bangkang ompaon, terlampau besar untuk digendong. bangkang daging, pohon enau yang keras yang terdapat pada cabang bawah dan meliliti ijuk, bersama ijuk ini merupakan bahan yang berharga untuk menutup atap. bangkaran, bunting tentang ternak. parsili bangkar, orang-orangan parsili yang terbuat dari pelepah enau, sebagai silih penangkal cedera wanita dan tempat pemukiman Raja Sisingamangaraja di Selatan Danau binatang atau jasad orang yang meninggal. bangke ni duhut, = bangkiang, arun bangke, demam merana silupa.bangkisibangkion, air, gulokgulok ni sibangkion, = dengke, udang dan segala-galanya yang hidup di dalam dan tunggul jerami di sawah yang sewaktu mengerjakan sawah itu dimasukkan untuk menjadi senang, gundah, suram, murung. bangkin rohana tu ahu, dia tidak merasa enak pada saya, dia menentang sambangkir, satu rupiah. rupia bangkir, satu rupiah bukan rupia tali. sada tali = 25 sen. II. mambangkir, memotong dan memelah hingga sisanya tak berarti. pabangkirbangkir, membelokkan ke kanan ke kiri. mabangkir, lepas potongan-potongan kecil dari luka. Bangkiring, tali pengikat, misalnya kebaya pada pinggang ganti kancing.bangkirisonkurus kering tentang orang atau anjing.bangkitbangkit, berdiri, dinobatkan jadi raja. bangkit raja, dinobatkan jadi raja. pabangkit, mengangkat seseorang ke kedudukan terhormat. hababangkit, penobatan, pengangkatan, daging, perangai, khasiat, akhlak, tabiat, sifat, watak, perilaku tentang manusia dan binatang. bangko hian, sifat alami, asli, sifat yang mendasar. bangkona i, sudah sifatnya itu, tidak dapat diobah-obah, lazim demikian. juga pangalahona do i, lazim demikian, tidak dapat bergerak, perlahan-lahan, sungkan, enggan, berat hati, tidak suka. bangkol rohangku, enggan aku, berat hatiku, saya tidak suka lawan gigir.bangkosberbau tak enak, berbau busuk mengenai nafas.bangkubangku. marbangkubangku, berbentuk bangku, air akarnya menghasilkan getah warna merah untuk mewarnai benang tenunan. sinuan bangkudu, tigor dangkana, mardalan pangulu, ditimbang hinatana, bengkudu ditanam, dahannya lurus, kalau pemimpin berjalan, semuanya yang dikatakannya ia mempertimbangkannya. Bangkurak, = tangkurak, jangkrik bersifat kampak, = domu, bangunan ni roha, kesayangan teman karib kepada siapa segala-galanya dapat dikatakan = hasudungan ni roha. sabangunan, sepasang, satu perlengkapan. ogung sabangunan, seperangkat gendang. ulaula tonun sabangunan, satu set alat tenun. ulaula ni tungkang sabangunan, seperangkat alat tukang. mamangunmanguni, mengadopsi secara pesta seorang yatim-piatu dalam marga yang asal usulnya tak jelas. II. bangunbangun, sejenis tumbuhan sayur. bangunbangun ni begu, sejenis tumbuhan liar. bangunbangun na bara, sejenis tumbuhan yang deretan, baris. sambanjar, satu deretan, sebaris. II. = huta, kampung. tais pe banjar ginjang, mandapot do i raja huta, bagaimanapun panjangnya sebuah kampung, terdapat juga tuntas, komplit. nunga banje, persoalan sudah beres. banjebanje ulaon, tuntas pekerjaan, beres pelaksanaan tugas tanpa gangguan, tidak terbengkalai. Bansat, lambat, mamansir, menggoyahkan, mengeping, menyerpih. sambansir, sekeping. bansir panailina, pandangannya marah, marah kasihan, sedih tetapi tak dapat menolong, menaruh sangat belas bodil, menyiapkan bedil untuk ditembakkan. parbantebantean, sesuatu yang dipakai untuk membalas dendam. bantebante, sisa uang modal misalnya orang menjual kulit kuda mati, uang kulit yang sedikit itu disebut untuk menangkap jagad, daerah, benua, dunia wilayah. banuaginjang, kayangan, jagad atas, benua atas tempat tinggal dewata. banua tonga on, jagad tengah, dunia ini, bumi ini. banua toru, jagad bawah, benua bawah, tempat tinggal begu. banua banyak dipakai dalam nama wilayah Banua Rea, Banua kekerabatan isteri saudara laki-laki isteri seseorang. atau suami saudara perempuan suami seseorang. juga menantu laki-laki. dalam adat Batak dilarang keras menikahi bao, kalau menjadi janda. bao rohana, hatinya agak risih, mulai renggang yang sebelumnya akrab. anak baobao, semua orang dari marga lain daripada marganya sendiri, bisa mengawini puterinya, juga putera-putera seorang lelaki yang tinggal di rumah mertuanya, bao, juga sapaan untuk seorang laki-laki. baobao ni api, boaboa ni api, lihat seorang laki-laki, pria. baoa parhalang ulu, atau baoa parjuluon, pria sebagai kepala rumahtangga. baoa parbalian, pria, karena dia bekerja di luar sawah, ladang. sangkar so baoa, perempuan yang berwatak laki-laki. baoa adi, lihat. mabaor, hanyut, mengalir, terbawa oleh air. dibaori aek, dihanyutkan air. II. baorbaor, per di dalam jam, pelantik di dalam bedil, picu perangkap, jerat. baor ni hail, pelampung pancing, joran. pamaoran, salah bicara, sesuatu yang rebah. marbabap, kolong rumah, tempat tinggal ternak waktu malam, kandang. bara ni hoda, kandang kuda. pabarahon, memasukkan ternak ke kandang. sijalo bara, nama kerabat yang pada mengawinkan perempuan menerima bagian yang terbesar setelah parboru. bagian ini adalah tau pabaraon, yaitu yang dapat dimasukkan ke kandang, jadi ternak, oleh karena itu orang ini disebut juga pamarai, oleh sebab dia menerima mas kawin = yang membawa ke kandang bagiannya disebut juga upa pamarai. II. na bara, cokelat tentang warna kuda dan pakaian. sibara mata, sejenis burung. III. barabaraon, pertanda usia anak kecil berumur satu sampai tiga ni hambing, kandang untuk menangkap benda, barang pohon, yang bu- ahnya dapat na so uhum, tidak pantas, tak senonoh, kurang ajar, kotor. hata barangsi, kata-kata tak barani ibana, berani dia. habaranion, ramah di situasi yang tidak pabarat, me-lintangkan. pamarati di hata,memutarbalikkan kata-kata. ba-rat pamerengna, matanya Barat, wilayah di Silindung. mamarat, melintang, mengerjakan kayu atau batu dengan rimbas, menetak, mengampak, memarang. tungkang pambarbar, pengampak, orang yang ahli dalam nota sering huruf l dalam bahasa Indonesia menjadi r dalam bahasa Batak, misalnya layarbariI. basi, mengenai rasa misalnya nasi, juga citarasa dalam mulut. baribari, basi. daon bari, obat terhadap rasa basi sekapur sirih atau tembakau. manghabarion, memperdulikan sesuatu. II. bari = asi. bari roha = asi mudah merasa sakit, misalnya tentang mata, juga arti kiasan, mudah seberang, sambariba, sebelah, separoh. horbo sambariba, setengah kerbau. sambariba horbo, satu daerah yang bertanggungjawab untuk setengah kerbau pada pesta horja. sambariba musu, separoh musuh. parbaribaan, ukuran setengah hewan. jabu bariba, rumah sebelah. tabo hata sambariba, ucapan sepihak enak didengar sebelum didengarkan pihak lain. ndang martopap tangan sambariba, mana bisa bertepuk tangan sebelah, satu orang saja tidak bisa mulai bertengkar. di bariba on, di pihak sini. di bariba an, di seberang sana. di bariba, di seberang, di luar negeri. di bariba ni, di seberang. di bariba ni dolok an, di balik gunung sana. tu bariba, ke balik, ke ayam jantan. baringbingon mata, sejenis penyakit mata yakni kelopak mata yang berdaging tumbuh. baringbing ni dolok, punggung gunung. Baringin, I. pohon beringin. parbaringin, = parsanggul baringin, agama kebatinan Batak, imam agama kebatinan, yang bersanggulkan daun beringin pada upacara kurban. manjungjung baringinna, mempertahankan wewenang, otonom, mandiri, tidak tergantung pada orang lain dikatakan tentang harajaon atau desa yang mandiri. II. kuda atau ayam jantan menunjukkan kelamin. marbaringin, tentang hewan bersetubuh. mamaringini, mengawinkan hubungan dengan baris, berbaris, baris, teratur, baris, jalan yang biasa dijalani hewan. barisbaris ni gaja di rura pangaloan, molo marsuru raja, denggan ma nioloan, ia so nioloan, tumunda hamagoan, molo oloan, dapotan pangomoan, barisan gajah, di lembah pangaloan, bila raja bertitah, elok diyakan, bila tak diyakan, berakibat merugikan, bila diyakan, alamat keberuntungan. marbarisbaris, berbaris-baris, berjejer-jejer. barisan, barisan, jajaran. II. mamaris, memestakan seseorang yang baru luput dari tangan musuh, menyambut tamu agung atau orang yang baru dilepaskan dari kabar, pesan, penghormatan pribadi. barita mago, berita buruk, kabar jelek. barita gabe, kabar baik, berita sejahtera. barita angin, kabar angin, desas-desus. barita na uli, Injil, Evangelium. barita las ni roha, berita suka cita. barita, juga terkenal, masyhur. sega baritana, rusak nama baik. tarbarita, terkenal, termasyhur. mamaritahon, mengumumkan, memberitakan. parbarita na uli, atau siboan na uli, pembawa berita baik. natarbaritaan, amat termasyhur, yang paling lan na asing etcetera = dll, dan atehe?, bukankah, ya? ditaruh sesudah perintah. laho ma da, pergilah ya, ima da, ya memang pengerasan. ho da-ba, justru engkau, engkau yang jatuh. mandabu, menjatuhkan, membuang. mandabu sipaingot, memberi nasehat, menegur. mandabu uhum, mengadili, menjatuhkan vonis. mandabu aek, mengairi sawah. mandabu dalu, main dadu. mardabudabu, menimbang-nimbang, mengadakan perhitungan, berefleksi, merenungi, mengadakan perhitungan. dabudabuan, perhitungan, budget, anggaran belanja. malo marsidabu, hemat, irit, paspasan misalnya seorang ibu memasak paspasan. hadabuan, tempat kejatuhan. patimbo hadabuan, pabagas halonongan meninggikan kejatuhan, memperdalam kehancuran, artinya kesombongan akan hancur. hadabudabuan ni pansur, tempat pancuran air jatuh. madabu uhum, hukum menimpa dia. madabu torutoru, kutukan jatuh padanya. dabu roha, iba, kasihan. sidabu dangka, sejenis pohon yang dahannya yang turut makan enak-enak, berpesta pora memboroskan menyinari sesuatu hingga menjadi panas mengenai matahari dan api. memanaskan. didadang las ni ari, disinari meraba sesuatu, menggagau, menyeluk. dadapdadap, meraba-raba tergagau-gagau, mengenai orang buta. hadadapan, dapat berjatuhan me-ngenai bauh-buahan. mandadas, menjatuhkan buah dalu, buruk, kurang pantas, kurang layak, buruk, misalnya seorang bapak yang telah berumahtangga berlaku sebagai pemuda. molo marsuru raja, dae ma so oloan, kalau bersuruh raja, jangan tidak dipatuhi, kalau raja memerintah, risih rasanya kalu tidak mengumpulkan, gadai, membantah, menyanggah, menantang, melawan, mengingkarkan, dugul, mata kayu. sada dagaldagal, sada duguldugul, sada na tangkang, sada na jugul, sebuah mata kayu, sebuah buku, yang satu nakal, satu lagi bandel dua pihak bersengketa, sama-sama keras kepaladagangorang asing, pendatang, perantau. mardagang, merantau, mengembara di negeri asing, halak dagang, pendatang, orang asing. tanda do sanggar padang, potang ari marsipusipu, tanda ni anak dagang, potang ari pangapusi ilu, nyata amat ilalang pimping, petang hari jadi hangus, tandanya perantau asing, di petang hari ia menangis, karena rindu. napuran dagang, daun sirih paling pangkal, rasanya dagangan, barang jualan, mengupayakan, membuat, dapat mengerjakan. ise mandagar i? siapa meramu itu? siapa yang mau bersusah-susah menyediakan? hadagaran, dapat diikhtiarkan, dapat diupayakan, dapat berkelahi sedemikian rupa hingga kemenangan tidak = doge, seruan tanda keheranan. II. mardagedage, makan sedapan, makan membuat sesuatu dengan lambat, bdk orang dan binatang badan. mardaging, berbadan. roha daging, bersifat duniawi, materialistis, kehendak badaniah, nafsu badani. pardagingon, kebendaan, kejasmanian, hal mengenai badan. anak ni daging, seorang anak yang tidak lagi diakui oleh orang tuanya sebagai anak mereka karena anak itu membuat banyak kejahatan. sada daging sada mudar, sebadan sedarah, seperasaan, doge, kata seru menyatakan mengenai buah-buahan, berangkai-rangkai, kandungku, ka-kak saya dari haha.dahalmandahaldahali, menekuni, mengerjakan sesuatu dengan memasak, menanak nasi. dahanon, yang harus ditanak kata kerja bentuk gerundivum, beras. indahan, sebenarnya nidahan = yang dimasak, nasi. mangindahani, memberi orang makan. parindahanan, pandahanan, sumpit nasi, bakul yang dianyam untuk tempat penyimpanan nasi. ucapan selamat tubu boru na tardahanhon hudon na bolon di si paha ualu, kiranya lahirlah puteri penanak di periuk besar pada musim menyawah waktu itu penyawah makan banyak nasi. indahan ni bonang, bubur nasi yang dilumurkan ke ke benang dan yang dibuat dari cacian se-orang yang bangkrut dalam kaku karena kotoran yang melekat pada tubuh dan mendakwa, menipu, menggelapkan, mengatakan masih berpiutang padahal tidak. juga mengatakan tak berhutang lagi padahal masih berhutang = sandahop. mandahop memeluk, mendekap, merangkul. mandahop parik, menyerbu benteng musuh seolah-olah merangkul musuh, rasa makanan. mardai, mempunyai citarasa, enak. daina, rasanya. dumai, lebih enak. mandai, mencicip, mencoba rasa, merasai. pandaidai, caranya mencicipi, orang yang suka makan yang enak-enak. hadaian, keenakan, kenikmatan. pandaian, pengecap, indera perasa. hona pandaian, dicoba mengenai daek. Mandaik = mengumpulkan, memungut misalnya padi waktu ina, ibuku Dairi, kabupaten dijamah, disinggung, ada sangkutan. ndang dais tu ahu, tak ada sangkutan denganku. mandais, melumas, mengoles, menyapu, menyepuhkan sesuatu pada. mandaishon, mengoleskan, menutup dengan obat, menyapukan. mandais hata, menggunjing orang. pandais, kuas, = jotjotan, acapkali, lebih mengurangkan, menolak, menokok-nokok, meng-hantam habis. mandakdak batu, memecahkan batu. mandakdak simbora, menuang timah. mandakdak ugasan, menghabiskan harta milik. mandakdak parbue, memukul buah-buahan agar jatuh. madakdak bdk madekdek, berjatuhan banyak-banyak mengenai danakdanak, anak kecil, anak-anak tanpa membedakan kelamin. hadakdanahon, masa kanak-kanak, tubuh. taktak ni bosi = karat. taktak ni huta pupuk. taktahon, kotor. II. mataktak bdk dekdek, jatuh mengenai banyak benda mis butar yang jatuh dari atap. taktak bulu, sejenis alat musik dari memasukkan, membasmi, membinasakan tabas.daldalI. sejenis lebah penyengat kecil. situak ni daldal, madu lebah. II. daldal bohina, suram wajahnya, muka masam. III. tali sidaldal, tali derek, disongket dengan kayu pengungkit, agar balok yang diangkat keatas bangunan bisa pas melekatkan pada, mengikatkan sesuatu dengan erat. dalhop tu, melekat pada, mandali, macet mengenai senapan. mandalihon utang, selalu menunda pembayaran hutang. II. sidalian, dalih, alasan. molo soada roha,godang do sidalian, kapan tak suka banyak dalih. hata sidalian, dalih alasan yang dibuat-buat. marsidalian, berdalih, mencari alasan. marsidalianhon ulaon, mendalihkan pekerjaan. horbona diparsidalianhon, kerbaunya dibuat menjadi dalih. III. dali, susu. IV. dalidali, sejenis kacang-kacangan. sataon dali, tiga bulan. simardalidali, sejenis rambatan yang menyerupai tungku dari batu di atas mana ditarok periuk. dalihan nantunggu tiga, tiga tungku yang teguh, diucapkan sebagai doa yang puitis. siholting dalihan, orang kikir, belit, bdk holting. tolu do dalihan paopat sihalsihal, torop pe anakniba, sada do sihasian tungku hanya tiga, empat dengan ganjalan, kalaupun banyak anak, satu saja kayu yang kelihatan di atas lembek, = lisat.dalomandalo, menyapukan, me-ngoleskan, melabur misalnya kapur kedinding. pandalo ni onggang, sesuatu yang dipakai bu-rung enggang untuk menyapukansarangnya .dalomdalam, di dalom laut, dalam kandungan. daloman, tentang ternak melahirkan anak, yang telah mati di menempelkan, menaruh di atas, misalnya plester di atas dadu. manggulang dalu, menggulir, menggelindungkan dadu. dalu ni honas, batang nenas. II. dalu, babi jantan. manginjam dalu, meminjam pejantan membuahi babi betina. upa dalu, sewa pejantan yaitu anak babi yang kelima, kalau kurang dari lima anaknya seekor ayam. sapelean daludalu, persekutuan persembahan senenek moyang yang mencakup enam keturunan. daludalu na mokmok, babi jantan tambun, gemuk yang menjadi kurban. mangondanghon dalu, peresmian anak hamba menjadi anak sendiri, sedang sihamba hanya melahirkan, dan seterusnya menjadi inang pengasuh. Anak ini memperoleh marga ama, ayahku, bapakku suluh damar, sudip dari pohon cemara. damardamar, tumbuhan rambatan. mandamari, merekatkan dengan damar, menempelkan dengan yang tumbuh pada pohon kayu. dambirbiron, sekte yang bersifat agama dan dalam keadaan damai. dame do luat i, negeri itu dalam keadaan damai. dame rohana, dia berhati damai. mardame, berdamai, mengadakan perdamaian. pardameon, perdamaian. padamehon, mendamaikan, melerai. mardamedame, hidup secara rukun dan merdu, lembut mengenai merasa sakit di seluruh berdampingan, terkatup rapat-rapat. mandamosi, mengatupkan rapat-rapat, bdk rebah mengenai binatang buruan yang yang digosokkan pada kulit. ubat dampol, ubatpandompul, idem. mandampolhon,menyapukan obat urut. mandampoli, menyapu obat, memijati, mengurut-urut. dampol siburuk, sejenis rumput yang digosokkan pada anggota badan yang membaik sesudah makan obat, enak mengenai kain-kainan yang kena cendawan, jamur. danon, bercendawan, penuh dengan jamur, berjamur. dan pohul, sejenis cendawan. II. dan, penunjuk waktu, sering dihubungkan dengan kata bertanya. piga. piga dan, berapa lama. ndang piga dan, tak berapa belia, kekanak-kanakan, naif. danak dope dagingna, badannya masih kanak-kanak, belum dewasa, belum langkas memilin, menjalin. mandandan hata, mengacaukan pembicaraan atau pertengkaran dengan menambah-nambah atau memperbesar-besarnya. Dandi,mardandi, tidak mau menurut karena keras kepala, merajuk, mengambek, denda uang. tardando, didenda, terdenda. honadando, kena lelehan mayat yang mengalir dari tanah kering, tidak berair. na dangaron, kering, gersang. dangardangar, seseorang yang harus didengar, yang harus yang dibayar kalau kejadian itu tidak dapat lagi diperbaiki. mardangdang, membayar uang sebagai pengganti barang yang hilang atau yang dicuri. butuha naso hadangdangan, perut lebih banyak menerima makanan daripada yang diperlukan untuk tenaga kerja misalnya pelayan yang malas. sisampe dangdang, penanggung denda, walau bukan salah menahan, menderita =taon. tardanggol, dapat tertahan. danggoldanggol sisilon, suam-suam kuku, demikian panasnya hingga kuku jari-jari dapat terlempar, dibuang. mandanggurhon, mandangguri, melempari. masidangguran, salimg melempar dengan batu. sada nidanggur, dua na hona, satu yang lempari dua kena. Dua tugas rencana dapat diselesaikan sekaligus dalam satu waktu. danggurdanggur, sesuatu yang dapat dipakai untuk melempari. danggur barat, melemparan dengan kayu. hona danggur, kena lempar. danggurdanggur toho, lemparan nasib-nasiban, melempari asal-asal. danggurdanggur borngin, aral, juga mengenai jawaban yang berdasarkan gengsi-geng-sian, angkuh. mardangiang, berlagak, membuat dirinya seolah-olah merembes, menetes mengenai pada saat ini tanpa uang, mengenai pemain-pemain kalau mereka kalah. mengenai pedagang kalau barang mereka tidak cabang, dahan, anak sungai. namora di dangka, kera. mandangkai, memotong dahan pohon. mardangka, bercabang, berdahan. mardangka abarana, ia mendapat anak. mardangka ubanmu, dalam hari tuamu biarlah ubanmu bercabang-cabang. mardangka ubanna, limut-limuton tanggurungmu, bercabang-cabanglah ubanmu, punggungmu ditumbuhi lumut, banyaklah keturunanmu, semoga menjadi tua sekali. mandangkai hata, membuat pembicaraan berpanjang atau bercabang-cabang, agar tidak berakhir dengan miskin, pi-lu, melarat. dangolna i, alangkah sedihnya. mardangol, menderita, dalam keadaan melarat. hadangolon,sidangolon, kesedihan, penderitaan, dukacita, sengsara, Dangsina, kolam besar, tasik. lebih besar dari ambar. II. gambaran bintang berjarak, kejauhan. sadia dao, berapa jauh. dao ma i, betapa jauh. sapaal daona, sekilometer jauhnya. dao rohana, tidak ada perhatian, hatinya jauh, pikiran melayang. hadadao, hinadao, kejauhan, jarak yang jauh. mandaodao, menjauh, menjauhkan diri dari orang lain. padaohon, menjauhkan. halak simadao, penyendiri, yang tidak bersikap akrab, walaupun sebenarnya harus dekat. sidao nahinan, julukan bagi mendiang ibu yang meninggalkan anak-anak yang masih kecil-kecil. padaodao, berjauhan, tidak serumah lagi, berpisahnya suami isteri namun tidak bercerai. daodao, sidaodao, burung kecil, manyar mirip dengan amporik yang membuat sarang cantik. habang sidaodao, habang marimpotimpot, hita padaodao, padan paingotingot terbanglah burung manyar, jauh nan ke langit, kita yang jauh berpisah janji kan terayun, go-yang, goncang = duilduil. mandoali, mengombangambingkan, mengayun, menggoyang-goyangkan embahku, moyangku, obat. daon bari, harfiah obat terhadap rasa bau dalam mulut yaitu. sirih, tembakau. daon ni sohol, obat terhadap rindu, yaitu hadiah. mandaoni, mengobati. pandaoni, dokter kesehatan, tabib. II. mandaon perasaan mati bagian tubuh. mandao roha, tidak peduli lagi, tidak punya rasa harga gemertak. mandapar, menggeletak. dapardapar, kaleng atau bambu pecah yang diguncang menggertak burung, kelontang untuk mengusir dedap. bunga dapdap, anak dapur, = tungkang dapur, juru mandaram, berjalan berkeliling, mencari nafkah. pandaramdaram, pencari nafkah. II. mandaramhon, mengandalkan, menganggarkan sesuatu, = mangasahon. mandaramhon raja ibana, mentang-mentang raja darangon, ter-kena kudis, kudisan. pabali darang, menggeser kesalahan pada orang lain, memindahkan kesusahannya kepada orang derak, bunyi daun yang diinjak, bunyi roda kereta atau bunyi padi yang diinjak = marderesderes.darattegalan, darat lawan laut. mardalan darat, bepergian lewat jalan darat, berjalan darat. juga mandarat. mandarati, membebaskan budak dengan uang tebusan. tardarat, terluput ke darat, terdampar kedarat, keluar dari keadaan miskin menjadi = = rade. padarehon = mengalir te-rus-menerus, bercucuran mengenai air Daret, orang Mandailing. tumbutumbu daret, tempat tembakau dari dari, sejenis ular, jenis-jenisnya dari alogo, dari sihim, dari tano, dari darang kudis pada ternak. daringon = darangon, berpenyakit kering mengenai lazimnya darah haid. daro mata, darah hujur namardaro, ndang siampinan pembawa lembing berdarah, jangan diayomi. siapa duluan bersalah jangan dipihaki atau sahat, sampai, tiba, telah disampaikan. padashon, menyampaikan perkataan, pesan. sipadas hata, juru bahasa,dasartempurung kelapa, mangkok, sendok dari batok mendorong terus-menerus, mengajak, menggerakkan, menyemangati. pandasdas, motivator, penggerak. ubat pandasdas, upaya menggerakkan, mendorong misalnya dumasing, menimbang. ndang tardasing, tak bisa ditimbang. Dasip, terkatup rapat-rapat. padasiphon, mengatupkan dasar, alas onggokan padi, lapis padi di ladang yang paling bawah. II. mandasor, membuat alas onggokan padi, menumpukkan padi yang paling datang, menimpa, terjadi. mandatang tu ahu, kutuk menimpaku. so dung dumatang, yang tak pernah terjadi. padatanghon, jotjot, sering, kerap kali. datdat do i masa, berungkali itu terjadi, sering terjadi. mandatdati, mengulangi, tak henti-hentinya melakukan, berbuat terus-menerus, tekun. pardatdatan, sikap ngotot mengulangi, apa yang sering capek, tidak berdaya, lemah, lunglai. mandate, lesu sekali, sangat lelah, jatuh barangkali, mung-kin, boleh datu, tukang tenung, ahli sihir, peramal, dokter, ahli pustaha. hadatuon, kedukunan, keahlian dalam sihir, kepandaian mengobati secara tradisional. ulaula hadatuon, alat dan ulah kedukunan, perdukunan, santet. mandatui, meneluh, menyantet. padatuhon, mendukunkan, minta jasa dukun, membawa berobat ke dukun. padatudatuhon, berlagak dukun, nyatanya ia tidak dukun. datu parosulosul, dukun tangguh, dukun tulangku, bdk daudauna, kemasyhurannya, kekuasaannya, kekaya-annya lunak, lentur, lembut lawan jogal. dauk dagingna, lemah-gemulai badannya. padaukhon, melembekkan, melunakkan, melembutkan. dauk rohana, lembek hatinya, tidak biasa, banyak. banyak pada. komperatif daolat, = martua, saleh, setia pada Allah, jujur, benar, tulus, sopan. na daulat na martua, tulus iklas, berbahagia. na daulat tu Debata, tawakal, setia pada Allah, saleh. hadaulaton, kedaulatan. padaulat, mendaulat, menghormat dengan takjim lawan gait.daungikan yang kemenyan untuk persembahan. manutung daupa, membakar kemenyan, berdupa. pardaupaan, altar pembakaran dupa atau doi, seruan untuk memikat mandea, memperoleh sesuatu dengan akal licik. II. deadea, budak belian, budak yang deak ni roha, ketidak benaran, kemalasan dalam hal mana orang mendalihkan sesuatu yang lain, banyak tingkah. deak hatana, omong banyak, banyak bicara. sideak hata, tukang koyok, tukang ngobrol. boru Sideak/boru Sideang parujar, putri Batara Guru, ialah menurut legenda pencipta bumi, juga dinamai Sideak Ujarujaran, Sideak Halasan, tungku masak, perapian. hinadeak, hadedeak, jumlah, bilangan yang anak perempuan yang muda, gadis. deangdeang, gadis muda. boru Sideak Parujar atau boru Sideang Parujar, Sideang Haijuran, Sideang Panaehan, bahasa klassik, putri Penggagas, yang banyak dituruni, banyak dinaiki = na dear, yang tidak merasa tenang kemanapun pergi. kucar-kacir, semrawut, morat-marit. na dear marpangalaho, gelisah. II. padear, = separoh, orang lain. na deba, sebahagian, yang lain. ditangko de-ba, dicuri orang lain. deba... deba, separoh...separoh, sebagian....sebagian. deba na-ri, sebahagian lagi. ugasan ni deba, barang orang lain. dia deba, mana lagi? unang deba roham, jangan bimbang, jangan ragu, jangan menghantam, memukul = mambasbas.Debata, Tuhan, dewa, dewata, orang Batak membedakan debata di atas, dewa-dewa sebenarnya, debata di tonga, kemanusiaan. debata di toru, roh-roh yang jahat. dewa-dewa di atas ialah Ompu Mula Jadi Na Bolon,Batara Guru, Soripada, Mangalabulan, Debata asiasi. marhata Debata, berpegang pada sabda Allah, menurut agama kristen. mardebatahon, dipardebatahon, memuja berhala, mendewakan sesuatu. pinardebata, didewakan, sesuatu dipuja sebagai allah, harta atau hutang dinomorsatukan. debata sileban, illah-illah lain, dewata, berhala. surusuruan ni Debata, malaikat. hadebataon, ketuhanan, keillahian. mardebatahon ganaganaan, memuja liur yang menetes dari mulut. madede, berliur, mengeluarkan air liur. dumarede, mengenai air mata berlinang-linang, bersenandung dendang, bernyanyi dan bersyair secara pekerjaan tanpa injak, menginjak, pijak, memijak, mengunjungi. mandege huta, menginjakkan kaki di kampung, ber-kunjung, mudik. mandegei, me- nginjaki, merapah, melunyah. mandegedege hauma, menginjaki rumput di ladang. mandegedege sipahataon, menyelidiki, memeriksa perkara perselisihan. mandege singkoram, melihat-lihat lahan yang digadai menutup hutang. mardege, mengirik, merontok padi dengan kaki, menginjak padi. pardegean, tempat mengirik padi. pandegean, bekas injakan. na nidege ni pat, bekas kaki. sidegedegean, injakan, sesuatu yang diinjak misalnya sanggurdi. pardege, penggirik tetap memeras susu lembu walaupun anaknya mengenai barang kecil terjatuh, luruh. mengenai buah gugur. madekdek tu bonana do parbue ni hau, buah jatuh ke pangkal. mardekdehan, berjatuhan, berluluran mengenai barang kecil atau buah. madekdek mata ni ari, matahari terbenam, magrib. padekdekhon, menjatuhkan banyak. hadekdehan ni sanggul, keguguran, membujuk atau mengambil hati seseorang dengan kata-kata licik, merayu. biang simardelam, anjing berlidah rasa putus asa, putus pengharapan. dele ni roha, putus asa, tawar hati, tak bersemangat. pandelean, keputusasaan, hilangnya harapan. mandeledele, berjuang te-rus-menerus walaupun menghancurkan pada pangkal paha dan dagu. pardeledelean, lipat dele. na deles, putusasa. dipadeles rohana, menjadiputus asa. mardelesdeles, pu-tus harapan, putus dengan tepat. Demak, damai, sentosa, nyaman. mardemak, hidup dalam damai, berhenti permusuhan. pademakhon, membuat damai, memukul, menginjak, menumbuk. dembalan ni sasap, kutukan kiamat kau!demban= napuran, sirih. mardemban, makan tersesat, terdampar. tardempar, = mampar, terdampar, lapuk, lusuh mengenai daging pipih yang diasap. mambir dengdeng, tua sekali, tua bangka bdk ambir matuatua dengdeng, soara, parau mengenai suara. madengerdenger, berdengung, mengenai jari-jari tangan yang dapat dilengkungkan ke belakang. mardenggal, membengkok ke belakang, oke, bagus. molo songon i, denggan, kalau begitu, baiklah oke. dengganna i, betapa baik itu. ari na denggan, hari baik. marnadenggan, berbeda baiknya, denggan roha, manis budi, baik hati, budiman. denggan do roham disi? setujukah engkau? cocok itu untukmu?, denggan basa, murah hati. denggan basam, engkau murah hati dalam doa, baik budimu. mardenggan, berbaikan, berdamai, rukun, rujuk sekali. pardengganan, perujukan, kerukunan, perdamaian. padengganhon, memperbaiki, menengahi duabelah pihak yang berselisih. hinadenggan, kebaikan. sun denggan, maha baik, mengelak, menangkis misalnya waktu berpencak = marmonsak. kepandaian berpencak dapat dipelajari pada mardengke, menangkap ikan. pardengke, penangkap ikan, nelayan, peternak mencincang = marderesderes,deraderadera ni roha, kesalahan, salah. ndang deradera ni rohangku, itu bukan kesalahan saya. disandang dera, kuda hitam hanya punya bintik hitam di malala, derder, uang yang diterima tidak sekaligus, tetapi berdikit-dikit. panderder, orang yang menerima sesuatu secara gemertak. udan derek, hujan lemah, nyenyak, pulas tidur, tenang, tidak bergerak, tidak panas mengenai makanan. paderem, membuat te-nang, meredakan. panderem, obat penenang, yang membuat berdering. siderengon, = marderep, gemertak misalnya papan bdk menggersak, di belakang se-waktu berjalan. deret rohana, ia tidak suka ikut serta. hupaderet pe, saya akan ikut dari belakang. marderetan, beberapa orang tinggal di belakang. marderetderet, misalnya bunyi senapang sebagai tanda celaka sewaktu merampas anak kecil untuk dijadikan persembahan. pesta derma, perta ajar, loyo, putus asa, sangat berputus asa lebih kuat daripada mandele.desapenjuru, mata angin. desa na ualu, delapan penjuru desir, barangkali, entah, mungkin. detak beha = atik kepala, ikat kepala, surjan, dibayar kontan. mandeteri, membayar tunai. mardeter, berbunyi gemerencing mengenai uang tidak berkenan, tidak suka pada. arap ni jae, detok di julu, kau tak suka padaku, aku juga begitu, balas-berbalasdetuklemah, lembut, sedikit melekuk, bengkok mengenai pisau, kata depan di, pada, kepada, untuk. di ho, untukmu. dibagasan, didalam. di ruar, di luar. di tongatonga, di tengah. di holangholang, di antara. dison, di sini. disi, di situ. disan, di sana, disadui, disana itu. na di ahu, untukku. II. awalan di untuk kalimat pasif dilehon ibana diberi oleh dia, yang mana, macam apa. horbo dia, kerbau mana? dia do pangalahona? apa masalahnya? bagaimana letak soalnya? dia ma nidokmi, mana yang kau katakan itu? dia sahitna, sakit apa dia? di dia? di mana? sian dia, dari mana? songon dia, bagaimana? tu dia, ke mana? sadia, berapa? manang dia, entah apa, entah mana. manang didia pe, dimanapun juga ndang mardia imbar, tak berbeda, sama saja = ndang dia imbarna. naso mardiadia, tak punya apa-apa. ndang mardiadia, kalau tidak ada jatah daging sewaktu memotong ternak, walaupun dituntun adat. didiaon, tidak berkeputusan, kecarian, tak paham, tak tau soal, bingung bdk bohabohaondiamdiam, tutup mulut, berhenti, tenang. dipadiam ahu, saya disuruh tutup = pasombuhon, dibiarkan mand.dibahenbdk membuai-buai anak, meninabobokkan. pa-didengdideng, membuai anak de-ngan berdendang idi. mandidi hon, memandikan, mencucikan, mempermandikan. pandidion, hal memandikan, permandian, upacara pembabtisan. pandidi, pembabtis, pemandi, yang mempermandikan. padidihon, memandikan, membabtiskan. tardidi, dicuci, terbabtis, dipermandikan. mandidi huting, memandikan kucing percaya agar hujan turun. maridi, bdk dan kurus, betisna, kata tubuh mana, apanya, kekerabatan yang bagaimana? bagian. pardihaon, kerabat macam mana? panggil apa? pardiham, apamu dia, panggil apa kau padanya, kerabat bagaimana? na so mardihadiha, yang tidak bersanak pamili. tu dihangku, buat apaku. ndang tu dihana, tak usah ya, untuk apanyalah tu dihangku, saya tidak bisa memakai berkelebihan air dila ni pat, buah betis. dila ni tano, delta. dila ni rihit, goseng. dila ni api, nyala api. na dila, orang yang tidak bisa menyimpan rahasia orang lain, ceriwis, pembual, suka bergunjing. dila paung, perhiasan kayu berukir lidah panjang di rumah batak. diladila, pola segi tiga untuk corak utama `ulos` kain tenun. mandilati, menjilati. pandilati, penjilat = simanggoanggo. mandiladila, berceloteh, panjang lidah, omong besar. dila mangalit, orang yang lidahnya bengkok seperti lidah kerbau yang makan rumput, membelit kata, ucapan berkait, keseleo dila, mandilati, jilat, menjilati. jolo nidilat bibir asa nidok hata, jilat bibir dulu baru bicara, pikir dulu baru bicara, sesal kemudian tidak berguna. mandilat hepeng, mandilat sira, menjilat uang atau garam mengenai sumpah, bdk atas saja, tidak dalam, bdk menjenguk, meninjau, memandang, melihat ke. pandiloan, jendela kecil di belakang rumah batak, bdk menyuburkan ladang dengan pupuk rapi, paten, tak rusak, tertutup rapat, tidak renggang. II. simardimpos, jenis pohon mandimpu, menumpukkan misalnya nasi di piring, menimbun. dimpuan, tumpukan kecil. II. dimpu = rimpu, kira, sangka, menduga, hai! hallo! kamu yang disana!eaI. = olo, songon i do hape, ya, memang, benar, begitulah, bagus begitu. II. marpangea, mengingatkan kebaikan jasa, pemberian kepada seseorang dalam pembicaraan, mangeahon, membuat orang merasakan mengenai menuju, menjelang waktu, mareak bot ari, menjelang malam hari, mareak suda bohalna, hingga menjelang ajalnya, mareakhon, berkunjung, menjelang, pareakhon, mengunjungi, mendekati seorang perempuan untuk dikawininya, mangeahi, mengejar, menyusuli, menemui, menjumpai, mangeakeak, me-lontarkan kesalahan kepada seseorang, dipareahi = tunduk kesana-kesini, gemulai, melenggang, bdk eol, mangeal daging, memutar tubuh kesana-kesini, mangeal sambing ho, melenggang saja kau, kau berjalan tanpa membawa menyerampang ikan, setelah itu membiarkan lemas ikan itu, arti kiasan membiarkan orang penyakit yang membuat kaki menjadi berat, panumbeangon, = eangon, menderita penyakit itu, siadu hoda na eangon, kakimu sakit berat dan mau berburuburu kuda yakni engkau adalah berenang di atas air, terapung-apung, merayap-rayap, pareapeapan, peti tergantung untuk peletakan berenang kian elastis misalnya bambu, karet lawan pora, marpangeati, melembut, sesudah tadinya tegang dengan kemarahan, mengendor. II. meat, hinggap, bertengger mengenai burung, songon pidong na meat di handang, penjahat yang bebas dibunuh oleh siapapun, eatan, tenggeran, tempat dimana burung hinggap misalnya tangga, Meat, nama daerah pada bagian Selatan Danau Toba, paeat, bdk teba, ebaeba, sisa-sisa makanan, kelebihan, restan. II. eba i, = e baoa i, kata mencaci alah dia itu, monyong benar dia menunjukkan diri pada kesempatan-kesempatan tertentu di pekan pada pertunangan atau perceraian, misalnya seorang perempuan yang cerai dibawa ke pekan supaya semua orang mengetahui bahwa orang lain boleh mengambilnya sebagai isteri, pada kesempatan ini dibagi-bagikan daging dan tuak kepada famili, pamer, mempertontonkan keliling, mangebanghon, memamerkan di pekan misalnya bayi yang baru lahir sah menurut adat, wanita janda untuk sah boleh dipinang, seseorang yang dipasung, agar ditebus pihak keluarganya = mangebanghon hulanghulang, mangebanghon solu, mengelilingkan perahu di danau secara resmi. Ebas, = bepergian tu, berkunjung, mangebati, mendatangi, mengunjungi seseorang atau sesuatu, hamemebat, kunjungan, paebat anak tu ompu, membawa berkunjung anak pertama ke rumah neneknya dalam kesempatan ini orang tua harus membawa makanan, parebatebatan, tempat yang sering dikunjungi, pemberian, yang dibawa bila mainan a-nak-anak = biungbiung.edabegitu disebut isteri saudaranya laki-laki dan demikian juga saudara perempuan suaminya, saudara sepupu perempuan, sapaan kekerabatan antara sesama perempuan yang bdk madangadang, bertualang, berkeliling-keliling, mengembara, paredangedang, pelancong, wisatawan, pengembara, edangedang, permainan, alat keliling, sekitar, mangedar, mencari disekeliling dan mengambil, pangedaran, tempat atau kesempatan dimana orang dapat merampok dan menipu, pangedaran juji, pangemuran onan, pada permainan ada kesempatan untuk menipu, di pekan untuk selalu datang kembali, sambil bermain-main berjalan-jalan kesana mengenai mata tertutup, medepedep, mata tertutup karena kecapean. Edung, mangedung, memuji, menghargai melenggak-lenggok ekor ikan, lontang-lanting mengenai sifat yang tak normal, yang luar biasa mengenai air mani = megalegal, mangegolhon ihur, menggoyangkan ekor, paegol, menggeser ke burung yang bersarang di memberi tanda dengan jadi buah bibir, ramai dibicarakan orang, diceritakan berupa desas-desus, mangehet, menjelek-jelekkan, membeo, meniru, paehet-ehet, membeo, berulang-ulang ajak marejekejek, cepat berobah pendapat, plinplan, sindiran membuat menggoda untuk melakukan sesuatu yang negatip, paelaela, mebujuk-bujuk agar terpancing melakukan sesuatu yang elo, hasta, 1/2 meter. II. elak sambing, itu perhiasan saja misalnya kain yang bagus tetapi tidak praktis, artifisial misalnya perhiasan emas palsu, kain tak asli. III. mangelak, menista, mencela, parmata na elak, orang yang suka mencerca, bermata sinis. IV. mangelakhon, memainkan sesuatu sewaktu menari misalnya bedil, lembing, lihat melam I luar biasa menjauhkan dirinya dari seseorang dengan menyakiti hatinya, elat ni roha, bdk ellep, tidak jelas, redup cahaya, sayup suara, seperti mau membujuk-bujuk, memohon dengan sangat, merendah untuk membawa sesuatu, membujuk agar sudi, hata na elek, perkataan yang memohon dengan rekat, lekat, melel, menarik benang menjadi panjang misalnya lem, tanah liat = endat.elengteleng, miring, menunduk miring, mendekatkan kuping untuk mendengarkan, paeleng, membungkukkan ke samping, paeleng pinggol, menelengkan telinga untuk mendengar, paelengeleng, merayu, membujuk ke telinga, sipaeleng pinggol, ceritera menarik didengarkan lecehan, sindiran, cerca, mangelesi, meremehkan, pincang, membujuk, merayu untuk memperoleh hata, berbicara tanpa ungkapan jelas, hata na ellep, tak jelas maksud timpang, melindungi, mengganti orang dalam berjalan tanpa membawa sesuatu, pangembal, paling juga martaembas tarian mengembas tangan ke pinggul sambil menghentakkan kaki secara taon eme, tahun padi, seumur padi lokal enam bulan, matoras emena, hamil tua dia, mareme na bibi, padi yang tidak masak, keguguran, abortus, simaremeeme, rumput yang waktu kecil mirip dengan padi, eme soarana, suaranya jelas tetapi tidak nyaring, jenis-jenis padi eme sianse narara dohot na bontar, siansimun, sidengke, sijame, sijarum, sipendek, sisiam, sigaolgaol, siompin, simpin tali, sipahantan, sipijoni, sipulut, sirutas, sitamba, sitabmun, kecil mengenai paremon, = pardihuta, yang kerjanya menetap di kampung. II. maremonemon, pitam, pusing kepala, begitu jauh sehingga hilang dari pandangan misalnya seseorang yang = pergi ke rumah laki-laki untuk tinggal disana, dikatakan terhadap seseorang gadis. Hal ini sering terjadi kalau laki-laki itu tidak mampu membayar uang mahar yang ditetapkan. Dalam hal ini parboru menerima saja apa yang dapat dibayar oleh laki-laki tersebut serambi, bohina, berwajah mencuri di menarik ke atas, mendat, liat, elastis, misalnya tanah liat, pollung simendatendat, tidak menentu, obrolan yang tak berpangkal ujung, endat, memanjang, panjang mengenai bunyi lagu, endeende, idem, marende, bernyanyi, mangendehon, menyanyikan, mangendei, menyanyii seseorang, marguru ende, belajar nyanyi, surat ni ende, not lagu, poti marende, harmonium, meneruskan dengan gigih, diupayakan lama, pola sampulu taon sai diendel asa dapot, sempat sepuluh tahun diupayakan baru mendaki, lama-lama makin tinggi, pelan-pelan bertambah, sarendeng, idem dari tar endeng?.endepbdk ondop endependep, berjalan lambat tetapi seakan-akan mau pecah mengenai perut yang penuh makanan, sangat menarik keluar secara perlahan supaya jangan putus misalnya rambut dari nasi, poti sieneteneton, banua, nama nenek moyang orang on, barusan, baru-baru mengganggu orang bertanya berdesing dekat mengenai peluruh hingga bermalas-malas, luntang-lantung, berkeliling tanpa mengancam dengan tanduk mengenai kerbau, masienggangan, saling menantang, saling merendam di dalam air misalnya padi sebelum menaburkanya, mengge, terendam, juga menjadi lunak me-ngenai hati. Enggol, menggol, berobah arah, beralih tujuan, jolma simenggolenggol, orang plinplan, tak konsisten, opportunis, tak tetap pendirian, gampang berobah ku-rus, tinggal kulit dibalut pisau yang bergagang tanduk yang runcing. II. mengkatengkat, terpincang-pincang, berjalan tertawa, mengkelengkel, idem, diparengkeli, ditolak lagi setelah lebih dulu memperoleh secara licik, mendua, mangenjak hoda, membuat kuda sendi, gantungan pintu atau me-nantang, menjengkelken, menyeret dengan gaol, sejenis burung kecil yang bagus atau ensep gaol? Ensur, mensur, berangsur-angsur berkurang, kendor mengecil mengenai modal, mangensuri, mengangsuri, selalu diambil yang berdengung bunyinya, marngensut, lihat melebihi, me-ngatasi, melampaui, urine, tareoeo, peol meoleol, bergerak kian kemari terhembus angin, misalnya daun-daun, paeolhon, menggerakkan kian merayu betina oleh jantan, ayam jago dengan cara mengepak-ngepak apas, mangepes, meremehkan, memandang remeh, lihat bdk mangelaela, bujuk rayu hantu, penyesatan setan, dieraera begu i ma ho, persetan kau, tersesat oleh hantulah = ordong, erdengerdeng ni sorha, engkol putar jentera pemintal. II. mangerdeng, merayu orang dengan nyanyian atau kata-kata = mangere, orang yang penuh dengan akal muslihat. Ereng, ketam alur, mangereng, mengetam alur pada sisi papan, supaya pemasangan papan bisa rapat = orot, bergeser, pindah, beralih tempat, mereteret, bergeser-geser, berpindah-pindah tempat, paeret, menggeser, membawa sesuatu ketempat rohana, ia menganggap semua mendekat-dekati seseorang sambil bermanis mulut demi mengharapkan sesuatu dari melompat-lompat karena hijau yang sangat nyaring menjerit pada waktu ni roha, permusuhan, serat labu yang kasar yang ada pada kulit cabangnya. II. merun, menjadi terus menerus bertambah merasa sakit, menderita dari ae.esekesekesek, kegembiraan, indahan esekesek, = indahan olopolop, hidangan buat kenduri kelahiran anak, esekesek ni tondi, memberikan perjamuan karena luput dari bahaya atau baru lepas, mangesekesekhon, merasa gembira kerena sesuatu kencing, urine, air kemih, meseng, buang air kecil, menggeser, beralih tempat, memindahkan sedikit misalnya mengenai mata memandang kepada sesuatu dengan hati yang sedikit susah, misalnya seorang anak yatim melihat anak yang lain menerima sesuatu dari ibunya, atau mengenai burung yang kena betak detak, mungkin, barangkali, boleh sietehetehon, di masa kecil, di masa kanak-kanak, etehetek, sejenis burung yang bekerja lama, melakukan pekerjaan yang menyita mengenai kain atau tali mudah robek, sudah lama = sibetet, gadis kecil, perempuan balita, belum punya hitung, berhitung, mengadakan perhitungan, etongan, hitungan, paretongan, perhitungan, mangetongi, menghitungi, etongan ni roha, hitungan dalam hati, taksiran, buku etongan, buku hitung, etong, hitung, metongetong, melihat dengan iri, menjuling mengenai mata.eurmangeur, mengenai sungai mengalihkan lembut, lunak, memberi da. ga ba, = da maremare, hiasan dan karang bunga dari daun-daun pohon jadi, menjadi sesuatu. na gabe do i? jadikah itu? hasea do i gabe ulaula, cocok itu jadi perkakas, sering dipakai sebagai akhir kalimat atau kalimat yang berlawanan misalnya hudokkon ibana ro, gabe ndang olo, saya bilang dia datang, padahal tak mau. II. beranak pinak, berbuah lebat, terutama mempunyai banyak keturunan. gabe ma ho, beranak pinaklah engkau berkat kepada putra maupun putri menuju pembentukan keluarga. gabe ma na niula, semoga pekerjaan menghasilkan banyak. na gabe, kaya, mulia, terberkati dengan banyak keturunan. na so gabe, = na so hasea. hagabeon, kekayaan, kesejahteraan karena berketurunan. gabegabean, hamil, mengandung. marsigabegabe, = marsigabean, bersilaturrahim, berkat memberkati, saling mengucapkan selamat dalam selamatan. mate so gabe, punah, tak berketurunan hingga bermanfaat. hata na so gabeak, kata-kata tak berguna, ucapan yang tidak pada tempatnya. mate so gabeak, mati nifas, mati karena gabukgabuhon, gemuk, gepuk, tetapi tidak bertenaga. II. manggabuk hata, mengumbar kata, bercerita melebihi kenyataan, bernambah-nambah misalnya gabung, menggabung, gampang dikerjakan. gabur ulaon, mudah dikerjakan. gabuk muruk, mudah marah, cepat nama sejenis makanan ringan, kue dari tepung. II. tulang muda, dusta, bohong. margabus, berdusta. manggabusi, mendustai, membohongi. pargabus, pendusta. hata gabus, kata bohong. II. gabus, = gambus, lembek misalnya yang menimbulkan penyakit kulit bila itu dilumaskan pada tubuh, mengakibatkan kegatalan hebat. hona gadam, gadamon, terkena peak, jatuh tergeletak, rebah, jatuh tersungkur, terjerembab. gana sigadap, sejenis sumpah pada mana diletakkan patung yang menakutkan dan pada mana orang manggade, menggadaikan, meminjam uang dengan jaminan gadai. manggadehon, menggadaikan. panggadeon, penggadaian, orang kepada siapa diberikan perawan muda, remaja khusus gelang gading pada lengan atas. manggadinggading, ditarik ke atas pada lengan, membawa sesuatu di lengan. gadinggading, kosen, jenang menjual. juga margadis. tu gadis, dijual, terjual. hona gadis, idem. gadis jau, sistem penjualan budak begitu dijual misalnya boru sadari. manggadisjauhon, menjual seseorang sebagai budak. gadisgadisan, barang tongkat pemukul, belantan. manggado, menggada, memukul dengan tongkat, memukul membuat huruhara, bikin dengan memboros. pargadombus, pemboros. pargadombuson, pemborosan. margadombushon, memboroskan, umbi-umbian. manggadong, makan ubi, makan. masigadong, = tu gadong, mengambil ubi ke ladang. pargadong hau, ubi daging yang tak layak tanggul sawah, pematang sawah. gadugadu na limbit, pematang yang tidak kuat karena pembuatannya jelek-jelek juga dikatakan mengenai raja yang tak adil. gadu ni hata, = paradianan ni hata. gadu ni utang, berakhirnya hutang dari mana tidak diperhitungkan lagi bunga. margadu utang, membatasi hutang, tidak berbunga lagi. manggadui, membenteng, membuat tembok. gadu, manggadu, bernaung di tanggul, melindungi dirinya di belakang congkak. panggadukgaduhon, berlaku sombong, menganggap diri orang hebat kaya tetapi tidak punya sombong, tinggi hati, melawan, berkeras kepala. manggagai, menantang, melawan, menyangkal. martunggaga tu, berontak, menyanggah pagagak pangalaho, menyombongkan diri atas keberhasilan. II. margagak, tertawa yang tertentu, tepat waktu, tertip, disiplin. margagan, beraturan And.gagatmanggagat, makan rumput, merumput mengenai binatang-binatang yang makan rumput. gagaton, makanan rumput, rerumputan. na ginagat, tahi, kotoran hewan. manggagat tu holiholi, atau tu roha, merasa sakit sampai dalam sekali. pagagathon roha, memperlakukan seseorang dengan sewenang-wenangnya. pagagathon ha-datuon, habisuhon tu si anu, memperlihatkan kedatuan dan kecerdikan pada orang. hata gagatgagat, perkara atau persoalan masuknya hewan ke tanaman orang. gagaton imbo, sejenis pohon besar di berbicara, tidak lancar, tidak jelas. gago roha, ragu-ragu, mendua hati, sangsi. Gaguk, dengke gaguk, sejenis ikan gairgair, garu, penggaruk dari kayu, sisir. II. gair, = gait, lucu, seloroh, senda gurau Angkola.gaisnakal, tidak tahu malu. na gais marroha, orang canda, main-main. seloroh. hata gait, ucapan seloroh, tidak sungguhan. pargaiton, gurauan. margait, bergurau, bercanda, berseloroh. pargait, suka bercanda, pelucu, tukang gurau. sipagait, canda, main-main, rimbur gaja, rimbur yang besar. pahu gaja, sejenis tanaman paku. gajagaja, kereta dorong. gaja lumpat, menara kayu di sudut kampung untuk mengintai gelagat musuh = jagalumpat. gaja borong, pusaran angin, putar ayam yang digantungkan di ladang. gajagaja ursa, sejenis pohon kecil yang daunnya bisa jadi tumbuhan memperoleh banyak laba dari sesuatu, mujur, berlimpah harta, bermuatan ba-nyak anak gaji, orang upahan. mangan gaji, makan gaji. gaji borong, gaji borongan. manggajihon, menyuruh kerjakan dengan mengupah. pagajihon, mempekerjakan orang dengan membayar tiruan bunyi mengenai burung gak. sigak, burung tegak lurus mengenai batang padi yang kosong. gakgak eme na lambang, unduk eme na porngis, padi hampa mencongak, padi bernas merunduk. gakgak, arti kiasan kepala mencongak. hata gakgak, ucapan kosong yang menyombong. pagakgak, bikin tegak. unang magakgakhu, so tung tartuktuk pat, unang maundukhu, so tung paspas bohi, jangan terlalu mencongak, nanti kesandung kaki, jangan terlampau merunduk, nanti kening galah, batang padi. bonang sagala, benang sebanyak dapat digantungkan pada galah untuk dijemur. gala jauran, lembing panjang dari bulu laga. manggalahon bonang, menjemur benang di atas galah. panggalaan, batang penjemuran benang. manggalahon parau, mendorong perahu dengan menjolokkan galah ke dasar air. sagala, jarak sejauh dua depa, dipakai menentukan waktu yaitu tingginya matahari. sagala mata ni ari, matahari telah melewati horison segalah, maka jam 7 pagi dan petang jam 5. dua gala, jam 8 dan jam 4. tolu gala, jam 3. galagala ni manuk, tenggorokan yang membendul pada perut ayam. margala, mengadakan permainan dengan menarik garis-garis seperti gala. II. galagala, sejenis pohon. mate di galagala, = mate di holangholang, mati di perang sebagai penonton kerana itu kematiannya tak bole dibalas dendam.galagatmanggalagat, membuat alur, juring atau lekuk pada pohon yang tidak mau dibelah supaya gampang direkah dengan baji, memasuki mengenai peluru, pisau melukai. digalagat bodil ni usu i ma ho, kutukan, semoga senapang musuh melukai menyala, galak mengenai api atau cahaya, pertempuran atau amarah. pagalakhon, menggalakkan, menyalakan. pagalakgalakhon, pengipas-ngipas agar perselisihan menjadi lebih hebat. manggalahi, menyalakan. panggalahi ni soban, kayu api yang kering dan yang dicampur dengan kayu basah agar terbakar bersama-sama. parpagalakhon, tandu tempat mesiu. panggalak, manggalang, menghidangkan perjamuan, menjamu makan. panggalang, penjamu yang suka memberi makan. panggalangon, jamuan makan. II. galang, = tembak, keping yang kayu penutup tiang rumah sopo yang menjadi alas balok pendukung atap, ia menghindarkan supaya tikus masuk ke dalam, roda gelas. II. margalas, membeli bahan-bahan makanan. manggalas hata, menyiarkan be-rita dengan melebih-lebihkan. manggalasgalas ruhut, mengkaji tata aturan, adat-istiadat, kebiasaan-kebiasaan memukul-mukul dengan kaki ke sekeliling tubuh. Gale, lemah, lemas, lesu mengenai jiwa dan raga. pargale, orang yang lemah, orang yang bersifat lemah dalam sesuatu. hagaleon, beristirahat, mengaso, tidur-tiduran. gumaleamgaleam, mundar-mandir tanpa wayang kayu berupa patung orang, yang bisa dikendalikan untuk menari pada pesta membongkar misalnya dinding. manggalege uhum, melanggar hukum, memperkosa keadilan. manggalegei, memecah belah orang, membuat orang berbantah, meronta-ronta berguling-guling mengenai anak yang nakal. bergulinggaletgotmuslihat, akal licik, putar-belit, tipu daya dari legot?. godang galetgot dibagasan rohana, ia licik, ia berhati culas, ia penuh dengan akal degil, mengenai melawan, menentang. sabi galgal, sejenis sayuran agak pahit dahulukala. di galia, di masa dahulukala. tingki na galia, zamen baheula, zaman purba semak yang bunganya bagus berwarna kuning dan dipakai sebagai obat cacing. hau galinggang, idem. anduhur galinggang, sejenis punai permainan kar-tu. cukup baik untuk menderai mengenai air. aek so gumaljuk, ri so humaras, sunyi laki-laki, membelit, berguling-guling, geliang-geliut, mengenai cacing, anak-anak yang nakal.galmitmanggalmit, mencubit. godang ginalmit mantat lambokna, otik mantat hansitna, banyak dicubit dengan kata-kata lemah lembut tidaklah begitu sakit, daripada sedikit, tetapi dengan kata-kata kasar. pinasa sigalmiton, sejenis pinasa yang bisa dicubit tanpa memakai bata untuk membuat tembok tanah. manggalogati, membangun dengan tanah bata seperti jaringan golpa, kemampuan untuk menghasilkan, vital, berdaya hidup, bertenaga, kesanggupan membuahi indung telur wanita. na so margolpa = na so marhosa, tak bertenaga, impoten, lemah ternak sebelihan, jatuh rebah. margalpangan, berjatuhrebahan dalam perang. mangalpanghon, menjatuhrebahkan binatang untuk manggalumang, me-megang, meraba. dipargalumang, meraba-raba, mencoba. II. sejenis pohon yang besar dalam gelombang. margalumbang, berombak, bergelombang. margalumbang laut, bergelombang, tidak teratur misalnya pemberian dari pihak ladang yang dibuka dari hutan. Huta Galung, nama daerah dan marga. II. setengah ringgit batak. III. manggalung, meletakkan secara bersama yang bundar misalnya kawat, rotan, seperti harpe. sagalungan, satu lingkaran, begitu dihitung misalnya mengamuk, goncang mengenai laut, bdk mengentak-entakkan kaki dalam air, gelepar ikan di perselisihan, pertengkaran. margalutu, bertengkar, manggamal, gumagang, mengerumuni. gamanggamang, tangan menggapai-gapai mencari pegangan karena ketakutan. II. gamang, tidak memegang. arti kiasan sangsi, tanaman yang dipakai untuk mencat. selanjutnya, bohong. manggamat, mencat, memperindah ulos dari luar untuk sejenis tanaman menjalar yang mirip dengan sirih napuran dan yang disebut orang napuran ni kain-kain buruk, orang gembel, rakyat jelata, rakyat miskin yangtidak dapat mengatakan sejenis kembal yang digantung di dinding tempat menyimpan barang-barang kecil. margambanghon na so gambang, marimbanghon na so rimbang, melakukan sesuatu yang baru, yang belum pernah yang dijemur, yang dibawah dari pantai laut ke gambir di toru, hadiah seorang pemuda pada gadisnya, yang tak boleh diminta kembali kalau ada perselisihan. hadiah untuk melalukan mesum atau zinah. pohon rawa-rawa, gambo lisop, lumpur yang dalam. targambo, masuk ke dalam lumpur, kena lumpur, juga gambu.gambu= pahaebusuk mengenai ikan, lihat air yang halus seperti awan pada air mengenai kayu lawan pora, rapuh, keras. juga mengenai buah-buahan yang terlalu masak, menggeletar, gemetar misalnya agar-agar gelatinegampanganak gampang, anak gampang, anak jadah, anak yang lahir di luar perkawinan, yang ayahnya tidak diketahui orang. gampangan, punya anak jepit, gapit, menjepit, menggapit. gampit susu, sejenis serangga penjepit, kalau dipukul sengatnya menggigitgampualsejenis ikan, yang dipelihara dalam = mambuat. na soada gamuon, = na soada parbuaton, tak ada mau diramu, tak ada mau diambil, miskin, yang tidak mempunyai masak mengenai bisul, gemuk mengenai laga. binatang ganas, binatang bertambah banyak. manggandai, paganda, memperbanyak, melipat-duakan. ndang piga halak sipaganda sidabuan, sipaganda hata do torop, tak banyak yang menggandakan perbekalan, menggandakan omongan banyak, yang menimbulkan pertikaian. manggandai sidabuan, menggandakan, memperbanyak perbekalan, nafkah. hagaganda, hal perbuatan menambah, kebergandaan. manggandahon, menggandakan, melipat duakan, seorang mis-kin, compang camping, kain buruk bdk sigundal.gandarpipa besi. tulpang na balga, gandar na metmet, pajumpang na balga tarhapit na metmet, gajah berlagah, pelanduk gandeor, margandelan margandeolan, margandeoran, gelang geliut karena belang, mengenai kuda, anjing, ulat rimbur gaja. gadolgadolon, = ganggang. II. berdiri mengenai bulu terbuka lebar-lebar mslpapan yang se-harusnya rapat. paganggang, merenggangkan. gumanggang rohana, ia merasa lebih lapang, merasa ragu-ragu, khawatir, tidak percaya. ganggu ni roha, syak wasangka, kesangsian. parroha ganggu, orang yang bimbang, yang ragu-ragu, yang menaruh mengenai seorang gadis yang terus-menerus menolak tawaran pemuda. parganigani, orang yang selalu bersungut-sungut. paganigani, pu-ra-pura berlaku seperti orang yang sadia ganjangna? berapa panjangnya? paganjang dila, berdusta, berbohong, memanjang lidah, mengumbar kata, bicara mengada-ada. ganjangna i, betapa panjangnya. hinaganjang, kepanjangan, panjangnya. mangalotakhon hinabolonna, mangalibashon hinaganjangna tu dongan, mencemetikan kebesarannya, melibaskan panjangnya pada sesama, anggar mangganji, mengkanji tidak genap mengenai bilangan lawan gonop.ganjingbersih, suci, haram, mengenai makanan. lawan aplusan, berganti giliran. margansi, membuat sesutu menurut urutan yang teratur misalnya berganti giliran, bergilir, bertukar jaga, aplusan. pargansi, yang mendapat giliran, penggilir, pengganti giliran. ise pargansi? siapa pengganti giliran, giliran siapa?gansiptang jepit, kakaktua. manggansip, mencabut dengan tang. ringgit sigansip, ringgit palsu, diperlukan sebagai homitan = yang dijual di penjudian. para pemain diberi makanan sebagai pengganti hutang judi, karena pemenang takut memasukkan orang yang kalah ke dalam pasung = manggantali. Dihitung satu tanggo juhut = satu ringgit, maka untuk setiap ringgit yang ditunggu oleh si penuntut hutang mendapat satu dua cupak Angkola. takaran sebesar dua solup, kemudian nasib, takdir yang ditetapkan Tuhan untuk manusia. tiung gantung, sejenis memintal benang kapas. mangganti na so luli, mangudor na so tali, memintal yang bukan benang, memilin yang bukan tali. memikirkan sesuatu yang tidak benar terhadap seseorang. sihalung ganti, kerbau yang salah satu tanduknya melengkung ke melayang-layang. gantunggantung, tergantung-gantung misalnya perkara perselisihan. manggantunghon, menggantungkan. targantung, tergantung. margantungan, bergantungan. marsigantung tu, menggantungkan diri pada. parsigantungan,pergantungan, tempat bergantung. manggantunghon, menggantungkan. utang manggantung, hutang yang masih tergantung. tu gantungan, digantung. panggantungan, gonop tiap-tiap, masing-masing, setiap orang. ganup nasida, setiap orang dari mereka. mangganupi, memberikan sesuatu kepada setiap orang. ganup ro ahu, setiap kali aku berenang dengan mengayuhkan tangan. horbo gao, = horbo une, kerbau yang terlatih baik, pembajak yang baik. na umboto margao, orang yang bisa bekerja. ndang targaohonsa, tak terlakukan olehnya, itu tidak dapat ni roha, tiada mau, anak ni gaol, tunas pisang. tambirik ni ga-ol, anak hamba. sionsop gaol, burung kecil dengan cotok yang panjang penghisap bunga pisang. si gaol, nama daerah di tepi danau balau mengenai benda-benda dan manusia. juga rusuh, ribut, recok. na gaor, idem. manggaori, meributi, membuat kerusuhan, mengacau. gaorgaor, alat pengacau, alat pengarih. gaorna i, betapa kukuh, tak kuat misalnya tembok, simpul. Gapgap, dusta, bohong. margapgap, berbohong, berdusta. pargapgap, pendusta. manggapgapi, mendustai. hata gapgap, dusta, kata dusta. panurirang pargapgap, nabi arang yang hangat menyala-nyala, berpijar-pijar mengenai logam. gara roha, panas hati. gara hamusuon, permusuhan membara. manggarahon, menghangatkan sesuatu. bosi na ginarahon, besi yang berpijar-pijar. garagara, potongan-potongan kayu api yang besar pada mana wanita yang baru bersalin memanaskan dirinya. garagara pusu, kebencian membara. pagarahon, menggalakkan. sigara ni api, sejenis pinasa. juga pemarah. unang parmeammeam gara, janganlah bermain dengan gara yang garaga, batu gunung berapi yang terdapat di kawasan air belerang. Lumban Garaga, nama daerah di lembah Batang manggaragaji, garam, mati karena sakit, kecelakaan, jadi bukan karena sengaja berlengketan, bergelantungan mengenai gampang terbakar misalnya mesiu. na garang, panas, berani, suka berkelahi, tidak tahu takut. na garang marbada, cepat siap untuk berkelahi. manggarang rabuk, mengeringkan mesiu. juga meloloskan diri dari pertempuran. II. garanggarang, sejenis rumput yang dimakan sebagai sayur. III. matugarang, merangkak mengenai anak-anak. manugarangi, merayapi, dari kayu, alat musik dari lima bilah-bilah kayu yang bunyinya sudah disetel dan meniru lonceng ka-yu untuk gumarapak, mengentak-entakkan kaki oleh banyak binatang atau melepaskan diri dari membelit, geliang-geliut, melingkar, sesuatu yang dibayarkan. garar ni utang, bayar hutang. manggarar, membayar. manggararhon, membayarkan. margarar, lunas, garmak janggal kemaluan laki-laki, alat kelamin laki-laki. II. = haduk, sulit, galege. garege, sejenis rumput yang hanya tumbuh di tanah teratur, simpang siur, campur aduk misalnya rimbur beterbangan secara kacau balau. hamusuhon garembong, perang saudara, revolusi. masigarembongan, saling mencuri dan saling membuat belot atau murtad orang dengan cara pecah, terbelah. magargar, runtuh misalnya tembok, pecah dalam ribuan potongan mengenai periuk. manggargari, menghancur luluh, bahkan, malahan. gari raja i tartangkap do, sedangkan raja pun tertangkap. juga diulangi gari arian gari ro do panangko, siang-siang pun datang pencuri. anakna garina dibunu ibana do, sedangkan anaknya pun gari ada = adong, ada, bahkan, sebaliknya, terlebih lagi, padahal. ndang adong ninmu, gariada opat, kau bilang tak ada, padahal manggariang, mencakar, kuas-kais, mencerkau. masigariangan, saling bercakar-cakaran misalnya perempuan-perempuan sedang bertengkar. panggariangan ni babiat, bekas cakaran harimau. II. gariang, tanah yang tidak bambu untuk air = hionghiong.garimurgumarimur, tidak tertip, tidak sopan, ribut, membuat ribut, huru nama sejenis ikan sungai yang sepintas lalu. kemudian tidak menaruh perhatian. manghagarishon, ti-dak menghiraukan, tak mengindahkan, menyepelekan. garis ni roha, ketidak lembek, sulit penakluk musuh. panggaroda, bor, pencabut sumbat botol. jelek, jahat mengenai mengenai orang yang tak tahu adat, biadap, kurang babana, ia terus berkata-kata yang cacian = sisoada, ampas, sesuatu yang tak berguna sama sekali. garpa ni deba on, = berkial-kial mengenai ayam yang mau comel, ringan mulut, suka bicara, manggaru, mengaduk. garugaru, teratur, tak tertip, tak tentu. Garudo, garuda, sejenis burung elang dalam menggaruk dengan jari-jari kendi bambu untuk menyimpan benda-benda sejenis pohon kayu. II. sejenis rumput yang harum gadong gelisah tidak tenang mengenai kerbau di batu asah. manggarut, mengasah. juga menggaruk. panggarutan, bekas menggaruk. juga umumnya bekas, tanda, belah dua, patah mengenai kayu. manggashon, membelah, mematahkan, kecurigaan,membuat tidak ada kepercayaan lagi, kesalahan. gasagasaon, mengamuk, marah sekali, garang pelbagai perabot yang tidak digarap. manggasgas, mengerjakan peladangan, menggarap tanah. rimba gasgas, ladang yang selama ini tidak diolah, mulai kembali diolah. ende gasgas, nyanyian seloroh, yang kurang senonoh. Gasing, = peak, terletak, terbaring. manggasinghon indahan, memasak nasi di atas arang bukan di atas api. gasingan, rak untuk periuk di sebelah perapian. mate gasing, meninggal tanpa ada yang mengurus jenazahnya, mati untuk binatang kecil. dalam arti kiasan apa yang menjadi perangkap untuk orang yang menyakitkan hati, apa yang mengecilkan hati orang. manggasip, manggasipi, membuat seseorang terperangkap atau terjebak. targasip, terjebak atau gatal. arti kiasan suka seks, gasang, dukana. II. yang tidak bisa ditahan atau dikendalikan mengenai kerbau yang selalu mencoba melepaskan memukul dalam potongan-potongan kecil misalnya tanah, mencincang, meng-hancurkan musuh, memotong halus. magatgat, berlobang-lo-bang, tercabikcabik mengenai pakaian. hudali gatgat, penggaruk ulos, sejenis hata, mengganggu pembicaraan, mengacaukan perkara atau tergantung-gantung, hujan. aek sigeaon, anak sungai Batang Toru. margeai, geliang-geliut, berjungkir balik, membelit-belit seperti cacing. ndang targeahon, = ndang serdawa, suara angin dari tenggorokan. targeak, atau keranjang yang digantung di rumah, tidak bisa digapai oleh banyak orang, menyemut dan bergerak na marsahit i dagingna, orang yang sakit itu mengguling-geling kesana ke belakang mengenai manggedek, menggelitik. gedekgedek = lendir yang keluar dari pohon enau. seterusnya lendir = bengkok mengenai jalan dan bengkok, tidak jujur, tak lurus, curang, tak adil. uhum na geduk, hukum yang tak adil. panguhum na geduk, hakim curang. pargeduk, orang yang tak jujur, penjahat. hageduhon, ketidak tulusan, ketidak adilan. pagedukhon uhum,membelit hukum, memutarbalik mengenai tembok roboh, runtuh, kemudian letih, capek. ginege ni, yang dilelahkan oleh. digege dihilala, saya merasa mengguik mengenai bimbang, tidak lincah, lambat, gundah. pargele, orang yang lambat kerja, hampir tidak membuat apa-apa. galena i, kok lamban menggeleng, memutar-mutar ajar, dan canggung tetapi ribut, angin pusaran, angin bilik berkamar banyak, penuh akal kawanan mengenai habanghabang, berkibaran, berkibar me-ngenai bendera. habanghabang, penyakit yang terbang di udara. baro habang, sakit di dada, permulaan sakit TBC. unte habang, sitrun yang kekeringan. manghabanghon, menerbangkan, lari terbang dengan sesuatu. pahabanghon, 1. melepaskan, 2. membiarkan ayam tidak mengeram, tetapi mengambil telurnya. habangan, kosong, tiada isinya mengenai telur. juga dikatakan mengenai seekor ayam yang tidak bertelur lagi, juga dari sarang yang kosong. sihumabang, = pidong, burung And.habangsatempat ketinggian, singgasana. marhabangsa, bertahta, ganti. manghabia, mangabia, mengganti. kemudian mengawini seseorang janda tanpa membayar untuk dia, demikianlah misalnya seorang laki-laki mewarisi isteri saudaranya lelaki, yang sesudah ia dibeli hanya menjadi milik keluarga sipembeli. famili yang mengawininya menggantikan yang meninggal hian, yang asli. bonang habian, benang ke bawah secara tidak teratur, terseret-seret misalnya ulos. hubarhabir, tergantung secara tidak teratur dan berjerabai. selanjutnya terlibih tidak teratur, mempertenggang. dihabit roha, kerang habang, sayap. marhabong, bersayap. habong, manghabongi, memegang ujung jala kemana rusa diusir. pang-habongi, orang-orang yang memegang jala kait dibawah konsonan `U` huruf hati, berdukacita, putus asa. habot ni roha, berdukacita, kesedihan karena ditinggal mati. manghaboti, menjadikan orang berdukacita misalnya sanak saudara yang berkabung terlalu sering dikunjungi dan selalu membicarakan habu, sejenis belalang yang pohon yang menghasilkan sejenis kapas yang kurang mutunya. nama sebuah samar-samar, ti-dak dapat dilihat terus mengenai lampu, kaca jendela atau tanaman berdaun tidak diam mengenai tangan dan kecil dari kaleng menyimpan membawa sesuatu dengan menggantungkan pada bahu. hadanghadangan, tas atau kantongan yang digantungkan pada bahu dengan tali. songon hadangan bubu tolu, bagaikan tiga bubu yang digantungkan pada bahu. Artinya mengusahakan sesuatu yang tidak mungkin misalnya mendamaikan dua musuh yang sangat saling melawat. humadap, tardarat, luput ke darat kata `ha` analog dengan `ka` bdk haduru.hadingmanghadinghading, menarik ke kacang kecil berwarna merah yang dapat dimakan setelah di kemudian ha-ri. Hadudu, sejenis rumput panjang yang dipakai untuk layak, janggal, tidak pantas untuk diucapkan mengenai kata-kata berhubungan dengan kelamin, yang orang tidak suka menyebutnya. juga sulit dibawa misalnya haduk boanon, sulit dung, akhir. sai na mago do hadunganmu, semoga akhirmu buruk, asyik hilang saja pohon duru, tarhaduru, pergi keluar membuang haehae, paha. seperempat dari ternak sembelihan. hae bona, pangkal paha. sanghae, seperempat bagian dari ternak sembelihan. sanghae horbo, kesatuan persembahan yang harus memberikan seperempat kerbau. sanghae borngin, seperempat bagian dari malam. hae tangan, lengan atas. sanghae manuk, setengah ayam karena se-ekor ayam hanya punya dua hae. tolonan hae, kerongkongan. II. hae, pahae, lihat bersorak karena gembira, mempertimbangkan, mengindahkan, menjumpai. marpanghaehe, bersifat hormat, bersifat memberi hati. marsihaehaean, saling memberi hati, saling menghormati. unang tujang panghaehe, danggur panomunomu, janganlah menendang sipenolong, melempar sipenyambut, jangan kurang terima kasih. hatana manghaehe, rohana manghilhili, perkataannya manis, tetapi dalam hatinya ia membuat gerakan ke kanan ke kiri sewaktu lenan, selimut, katun. haen panas, selimut dari kakak, abang demikian juga disebut seorang laki-laki isteri saudara abangnya dan isteri saudara kakaknya, saudara tua dalam marga. sihahaan abang, kakak yang tertua, juga yang termuka cocok. hatana do sihahaan, perkataannya yang paling utama. hahanggi, saudara-saudara laki-laki pada umumnya tanpa memperhatikan usia. na marhahamaranggi, bersaudara laki-laki, bersaudara perempuan. dahahang, abangku, saudaraku laki-laki yang lebih tua. hahang, panggilan tertawa terbahak-bahak, tertawa gelak-gelak. humahak, idem. simarhahak, sejenis burung mengintip, menyelidik. panghahap, penyelidik, mata-mata, mengenai tangan yang mau menulis. roha haho, hati yang gelisah untuk mengambil keputusan, perasaan kikuk. hata haho, pembicaraan yang gagap, ucapan = hohombu, sejenis pohon kayu. II. marhahombu, bakal buah menjadi kelihatan di bawah bunga, mulai berputik karena musim marhahu, memakai kata yang menenangkan. manghahuhon, menetapkan hati orang. parhahuan, memberikan ketenangan mengapakan, memperduli hanya dipakai dalam kalimat ingkar atau bertanya. na so hahua, orang yang tidak diindahkan, demikian misalnya disebut seseorang laki-laki yang beristeri banyak, terhadap seorang isteri yang tidak disukainya. hahuhaon? apa boleh buat? mau diapakan? kata untuk menghibur dirinya pada setiap kejadian yang sedih. molo mate ibana hahuaon, kalau dia mati, apa boleh buat? hahuaon on? apa bisa saya perbuat? hahuaon mu ahu? apa rencanamu mengenai saya? ndang tarhahua, apa boleh buat? orang tidak memperdulikannya, tak bisa diapa-apakan. bdk juga hua pohon, lihat ahop pancing. manghail, memancing, menangkap ikan dengan kail. bengkuk mata ni hail, pancing itu bengkok, yaitu untuk mudahnya mendapat sesuatu sering dengan jalan bengkok. linsinglinsing na marhail, cambuk pakai tonsil amandel. II. sejenis tanaman berjalar yang durinya berbentuk mencari sesuatu dengan mencakarkan kaki, mengais mengenai ayam. mang-haishon, mengaut misalnya uang. si-hais, yang tidak dapat dipakai, ternak yang hanya merugikan terkait, tersangkut, bengkok seperti kait. manghait, mengait, menarik ke dirinya. hait-hait, kaitan, galah untuk mengambil buah-buahan. bulu hait, sejenis bambu. masihaitan, saling mengait. donok do haithait tu serasera, kalau orang mau mengambil sesuatu untuk dirinya, ia akan mudah memperoleh kait untuk mendapatnya. hata na marpanghait, kata-kata yang tajam berduri. masihait tu jolona, menarik untuk dirinya mengenai banyak gubuk-gubuk untuk menginap di ladang. manghajang, membuat pondok seperti itu di ladang. hajanghajang, bentangan langit, And. parsimboraan, buli-buli, kendi dari tanah, unte, tas pundi-pundi dari jerami atau kulit. manghajuti, memasukkan sesuatu ke dalam tas, marhal, menjaga, juga berkawal waktu perang. parhal, penjaga. parhalan, rumah jaga. II. halhal, terlampau besar, sulit untuk dibawa walaupun tidak berat. Hala, kala, gambaran binatang. parmangan ni hala, waktu terbit gambar binatang kala, tidak boleh membuat sesuatu. parhalaan, kalender Batak, daftar pertanggalan yang membagi tahun 12 x 30 hari dengan garis-garis dan atas dasar mana dipilih hari yang baik. pemberian orang yang kawin kepada yang memiliki pengantin perempuan di luar uang mahar. Parboru menerima kembali biaya untuk datu. Dukun itu melihat sewaktu kelahiran anak-anak parhalaan untuk mengumumkan nasib, takdirnya, mempelai laki-laki harus mengganti kerugian itu kepada ayah mempelai perempuan. di pamaspas ni hala, hari yang buruk kalau pada hari itu ekor kala terdapat dalam parhalaan. demikian juga di baba ni hala, kalau hari itu tepat pada kepala melayani, mengabdi. parhalado, pelayan, membuat tinggi misalnya disokong, kena sokong. halanghalang, kalang. halang ulu, bantal kepala. tempat terbaik di rumah Batak di sebelah dinding. parhalangulu, suami karena ia duduk di halang ulu. manghalang holiholi, menempatkan mayat di atas panggung di kampung, jadi tidak dikubur. manghalang gordang, menyediakan gendang yaitu mempersiapkan pesta. halang roha mandok, orang malu mengatakannya bdk alang.halanghangruang antara kedua kaki, kelangkang kaki. di halanghang, antara buru-buru. humalaput, bergopoh-gopoh, bersegera. nae humalaput tata indahanna, mamak si humalaput mentah nasinya. manghalaputi, membuat sesuatu dengan terburu-buru misalnya pekerjaan. Halas, sejenis tanaman yang akarnya dapat dimakan, pedang hashas pohon kecil yang menghasilkan jenis berlaku gelisah misalnya seekor ayam yang mau kelaparan lihat le, berjalan mondar-mandir untuk mencari besar, susah dibawa walaupun tidak manghali, menggali. manghali bondar, menggali parit, saluran air. manghali gadong, menggali ubi. unang hinali na mate ni deba, asa adong andungan, janganlah gali kuburan orang untuk ditangisi, janganlah timbulkan perselisihan yang tidak ada sangkut pautnya dengan kamu. halian aek, parit, selokan. halihali, tongkat untuk menggali sesuatu. II. hali, kali. dua hali tolu. dua kali tiga. sahali on, sekali ini. piga hali, berapa kali. ndang piga hali, tidak sering. sahalisahali, sekali-sekali, kadang-kadang. marsasahali, idem. sahali, sekali. na bolon sahali, besar sekali. manghali, memperbanyak. paduahalihon, kedua kalinya. papigahalihon, untuk keberapa kalinya. halihali, kali-kali. papigahalionku? sampai berapa kali saya lakukan itu?. panduahali, seseorang yang belaku sebagai orang kedua. panoluhali, yang berbuat seperti orang tali haliang, rencana yang diperbuat untuk mengepung seseorang. juji haliang, semacam permainan judi dalam mana seorang menurut perjanjian akan ditipu. humaliang, sebenarnya kata kerja mengelilingi, kemudian preposisi di sekeliling. humaliang huta i, di sekeliling kampung itu. tuk humaliang, semua keliling, sekeliling. manghaliangi, mengelilingi, dalam arti kiasan mengingini sesuatu, mengelilingi dengan pikiran dan lali = semut, yang telurnya dapat dimakan dan terdapat dalam jumlah besar. hira halilinga, infeksi mata, radang mata. halimataon, menderita penyakit salimbubu = ambubu sambubu, ubun-ubun. Halimbukbuk, sejenis pohon kecil. halimbukbuk solot di peapea, sahali margapgap, ndang be diparsea, pohon halimbukbuk di tengah rawa-rawa, sekali dapat berdusta, seumur-umur tak mata, yang bengkak dan dengan cepat dibawa asap dan awan tegak lurus tidak mau mengeluarkan air hujan.halimunansejenis hantu begu yang membuat orang tersesat, guna-guna yang membuat diri tidak kelihatan, mantel yang membuat orang tidak jelas nampak, kelihatan. marhalindo, menjadi tidak kelihatan, dibalikkan mengenai daun. haling roha, bagaikan daun yang terbalik, daun yang putar, sehingga hanya nampak satu bagian, tersembunyi mengenai perangai, kurang sabar, suka berkelahi, orang yang aneh bersikap menyendiri. haling be, saling sekali, bukan main perlipatan di wajah dan gambar cermin. ndang ditilik ho halinu di pandegean ni horbo, anda melihat gambar cermin anda di air yang dikeruhi kerbau, artinya anda tidak mengenal diri anda, walaupun keburukan anda seharusnya anda lihat di air yang paling kotor. sitangkap haliluna, barang siapa menangkap sesuatu yang tidak berarti selalu beranggapan bahwa ia akan mendapatkannya, namun dia tidak akan mendapat karena terlampaui, terlupakan hingga tak mendekap dan menarik ke bawah mengenai gelombang dan angin kulup yang urat leher karena salah takut, ti-dak berani mengatakan mengenai tengkuk karena angin atau cuaca dingin hali ini berarti keliling, lihat haliang.halisungI. lingkaran di air dibuat batu yang dilemparkan. marhalisung, menarik lingkaran. II. ruas tulang rambut pada rambut dahi pusaran, angin puting berbicara tidak bicara yang tersendat-sendat. Hallung, manghallung, memikul, membawa, dikatakan mengenai seorang atau dua orang pembawa, pemikul. juga mangallung. pangallung, penggandar. hallungan, gandar, batang terang, tersembunyi, sopan duduk, karena itu agak sulit untuk jelas, tidak bagus ucapannya. haloat dohonon, sulit untuk tidak di sekeliling matahari atau sinar. pagar bulan. langit na marhaloho, bentangan langit yang bulat. humaloho, keliling, otot kaki tercengang, terkejut, sejenis kecil yang bengkak. haloton, sakit perut sesudah minum datang, datang belakangan sehingga tidak diperoleh sesuatu sejenis rumput yang kecil sekali. habang martongatonga langit, sihalput do hadabuanna, terbang ke angkasa, jatuh ke rumput jua. Halsuk, manghalsuk, membuat air kedengaran cebar-cebur jika orang berjalan di dalamnya. aek so humalsuk, ri so humaras, sunyi pohon enau, kolang-kaling. mata halto, mata besar seperti halto, mata yang melotot. humalto, gatal pada kulit seperti halto yang menimbulkan haluhalu, sepotong kayu yang dipakai beberapa orang secara bersama-sama membawa beban. manghaluhalu, manghaluhalui, bersama beberapa orang membawa beban. II. halu, sejenis ikan `i` dalam aksara Batak. juga makan secara tidak sopan, ingin mengambil dengan ke bawah. sihalung, kerbau yang tanduknya bengkok kebawah. halungon, mempunyai alis mata yang tumbuh ke bawah. halunghalung ni babi, sejenis kuk kayu yang dipasang pada leher babi, agar ia tidak dapat menyusup = salpu, salah, gagal, tidak tepat. lewat, terlambat. manghalushon utang, mengatakan bahwa utang sudah dilunasi. II. halus mengenai kata-kata dan ungkapan, kain, pekerjaan, pasir, emas sebentar tidak sabar, tanpa daya. Hamansan, sihamansan, sejenis menganggap, menyangkakan dalam hati seolah-olah sesuatu adalah lain, membuat seolah-olah. pinahamat, seolah-olah ada, tawar, hilang mengenai citarasa dan berbumbu misalnya garam, obat. manghambari, membuat supaya ambar, menghilangkan rasa tajam, memberikan obat yang bernilai rendah untuk sesuatu yang lebih baik. simbora hambiling ni perak, timah sebagai pengganti yang kurang bernilai untuk perak. hambiling ni indahan gadong, ubi sebagai pengganti nasi. hambiling ni tali andor, tanaman menjalar sebagai pengganti tali, berarti orang harus bersedia menolong dirinya dengan sesuatu yang kurang bernilai, tak ada rotan, akar pun hambinghambing, sejenis rumput. tas dari kulit kambing. marhambinghambing, berombak-ombak putih permukaan danau. raja umpaspas hambinghambingna, raja bersumpah bahwa hukumnya akan tu hambirang, ke kiri. tangan sihambirang, tangan kiri. parhambirang, yang terletak di sebelah kiri. pahambirang, mengambil bagian kiri. pahambiranghon, menempatkan sesuatu ke kiri. mang-hambiranghon, memegang sesuatu dalam tangan kiri. juga membuat pekerjaan sampingan. hinambiranghon, dikerjakan sebagai kerja sampingan. dia ma imbar ni anak ni tangan siamun sian anak ni tangan hambirang, harus memperlakukan sama sebagaimana dengan kedua tangan yang sama saya pluralis majestalis. hanami, idem. hami on, kami ini. hami na saripe, kami sekeluarga. hami dohot raja i, saya kami dan raja itu. manghamihon, dalam orang pertama jamak berbicara dengan pohon dan getahnya.hamisaranlihat hamo tangan, tangan gemetar, tangan gamang mengerjakan sesuatu yang tidak daun suhat caladium. hira hampa, lembek, menggantikan, sebagai pengganti mengawini seorang janda bdk habia.hampiltas peluru, ampir, manghampir, mengenai, mempengaruhi mengenai perbuatan atau kutuk. humampir tu, idem. manghampir tu pinomparna, berpengaruh kepada keturunannya. sihampir, sejenis rumput yang dipakai membuat obat bedil. tarhampir, kena kutukan. sihampir gabe gambir, tandiang gabe toras, tudia pe ahu so tampil, tudia pe so bolas, dikatakan dari seorang yang karena kejahatannya dikucilkan dari harapan, putus ampung, mang-hampung, mengejar pencuri untuk menangkapnya. manghampungi, mencari pencuri, mengikuti jejak ursa untuk menangkapnya. upa manghampungi na manangko, upah yang dijanjikan untuk menangkap pencuri. II. hampung, kepala desa kepala kampung.hamukalian, kamu, kata pengganti orang kedua jamak, dalam kata hormat juga untuk engkau, para wanita dan orang-orang terkemuka disapakan dengan hamu. hamuna, amun siamun, kanan. tangan siamun, tangan kanan. pangamun, sebelah kanan. pahamun, ke ijuk sebanyak yang ada pada tangkai daun. sanghanapa, di puncak pagar. juga disebut mengenai tubis yang dimakan sebab orang tidak suka menyebut itu. manghandang, memagari. dihandang roharoha, upaya menjauhkan penderitaan atau anyaman. Handi, = dali. handian, maaf, mengenai pohon mengangkat. dihandit goargoar susuban, sendok periuk mengangkat periuk karena sendok itu tinggal tergantung pada periuk itu. sihandit dolok, angin juga hindat. handit gana, uang untuk menebus diri dari = dongan. handuan ni roha, teman, na ma-te, menguburkan orang mati dengan mengadakan mencakup, manghangkangi, memegang sesuatu dalam kaki. bdk halangkang. II. = menjamin, bertindak sebagai jaminan. panghangkung, penjamin. panghangkungan, jaminan. tanda bahwa seseorang menjamini orang lain. parhangkungan, uang yang diterima oleh dukun kalau ia rela menjamin bahwa orang sakit yang diobatinya, akan tanah tambang, logam campuran, Dara, ansa, jawaban atas pertanyaan seseorang yang berteka-teki yang bertanya mengatakan hutinsa, jawabnya hansa. hansahansaan, hansanghansang, penabur menceret, diare. hansar butuhana, dia menceret. ubat panghansar, memudahkan berak, yang tidak cocok diduduki. parhansasan, parhalansasan, tempat yang tidak cocok untuk duduk misalnya pada atau dekat hansil, rusa kecil tanpa tanduk, semua benda-benda kecil untuk mengikat se-suatu, alat pengunci. hansing baju, kancing baju atau semacamnya. manghansinghon, ditutup dengan kancing, mengancingkan, nyeri, pedih. hansitan, sakit, kesakitan. hansitna i, o betapa sakitnya. sibahen na hansit, apa yang menyebabkan sakit. marhansit, kesakitan, dalam kesusahan. parhansitan, penderitaan, kesakitan, kesukaran. juga bagian tubuh yang sakit. marnahansit, tidak sama sakitnya. Hantarhantar, sejenis mengangkat sesuatu yang ringan. sang-hanting, = 3 kata hantor dipakai ganti kata dokdok untuk anak yang berat, karena kata dokdok bisa menyebabkan kematian anak itu.hanturhumarantur, gemerencing, berketetapan, mendapat keputusan terakhir, jelas dan mimpi, kisah menurut mimpi. marhanuhon, seperti mimpi dikatakan mengenai kata. marhanuhon ma hata tu ho, perkataan itu untukmu seperti mimpi, engkau tidak mengingat menggaruk dengan tangan karena memeluk, merangkul, mendekap. sanghinaol, penunjuk ukuran demikian gemuknya sehingga dapat dicengkang dengan kedua lengan.haopsegera, aor gaor = tidak mau diam mengenai anggota gerak tubuh. humaor, idem. manghaori, bermain-main dengan sesuatu, membuat gelisah. humaorhaor, gugup, gelisah, mengambil. masihaot tu jolona, menarik ke = sejenis tanaman menjalar. sarindan ni pinasa tanotano ni hapadan, na manginjam di hosa, tano do nampuna badan, benalu nangka, kerak cempedak, kita hanya pinjam nyawa, karena yang punya adalah sihapakhapahi, kelentang dari bambu untuk mengusir mengenai benda. marhapal tangan, tangan yang punyai belulang. marhapal daging, merasa dirinya keras, berbelulang. nunga hapal parikna, dikatakan dari laki-laki yang sudah memperoleh anaknya dan oleh karena itu menempati tempat lain terhadap mertuanya dipakai kata ini berhubungan dengan kata lain, misalnya ndang hapalang ulina, luar biasa yang jatuh dari lobang yang dibuat burbur, kumbang = rata. ingkau hapar, = ingkau rata. II. manghaparhon, kapas. humatop jumpang sian na manutung hapas, lebih cepat memperoleh daripada membakar kapas. sihapas pili, kuda yang putih samasekali. hapashapas, sejenis pohon kayu di walaupun demikian, rupanya, padahal, sementara memberitahukan sesuatu yang tidak disangka. hurimpu dongan ho, alai musu, saya sangka engkau teman, tetapi ternyata engkau lawan. i do hape, o demikianlah, begitulah rupanya. adong do hape, ternyata ada, ada rupanya. na uli hape, bagus betul itu. molo i do hape pangalahona, kalau demikian sejenis mandolin bersenar dua, insang menyukai sesuatu, ingin akan, kepingin. dihapian roha, orang ingin. mangapian di, mengingini sesuatu yang dimiliki orang lain. na hinapian ni roha, apa yang hambiling, pengganti yang lebih rendah pohon penunjuk itu, situ, sana. ditempatkan di belakang kata benda, kata sifat atau kata kerja. jabu i, rumah itu. halak na mate, orang yang mati itu. huboto do i, saya tahu itu. i do, begitulah, ya itulah. i do? apakah demikian? begitukah? ibana do i, dialah itu. i do ujungna, itulah akhirnya, penghabisannya. di na laho i hami, di saat kami pergi kalau, jika, bilamana. ia olo ho, jika engkau mau. ia molo, = molo. II. mengenai = anggo, ianggo. ia bada i nunga montok, mengenai perselisihan itu, itu sudah berhenti. III. ibana, ia, dia Angkola. IV. mariaia, bersorak-sorak karena gembira, tanda berdukacita, wah, aduh, wahai, alah ya. mariale, mengaduh, menyerukan `oh`.ianmian, bermukim, berdiam, tinggal, berkedudukan. ianian, hal mengenai tinggal, kediaman. lambas ni roha ni raja do ianian ni jolma di huta, kemurahan hati raja membuat supaya orang tinggal di desanya karena merasa kerasan, senang. paian, membuat agar tinggal. parmianan, tempat orang menginap atau berkediaman, menumpang, tanpa membedakan kelamin. marianakhon, beranak, mempunyai mengenai, tentang = anggo.iangiangpujian, penghormatan, kemasyhuran, kemegahan, kemuliaan. mariangiang, menggema, menjadi termasyhur, terberita, elok, tetapi tidak tahan lama misalnya bahan jernih. ias ni roha, kebersihan hati, rela, ikhlas. haiason, kebersihan, kejernihan, kesucian. paiashon, membersihkan. mengembiri binatang. ndang tarpaias, tidak bisa dibersihkan. manariashon dari tariashon, membenarkan, membuktikan perkara. ditariashon hatana,ia membenarkan dirinya. sipaias, bintang timur. juga ketam yang na tung, kalau kau sudi, pada permulaan doa pengganti orang, orang, sendiri dalam arti aku, saya, awak. rohaniba, pikiranku, pikiran diri pribadi. didok rohaniba, saya rasa, sangka, pikir, pikiranku. hansit rohaniba, sakit hati ini, sakit hati awak, itu menyakitkan hatiku. ibangku, = diringku, diriku, dia sebenarnya dirinya.ibeberekeponakan, tapi hanya anak-anak saudari, anak saudara perempuan. lihat bere.ibo= asi I Angkola. Ibor, = lihat laki-laki seorang perempuan, saudara perempaun seorang laki-laki. anak perempuan saudara laki-laki ayah. saudara perempuan dari lae ipar. ito vokatif dari iboto. pinoribot, = pangiburuon, iri hati, kecemburuan, sifat cemburu. mangiburu, cemburu, merasa iri, menaruh dengki. masiburuan, saling mencemburui, masing-masing marnida, dari marniida, melihat, menengok. mida, sebagai kata depan tentang, terhadap. las rohangku mida nasida, saya bergembira terhadap mereka. muruk do raja i mida naposona, raja itu marah terhadap hambanya. asi ma roha ni Debata mida ahu on, semoga Tuhan mengasihani aku. mida disi ma, = niida disi ma, melihat disitulah. idaon ma, itu harus dilihat dulu. idaidaan ni datu, = melihat, menonton. parnidaan,penglihatan, penglihat. tarida, kelihatan, dapat terlihat. ndang tarida, tidak nampak, tidak kelihatan. pataridahon, memperlihatkan, me-nampakkan, memberitahukan. hataridaan, nampaknya, tampaknya. masipaidaan, saling melihat, saling melihat kembali. mangidai, ingin melihat sesuatu, meminta. mangidai sipanganon, mengingini makanan. na so dung songon i mangidai rohangku, semacam itu belum pernah aku melihatnya. hataridaan, mulai nampak. luhut nasida hataridaan jambar, mereka semua mempunyai harapan untuk mendapat bagian. Idagoe, lihat dago dan doge, seruan tanda didi maridi, mandi. paridion, tempat mandi, permandian. aek paridian, air mandi. paridi diparidi mandi di meminta, memohon, menagih dipangido mengingini. paido, idem. mangidoido, meminta-minta. simangido, tangan And. mangido tangan, mau dipukul, ingin dipukul. pangidoan, permintaan, permohonan, doa, keinginan. siat pangidoanku,permintaanku berkabul. pangidoan, juga = parsorion, nasib, takdir apa yang diminta tondi. mangidohon, meminta berkedip-kedip, mengedipkan mata, ingin melihat sesuatu yang diingini. mengenai orang miskin mengingini barang orang terkumpul, terhimpun, terkumpul dalam jumlah cukup banyak. pariduhan, celengan. tempat sampah untuk makanan babi. paidukhon, menghimpun sedikit demi sedikit, mengumpulkan benda-benda paidup, = papungu. II. debataidup, arca kayu dari pasangan suami isteri leluhur, dua gambaran yang diukir dari kayu, kepada gambaran ini orang menghadap bila menghendaki anak laki-laki menaruh gambaran wanita itu di punggungnya. Perempuan mengambil gambaran laki-laki dan dengan demikian mereka mengadakan arak-arakan keliling rumah. III. idup, = isap. pangidupan, = demikian dikatakan sewaktu main judi dengan uang logam yang bila dibuang kedua logam tersebut gambar ayam jantan berada di lihat sesuatu yang asam rasanya karena tunas bambu direndam. mangigari, mengasami rebung. niigaran, diasami. tuak igar, tuak yang meminta tambahan misalnya pada pembelian. dipaigiligil saduit, dia tawar seduit. igiligil, tambahan cuma-cuma pada barang yang na niigimigim, makanan yang laki-laki, sperma, air mani lebih halus ialah boni.igunghidung. mangigungigung, mencium mengenai anjing mencari menyepak-nyepak kebelakang mengenai kuda yang besar. ihan paus, ikan paus. ihan mera, ikan laut yang besar. ihan habaro, ikan meringkik mengenai penutup dari ratapan = andung. Ihot, ikat, pengikat, tali, rantai, simpai, gari. mangihot, marnihot, mengikat. tarihot, terikat, kena ikat. raja do ihot ni uhum, raja adalah pengikat hukum. hori do ihot ni doton, hata siingoton, rami adalah pengikat jalan, orang harus mengikat janji, perkataan jadi pegangan. ihotihot, tali yang mengikat, ikat pinggang. na so marihot yang tidak bersiasat. gambalgambal na so marihot, orang-orang kecil, masa yang tidak bersiasat, orang kecil tanpa mangihuri hori, memintal rami menjadi tali. simorihurihur ni asu, tumbuh-tumbuhan yang daunnya ditarok pada luka. manginjam ihur ni hoda, berpamer dengan barang orang lain. ihur ni hata, ekor kata, kata tambahan yang licik pada pangkal cerita. ihur porang, = tunggal ni janji, pemegang kas pada turut. mangihut tu, mengikuti, seturut. mangihuthon, mengikutkan, menuruti. paihuthon, mengikut sertakan, memberikan terhadap seorang yang mati aneka barang untuk dibawa ke kuburan. mangihut pinahan, menggembalakan ternak. ihutan, pemimpin, yang diikuti. raja ihutan, anutan, raja, kepala. mangihuti, dipangihuti, mengikuti. pangihut, kata halus untuk anjing. paihutihut rura, mengikuti lembah. ndang loja aek paihutihut rura, air tidak lelah mengikuti lembah-lembah, artinya kata hiburan untuk orang yang mau meninggalkan pekerjaannya. pangihuti, satu dari empat ogung. ihut tusi, sesudah itu, menyusuli, melompat-lompat, sejenis ulos. ijorijor lobulobu, ulos seperti keluar dari pertenunan, belum dipotong menjadi ulos ni lihat tijur, liur, air ludah. manghailhon ijur ni deba, merasa dirinya malu bahwa orang bisa jadi hina di muka orang banyak. turun, direndahkan, diturunkan, dihinakan. paijurhon, menurunkan, merendahkan, menghina. hamimijur, hal menurunkan. haijuran, 1, tangga 2. hukuman uang yang harus diberikan oleh paranak bila gadis yang telah bertunangan dan tinggal di rumahnya, tetapi akhirnya tidak mengawini anaknya malu, kemaluan. maila, malu. maila ibana mida amana, malu dia terhadap bapanya. ndang diboto maila, dia tidak tahu malu, tak tahu malu. tarila, menjadi malu, memalukan, mendapat malu. hailaon, yang memalukan. hailaan, kemaluan. kata yang kurang sopan. juga mereka terhadap siapa orang merasa malu. manghailahon, malu akan. pailahon, memalukan orang, membuat malu. marhahaila, berperasaan malu. na so marhahaila, tak merasa bunga dimana bunga berada. juga daun dalam mana orang menampang tuak sebelum ia menetes ke dalam tabung yang tergantung di memeras air dari dengan perubahan tingkah laku menandakan bahwa orang akan segera mati. menyerbukan diri ke dalam sengsara. pangilason, perubahan tingkah laku yang mengherankan, tanda telah dekatnya maut. pangilasan, celaka yang dibuat sendiri. sintak sangilas, mati sekoyong-koyong misalnya karena kilat atau ni on, cacing yang keji mungkin pendekan dari pilat.ilipemilih, tidak senang dengan apapun misalnya seorang gadis yang tidak berkenan dengan seorang pemuda. miliili, suka memilih, tidak senang dengan suatu = ligi, mangaligi, melihat, ke samping bdk eleng. miling, menyenderung ke samping. juga disimpangkan mengenai aliran air. pailing, mengalirkan air ke tali air bersorak-sorai karena orang lain mendapat celaka. na boru illa, sanggapati na bolon, nama dewa yang memberi kemenangan. Illong, millongillong, berkilau-kilau, mengeluarkan cahaya dalam kegelapan misalnya mata bersusah payah kerena pergi dengan tangan tumbuhan yang tidak dipelihara, mau sedikit mata. marilu-ilu matana, dia tangis. tariluilu matana, ro ibana, aek beu getah tunggu, menunggu, menanti. maimaimahon, menantikan seseorang atau sesuatu. paima, tunggu, sebagai kata depan sampai mengenai waktu. paima masa gotilon, sampai mengintai, mengamat-amati, memperhatikan secara pendahulu sebelum susu biasa keluar, = partimbahoan, bdk timbaho.imbaloembalau, getah meang, yang dipakai untuk mengikatkan gagang pisau pada kedua, madu, hanya isteri pertama memakai istilah ini. marimbang, bermadu. imbang ni goar, nama kedua, nama julukan. na marimbang goar, mempunyai nama ke dua, nama perubahan. ndang dia imbarna, tidak ada perbedaannya, serupa, sama. mimbar, berubah, menjadi lain. mimbarimbar, sering berubah. paimbarhon, mengubahkan. paimbarimbar rupa, paubauba tompa, menyamarkan dirinya, bersalin pakaian. sipaimbar, gambaran manusia yang diperbuat dari tanah dan dipasang pada suatu tempat agar begu berpikir bahwa gambaran itu adalah orang sakit itu. palaho sipaimbar, menempatkan gambar manusia seperti disebut di atas.imbarubaru. paimbaruhon, monyet. marimboimbo jalang, luntang-lantung. dapot imbo dibahen soarana, dapot ursa dibahen bogasna, imbo dapat karena suaranya, rusa dapat karena lihat pada tubuh, pada burung. marimbulu, berbulu. parimbulu bosi, pahlawan dalam dongeng Batak, yang berbulu besi. manindang imbulu, merinding bulu roma, ketakutan. na imbulu gaburon, bulu-bulu kulit bangkit, tidak letak, suatu tanda bahwa ada penyakit. tarimbul, tercabut bulu, mendapat imbung. Mangimpung = melompat ke bawah, bdk simbur lihat marimongimong, berjalan cepat bdk emong.imosmarimosimos, melarikan timpas, lengkap. mangimpas, dalam keadaan terkumpul. paimpihon, memelas-melas minta sampai kangen, tergiur. impol matana, ia kepingin mida, tergiur, kangen sekali. impol ni mata, keinginan, dambaan. manghaimpolhon, mengingini sesuatu, lawan sop. juga daging buah-buahan. huahuana di ahu, impolana di ibana, kuahnya buat aku, dagingnya buat engkau. hata na so marimpola, ucapan tak berisi, omong kosongimpotmarimpotimpot, berada di kejauhan, tidak nampak lagi, jauh tak terjangkau. holom na marimpotimpot, gelap gulita, kegelapan yang luar paimpuimpu, menghimpun, pada burung, bulu dan wol pada kulit binatang. marimput,mempunyai bulu, berbulu. digulut ho do imput ni leangleang, ditumpul ho alogo, digomak ho do gubogubo, engkau rebut ekor burung walet, kau pancung angin, kau cengkram buih, artinya kau kerjakan lebih baik nda bukan? Dalam kalimat yang mengharapkan jawaban yang mengiakan, yang membenarkan, bukan?indadatidak = adong, tidak lihat dahan. parindahanan, sumpit nasi, bakul tempat ndang, tidak. indang adong = indadong. II. indang, mangindangi, mau kembali lagi, kambuh penyakit. mangindangi isara, terpaksa menyesuaikan diri melalui kesusahan misalnya cuaca lain, menderita suasana intap, dalam, = dari indi on, ini dia, itu ndi, lihat cukup, tidak berarti, misalnya sebidang tanah karena kurang luas, mengenai makanan. tingki na indil, waktu yang singkat sekali, seketika, tukar tempat. mengalir mengenai air. dituangkan. mindinginding, bertukar-tukar tempat. painding, menuangkan, memindahkan benda cair dari satu bejana ke bejana berdenyut mengenai pergelangan. dengan menambahkan air memeras minyak dari buah atau bunga misalnya pada buah kelapa. Indo, mindo, mengendap ke dalam air misalnya kopi. paindohon, andora kayu kecil yang daunnya berminyak, para perempuan melicinkan rambut mereka dengan minyak itu. dari kulitnya dibuat sejenis penghulu, majikan, pemimpin, atasan. induk somang, tuan, tuan rumah. induk ni parangan, panglima, komandan. marinduk, mempunyai kepala, penghulu, pemimpin. marinduk somang, mempunyai tuan, bertuan, hamba menyembunyikan diri, maringan, bermukim, berdiam, tinggal. mangingani, mendiami, menjaga misalnya seorang anak. mangingani jomur mangingani boru ni tulang, bekerja pada dan menunggunya 'boru ni tulang' puteri saudara ibu. mangingani beangon, menemani seorang yang dipasung misalnya perempuan yang melarikan dirinya dari suaminya dan dipasung. Suaminya datang dan tinggal dekatnya. inganan, rumah, tempat, bak, tempat mengumpulkan sesuatu. maringanan, bertempat tinggal. hainganan, yang dapat didiami. juga dapat dihuni. ulos pangingani, pemberian, yang diberikan parboru kepada menantu laki-laki kalau ia menjaga isterinya yang lari dan dipasung. Hal ini membuktikan bahwa wanita itu masih milik suaminya. kalau laki-laki itu tidak mau menerima ulos itu artinya wanita itu harus kembali kepada parboru dan mas kawin harus dikembalikan. pangingan, pengunjung tetap misalnya seekor harimau yang tinggal di daerah tertentu. II ningan, tadi, waktu yang lewat. naingan on, baru-baru ini. na sai ingan, di jaman purbakala, dahulu, di masa muncul dengan tenaga penuh. maringaringar ari, keadaan udara panas serta maringgal, berjalan cepat sekali. manginggal, membujuk agar lari cepat misalnya seekor kuda. II. inggal, manja. hinggalanna, usia anak kecil mulai nakal 4-6 nama tumbuhan yang buahnya dipakai untuk membekukan bercerita sambil menyanyi yang dilakukan oleh orang menceritakan turiturian, berhikayat dengan menyanyi. manginggohon, menceritakan sesuatu dengan inggolan, sejenis pohon kayu yang kayunya keras dan kulitnya bertukar. Nainggolan, daerah di sebelah selatan Samosir dan nama marga. tanja bulu, tanja nainggolan. na rahanan punu unang dohot mardongan, lebih baik tanpa anak daripada tanpa inggu, inggu, penangkal, roh-roh bambu yang menghubungi pengembus angin dengan api. Inggir, inggiringgir, sejenis melompat-lompat berkeliling karena berjalan, lari, berlari, sayur dan daging. ingkau rata, sayur hijau, sayur mayur yang segar. sialap ingkau, menciut, mengerut karena kedinginan atau sudah mesti, perlu. ndingkon, tidak diharuskan, tidak perlu. marhata ingkon, mengharuskan, memerintahkan, na ingol, pekak, tuli. ingolingol badak, pekak seperti pekak karena hiruk pikuk. sering dengan memakai kata pinggol, telinga. mingor pinggolhu, ributnya bikin pekak diingot, mengingat sesuatu. ingot, ingat. paingot, pasingot, mengingatkan, menasehati. paingothon, pasingothon, mengingatkan, menasehatkan. hata sipaingot, ingatan, teguran. parningotan, ingatan, tanda mata tarsingot roha, tiba-tiba teringat akan sesuatu dengan rasa sayu. taringot tu, tentang, mengenai. manaringoti, memperingatkan sesuatu, menyinggung. tinaringotan, disinggung, diingatkan, disebut. taringotna, disebut sambil lalu. martaringot,disinggung, disebut. marnaingot, lebih sulit atau lebih gampang diingat sesuatu. kata sembunyi membuang air menginjak. tano hinainjahan, hinaonjolan, dalam doa resmi tanah yang mengenai benda-benda yang harus dikembalikan lagi marsali, meminjam benda-benda tetapi dalam bentuk lain dikembalikan misalnya berupa uang. manginjam, idem. amang na niinjam, dikatakan oleh seseorang janda terhadap suaminya bila ia cepat menjanda. manginjam tongam sian babiat, mulia seperti harimau. painjamhon, meminjamkan tu.inomarinohon, melihat, diberitahukan. diparinohon Debata ma tu ho pambahenanmi, Tuhan akan memperlihatkan kepadamu, artinya semoga engkau merasai inang lihat ina. manginongi, lihat juga dikatakan orang yang menerima teka-teki sebagai jawaban huling-hulingansa juga mengolok-olok, mencela, menghina, melecehkan, mencerca, mencibiri. insakinsak, cibiran, pelecehan, ejekan, olok-olok. panginsahion, pencibiran, ni bulan, bulan purnama. Insir, manginsir, melata, merayap, menjalar, merambat. mangisiri, secara diam-diam menjelajahi rumah kerabat untuk mendapatkan ikan sungai tinggal di rumah orang lain, karena tidak berdikari. sebagai orang luar tinggal bersama famili, menumpang di rumah orang lain. panginsua, orang dagang, orang asing, orang luar, penumpang. panginsuaon, intan, permata, manikam. marmataintan manghaliangi ugasan ni dongan, sintap, hingga, sebatas, paling banyak, sampai mengenai ruang, tempat dan waktu. intap ni on, sampai disini, sebatas yang dimuntahkan kembali oleh bayi. mintar, memuntahkan mengusahakan sesuatu dengan gembira, painte, = paima, tunggu, harap. II. mangintehon, melihat sesuatu. intehon ma tu pudi, perhatikanlah ke belakang. intean panuluhan songon nidok ni sibaso, akhirnyalah akan membenarkan mereka seperti dikatakan sibaso. intean, juga padam mengenai api dan cahaya. mangintopi, memadamkan sesuatu. intop, dihabiskan, habis. paintop, menghabiskan misalnya painuinuhon, memelihara, menyayangi, disimpan baik-baik misalnya peralatan, ternak. II. inuan, sesuatu yang serupa, persamaan, perbandingan. diparinuanhon, memperbandingkan, persamakan. diparinuanhon ho na so hombar, engkau persamakan apa yang tidak manginum, minum. minum aek, minum air. mangan minum, makan dan minum. inumon, minuman. siinumon, dapat diminum. aek inumon, air minum. painum dipainum, meminumkan, menyuruh minum. painumhon, memberikan minum kepada seseorang. panginuman, piala, cangkir, tempat minum. parminum, peminum, pemabuk. parminumon, hal minum. aek na niinum, urine, air kencing, air mengucapkan mantera dalam hal mana datu memakai lembing dan pedang untuk mengusir begu. mangiogai, mengancam begu dengan mantera, lihat juga seruan mengaduh dan juga bersorak. marioho, berseru dengan kata 'ioho', pangiohiok, = boru na mora, lihat menunggu sambil mengharapkan sesuatu, melihat dengan tajam misalnya seekor anjing menunggu makanannya, atau mengenai ikan yang melihat-lihat buah-buahan tergantung di atas permukaan air. paipahon, menyerahkan sesuatu untuk tenun.iparseberang, tepi. di ipar ni, di seberang dari. di ipar, di seberang. Sianipar, nama marga. taripar, menyeberang, pergi keseberang. mangipari, menyeberangi. manariparhon, menyeberangkan. hatariparan, dapat diseberangi, tempat untuk menyeberangi. paripar, nyanyian bergilir dalam mana dua orang balas membalas dengan nyanyian senda gurau, yang pertama memulai pege sangharimpang, halas sahadanghadangan, tole marende ta-ripar, nanget masiajarajaran,jahe serumpun, lengkuas setengtengan, mari bernyanyi keluar, pelan saling belajar. pariparipar, berhadapan. iparipar, = jambar ni bagas, tempat antara perapian dan dinding rumah Batak tradisional. baoa sipatariparon, seorang laki-laki yang harus ditolong menyeberangi sungai, artinya perangai, sifat yang tidak dapat menolong diri sendiri, orang yang tidak i pe, I. baru ini, baru saja. i pe ibana laho, baru saja ia pergi. II. maka mangipi, marnipi, bermimpi. nipi, mimpi, impian. nipi simarnipinipi, mimpi yang tidak mempunyai arti. so huipi i, saya tidak dapat memimpikan itu, itu saya tidak harapkan. na so ipion ni na modom, yang tak akan diimpikan orang tidur. kemiskinan. marnipinipi, memimpikan sesuatu yang dikerjakan di hari siang. juga berkata-kata sewaktu bermimpi. mangipiipihon niipiipihon, dengan sesuatu mimpi menentukan sesuatu. manipi, bermimpi tentang sesuatu. parnipian, tempat tidur, tempat dimana orang bermimpi. parnipinipian, cincin yang diletakkan seorang gadis di bawah bantalnya dan cincin mana diperolehnya dari seorang pemuda, untuk dimimpikan atau hubungan mereka itu mendapat kebahagiaan. ndang na jinorot ni nipi, perolehan yang tak dibayangkan sebelumnya. baoa siparnipi, tukang mulut alat tiup. ipitipit, bagian mulut, yang dipakai anak-anak untuk seri, dan pada umumnya gigi. ipon ni hudali, gigi besi pacul Batak. mangiponi hudali, membuat gigi besi hudali. iponipon ni lage, tepi tikar jerami yang iposipos, parut, bopeng, burik, bekas luka. maripos ngolu, bekas luka yang masih racun, bisa yang dipakai untuk membuat anak sumpitan uap yang keluar dari benda panas badan, nasi dsb. sipangan ipul, gandrung atau suka akan kabar mengamat-amati dengan tajam, mengikuti misalnya pencuri yang melihat-lihat sesuatu yang dia mau mengambil. Iran, I. mangiran, mengintai binatang, memburu binatang. pangiran, pemburu. pangiranan, ladang, tanah, rawan. II. suatu benda dimana benang digulung bersilang. mangiranhon bonang, menggulung benang pada alat mencampuri dirinya dalam sesuatu. unang irangirangi, jangan engkau campuri = mordong, pening, pusing hirdop. mirdopirdop matana, mengejap mengenai tanggiling, tenggiling. irgis do ho, cacian, tenggiling engkau. mangirgis, memecah mangirikirik, meminta, memohon. II. pairikirik, menuntun seseorang dengan menyuruh dia berjalan di muka untuk melindunginya. mangiring horbo, menghalau kerbau ke muka. pangiringiring, pelindung, ucapan selamat sarimatua hita jala pairingiring pahompu, semoga kita lanjut usia dan mendapat banyak cucu. iringiringon, dari seorang anak sudah begitu besar bahwa ia dapat menghantar adiknya ke tempat iris, mengiris. sangiris, sepotong kecil. hurang sangiris so sabalanga, kurang sedikit supaya melompat-lompat karena kegembiraan, merasa sangat malu. mairput panailina, dia merasa malu. na so mairput, dia, yang tidak = dalidali, mencabut kurang halus.isaisabegu yang jahat. sejenis burung kecil mirip isangisang, rahang bawah, dagu. isang ni bonang, tempat berbonggal-bonggal pada benang. martungkol isang, duduk bertopang dagu. mangisang, melihat sesuatu sedang dagu diletakkan di sesuatu. II. tarisang, tidak kena pukulan. songon baliung na tarisang, sebagai kapak yang tidak kena sasarannya, sangat marisap, merokok. mangisap, merokok sesuatu. parisapan, apa yang dirokok misalnya sigaret, sifat asli, perangai. ndang taranju ahu isaram, saya tidak bisa membiarkan caramu. isara di, seperti halnya pada. isara di horbo, seperti halnya pada kerbau. mura galak rohana isara ni rabuk, hatinya gampang marah seperti pada mesiu. jolo marbunga asa marparbue isara di suansuanan, lebih dahulu berbunga baru menghasilkan seperti halnya pada isarat, memakai obat tanpa mantera, tanpa resep pengantar tanya siapa? manang ise, siapa, dalam pertanyaan tidak langsung. ise goarmu? siapa namamu? isem, bagaimana pertaliannya dengan kau? iseiseon di si anu, menanyakan seseorang. pangiseon langkahku, ditanya orang apa maksudku, begitulah kata seseorang pencuri sewaktu ia di tengan jalan ditanyai penduduk, penghuni. aha isina? apa isinya? marisi, berisi, mengandung, muat. marisi aek, berisi mengisi. mangisi bodil, mengisi senapang. pangisi, penduduk, penghuni. isian, tong, bejana, tempat idsin, berdiri dan pergi. mangisir, memerintahkan pergi. paisir, penyakit dada. isihon, menderita 'isok'. siadu hoda ho na eangon, pangarima ho na isohon, engkau yang berpenyakit kaki, engkau mau mengejar kuda, engkau yang berpenyakit dada, mau menggali rawan artinya engkau lebih banyak mengerjakan daripada engkau sejenis burung yang berdiam di pasir, di dari e seangna i = e magopona i, percuma seruan mengenai derita wah! aduh! oh! marisuang, berseru aduh!isuisusejenis burung yang berdiam di pasir, di yang bengkak dan bernanah. isuhon, menderita penyakit itabahen, kita beras. mangitak, membuat tepung yaitu menumbuk atena, seperti ia mau, tidak persoalan untukku, bagiku adalah sama, membuang air besar, dari ikan di sawah. songon bubuon itok, seperti menangkap itok dengan bubu. bila masuk seekor, semua ikan lain mengikuti dia. artinya orang-orang yang baik tetapi sedikit bodoh gampang masuk perangkap. itokitok, penyakit perut dimana gatal perut seperti ada itokitok di biru nila, biru tua, hitam dibuat dari team atau salaon. mangitomi, dibuat berwarna biru tua. mangitom udan, warna langit menjadi hitam, pertanda hujan akan datang. maritomitom, berwarna biru tua misalnya berganti gigi mengenai orang dan binatang, rontok mengenai gigi. maitu ipon mangangkupi si anu, tanggal giginya kalau ia berbicara dengan si anu, artinya ia meniup, idsin isin. surat isin, surat singkatan raja di muka nama-nama misalnya ja mangaris. II. mauja, berbicara mungkin dari kata dasar ujar.jabajabajaba, tali yang dimasukkan ke dalam hidung kerbau yang dilubangi dan dibuat pada tanduknya. manjabajabai, melilitkan tali itu pada kerbau seperti itu. marjabajaba, memakai tali seperti cepat mengalir mengenai air dan sepit pada binatang. manjabat, mencabut. jabatan, pekerjaan, burung. juga tukang ngadu, pemberi tahu, jabijabi aek, pohon beringin, pohon besar berakar jabujabu, rumah kecil sebagai main-mainan a-nak-anak. dongan sajabu, kawan serumah. piga hamu sajabu, berapa orang kalian serumah. marjabu, mempunyai rumah, mendiami rumah, berumah. bagian-bagian rumah Batak jabu bona, bagian belakang sebelah kanan, tempat yang terhormat. jabu sahat, kiri depan, tempat yang terhormat kedua. soding jolo, kanan depan. soding pudi, sebelah kiri belakang. jambur, tepat antara tempat api dan dinding. hosa ni ruma, garis pertemuan jabu bona dan soding pudi. pandiloan, jendela kecil pada dinding. bolat talaga, sambungan hosa ni ruma dan tangga. Jabung, marah, kulit di atas dada. sabut dalam buah pitola atau sabut pada kulit harambir = sabut.jadimanjadi, jadi, menjadi, terbentuk, berhasil, berwujud. manjadihon, menjadikan, membuat, mencipta. tarjadihon, idem. jadijadian, benda-benda yang dibuat dengan tangan, barang seni, buatan, ciptaan. pajadijadi hata, menyebarkan kabar angin. II. jadi, boleh, diperbolehkan, dapat. jadi ma tutu, itu baik. ndang jadi, tidak diperbolehkan, tidak dapat, jangan. III. jadi, dan, sehingga, menyambung dan juga mengantar kalimat-kalimat. ja-di adong ma sada halak, maka, adalah hilir lawan julu. jaean, daerah yang letaknya ke arah hilir. pahae, nama wilayah daerah itu letak ke arah hilir. aek pahae, linta pahulu, air ke hilir, lintah kehulu. tu julu dapot bubu, tu jae dapot tanggal, kehilir kena pukat, ke hulu kena bubu. II. manjae, mandiri, otonom, menyendiri, mengurus rumahtangga sendiri, berdiri-sendiri, berdikari. pajaehon, memandirikan anak baru kawin. III. jae ma i, = nata, sudah bagus, saya akan mengingatnya, menjaga, mengawasi. jumaga, idem. marjaga, berjaga. jaga dirim, jaga dirimu. jaga, waspada. jagaon, hal-hal yang harus dijaga. parjaga, penjaga. manjagai, menjagai, marjagajaga, berjaga-jaga, dilindungi oleh seorang penjaga. juga dukun yang mengusir hantu-hantu. jagalumpat juga gajalumpat, gerobak sorong, menara kayu yang dipakai mengintai atau melompati benteng kampung yang disembelih dan dijual pada umumnya. barang dagangan. marjagal, menjual daging, tampan, bagus, elok, dihiasi, penuh hiasan, apik, tertata bagus, bersemarak. sipajagarjagar, hiasan, penyemarak. jagarjagar, hias kepala, hiasan. pajagarhon, menghiasi, memperindah. pajagarhon hata, menghiasi kata-kata. jagarna di hunik, hus-husna di baoang, terlihat cantik macam kunyit, tercium harum kayak bawang, begitu dikatakan bila orang yang membuat sesuatu yang sederhana, yang telah dihiasi misalnya makanan. sijagaron, = gading And.jagirmanjagiri, menyisir = manjalo Angkola.jagoasijagoa, = sijaga sijagoa, jari sataon jagung, satu tahun jagung, yaitu tiga rambut.jahamanjaha, = jumaha, membaca. jumahai, banyak membaca. pajahajaha, sering membaca. pajahajaha ni roha, terka, sangkaan. jahajaha ni parmanuhon, membaca ayam, membaca ramalan. parjahajaha di bibir, parpustaha di tolonan, orang yang gampang menjawab seolah-olah ia membaca isi hati, seolah-olah berkata-kata berada dalam kerongkongan seperti buku, sangat fasih keji, juga jat. hajahaton, kejahatan, kekejian. parjahat,penjahat. manjahati, membuat kejahatan terhadap orang. sibahen na jahat, penjahat. jahatna i, jahat kali keliru, yang membuat orang heran mengenai mendahului, memotong bicara, mendahului bicara orang. manjahutjahut, mendorongkan diri ke muka, mau mengungguli orang dalam menyampakkan jerat untuk menangkap sesuatu, mengikat orang dengan jerat. jailan, diikat dengan ajar, tidak tahu adat, kasar, tidak tahu malu. jais marpangalaho, berlaku kasar, kurang ajar, congkak. jais mangkuling, kasar dalam perkataan, kurang ajar, bicara sesumbar. jais marabit, berpakaian tidak senonoh. jais mangalangka, berjalan jahit. manjait, menjahit. tukang panjait, tukang jahit. roda panjait, mesin jahit. II. jait, rantai dari kuningan pada mana raja membawa ku-sut, ruwet. Jajajaja, menggalakkan, mengajak = juju misalnya seekor anjing. pajajahon, menggalakkan atau mengasut orang atau anjing agar menyokong seseorang dengan kata-kata dan yang bengkok. manjajap, menarik jalur di ladang dengan pacul melawan tikus jalur disebut bontis.jajomarjajo, keluar menjadi gakgak, tegak berdiri mengenai bulir padi dan bunga. panjakjak, membawa secara tegak jala. manjala, menangkap ikan dengan jala. panjala, perbuatan menangkap ikan dengan jala. manjalajalai, mengikat dengan banyak tali. II. dan sebagai kata penghubung sambil, dan juga, lagi mencari. jalakjalak, cari-carian, sibuk dengan mencari. II. sejenis pohon kayu berdaun seperti pergi merantau, bertualang, menjadi liar mengenai binatang, tanpa tujuan tertentu mengembara ke negeri asing mengenai pemuda. laho jalang, pergi mengembara, merantau. parjalangan, negeri asing, daerah asing dimana orang mengembara, perantauan. horbo jalang, kerbau liar. boruboru sibabi jalang, sundal, pelacur. anak bodil jalang, peluru yang tersesat, nyasar. dipajalang horbo, dibiarkan kerbau berkeliaran daripada digembalakan. jalangan, padang rumput, tempat ternak makan rumput. II. manjalang, menyalam, berjabat tangan sebagai salam atau sebagai tanda menelan sewaktu makan, makan dengan tipu pajalihot, berbelit-belit mengenai kusut mengenai benang, kusut jalin, menjalin, terlilit, kena lilit. panjalinan, hal mengikat kayu atau pipa, penjalinan. sajalinan, selapisan jerami untuk mengatap, sejalinan. sijalinon = bubu And.jaliotmarjaliotan, belitan, berbelit-belit mengenai sulur-suluran, mencincang daging. manjaljal hata, mempersiapkan secara konkrit sampai ke manjalo, menerima, mendapat, menyambut. manjalojalo, memungut sesuatu. manjalo matangkup, menerima sesuatu dengan gembira, dengan dua tangan, senang sekali menerimanya. masijaloan roha, saling mencintai, cocok satu sama lain, saling mengerti, saling toleran. jalo suhat, seperempat bagian rumah, muka sebelah kiri. II. jalojalo, cepat, segera, langsung, tanpa menunggu, tidak hajalopan, tidak terjawab, tak menguntak suatu pekerjaan membuat sijaluk, orang yang kidal. jaluk, canggung dalam arti kiasannya, apa yang berlawanan dengan keadaan biasa atau alam, salah, berbelit-belit. jaluk ni rohangku, salah menurut pendapatku, tidak manjama, menyentuh, menjamah, memegang mengenai pekerjaan. juga jumama, idem. panjama, perkakas. sijamaon, pekerjaan. na soada jamaon, yang tidak bisa menjamah apa-apa, miskin, tidak punya yang dipangkas istimewa. manjambak, memangkas, menggunting bala WC, kakus. marjamban, pergi ke besar dan melebar mengenai telinga. jambang ni raut, bagian yang melintang pada sarung pisau. jumambang-jambang, memutar dengan telinga atau memukul mengenai binatang. II. pembagian yang seorang berhak menerima menurut adat. marjambar, mendapat bagian, dapat jatah. parjambaran, penjatahan bagian daging binatang sembelihan yang berhak diterima seseorang. manjambari, membagi dalam bagian-bagian, kata asli untuk jembatan hite.jambetergantung-gantung mengenai ranting kayu, ekor ayam jantan. manjambe, bergantung rendah. jumambejambe, tergantung-gantung rendah mengenai rambut. sijambe jalang, hantu jahat begu yang bisa dikirim oleh dukun membawa penyakit atau dalam jerat, tumbuh dengan subur mengenai di dahi, pemuda kampung di pantai. jambur ni gadu, tanah di pematang yang selalu digenangi air. II. tempat antara tempat masuk dan dinding rumah anjing, kuda. juga pada tongkol jagung. manjambutjambut, menarik, menyeret seseorang dengan memegang ceritera, khotbah. marjamita, manjamita, berceritera, berkhotbah. manjamitai, menceritakan sesuatu, berkhotbah untuk seseorang. manjamitahon, memberitahukan, menceriterakan sesuatu. parjamitaon, hal mengenai khotbah, perkhotbahan. parjamitaan, mimbar, podium. Jamjam, = mengakali, waspada, menjaga, memperhatikan. bdk ramot. hajamotan, kewaspadaan. jamot dibahen, utuh dijaganya, dia anggap itu makan rumput di padang rumput. jampalan, padang rumput. jampal = hatoban = sijampal duhut.jampanganting-anting dari = tebal, keras, padat mengenai lumpur. manjampi tano, membentuk tanah menjadi tembok, membendung. II. manjampi obat, = tersesat, tidak nampak jalan waktu malam, tersesat di jalan gelap, hatoban Angkola. menerima, menyambut menampung. panjanghon, penyambutan, penerimaan. beha panjanghononta di ibana? bagaimana kita akan menyambut dia?jangakmanjangak, mencuri, merampok, menyamun. panjangahan, tempat pencuri, perampok, penyamun, tempat dimana orang dirampok. pajangakjangak, duduk bermalas-malas. Jangan, na so hajanganan, = na so haunangon, tidak mau jabatan, tugas, pekerjaan, haleon, bala tanaman yang merambat yang buahnya besar dan matutung, begu hantu yang menyebabkan bala kelaparan atau kekeringan. ranggapuru matutung, ukiran pada kepala pandingdingan, perhiasan kepala. II. janggarjanggar, mengenai utang, tidak membayar utang dengan cara selalu menunda-nunda pembayaran bdk gele.janggilingjanggilingon, kurus karena penyakit atau kutu. babi na janggilingon, babi yang berkutu. masijanggilingon, saling bertahan pada pertempuran, janggut ni jabu, = tali janggut, tali pengikat urur atap pada tomboman. marjanggut, jangguton, kurus dan berambut panjang. Jangka, tempat mesiu dari tabung bambu yang kecil dalam mana dimasukkan mesiu cukup untuk satu tetap, keras dalam hal menolak. na jangkang na juara, seorang yang tidak mau diperintah, tiada terlawan. mandapothon tuan na jangkang na juara, kepada tuan yang membuat muatan di punggung dengan mengikatnya pada memanjat mengenai tanaman, orang dan binatang. panjangkitan, panjatan, sepotong kayu pada mana sebuah tumbuhan memanjat. patujangkit, memanjat-manjat mengenai garis petunjuk, pedoman. marjangko, mempunyai waktu yang tetap dan berguling-guling karena sakit atau kebiasaan yang buruk misalnya karena penyakit bawah berbentuk segitiga. tungkol jango, tunggul yang miring. partungkol jango na dosdos, segitiga yang sudutnya sama saat yang dijanjikan, perjanjian. parjanjian, perjanjian, persekutuan. parjanjian lama, perjanjian lama. parjanjian na imbaru, perjanjian baru. marjanji, berjanji, mempunyai perjanjian. manjanji, menentukan, menetapkan. di janji ari, menentukan hari. ari na jinanji, hari yang dijanjikan. janji rompu, orang yang berutang, yang tidak boleh meninggalkan kampungnya atas perintah yang menuntut utang. Janji Raja, Janji Maria, Janji Matogu, nama daerah di tanah Batak. janji tu....., bersahabat binatang jantan, penanda kelamin. marjantan, kawin, bersetubuh. urat jantan, akar poting, tabung bambu yang besar. magopo tuak sajantar dibahen ijuk sada, siasia tuak sekendi, garagara serambut jahat, mengenai ramalan yang buruk. ari jaoat, hari andul, luas, jauh daripada, lebih besar, lebih kuat.jaorjaorjaoran, tidak makan dengan cepat, menghantam makanan, makan dengan mudah yang belum dapat sama panjang. marjarak juruk, tidak teratur, serampangan, tidak menyerang tembok kampung anjing. Jarangjang, tiada teratur, berantakan, ni jarango, seorang turunan yang miskin dari keluarga kaya, yang masih ditolong oleh familinya kaya jirir, manjarar, menjalar mengenai tanaman, menambah besar mengenai bergantungan ke bawah, bdk membagi, menimbang berapa yang diterima tangan, jari kaki. jarijari ni tangan, jari tangan. jarijari ni pat, jari untuk menangkap ayam. nunga jarin patna, kakinya sudah kena untuk menangkap binatang misalnya burung. manjaring, menjaring, menangkap dan mengusir binatang ke dalam rumput. sada jaringkat do hamu sada jarongkat, parsanggul jabijabi, sada parbongkas do hamu sada parbongkot, na rap partahitahi, kalian berdua adalah sama haminjon, penebang kayu. Jarojak, pasak, kayu atau bambu yang dipancangkan ke tanah untuk memperkuat bendungan. manjarojak, memancangkan kayu-kayu seperti itu. pinggan jarojak, piring yang bergambar seperti hojor, kurang berhati-hatimengenai perkataan/ teratur, tidak beraturan, tidak beraturan, campur baur menaksir, menimbang, memeriksa. ndang tarjarujaru rohana, hatinya tidak tertaksir, tak terselami isi manjarum, menjahit. pajarumhon, menjahitkan. panjarum, benang. panjaruman, penjaruman, jahitan. parjaruman, tempat penjahitan, keranjang jahit-jahitan. pinggol ni jarum, mata jarum. tungkang panjarum, tukang jahit, penjahit. sitangko jarum, sejenis jari mamis, jari makan dengan bunyi keras mengenai banyak suram, berkerut-kerut mengenai muka yang marah, cemberut, muka jungjung, jambul helem, hiasan kepala pengantin. tintin pinarjarungjung, tintin simarjarungjung, cincin jari-jari pakai hiasan = jahat, jahat, jelek. II. jat, sejenis penyakit kulit, ruam pada kulit. jaton, berpenyakit seperti merentangkan diri, mengulurkan tangan untuk menjamah sesuatu. sinjata, senjata bdk sinjata.jatijati, sejenis pohon dengan kayu keras. berkuasa, mulia, non-Batak. halak jau, orang bukan bangsa Batak. hata jau, bahasa asing. unte jau, sejenis jeruk. duhut jau, = baubau, tumbuhan yang berbau busuk yang daunnya bersama kapur dipakai sebagai obat sakit kepala. tu parajauan, = tu kena sasaran, meleset, ngaur. jauran, batang besi jala. gala jauran, celaka, untung malang, malapetaka lawan tua. ari do tua, ari do jea, untung dan celaka silih berganti. jeana i, sialan. jea pulas, celaka besar, amat sial. marjea, terkutuk, mendapat celaka, bernasib sial. pajeajea, menyerukan `oh` mengenai seseorang, menyebut dia celaka, sial. anak jea, anak tidak horisontal, bdk = bertambah hebat mengenai jegak, payung dari alang-alang dianyam dan dapat menjual dengan berbagai-bagai cara. parjegena, caranya berdagang, apik, bagus, rapi, manis, elok, cantik. jegesna i, bagus sekali. pajegeshon, membaguskan, memperindah, merapikan. hajegeson, kebagusan, keelokan, daya tarik, kerapian, berlaku tak setia kepada seseorang, mengkhianati. manjehehon, idem. parjehe, pengkhianat. panjehehon, perbuatan mengkhianat. jehejehe, khianat, perbuatan yang tidak bergumpal mengenai tanah yang sulit berjalan cepat, mengenai kurang ajar, tidak menggulingkan, meletakkan di sisi, memalingkan. Jelge, kurang ajar, tidak suka yang tidak dapat lagi dibelah karena sudah terlalu lama mengentak-entak, berjalan cepat mengenai sejenis labu. songon andor ni jelok do hepeng maranak, duit itu bagai rambatan labu beranak pinak. II. jelok, = bergegar mengenai langkah berjalan.jemjemmanjemjem, merayu, membujuk untuk memperoleh jompok, pendek. pajempek, memendekkan. marnajempek, tidak sama pendek, tak seragam jepol, bdk hemut.jenangpeti yang berukir berwarna koyak sama sekali. manjenejene goar, memburuk-burukkan, mencela nama orang, suka berbantah-bantah, suka bertengkar, suka pinasa yang menjulur mengenai atap rumah. Jenggeng, membungkuk ke belakang mengenai memandang dengan musik menyerupai sagasaga tetapi dari besi, alat ini ditarok di muka mulut dengan mengembusnya lidah gemetar, keluar bunyi dan sekaligus ditarik tampan, bagus, cantik, manis. manjengkari, berlaku sebagai agak suka melawan, nakal, sombong mengenai anak-anak. jengkelna do i, ia berlaku begitu karena kenakalan, kesombongan. hajengkelon, kesombongan, kenakalan, kecongkakan, malu, merasa malu sekali bdk tarjimput.jerbengjerbeng matana, miring, menurun = erer. jerer ni jea ni halak siparjahat, ah, betapa jahatnya orang tergesa-gesa seorang yang gampang Jia, seruan kepada kuda atau kerbau berhenti! manjiajiai, memperhentikan. ndang hajiahajiaan ho jolmam? tidak bisakah engkau menenteramkan isterimu?jialcetusan api dalam abu. marjialjial, bercetusan mengenai cetusan api, bunga api kayu yang berguna, bermanfaat. ndang marjim, tidak berharga, loyo. ndang marjim be ahu diida ho, saya tidak berguna lagi menenteramkan hati, menetapkan hati misalnya mengenai menantu perempuan atau takut seperti ketakutan orang gila. jimbolangon, lari terbirit-birit, lari karena terkejut, lari ketakutan,.jimburmarjimburjimbur, terbakar, bernyala-nyala, berpijar-pijar. marjimburjimbur hatana, berpidato secara sombong berjongkok, memotong rambut misalnya pada perempuan karena berzinah, juga memotong bulu ayam. sijipul ihur, seekor binatang yang ekornya sudah dipotong. Jimput, tarjimput, = tarjepol, merasa malu sekali. pajimput, mempermalukan, berlangsung amat cepat. piga dan jimungon, berapa detiklah itu dilalui. manimungnimung, bergopoh-gopoh, jamot, mengenai binatang. jinakjinak misang, akrab macam kucing, jinak-jinak tidak bisa dijinakkan mengenai binatang, juga kadang-kadang mengenai bengkok, du-duk dengan kaki dibentangkan. jinggalu patna, dia berkaki tidak na jinggir, suka mengenai ikan. marhajingjang, menari lompat-lompat, melonjak-lonjak, menari-nari pajingjinghon, menggerakkan, menggalakkan. parjingjing, penggerak, penggalak. jingjing buhit, tokong rambut yang cepat mengambil, ke atas. manjingkanghon, ke atas diarahkan, ke atas menjengkang, berjalan di atas jari-jari jungkat, jungking, kurang pohon yang kayunya keras, berwarna merayap mengenai menceret, lihat jeret II. II. amporik sijirit, lihat kotor mengenai anak-anak = birong.joseruan untuk memanggil menyerukan `joa` sebagai tepukan tangan sewaktu tidak pantas dalam hal pakaian atau tingkah laku. joang panghataion, perkataan yang tidak pantas, yang tidak senonoh = subang.jobaksejenis musang yang berbau berita. surat kabar, surat kabar, koran. kabar angin, kabar angin, desas orang kapala kampung, kepala bukan Islam, bukan kantang. kasur, lihat haukauatkawat. tali kawat, kabel kekang. mangkongkang, dongan sakongsi, teman tano kosong, tanah Angkola.kulabulihat surat kuliling, surat edaran, laba, faedah, untung, guna, manfaat, keuntungan, sisa hasil usaha. marlaba, beruntung, berlaba. dia labana? apakah manfaatnya, apa untungnya? parlabaan, guna, untung, pendapatan, keuntungan. manghalabahon, mengambil untung atau manfaat dari sesuatu. II. labalaba = mengandung mengenai mangalabanghon, sesuatu dipakai sebagai paku. mangalabangi, memaku sesuatu, tidak tertutup. huta labasan, kampung yang terbuka, tanpa pagar atau tembok. mangalabas, berdiam di lapangan terbuka tanpa pagar atau tembok, misalnya orang yang tinggal dalam lembek. lumabelabe, perlahan-lahan gemetar, perlahan-lahan labilabi, kura-kura kecil yang hidup di daratan. II. parlabian, kayu alat untuk menjelujur dalam perut. labilabion, cacingan, sakit laba I Angkola.labuI. berhimpun, berkumpul. marlabu, berhimpun, berlabuh, menjatuhkan sauh. labuan, pelabuhan, tempat sauh dijatuhkan. pangalabuan, = pandapotan. mangalabu roha, membiarkan hatinya bersusah, berdukacita, memusatkan pikirannya pada dukacitanya. II. labu, = begu ladangon, sakit disebabkan hantu ladang yang nyata dari ladingan, sejenis pedang berbentuk tambahan secara penipuan pada barang dagangan agar lebih banyak misalnya padi yang ditumbuk ditambahkan pada ipar, suami saudari, juga saudara laki-laki isteri, juga sapaan orang yang marganya lain ipar dalam marga yang sama tidak diizinkan. II. lae = lomo, senang, enak, sedap, nyaman, berkenan. ndang lae rohana mida dakdanak, tidak suka ia pada anak-anak. halaean, kesayangan, yang lebih disukai. sipanganon na halaeanna, makanan yang digemari, disukainya. tuan laen, kesayangan di antara para isteri. malaepusu, = mauliate, merasa senang, terimakasih, merasa sedap. maulae, meminta kepada orang-orang yang lebih berkeadaan kaya dari pada diri sendiri. paulaean, orang yang memberi. ubat pangalaelae, obat penjinak hantu, obat pendahuluan sebelum obat yang mengenai pisau, pedis mengenai makanan, rakus sewaktu makan. laga mangan, mempunyai selera makan. marah, murka. ro lagana, dia menjadi marah. marlaga, marah, tajam, geram. bulu laga, sejenis bambu yang yang tidak tajam mengenai kapur yang dipakai sewaktu makan sirih. tarlagam, terlampau pedis mengenai citarasa dari tanah liat, kelereng dengan mana anak-anak bermain. marlagan, main = ulas. II. lagang na mora, berpura-pura kaya yang sebenarnya bukan ulas. mangalagas, selalu atau berulang-ulang melakukan sesuatu. mangalagaslagas bada, sering atau terus menerus berkelahi, tak henti-hentinya lagatlagatna, mengikuti keinginannya, nafsunya, memuaskan kecil untuk satu orang dibuat dari baion. mangalage hata, memperpendek atau memperpanjang kata-kata menurut kesukaannya artinya gampang berbicara. silage hata, pembicara yang cakap, tetapi tidak bisa dipercayai. hoda siparlagelage, kuda yang punggungnya sedemikian lebarnya sehingga dibentangkan tikar dapat diletakkan di atasnya. lage tiar, tikar terbentang, tikar lagilagi, ujung biji padi. na saulu lagi, demikian sedikitnya bagaikan ujung padi. II. silagi datang silagi ro, celaka, mala petaka, mara, nasib gariada. lagia, = hati, perbuatan yang ramah, kebaikan. marningot lagu, mengingat kebaikan hati orang, tahu menerima kasih. manuan lagu, berbuat sesuatu yang daerah di = pungu Angkola. parlagutan, = parpunguan. II. lagut tu, melekat misalnya kotoran pada mengambil untuk diri sendiri, merampas yang seharunya harus dibagi bersama orang lain. na lahang, egois, serakah, borotan, menghiasi tiang persembahan dengan karangan bunga. lahatan, kisi dari bambu atau lidi yang dilumuri dengan perekat untuk menangkap menguliti padi dengan kuku, merampas pakaian heuk, dilubangi, laki-laki menandakan kelamin baoa. lahi, mudah mengenai buah. halahianna, waktu dimana buah masih muda. silalahian, sejenis pohon kayu yang hanya berbunga jantan misalnya pepaya. Silalahi, nama bagian utara Danau Toba. nama marga. Lahibini, manuk lahibini, seekor ayam yang baik untuk sering ditempatkan dimuka kata waktu dan berarti kondisionil. na mabiar do jolma laho mate, orang takut kalau ia harus mati. borhat do nasida laho marmusu, mereka berangkat untuk berperang. na laho mangan ma hami, kami bermaksud pergi makan. laholaho, kayu lintang yang diikat dan bisa digeser, diatas mana orang duduk untuk memperbaiki atap ijuk. marlahoro, berdatang pergi. palahohon, mengusir. pangalaho, duduknya perkara, jenis dan cara. dia pangalahona, bagaimana duduknya? Apa hubungannya satu sama lain. marpangalaho, berlaku. i dope pangalahona, sudah demikian halnya, tidak bisa lagi diubah. lumaholaho mengambil untuk dirinya, bulu ekor yang panjang dari burung. eme na pangalailaion, padi yang tinggi seperti bulu ekor burung tetapi isinya tidak ada. lai ni posoposo, uri, ariari, tembuni pemilih mengenai makanan. II. tidak ada keputusan dalam main les kayu pengikat atap ijuk sebenarnya urat ni antunu.laitsilaiton, kayu api And.lajapmarlajaplajap, mengenyam secara tidak sopan sewaktu kayu. malaklak, jatuh, terkelupas mengenai kulit. mangalaklahi, menguliti, mengambil, merampas orang dan mengambil semuanya yang ia membawa. PB tubuan laklak ma i parumaenhi, tubuan singkoru, tubuan anak ma i tubuan boru, ucapan selamat dari mertua laki-laki dan mertua perempuan untuk isteri hancur, luluh, lebur, cair, meleleh, menjadi lemak misalnya lemak, logam, nasi, yang terlalu encer dimasak. mangalala, mencairkan, melebur misalnya na lalaen, orang gila. biang na lalaen, anjing gila. PB unang patuduhon bungabunga tu na lalaen, jangan perlihatkan bunga kepada orang gila, artinya jangan memberi hati kepada orang gila tentu bertambah gila.lalahilihat = marhulanlan, lihat ternak yang terdapat di padang = lupa. lalap manghatai, asyik ngobrol, membuang waktu dengan mengobrol. tarlalap, lengah, terlena. tarlalap modom, tertidur. II. lalap, = leleng. lalap manghatai, berbicara lama. lalap di parlalapan, sesudah berlalu beberapa waktu, pada borotan, memperhias borotan, tiang sejenis burung elang. unang lompa lali na habang, jangan masak elang terbang, jangan perhitungkan yang belum pasti. II. palalihon, meminjamkan dengan bunga 100 % sada gabe dua = satu menjadi dua biasanya padi untuk mana harus dikembalikan dua kali sebanyak itu. palalian, takaran padi/ beras = ampang. mangalalihon hata, menjawab panjang lebar. III. marsilalioang, menjerit kayak elang, berseru o, o....lalispadang lalis, kelana, gelandangan, pengembara, orang yang tidak punyai rumah gempa bumi. lalolalo, gemetar mengenai bumi oleh gempa. lumalolalo, sahat. lalu rimasna, bangkit marahnya. lalu uhum, kena hukum. lalu tanganna, ia memukul dengan tangannya. mangalaluhon, membangkitkan, menimbulkan misalnya kemarahan, menghukum. palaluhon, na lalus, lupa, pelupa. mangalalushon, melewatkan dari ingatan, melupakan, makin, kian, apa lagi. lam tu balgana, semakin besar. lam ganda sahitna, lam marsak rohana, seakin keras sakitnya, semakin susah hatinya. gari alona marasi roha di ibana, lam ahu, nda lam asianhu ibana, bahkan lawannya pun berbelaskasihan dengan dia, terlebih saya makin berbelaskasihan saya dengan dia. Lama, lama, daluarsa. parkaro lama, perkara lama, yang sudah lalu, yang daluarsa. Parjanjian Lama, Perjanjian bulan ke-13 penanggalan Batak bulan lobilobi, bulan lamadu, bangkir-bangkir, bulan na so marama na so marina, bulan parahis. II. lamadu na onom, juga disebut namadu dan malu ditarik dari pemilihan hari untuk meminta nasehat. 1. siala jomburjombur. 2. ihan marlumbalumba. 3. didokhon mainondur. 4. laho marjumajuma. 5. didokhon maminjam ogung. 6. dipaulak tu luas, lapang, rata, gepeng, yang ditaruh di kepala untuk membawa barang. lembut mengenai rasa hati atau perkataan. lamanlaman, ambang, jendela atau pintu bagian bawah, lapis pakaian. labaklambak, alas, tidak berisi mengenai bunga dan buah yang tidak berbiji luas, lapang mengenai ruangan. lambas roha, lapang dada, murah hati, sabar. lambas ni roha, kemurahan hati, kesabaran. palambashon, meluaskan, melapangkan. palambas ma roham, perlahan. palambat, perlambat. II. lambatlambat, sejenis burung puyuh. Lambe, I. daun pohon enau aren yang dipakai mengikat muatan misalnya seekor babi. selanjutnya alat untuk membawa sesuatu. II. marlambe, bunting mengenai ternak. III. lambe, tanda larangan misalnya pada pohon aren agar orang lain tidak mengambil airnya. IV lambelambe, papan lebar yang menyambung tiang pada buah-buahan yang tertentu, misalnya pinasa, durian. pada daging tubuh manusia misalnya daging pada mengenai perut, perut besar. marlambing lambiakna, gemuk sekali mengenai perut dan pipi kalau segar, enak, sedap perasaan dan citarasa, mengenai kata-kata dan pikiran lembut, ramah. lambok ni roha, kelembutan hati. lambok huhilala, enak dan lembut perasaanku, sejuk perasaanku. palambok ma roham, lunakkanlah hatimu, lembutkanlah hatimu. sipalambok ateate, apa yang menyenangkan hati, pelunak hati. marlambok ni roha, berlaku lemah lembut. halalambok, kelembutan hati. lambok ari, udara enak, tidak terlalu panas dan tidak terlalu tubuh manusia, umumnya sisi, samping. di lambung ni, sebagai kata depan di sebelah, di sisi. tu lambung, ke sisi, ke samping sebagai arah. di samping itu, apalagi yaitu memberikan hadiah, uang kapada famili diluar mas kawin. mangalambung, keluar dari sisi, elok, cantik. simalambut, benda-benda yang elok, yang bagus, yang ketam yang rata dan licin. II. silameton, = ateate, And.lamislicin, bercahaya, berkilatan mengenai wajah manusia, = hambar, tawar, hambar, tak bercitarasa. II. sejenis rumput yang dipakai sebagai makanan ternak. lamlamlamlam, sampah, enak untuk perasaan, tidak terlampau panas tidak terlampau dingin. palamohon, menyejukkan, rotan yang halus, nama daerah di Uluan Toba.lamotlumat, halus, lembut, lunak, lembek, seperti bubur, licin, tertumbuk halus. palamothon, menumbuk sehalusnya. godang do hulamot, porda do soada, godang do sipaingot, pangoloina do soada, banyak mau kutumbuk, tak ada alu, banyak nasehat, tak ada kulit buah, sampul buku, kulit. lampak ni gaol, pelepah daun pisang, kulit pisang. lampak ni bulu, pelepah daun yang mengelilingi tunas bambu yang kemudian jatuh. mangalampahi, memberi kulit, memberi sampul, mengikat, membungkus, berselang, berjarak. lampang marposoposo, masa hamilnya lama, dengan berselang lama melahirkan mengenai manusia dan binatang 4-5 tahun.lampaspanjang, jauh. parlampaslampasan, hal mengembara, luar kecil dari tepung tumbuhan bakung.lampinlampin, kain lap, popok. tading di lampin, tinggal dalam popok, artinya sebagai bayi tidak mempunyai orangtua lagi, mengenai majalah terbit, keluar. mangalampirhon, menulis dua lapis, dua lapis. marlampislampis, berlapis-lapis. nilampison mangalampisi, lunak, lembut, lembek misalnya gadong. lumampot, bertambah baik mengenai penyakit, berangsur lampu. II. lampu, benda-benda yang berapung-apung di air. mangalampuhon, memakai sesuatu di air sebagai pegangan agar membuat dirinya tidak tenggelam. lampu, enteng, ringan sehingga terapung-apung. III. lampulampu, serangga. parlampusung, seorang yang dapat menyembunyikan maksudnya mengamat-amati orang mencampuri, berbaur, matang, ranum mengenai buah-buahan. malamun, ranum, dalam keadaan masak mengenai buah-buahan, bisul. lamunlamun, pucat mengenai muka. lamun dagingna, mukanya pucat masai, dia kekurangan pun, banyak, banyak sekali. marhulanlan, berbondong-bondong. marhulalan, idem. silanlan aek Toba, dikatakan mengenai orang yang tidak gampang panas hati, pemurah seperti air Toba. aek silumanlan, air yang lebar membawa kematian And.lanangmarlananglanang, banyak, membereskan, mengatur misalnya mangalandandam, sangat banyak, bertambah banyaklandap= landam. mangalandap, = mangalandam juga lantap.landasrata, datar, tidak bertingkat-tinggkat misalnya ladang, lawan tagahambing. landasan ni panopa, landasan tukang misalnya tali. palandihon, landit parhot, tidak diketahui ataukah licin atau kasar, antara licin dan kesat. tarsulandit, tergelincir. dipalanditlandit dilana, dilicinkannya lidahnya, dia bermulut manis, dia membujuk lando, jauh, lebar, luas. silando, sejenis pohon lindang, tahi lalat, bintik hitam pada kancil, merah. jenis-jenis landus boruboru dan landus sunyi, kosong, tidak ada orang, sedikit penduduk. di langalanga ni halak, pada waktu tidak banyak orang hadir misalnya di kampung, karena semua pergi bekerja di luar kampung ladang.langakbunyi seperti suara angsa, membuat-buat `ngak`.langantidak berseri, pucat mengenai rupa. marlangan, dalam keadaan mengenai padi kalau sudah mulai masak. marlangat, dalam keadaan berenang. mangalangei, merenangi sungai. dapot langean, dapat laga, kuat, tempat persembahan, tidak ada kegiatan apa-apa, tidak berbuat apa-apa. sedikit atau sama sekali tidak bekerja. marlanggelangge, tidak bekerja. mangalanggelangge, memukul dengan keras, membanting, menyiksa. II. sejenis randorung, sejenis besi yang dipasang pada tangkai kapak atau lembing untuk mengikat besinya, ring besi pengerat gagang, besi pengikat gagang untuk menutup rumput yang baunya tidak lupa, pelupa. marlanggus ni roha, membiarkan sesuatu tidak membuat karena lupa. so tung langgas roham, jangan longis, = dao. parjuji langis, seorang pemain judi yang sekian lamanya main judi sampai habis segala-galanya sampai pakaiannya, penjudi angkasa. langitlangit, plafon, langit-langit, loteng. langit ni langitan, langit tertinggi. manailihon langit, sombong, congkak. angir langit dianggo, sombong, congkak, tinggi hati. langiton, berjarak jauh. mengenai kata-kata jauh berbeda, tidak cocok. tekateki sungkot di langitna, rumbar di bahalna, langitnya suntuk, linggar di ruangnya marlangka, melangkah. melangkahi, melangkahi sesuatu. tu jolo nilangkahon, tu pudi sinarihon, melangkah ke depan, pikirkan yang di belakang. sundat langkangku, batal rencanaku, maksudku tidak terwujud. tiur langkana, beres rencananya, rencananya berhasil. marlangka pilit, melacur, berbuat serong, berzinah, berlangka mendahului lari cepat, mendekap ke depan, merenggangkan kaki, begitulah dikatakan kepada kerbau yang mau diperah buah atau padi. mangalangkati, menguliti, mengeluarkan kulit, mengupas kendur, rusak, tidak bisa dipakai juga mengenai manusia. malangke holiholi, merasa dirinya lemah, kerang, siput, kata-kata yang kurang peti atau pot, dekap. marlangkop, mempunyai tutup, bertutup. manglangkopi, menutup sesuatu. mangalangkophon, mempergunakan sesuatu sebagai tutup. langkop, banyak, sehingga rumah itu menjadi penuh. simarlangkoplangkop, sejenis tumbuhan menjalar yang buahnya berwarna merah. langkop ni hata, tambahan mengenai kata-kata yang dibuat menurut suka hati datang misalnya penyakit menular. langkot utang, = terjual, laris mengenai barang dan mata uang. palangkuhon boniaga, membuat barang dagang menjadi laku, dapat dijual misalnya dengan menggosoknya dengan bungkuk, berzinah, memperkosa. juga yang mengawinkan gadis yang sudah dibayarkan mas kawin kepada orang lain = pangalangkup. oleh sebab para perempuan adalah `dibeli` maka mangalangkup berarti merusakkan, merugikan laki-laki atas miliknya yang dibelinya dengan berzinah atau dengan melarikannya. palangkuphon, mengawinkan gadis yang bertunangan kepada orang lain, sebelum mas kawin burung jauh mengenai suatu daerah, tandus, apak mengenai citarasa. malango, sakit karena makan makanan yang tidak enak. mangalangoi, membuat sakit dengan makanan seperti lumangsa, = malala. silumangsa ijur, embryo, tunas pertumbuhan pada mana orang mengangkat membawa beban dengan memakai pikulan dari kayu yang ditaruh di bahu sehingga pada setiap sisi tergantung setengah, memikul. lanjaan, pikulan dari kayu. pangalanja, pengusung, buhit, usus ayam hata ni parmanuhon.lanlanlihat lan, = aek silumanlan, air yang dalam, Styx And. lapang. marlangsanglangsang, berjalan-jalan kesini kesana. parlang-sanglangsangan, tempat menipu, menyesatkan, melebih-lebihi. lansap, hal mengenai silansat, sebutan pada binatang-binatang terlebih kuda, yang berwarna seperti lansat. na lansat, berwarna kuning tajam, mancung. santampul dua lansimna, sekali pancung kena dua sisi. tarlansim, kena pisau, menginjak di bawah memalsukan barang-barang dagangan, sesuatu yang buruk dijual seperti yang baik, pergi berjalan-jalan, lebar, banyak, terkumpul banyak-banyak, meluas mengenai air juga landam dan landap.lantastenang, aman, tidak adian ni semak yang menghantam. mangalantikhon roha dompak si A, bekerja melawan pohon yang buahnya dipakai untuk mengentalkan sejenis pohon semak yang daunnya merah, nama sebuah menjadi lembek dan busuk misalnya daun-daun yang tua. lantuk, tangkai tumbuhan yang sudah busuk. lantuk ni gaol, lantuk ni suhat dll. mangalantukhon, membiarkan busuk, laho. Laoang, bunga laoang, bunga dicampur, bercampur, gabung, tercampur aduk, tidak murni lagi, tercemar, tidak jernih, tidak suci, tidak bersih hatinya. mangalaokhon, mencampurkan, mencemarkan. songon anak ni mata na so halaohan, seperti anak mata yang tidak mencampuri dirinya dengan sesuatu, artinya orang yang membuat segala-galanya waktu, masa. sadia laon, berapa lama. sataon laonna, setahun lamanya. di laonlaon ni ari, sesudah lampau beberapa lama, beberapa lama sesudah itu, lama kemudian. na sai laon, dahulu, sampai sekarang, selama mangalaosi, melewati, melampui, melalui, melintasi. melanggar perintah, perjanjian. pangalaosi, pelanggar, yang melanggar. pangalaosion, pelanggaran hukum. ndang halaosan, dapat dilampui. ndang laos ahu, tidak tertahan saya, itu adalah terlalu banyak untuk saya. marlaoslaos, berjalan-jalan. begu laos, hantu yang berkeliaran mendatangkan penyakit. mangalaoshon, menyampaikan, memberikan sesuatu sewaktu lintas. II. laos, dan seterusnya, demikianpun, serta, lantas, masih juga, masih tetap. laos songon i, begitu juga. laos ibana do na mambuatsa, dialah juga yang mengambilnya, yaitu yang sama, yang dalam hal lain juga menjadi mangalapa, membedah, mengeluarkan isi perut binatang yang disembelih. II. lapalapa, kulit padi, yang masih tinggal sewaktu menumbuknya. tardege pangalapaan, kotor karena terinjak tempat dimana dikeluarkan isi perut ternak yang disembelih. dikatakan mengenai seorang tukang sekongkol namanya jadi buruk karena ikutserta dalam tepuk tangan tiruan bunyi `pak` sewaktu tepuk tangan.lapalopilihat jalan. selanjutnya sifat, sebab. lapang-lapang hatuaon, jalan menuju kebahagiaan. II. lapang, = lambas, Angkola.lapaslapaslapas, orang bergoncang karena angin. lumapatlapat, dalam keadaan goyah, bergoyang. lapatlapat, idem. mangalapat, bergoncang-goncang. II. lapatan, arti, makna. dia lapatanna? apa artinya?. lapatanna, artinya. marlapatan, mempunyai arti, berarti. mangalapathon, menterjemahkan, mengatakan dengan kata-kata sederhana, sejenis kacang tanah. II. lapelape, kemah sederhana yang dipasang dengan beberapa tongkat diatas tanah dan di atasnya sehelai kain. parlapelapean, pondok yang sangat sederhana, peristirahatan berenang. Lapik, lapik misalnya alas periuk, piring, alas untuk menulis. parlapihan, obat penangkal terhadap penyakit, berpenyakit, wadah. mangalapik, membuat lapik. mangalapik hata, berbicara manis untuk kemudian dapat mengucapkan kata-kata kasar captatio benevolentiae. diapus lapik, sejenis sumpah. lihat banyak, tidak terkira banyaknya. pangalaplapan, hutang pada mana dikurangi perutangan bunga dan sebagainya lagi, agar penuntut utang memperoleh sesuatu warung, mencet, melumas. pangalapu, sesuatu yang dipakai untuk mencet, pensil, lapuk. lapuhon, berlapuk juga mengenai pakaian. II. lali lapuk, sejenis burung padi, padi hangat. las roha, gembira riang. las ari, hari panas. las ni ari, panas hari. ari las, musim kemarau, panas. mangalaslasi, memanaskan misalnya air. palashon, memanaskan. laslasan, menjadi panas, merasa panas. las ni roha, kegembiraan, kegirangan. marlas ni roha, bergembira, suka hati. palashon roha, menggembirakan. halalas ni roha, kegembiraan. barita halalas ni roha, berita gembira. manghalashon, menggembirakan, bergembira mengenai sesuatu. sipalas roha, apa yang membuat gembira, apa yang menggembirakan. halasan ni roha, sesuatu yang menggembirakan gada, pentung. mangalasak, memukul, mulia. raja na lasang, raja yang = malaslas, terinjak, penyek mengenai tanah atau tikar. malaslas dihunduli, diduduki sampai penyek. II. mangalaslasi = loksa, sepuluh ribu. marlasolaso, berpuluh-puluh ribu, puluh bawang, bawang tunas tanaman muda, tumbuhan muda. lata ni hopi, pokok kopi yang muda. mangalatahon, menanam biji tanaman, meletakkan biji dalam mengersak, berbunyi mengenai = lotong, lotung, penyakit pada mana bibir terkelupas dan membuat sudut mulut putih. latapon, berpenyakit rasa iri yang jahat, dengki, iri hati, cemburu, marah. late ni roha, iri hati, cemburu. latelate, idem. marlate ni roha, berdengki, marah. mangalatei, cemburu kepada seseorang. masilatean, saling cemburuan. malate, kena dengki. retak mengenai kayu. hau parlate, kayu yang gampang retak. panopa so malate, pekerja yang cakap, pandai, yang tidak akan merusakkan mangalatinghon, memusnahkan dalam kutukan pohon roh-roh tertentu yang menyebabkan gerhana bulan dan matahari, pada gerhana bulan orang serukan paulak bulan angka lau, kembalikanlah bulan, kalian = merampas, merampok, marlaung di toru ni hariara na bolon, berdiam di bawah kerajaan raja yang terkena, seriawan, guam. kutuk yang dikenakan kepada orang karena tidak mengurus keluarganya. molo ahu na so ra pasusuhon, andurabion ahu, molo ibana na so ra manusu, malaup ma dilana, bila aku yang tak sudi menetekkannya, biarlah aku sakit dada, bila dia yang tak mau menetek, biarlah lidahnya kena seriawan. Laut, laut, danau. di dalam laut, dalam ribaan ibu. lautlautan, pusing kepala di air. begu laut, penyakit typhus. mangalautlaut, pasir yang datang ke ladang dibawa ombak luas. ladang lawas, daerah di sebelah selatan tanah Batak = Padang rayar, layar. marlayar, berlayar. butong layar, buntal layar karena angin. na mangan layar, layar itu menangkap lapar. male butuhana, dia lapar. mauas male,haus dan lapar. haleon, musim paceklik, bala kelaparan. haleonon, menderita kelaparan. ditaha haleon, = hona haleon, diserang hina, jelek, keji. lea rohana mida ahu, memandang hina dia padaku. mangaleai, memperlakukan orang dengan rendah, menghina. hona lea, kena hina. lealea, penghinaan. haleaon, kehinaan, kerendahan, kekejian. palealeahon, menghinakan, adalah tepat. leak ma antong, itu adalah tepat, itu adalah sepantasnya, layaklah memang. ndang leak alealem ibana, rupanya ia bukan sahabatmu. leak aha do i? apa itu gerangan? bdk penanda tekanan misalnya adong ma sada halak, adalah seorang. ro ma tuson, datanglah kesini. sai saut ma hatam, jadilah seperti perkataanmu. na ro ma udan, akan datang = nabasembuh kembali. nambura maba, dalam arti sembunyi dia baru kelahiran pohon kayu yang besar, sejenis hariara juga nabar.mabasjatuh mengenai mabeabe, lihat pening, bersusah hati. mabuk dibahen ulaon, pening karena terlampau banyak pekerjaan. mabuk laut, mabuk laut. pamabukhon, memabukkan, memeningkan. sibahen na mabuk, minuman keras. hamabuhon, kemabukan, hal mabuk. parmabuk, pemabuk, perempuan saudara laki-laki isteri seseorang. anak perempuan ipar. juga su-aminya. parmaenon, yang bisa dipanggil 'maen'.magamaha, mulia, besar. magamaga ni sombaon, kebesaran, kemuliaan 'sombaon' juga bdk ago. II. magomago sep = pelan-pelan hilang, menghilang misalnya sejumlah uang kecil. Magopo, percuma, sia-sia, mubazir, sayang. magopona i, sayang langka, jarang dan oleh karenanya mahal. mahal dapot, jarang atau sulit pahan, marmahan, menggembalakan, memelihara ternak. parmahan, gembala. di-parmahani, mengembala, membawa sesuatu dipadang rumput. mamahan, menggembalakan, memelihara, dari terlalu kenyang, kenyang sekali, jemu, muak. ndang marnamahap, tidak jemu akan sesuatu, tak kunjung puas. marmahapmahap, jemu akan sesuatu. manghamahaphon, makan sampai bintang kambing, lihat mahasa, minyak buah kemiri yang dipakai oleh datu untuk kata di muka kata kerja yang tertentu misalnya kata dimuka kata kerja yang tertentu = masi, mengambil marmainan, berzinah, bersundal, melacur. dimainani, dizinahi. parmainan, pelacur. parmainanon, pelacuran, menarik muka marah, tak selera. Majal, = mahap, muak, bosan. tumpul mengenai pisau. majal pandaion, rasa enak, hati, memberikan kepada tamu. melayani, suka memberi. na mala, yang suka memberi, tuan rumah. pitu gaja nilapa, molo soada na mangido, ndang adong na mala, sembelih tujuh gajah, bila tak ada yang minta, tak ada yang mau kasih. pala, hal memberi, pala diri tidak enak, gelisah, risih, lali = uli. simalambut, sesuatu yang manis menyenangkan, benda-benda yang cantik dan dirinya malas, merasa malehat, tongkat gaib malelo, baja. nae buntul malela, hantu begu yang berdiam di gunung = boru na alhot. Mali, I. mali tondi, jiwa atau tondi dalam manusia terkejut. tarmali, terkejut. II. malimali, pohon kecil berbuah merah. III. maliali, bdk muallim. hamalimon, imamat, hal berkenan dengan berpaling, menolak. marmaling sumangot ni ompu, nenek moyang menolak berkat. tarmaling, ditolak. masimalingan, saling sejenis rotan yang besar dan kuat sering dipakai buat rambing, titi gantung. tubutubu mallo, berganti-ganti memperoleh anak yaitu laki-laki, perempuan, laki-laki dsb seperti daun pohon mallo yang daunnya berganti-ganti kiri dan mengenai alat terampil, pintar, pandai. na malo, pandai, cakap. mamalomaaloi, cakap dalam bermacam-macam hal. manghamalohon, dapat memakai sesuatu dengan kecakapan walaupun hanya sedikit. hinamalo, kepandaian, kecakapan. marnamalo, berbeda dalam kepandaian, dalam kecakapan. na jumpang gabe na tinangko, molo so malo, na tinangko gabe jumpang molo malo, yang jumpa jadi yang dicuri, bila tak pandai, yang dicuri jadi yang dijumpa kalau pandai. malomalo, kecakapan, kelicikan dalam melos, marsik, kurus kering karena malu terhadap sesuatu, tidak suka akan sesuatu. marmalumalu, tidak suka akan sesuatu. marhamaluan, malu. pamaluhon, mempermalukan, membuat malu. tarmalu, menjadi malu. masipamaluan, saling melukai perasaan, saling pulih mengenai penyakit. dingin mengenai makanan, minuman dan kemarahan. pamalumhon, menyembuhkan, mendinginkan. sibahen na malum, apa yang menyembuhkan, obat. hamamalum, mem pada kata kerja yang berawal huruf b atau pmama= meme Angkola.mamaklebar, lapang, rata dihamparkan, dikembangkan. mamak rohana, dia mengerti sesuatu dengan sulit, sulit diartikannya. batu mamak, batu yang lebar dan keras. batu mamak na so hagairan, batu yang lebar yang tak tercongkel, artinya orang kuat, yang kemauannya harus tongkat dari pipa bahaya, penyakit yang ditakuti, yang diramalkan oleh dukun mengenai anak yang baru lahir. Datu memakai dua cara 1. panjujuron silimalima, menurut 5 nama waktu siang hari sogot, pangului, hos, guling, bot dan lima waktu malam bodari, sampinodom, tonga, borngin, tahuak manuk, torang ari. 2. panjujuron sipitupitu nama menurut hari-hari yang ketujuh artia, suma, anggara, muda, boraspati, singkora, samisara, hal mana dihitung dengan jari-jari ibu jari jempol berarti untung, jari kelingking cepat meninggal. II. mamis, = ampar, berpencar, terserak, kesasar. mampar roha, berangan-angan, absent-minded, hilang diambil hasilnya, habis panen. mampul eme on, sesudah panenan ini selesai, habis panen kata bue, beranak ternak. pamuean, ternak yang jamuan pidong imbulu man, burung legendaris dalam ceritera. II. awal men pada kata kerja yang berhuruf d,t, hati-hati, awas! menepi, meminggir. hamusuon na marmanamana, perang kelaparan, kecelakaan yang tidak dapat cuma, hanya, tanpa tambahan. indahan manahatang, nasi tanpa lauk pauk. manahatang ahu do, hanya saya, saya huida, saya melihat segalanya itu sama saja, saya tidak lihat adanya perbedaan mengenai kata-kata sihingga tidak dapat apa, entah. manang...manang..., atau...atau, baik....maupun. manang ise, siapa juga, barang siapa. manang aha, apa saja. manang ise pe, siapa saja pun. manang tudia pe, kemana saja pun. manang songon dia pe, betapa juga. manang andigan pe, kapan saja pun. disungkun do ahu manang na olo ahu, ditanya saya apakah saya mau. ndang huboto manang hutanda ibana, saya tidak tahu apakah saya mengenalnya. ndang binoto, manang musu manang dongan, saya tidak tahu apakah ia lawan atau nat, hati-hati, cermat, awas, waspada. manat, hati-hatilah, jaga. manat marpangalaho, berlaku hati-hati. pamanathon, memeriksa sesuatu, meneliti, mengamati, menyelidiki. dipamanatmanat, idem. Mandar, sarung. marulakulak songon suhaton mandar, selalu mengulang, ulangi bagaikan sarong yang bulat, dan oleh karenanya tidak mandi, burung layang-layang yang menurut dongeng adalah pesuruh Batara meng pada kata kerja berawal huruf i,n,r, misalnya mangalehon, manganolnol, dewa yang menggembalakan bulan, adik laki-laki Mula Jadi Na Bolon dan Soripada, yang menyukai segala keburukan, kejahatan juga pohon ganggang, lepas, longgar misalnya dayung. parhata manggang, pembual, seorang yang membuka mulutnya lebar-lebar, bermulut besar, bermegah-megah, yang melebih-lebihkan segala buah manggis. II. bdk pohon, yang ku-litnya dijadikan manis, sejenis ulos tenunan dari kapas. II. bdk selesai, mentah, belum siap, tanggung. mate mangkar, meninggal dunia ditengah kerjanya, belum siap. juga meninggal sebelum anak-anak kawin, meninggal sebelum mempunyai anak-anak. mangkar ulaon, pekerjaan belum selesai, terbengkalai. gadong na mangkarangkar, ubi kayu yang dicabut setengah umur dan digoreng mengenai obat. mangkar mata, mata sayu kurang tidur, tanggung cangkir, piala. mangkuk bosi, mangkok bersumpah. menguatkan sesuatu dengan sumpah. parmanganmangan, pemberian kepada dukun supaya ia memberi ramalan. marmangmang nipi, memintakan mimpi yang sangat berarti untuk sesuatu keputusan misalnya seorang pemudah mencari jodoh ingin lebih dahulu memimpikan sesuatu yang berhubungan dengan menarok ramuan tertentu di juga sumangot, arwah moyang yang naik martabat dan yang dipuja. parsimangotan, tempat keramat dimana diyakini berdiam roh mulia nenek terbuat dari unte dan = sande. Manis, manis. ulu manis, kulit manis. unte manis, jeruk manis. jari manis, jari sebagai lawan dewa-dewa dan hantu-hantu. jolma manisia, umat = loas ma jolo, so ma jolo, biarlah begitu dulu. II. cocok untuk dinikahkan Angkola.manmanI. = manat, perlahan, lambat. II. ummanman dihilala, dia merasa dirinya bertambah pemberian. kenangan yang diperoleh oleh anak perempuan sesudah ayahnya nasa i, amat, sungguh, sangat. mansai bolon, amat besar. mansai mabiar, takut cara, macam, ragam, corak. tolu mansam, tiga caranya, jenis. samansam, satu macam, sejenis. masiboan mansamna, bermacam-macam jenisnya, beraneka ragam. marmansam-mansam, berbagai-bagai, beraneka jenis, ikan cumi-cumi yang kecil lihat agia, bahkan, biarpun, walaupun, hingga. mansot ro di hamatean, bahkan sampai kematian. mansot dua pe, walaupun hanya dua saja. Mantak, bdk antak = sesuatu. ro nasida mantat silehonlehon, mereka datang membawa hadiah. parmahan so mantat batahi, pamuro so mantat sior, gembala tanpa cambuk, penjaga tanpa umban, yaitu kepala raja. nipis do mantat neang, hapal do mantat dokdok, masing-masing menurut padat, beratnya yaitu menurut kemampuannya, masing-masing menurut pegawai pemerintah dari golongan rendah, manukmanuk, gambaran ayam yang dibuat oleh anak-anak. Simanukmanuk, nama gunung di daerah Toba. parmanuhon, kepandaian meramalkan dengan ayam atau isi perut atau biasanya dari letak ayam yang dipotong di bawah ampang. marmanuk di ampang, meramal sesuatu dengan ayam mati yang kakinya digantung. parmanuhan, lokasi menjual ayam di pekan. manuk lahibini, mengenai ayam yang cocok ukurannya untuk dipotong. manuk simaranduhur, ayam yang berwarna seperti anduhur. manuk jarajara, ayam yang belum sampai besarnya, ayam muda. manuk saburbintang, ayam yang bercorak-corak warna putih bulunya. manuk jarumbosi, ayam yang bulunya berwarna hitam dan putih. manuk na marbaju, ayamyang belum bertelur. manukmanuk hatopan, sejenis sumpah, lihat gana. sagondang manuk, pesta gendang menghormati nenek moyang dari empat tidak peduli, tidak ambil pusing. II. manus, terlupakan. manghamanushon, melupakan sulit, mahal, penting, berharga, bernilai. marhamaolhon, diparhamaol, menghargai, dihargai, tinggi, menilai. na pinorhamaol ni roha, kekasih. maolna i, betapa sulit. marnamaol, tidak sama sulitnya. maol bahen, hargailah, buat masa yang akan datang. diboto halak maon, orang akan bdk aos. II. sejenis yang ditakutkan. hata mar, kabar buruk untuk mana orang menjadi bahaya, bencana, malapetaka. soada mara, tidak ada bahaya. marmara, berbahaya, dalam keadaan bahaya, terancam. parmaraan, bahaya, keadaan mudah-mudahan datang tuah, meranti, jenis-jenis maranti piangin, maranti bane, maranti hori. Maras, bdk aras, merasa belaskasihan, kata bilangan And. anak na tolu simardung, anak laki-laki yang tiga itu. na dua simardung, dua mengenai muka. maremare, perhiasan dari daun-daunan bagot yang dipasang pada rumah-rumah dan jalan-jalan waktu suku, klan. dongan samarga, kawan semarga. nasida na samarga, mereka yang semarga. marmargahon, bermarga A. marmargamarga, yang berlainan marga, dari berbagai-bagai marga, beraneka datang kesini!mariammeriam. bodil mariam, maringgo, sejenis berkurang mengenai sejenis tanaman merambat. tambar simarsihala, ba, anggiat tarhilala, ungkapan sewaktu memberikan membahas silsilah marga-marga Batakmartoluhau simartolu, kayu yang yang sangat omas, emas, mas tempaan yang dipasang pada telinga. parmasan, karung anyaman untuk menimpan padi berisi 12 solup. juga dipakai sebagai berlaku, terjadi, biasa dipakai, mode, berjangkit mengenai penyakit menular. na masa, itu terjadi, mode, faktual. begu masa, sahit masa, epidemi, penyakit menular. di masa ini, waktu ini atau itu terjadi, di musim, di periode. masa onan, = basa onan. hamamasa, hal terjadinya kejadian, peristiwa kejadian. pamasahon, menjadikan sesuatu, mewujudkan, melangsungkan, membuat jadi mode, mengadakan, matang mengenai nasi dan buah-buahan, kering betul mengenai kayu. mambahen masak, memasak, membuat ranum. satonga masak, setengah masak. marmasakhon diparmasak, menyiapkan kebutuhan makanan. parmasak, aneka ragam bumbu. dipamasak ma tahina, dibuatnyalah perjanjian. pamasakhon, mengeringkan. ulok masakmasak, sejenis ular. hatoban masak, hamba yang tidak dapat lagi menebus awalan kata pada kata benda yang bermakna mengambil. masitimbaho, pergi membeli tembakau. masihau, pergi mengambil kayu. pasitimbaho, uang untuk membeli tembakau. II. masi-an, awalan masi dengan akhiran an pada kata kerja, kata benda dan kata sifat menghasilkan perbuatan saling, berbalasan. masihosoman, saling membenci. masitabian, saling memberi salam. III. masi, awalan pada kata kerja dengan tamahan be pada objek penderitaan menghasilkan makna masing-masing. masiboan barang na be, masing-masing membawa bebannya sendiri. masipasangap amana be, masing-masing memuliakan, menghormati masiu, mesiu, masuk tu jabu, masuk ke dalam rumah. ndang masuk, tidak masuk, itu tidak termasuk di dalamnya, itu tidak dapat diterima. masuk singkola, diterima masuk sekolah. hamasuhan, tempat jalan masuk, dapat dimasuki. pamasukhon, memasukkan, membawa ke dalam. masuk tardidi, dipermandikan, dibabtiskan. masuk silom, menjadi Islam. dimasuhi, dimasuki. masuk, hal perbuatan masuk, sial, celaka, tongatonga ni maujana, dihadapan hadirin And.maungaungdari aung, memanggil. maungmaung, memanggil-manggil, berpaling meammeam, main-main. marmeammeam, bermain-main. parmeaman, tempat buah rangkai pohon palem dan pisang, keriting mengenai rambut. meang muli = meang mauli, rambut keriting. II. marmeang muli, tidak ada hambatan pergi kesana kesini, masuk keluar. laku mengenai wanita karena orang suka mengawini wanita berambut keriting. marmeang bahir, memihak, memandang bulu. III. sejenis pohon yang menghasilkan ramuan kayu yang patah, rapuh mengenai padi yang kering dan sewaktu menumbuk pecah. megas na pir, mitak na momo, mengenai seseorang yang mengorbankan semua harta miliknya untuk dapat membalas dendam bungkuk atau bdk ehet. II. marmehetmehet, mengembik mengenai biri-biri atau uang ringgit meja, uang yang harus dibayar di kantor kalau mau mengajukan marmelammelam, bercahaya kemerah-merahan misalnya air sewaktu senja. sisaelam, luarbiasa bagusnya. II. marmelammelam, masuk dan keluar dari satu tempat tidak bertenaga mengenai tangan dan kurang berdaya mengenai rasa hati misalnya karena malos, menjadi dan langsung masukkan ke mulut, mamah, makanan yang dimamah, makanan. manaruhon meme, membawa makanan mengenai burung. marmeme dimeme, mengunyah untuk anak kecil dan memberikan kepadanya. pangemehon, membawa anak kepada ibunya agar diberikan makan yang dikunyah. marmemehon, mengajarkan. meme tu anakna do parange ni inana, anak laki-laki menurut ibunya, tersadur pada anaklah perangai ibunya. paulak meme, membalas budi terhadap bintang ikan, yang dapat dilihat dalam bulan diam, tenang, tenteram, damai. pamenakhon, mendamaikan, Angkola.menengbahaya yang berbunyi dalam tidak sadar akan diri = mago beom terbuka mengenai mata. pameong, memuka mata. sitingko meong, piring kayu yang terletak di atas tiang pintu sopo. II. marmeongmeong, mengeong mengenai kucing, raungan mepal, lihat ikan laut dan likat. merdep matangku, tertutup mengenai mata, burung yang segar, sejuk, senang. pamermer aruaru, membasahi secara perlahan-lahan, menghilang, lenyap secara mengenai erun bintang domba jantan, muncul dalam bulan sipahasada. parmesa nama-nama 12 bintang yang berasal dari Sanskerta dipakai sebagai takhyul. mesa, marsoba, nituna, harahata, singa, hania, tola, martiha, dano, marhara, marhumba, melos. Malos = jadi memitar, membidik. mametari, dibidik orang kepada seseorang, tidak terpakai lagi mengenai tali dan pakaian, lihat metmet rohana, ia menghina, kecil hatinya. marsimetmeti, tidak sama kecilnya, berbeda kecil. hametmetonna, muda, masa kecil, kerendahan. pametmethon, mengecilkan, memperkecil. metmetna i, betapa kecil, kecil bangat, kecil gemuk. miak tano, minyak tanah. miak ni tano, kekuatan, suburnya tanah. miak manis, minyak kelapa. miak babi, minyak, lemak babi. marmiak, berminyak. mamiahi, so hamiangmiangan, lihat berdenyut mengenai bisul, mamigor = segera, terus, bdk munafik. marmihimmihim, berlaku curang, berbuat pura-pura, berbuat secara sepotong daging yang bagus sekali. II. berkecambah mengenai padi yang kata pengganti penghubung. halak na hutanda, orang yang saya kenal. nasa na adong, semua yang ada, segala sesuatu. na parjolo, yang pertama. na uli, yang bagus, yang elok. na so uhum, hal yang tidak adil, yang tak menurut hukum. dipaboa nasida, na so jadi hami ro, diberitahukan mereka, bahwa kami tidak jadi datang. na olo do ahu, saya mau. II. di muka kata yang menunjukkan waktu masa lampau na bodari, tadi malam, semalam. na taon i, tahun yang lewat, tahun yang lampau. na taon sada, tahun sebelum tahun yang lewat, dua tahun yang lewat. na masa onan, pekan yang terakhir, yang lampau. nantoari, kemarin. na sogotan, tadi pagi, juga na sogot narian. III. akhiran kata pengganti kepunyaan orang ke tiga tunggal. IV. na, ambillah ini diberikan sesuatu kepada orang.na bodaritadi malam,bdk mencukur. manganabung, mencukur, menggundul. raut parnabung, pisau cukur. tajom pe raut parnabung, tajoman do butuha na male, betapapun tajamnya pisau cukur, lebih tajam lagi perut yang indang, dari ina ni, ibu si. kata ini ditempatkan di muka nama anak tertua untuk menyebut nama ibu sama dengan ama. nae Togar, ibu si Togar. sebagai pengganti nae nan dan mendaki, memanjat. manaek, naik. boru manaek = boru maiturun. naek sorga, bertambah meningkat mengenai kekayaan dan hormat, bertambah pangkat. lam tu naekna, menambah terus-menerus, semakin bertambah, semakin meningkat. panaekhon, menaiki = dipanaek. hanaehan, tempat naik, tempat yang didaki. sideang hanaehan, tangga. patimbo hanaehan, pabagas hadabuan, meninggikan kenaikan, memperdalam kejatuhan. kesombongan. naeknaek, lutut kaki belakang ternak sebagai tangga anak-anak untuk menunggang naing, akan, mau, hendak, ingin, berniat. naeng ro udan, akan datang hujan. naeng tudia ho, engkau mau kemana? hendak kemana kau?. naeng neang, perempuan mau ringan, mau bersalin. naeng tangis, mau menangis. naengnaeng, mau, sedang, ingan yang legendaris. naga padoha, ular yang menghancurkan bumi setelah baru saja dijadikan dan kemudian dibelenggu di bawah bumi dan sekarang menimbulkan gempa. Boru Saniang Naga = dewi air begu legendaris. sisik nagaon, mempunyai penyakit tertentu pada mana kulit menjadi = nagari. II. sinagori, jari nahit sahitna, penyakitnya bertambah parah, akut penyakitnya kambuh. manganahiti, menyalakan, menjangkit. panahit, menjangkit, menyalakan. sinahiton, = hau And.nahoda= = nae. II. dihubungkan = nari misalnya sadanai, satu lagi. piga nai? berapa lagi?.naing= onbdk ingan marnalanala, bernyala-nyala mengenai api, api yang jelas, dapat senang dengan nasibnya, penuh kepercayaan yang kuat, yakin sekali, pasrah, tawakal. nalom ni roha, kepercayaan yang kuat, tabah, pasrah. marhanalomhon, = diparhanalom, harap akan, merasa senang dengan sesuatu. mananalom, mengingini sesuatu. mananalom tu indahan, hidup hanya dari nasi, sudah puas hanya dapat nasi. mananalom tu Debata, hidup hanya atas karunia Tuhan, pasrah pada Allah, berharap kepada masih, hanya, sa-ja, cuma, semata. ise nama ta-ding, siapa yang lagi tinggal? siapa cuma yang tinggal?. tolu nama, hanya tiga lagi. tudia nama ahu, kemana gerangan saya pergi? kemana aku lagi? Namadu, lihat lamadu ina ni boru, saudara perempuan ayah. anak ni namboru, kekasih. Demikian dikatakan isteri terhadap suaminya atau seorang gadis kepada seorang pemuda, yang boleh diambilnya dan yang air yang melekat pada rerumputan di pa-gi hari. hona nambur, berembun, kena na imbaru, belum lama, belum begitu lama, barusan, baru kata milik orang pertama, jamak, bila yang disapa itu tidak termasuk di dalamnya, merasai, mencicipi dengan punya, pemilik. bdk = asal, namun, bila hanya, asalkan, tetapi. II. = gok, cukup, nae I, marnana, memanah, mengunyah, menggigit. mangananam, mengunyah sesuatu, makan sesuatu. parnanam, gigi, menanya sesuatu yang sudah lampau, bdk pun, juga, lagi pula, jikalau, bahkan, biarpun walaupun. nang pe, idem. nang pe hujou ho, ndang ro ho, walaupun saya memanggilmu, engkau toh tidak datang. nang... nang, baik.... maupun. nang hangoluan, nang hamatean, baik hidup maupun mati. II. panangnang, banyak cape, merdu, perlahan, lambat. nangetnanget, perlahan-lahan, besar, pemukul besar. batu nanggar jati, batu ajaib yang legendaris, dari situ orang dapat menaik ke benua berkepanjangan, keadaan kering terus kering mengenai juga, bahkan, walaupun hanya malahan. nanggo sada ndang adong, satupun tidak ada. lehon ma tu ahu nanggo dua kibung, berikanlah walaupun hanya dua saja dalam buah pinasa. juga pinangka, di Angkola pinasa. batu nangka = batu sendirian, mengenai seseorang, yang tidak dipeduli oleh siapapun, yang tidak diindahkan, bdk sumpitan. parnangkatan, tempat tas barusan. bdk angkin. nangkiningan, kecerdikan. ma-sitaon nangkirna, saling melawan dengan menaiki, menanjak. manganangkohi, menaiki, mendaki sesuatu. panangkokhon, membawa ke atas, sesuatu yang mudah dikerjakan, dipersulit lagi. nangkohan, lereng, tampat yang curam, kuat, berguna, bermanfaat, penyengat nangkin, tadi, barusan bdk na tu on, mari kesini, berikan nantuari sada kemarin, bdk ina tulang. isteri tanaman yang kalau dipegang menimbulkan rasa dalihan na tolu, tiga tungku dalam bahasa kandang, kotoran ternak. manganapai, memupuk dape, dope, parmidaan, penglihatan yang kabur, melihat mengenai tanah. = na hapuran, apa yang dicampur dengan kapur, sirih, daun dirih. marnapuran, makan sirih. napuran tanotano na sinuan di onan, manumpak Debata dipaganda parbinotoan. napuran huta napuran si Poholon, na hurang rupa sipaotootoon, sirih pekarangan ditanam di pekan, dengan ridho Allah bertambah pengetahuan. sirih tanah ada di Sipoholon, yang kurang pandai, biasa jadi objek datanglah kesini, seruan kepada anak-anak. nare huabing, mari ke kata, lagi, juga nai. sadanari sadanai, satu lagi. piganari, berapa lagi. sahalinari, sekali lagi. duahalaknari, dua orang lagi. satongkinnari, sebentar lagi. duapulu ringgitnari, duapuluh ringgit daya, barat daya penjuru angin.narokoapi naroko, api seluruh, semua, segala. nasa na, semuanya yang , segala sesuatu yang. nasa na manggulmit, semuanya yang bergerak, hidup. nasa ragam ni hau, semua jenis pohon kayu. II. na sa, sebesar. na sahorbo, sebesar kerbau. na sa on na sa i, sebesar ini, segini, segitu. na sai laon, beberapa waktu yang lama, dahulu. nasanasa on, sebesar ini, segini-gini ini, sebegini indahan, nasi And. marbunga nasi = na duma, makmur, pengganti orang ketiga jamak mereka. sebagai kata halus, juga dipakai untuk kata pengganti orang ketiga tunggal. juga sebagai akhiran kata milik orang ketiga manat, hati-hati, kali, sekali ini biarlah begitu. nata pe, idem juga umum, nyata sudah lama diketahui. so nata, tidak nampak jelas, dapat dilihat dengan barani. ise ma natarhona mandok soara di adopan ni raja sangap, siapa yang sok berani bersuara dihadapan raja itu? ise ma natarhona mandagar harugian na sai godang, siapa yang sok jago membayar kerugian sebesar itu?naungdari na dung sudah, yang telah, sesudah berlangsung. naung sidung, yang telah siap dibuat. raja naung pinabangkit, raja yang sudah diangkat, yang telah jinaloapa yang sudah inda, I. kan, bukankah, bukan, dalam pertanyaan yang mengharapkan jawaban positip. nda ho do na hugonghon i, bukankah engkau yang saya undang? nda i? bukan? bukankah begitu? II. kecuali bila, selain, jika tidak. ndang adong haposanku nda holan raja, saya tidak punyai perlindungan selain raja. ise na begu nda ulubalang i, siapa yang berani perkasa, kalau tidak pahlawan itu?ndada= indada, tidak, indang indang, on= hampir, kira-kira. matemate ne, hampir-hampir mati. sahat ne, hampir sampai. II. cepat! lekas! laho ma ne, pergilah cepat, cepat!nean= gampang dibawa, mudah. roha na neang, kesemberonoan, memandang enteng, bersikap pandang enteng. neang roha, menganggap enteng. paneanghon, meringankan, membuat enteng. marsineang di, berlaku semberono dengan. martahi neang, mau bersalin, hampir tiba saatnya untuk melahirkan. Nehet, marnehetnehet, menyala, terbakar perlahan-lahan tanpa menyala. juga mengenai pertempuran dan dendam perlahan tapi pasti marah terhadap sabar. sinemnem urukuruk, lembut, halus, dikatakan mengenai orang yang mengetahui memilih kata-katanya sehingga merupakan tulang daun lidi yang semakin bertambah tongtong. udan nene, hujan perlahan-lahan tetapi terus-menerus dan oleh karenanya menembus. panenehon, mengerjakan sesuatu tanpa berhenti, lelap. tarnenep, = tarlalap, tertidur, = jugul. dinengnengi, berulang-ulang meminta, ningan, lihat ingan pekak. diparnengelnengeli, berbuat seolah-olah tuli, pura-pura tuli. di-panengelnengel, menyebut orang tuli, menanyakannya apa ia membinasakan, merusakkan, menghancur leburkan sampai habis. mangunepnep, putus harapan, tidak ada lagi yang dapat pening, pusing. menepe, semuanya kelihatan campur mengenai um-bi-umbian dan buah-buahan la-wan menyalak, menggonggong, meraung mengenai dingin pada gigi misalnya sewaktu menggigit tertawa keras tetapi tidak jelas, tak jelas cukup, terbengkalai, tidak sampai, tanggung, gantung. rusuk na ngal, rusuk-rusuk yang pendek. dolok na ngal, bukit. ulaon na ngal, pekerjaan yang tidak siap, terbengkalai. ngal hosa, sulit bernafas, tersengal nafas. hangalan, keadaan sesuatu yang kurang. kekurangan, cacad, ketiadaan. padaohon hangalan, mempersembahkan kurban untuk seorang pemuda/pemudi, yang tidak berhasil mencari teman hidupnya, membuat sesajen membuang sial agar cepat ngali ni ari, hal dingin, sejuk, kedinginan. ari ngali, musim dingin. ngalian, digigit, mudah dikunyah. Ngalu, marngalu, memamah biak. dingalungalui, memamah biak sekali, lelah sekali, payah dikerjakan. ha-ngaluton, kesakitan, penderitaan, jerih payah, mengunyah, menggigit bdk terbuka lebar-lebar misalnya kuburan yang kosong, tidak berisi mengenai padi. panganganghon, membuka lebar-lebar misalnya sendu, merasa beku, letih mengenai tangan dan kena gigi misalnya sewaktu makan menggerogoti mengenai sesuatu yang belum roboh, jatuh sambil mengaum mengenai lekuk. marngengeatan, pegal-pegal mengenai anggota gerak salah ruam cacar. marngenge, berpenyakit cacar. ngenge basa, cacar angin, cacar air. ngenge bajaure, penyakit campak. ngenge godang, poken. ngenge sigundal, cacar besar dan banyak sekali. ngenge tahutahu, berdengung mengenai insek, berdesingan mengenai gemuruh dalam mengeong mengenai kucing. parngeong, hal mengeong, cara mengeong mengenai bunyi mengenai desingan peluru. patungeos, perlahan-lahan, hati-hati. ngernger adong pinaimana, hatop adong pinareakna, lambat ada yang mau ditunggu, cepat ada yang mau dikejar, kedua-duanya ada kegunaan. pangerngerhon, memperlambat mengenai berdesar, mendesit. Ngiak, marngiakngiak, memeking, berkaing-kaing, bunyi yang dibuat babi. menangis me-ngenai bernyala-nyala, membakar dengan sangat. ngiar ari, matahari membakar, terik. marngiarngiar mohopna, panas menyala. pangiar soara, menyaringkan menampakkan gigi kalau makan sesuatu yang asam. ngilu ipon mangangkupi ho, tidak enak bergaul dengan kaku mengenai sendi-sendi. marngilutan dagingna, seluruh badannya kaku, linu. hangiluton, kekakuan, ngingi ni hudali, gigi cangkol Batak dari besi, gigi garut. ngingi ni pen, pen waja, mata berbunyi dalam telinga, bunyi berdesing dalam berdesar mengenai benda-benda yang mengaduh, mengerang karena mengenai pohon kayu. ngirngiran, ngitngiton, dimakan bersiul-siul dengan menangis terngiang-ngiang mengenai menangis mengenai gendang yang retak. mengucapkan omong kosong, menjadi tidak sadar, menjadi pingsan, pingsan karena na ngoli, kain sutera dari Aceh.ngolngolberlangsung lama, berlama-lama, berkepanjangan. na nia ngolngolna, agak panjang, lumayan panjang. parngolngol, berjalan-jalan kemana-mana dengan perasaan ragu-ragu. ngolngolan, terpaksa menunggu lama, bosan dan marah karena itu, menunggu kehidupan, kekuatan hidup, hayat. ndang adong ngolu ni baoa, laki-laki itu adalah impoten, lemah syawat. parngolu, yang memberi hidup, hidup. mangolu, hidup. nasa na mangolu, segala sesuatu yang hidup. andorang tagan di ngoluna, di masa hayatnya, sewaktu dia hidup. pangoluhon, menghidupkan, membiarkan hidup, memelihara. sipangolu, yang mengidupkan. hangoluan, kehidupan, nafkah, makanan. juga dalam arti kiasan kehamilan. adong do hangoluanna, dia hamil. marhangoluan, hamil. hangoluan, hidup ini. manghangoluhon, memakai sesuatu sebagai mata pencaharian, memakai sesuatu dengan itikad kebaikan, sonson, dekat di hadapan seseorang, ada di depan mata. pangomngom, tidak berbuat apa-apa, tidak bergerak, berhenti. nunga ngongong, ia sudah mati. marngongngong, berdengung mengenai bunyi serangga yang terbang dan banyak berdesing mengenai kertak su-ara diam-diam dan perlahan-lahan tetapi terus berjalan, tidak padam misalnya kayuyang terbakar selalu. tidak senang, bersungut-sungut karena penderitaan yang tidak berat. ngorgor do mohopna, mengenai seorang pasien panas badan sudah stabil. ngorgor roha, sering resah, selalu murung, merasa mengaum, mengenai binatang-binatang menindih. patungosngos, menggigit geraham karena mau mati atau karena sakit sekali, menderita, terus menerus sakit mengenai luka kecil tetapi pedih. landit porhot gota ni simargalagala, hansit ngotngot, naung adong jumadinguenguemarnguengue, menguak kerbau. ia marsadasada horbo, nguengue, ia dung ro donganna, diuge, kalau hanya seekor kerbau maka ia menguak, bila datang kawannya, maka ia kata ini si ibu membantu anaknya membuang air besar. nguknguk, marnguknguk, membuang air besar yang sulit mengenai melalui harmonis, tidak serasi bunyinya, juga tentang kata-kata yang tidak sesuai pada membisu, bungkem. mangungu, berbisu, dalam keadaan bunyi gemertap mengenai hujan yang menderam mengenai nyaring, membikin ribut. Ngusngus, mangusngus, makan buah dari menunjukkan adanya kaitan dengan genitif. sebagai kata benda atau kata pengganti yang berbentuk pasip oleh, dari misalnya. na nilehon ni raja i, yang diberikan oleh raja itu. di jolo ni, di muka. di atas ni, di atas. angkup ni i, lagi pula, apa lagi. di balik ni, di baliknya, lagi pula, apalagi. II. prefiks atau infiks, yaitu awalan gabungan dari na + di, yang di. nilehon, diberikan. binoan, dibawa, yang dibawa. III. kata penunjuk tempat dengan mulut dan bibir ke muka ni on, yang nia, na ia, agak banyak, lumayan banyak. na nia toropna, lumayan banyak orangnya. na nia lehetna, bagus betul, baik. na nia lelengna, agak lama, lumayan kiranya, agaknya, sebaiknya sering ka-ta lawan alai, = tetapi. sintong do nian hatam, alai ... yang kaukatakan itu sebenarnya benar, tetapi..... on do nian lapatanna, ini arti sebenarnya. i ma nian, harusnya kurus. marniang inana dionsopi anakna, ibunya menjadi kurus kalau anak-anaknya menetek, induknya harus dihisapi anaknya. manganiangi, nampaknya kurus karena susah pikirannya.nidamarnida, lihat pemberitahuan, pemberitaan, pengumuman. soadanihonihotanpa pemberitaan sebelumnya. panihohon, mengingatkan seseorang mengenai sesuatu, bercahaya, berkilat-kilat, bersinar-sinar, berkilau-kilauan. alamat parniloniloan, tempat yang sering dikunjungi orang And.nimburmarnimburnimbur, memperoleh kulit angsa karena bdk kata dalam bentuk ini tidak dipakai lagi. ningku, kataku. ninmu, katakanlah, katamu. ninna, katanya. ninta, kata kita. ninna hai, kata kami. ninna hamu, kata kamu. ninna nasida, kata mereka. ninta ma jolo, kita katakan dulu, mari kita mengatakan. ningon, begitu harus dikatakan. ninna roha, dipikir orang, orang sangka begitu, maksud hati. ninna rohangku dibagasan, saya pikir, saya sangka dalam hati, maksud hatiku. ninna halak, begitu kata orang , dibilang tadi terjadi, lihat ingan luku. marninggala, membajak. ndang tarpaninggalahon bara, tarpoulos sangkotan, tidak bisa membajak kalau kosong kandang, tidak bisa berpakaian dari gantungan kain yang kosong, artinya tidak bisa bermegah-megah atas kekayaan yang tongkol kayu dalam mana gigi dan tangkai hudali kayu yang kuat yang menopang bubungan. pinoringgor, dihiasi dengan ningon ingkon, harus. II. lihat lihat cucu seorang anak bdk halus. marnipis, bertammbah tipis, menipis. hanipisan, kaki yang berluka karena banyak berjalan. panipishon, tuak Angkola.nitakbdk tanda heran oh! juga di muka ale. o = marngoangoa, menangis mengenai anak muntah. mangoakhon na pinangan, dibengkokkan mengenai galah yang = mamboan Angkola.obangpenyakit buah pinggang, penyakit ginjal, batu buah pinggang = sahit raja. obangon, berpenyakit buah pinggang, bepenyakit penangkal terhadap obat-obatan atau aji, obat penawar. pangobohi, penangkal. mangobohi, memberikan obat rambut kepala. obuhon, berambut. parindahanan na obuhon, arti sembunyi untuk peracun, orang yang suka menyimpan, disimpan baik-baik. pangodali, baju bagian halus emas yang ditempel di tepi gigi kecil yang kedua sisi ditutup dengan kulit. mangodapi, memukul dengan ke-ras seperti pada gendang menuntut hak. pangodoan, suatu jumlah uang, yang harus dibayar, agar orang lain tidak bisa membeli barang itu, uang menekan supaya keluar misalnya buang air besar, seorang bayi yang keluar dari rahim ibunya. mangodonhon, menekan sesuatu dengan keras dari atas ke bawah. taliodonodon, tali yang menahan muatan yang dibawa menurun gunung. Tali ini diikat di belakang supaya muatan itu jangan terlalu kuat menarik ke tinggal, bersisa. ndang modong, tidak bersisa. paodong, biarkan. paodonghon, dibiarkan sebagaimana keadaannya, menjaga, memelihara. raja odong, = disewakan, dalam keadaan berbaris, beriring, berjalan yang satu di belakang yang lain bdk menekan dengan tangan atau tanda bersusah hati dan keheran-heranan oh! aduh!ogamangogai, mengancam seseorang, menantang, membentak-bentak. ogaoga, ancaman, bentakan. ogaoga, mengancam, megap, lemas, ma-ti lemas di air. mogap roha, bingung. mangogapi, membingungkan seseorang dengan banyak kata, membentak, payah maju di jalan menggosok, menggesek. tarogos, tergesek, melukai diri dengan menggeser, kena gesek gung, gung terdiri dari oloan, panonggahi, doal, panggora. ogungogung, gong kayu untuk anak-anak. mangogungi, memukul gong untuk menghormati orang mati atau tamu. dao sitopa ogung, daoan ma ho, jauh-jauh penempa gong, lebih jauh lagi panas, hangat, kepanasan. ndang tartaon ohopna, mohopna, tidak tertahan panasnya. diohopi api, dipanasi manghuling, perlahan dan sulit berbicara mengenai orang yang tidak tahu memulai oh!oingoingmoingoing, menceriterakan sesuatu dengan jalan menyanyi misalnya turiturian cerita, dongeng seperti yang dilakukan oleh datu, sudah mendapat tempat pasti, berkediaman, berdiri atas. mangojakhon, mendirikan misalnya sebuah desa, harajaon. ojakhon, stop, belalah dirim, patokkan. paojakhon, mendirikan, menguatkan, menetapkan, membuat fundamen, menempatkan ojahan, fundamen, tanah kuat, alas, fundasi, alas, basis, dasar. haojahan, habis tenaga karena tiba-tiba berhenti, mandek. mojotmojot, tersangkut, tidak dapat diteruskan, tersendat-sendat. paojothon, menghentikan. mangojot, menghambat, ojung, solu besar, kapal untuk ditelan misalnya tepung. ok do rohangku, agak sulit untuk saya. ohan, tidak bisa ditelan karena makanan tidak lincin. juga tong yang sulit diisi karena ada angin di ola ni na mate, daging yang diberikan sewaktu penguburan orang mati. marolahon diparola, sulit menarik memisahkan, mengecualikan, melepaskan. si anu niolang, kecuali si anu. olangolang, penceraian, ruangan yang ternak yang mati misalnya karena sakit, bukan karena dipotong. juhut olas, daging ternak yang mati. mate molas, mati dalam rahim ibunya mengenai manusia dan watas, batas, garis pisah. olatolat, tanda, batas, garis pisah. olat ni, kata depan mula dari, sejak, hingga di. olat ni on, mulai dari sini, sampai disini. olat ni on tu ginjang, tu joloan on, mulai dari sekarang, hingga nanti. olat ni ari adui, sampai hari itu. olat ni palak ni patna ro di pakpak uluna, dari telapak kaki sampai ubun-ubun. II. Mangolati, menghalangi, menahan. mangolat pinahan, menggembalakan ternak, menggiring ternak, mengusir ternak. pangolat, nama garis kecil pada Aksara Batak yang menandakan hilangnya bunyi `a` pada huruf mati = panongon.olemoleole, = meoleol, tidak tentu, tidak tetap, selalu berubah-ubah. simoleole, plinplan, orang yang gampang berubah, yang berpendirian ti-dak pendek napas, sulit bernapas, mengenai seorang yang mau molhangolhang, membatuk kawin mengenai laki-laki. menikahi perempuan. pangoli, mas kawin, pengantin laki-laki. pangolihon, mengawinkan putra. na nioli, isteri, bini, yang dinikahi. na huoli, isteriku, holip. marolipolip, bersetubuh, menyetubuhi, menurut, dengan kata ini dinyatakan ya. olo ma tutu, ya benar, benarlah itu. mangoloi, menuruti, mentaati, menyetujui. diparolooloi, di turutnya. pangoloion, hal menurut, mentaati, ketaatan, persetujuan. mangolohon, meng-hendaki sesuatu, menyetujui. parhata oloan, orang yang harus ditaati, pembicara panutan. masipaolooloan, saling menurut, saling mentaati, saling memahami. ogung oloan, gong besar dalam orkes Batak, gong sejenis lalat. olol maranak naning, lalat beranakkan penyengat, artinya orang yang kecil beroleh anak laki-laki yang besar. II. maruolol, bunyi pekak mengenai memegang, memendam dalam bodoh, tidak pandai, tidak tempik sorak, aplus. soara olopolop, seruan gembira, ucapan tanda menyetujui. mangan indahan olopolop, mengadakan makanan pesta misalnya pada kelahiran anak laki-laki. mangolophon, menyoraki seseorang, menyetujui. II. olopolop ni suhut, = jambar, bagian yang diterima kaum kerabat yang terdekat, anak perempuan yang terdekat sewaktu pernikahannya. indahan olopolop, makanan yang diterima oleh laki-laki sekampung pada hari lahirnya seorang mengantuk mengenai orang yang mau tidur. mati molsap, mati moltikoltik, mempunyai hanya sedikit saja lagi kehidupan, dalam keadaan sekarat. Olting, saolting, empuk, enak rasanya buah-buahan, ubi.omasejenis rumput yang cocok makanan kuda. simaromaoma, sejenis rumput yang rupanya seperti oma, tetapi kurang melarang, mendiamkan, berputar-putar mengenai mata, mata meliar. mata mangomar, mata yang mengancam. diomarhon matana, diputar-putarkannya matanya, di-sorotkan matanya = mangomat, menutup. simbora pangomat, sejenis ajimat yang dapat menghindarkan agar senapang musuh tidak mengenai, ajimat beristirahat, berhenti. ndang marnaomba alogo, angin tidak berhenti, tidak henti-hentinya angin. paomba, beristirahat, berhenti. II. ombaomba, pantat kurang halus, kata yang lebih halus ombak, mencangkul yang bergigi tiga. mangombak, waktu singkat mengenai pekerjaan selama dapat dikerjakan sekali jalan tanpa berhenti, jadi beberapa menit. sangombas, sesaat, seketika, sekejap, sekali. tolu ngombas, tiga kali. marngombasngombas, pada waktu tertentu, tidak selalu terus, berwaktu-waktu, yang dalam dan luas, tanah lumpur yang dalam dan melindungi, menutup dengan melindunginya. baju ombilan, = baju bunian, sejenis rompi pakaian arbis, menyinggung yang hidup dalam meneruskan, berulang-ulang panjang dan keriting, awan, mega. mombun, mengembun, menjadi dingin, mendingini mengenai makanan. tembakau yang tadinya rapuh dan karena air menjadi lembab. mangombuni rimas, mengurangi kemarahan, mendinginkan kebringasan. paombun rimas, idem. ombunombun, masuk angin, pilek. ombunombunon, kena pilek, selesma, diserang ke tanaman di atas air, dipakai sebagai sayur, tumbuhan air yang bisa disayur. ombur aek, sejenis rumput. omburombur, rawa-rawa, tanah gambut, tanah lumpur yang ngembut-ngembut. Ombus, hembus, tiup. mangombus, meniup, menghembus. ombusombus, pipa yang dipakai untuk mengembus. pangombusan, tempat mengembus, meniup, nama daerah di Uluan Toba.ombutmangombutombut, berdenyut-denyut mengenai pergelangan. mangombuti, berdenyut-denyut. ombutombut, ubun-ubun, berlaba, beruntung, mendapat keuntungan. mangomo tu galung ni deba, mencari rejeki di ladang orang lain, yaitu miskin sekali. pangomoan, usaha yang membuat orang memperoleh nafkah hidup, keuntungan, perempuan pada pesta menggendong di punggung. parompaompa, yang satu di punggung yang lain. mangompa, menggendong anak di ompakompak, serpih kayu, ampas pancing. mangompani, memikat dengan mengempapkan, memanaskan sesuatu di atas nasi dalam periuk yang sebenarnya tidak cocok misalnya sayur atau telur. kemudian pada hutang memperbesar bdk tompas, terhempas, roboh, ambruk. marompas, roboh, terban, bolbol, ambruk. marompasan, rebah dalam jumlah besar, atau sering terban, pada ambruk. mangopas, mencampakkan. mangompas dirina, mencampakkan dirinya, menghempaskan dirinya dalam arti moril. mangompashon tu tano, menghempaskan ke tanah. II. mompasompas, tercampak-campak, terhempas-hempas, berkeliling tanpa tujuan, berkeliaran tidak sejenis eme. siompin tali, sejenis memasuki rumah secara resmi, dalam mana kawan-kawan sekampung mendapat hadiah sewaktu membangun rumah itu. mompo, memestakan memasuki tempat padi yang dibuat dari jerami, bakul besar yang dianyam dari jerami dan dipakai sebagai tempat padi di sopo. omponompon, bulir padi yang bagus yang disimpan sebagai simbol keberuntungan atau rejeki. II. bagot siompon, sejenis bagot, yang besar tetapi tidak memukul dengan gada. mopongmopong, gada yang berat. ompong hatana, kata-katanya menyakiti karena dikeluarkan terlampau cepat dan tanpa menjemput orang, mengambil untuk laki-laki dan perempuan. ompu ruhut, nenek laki-laki dari pihak ayah, juga abangnya. ompu bao, nenek laki-laki dan perempuan dari pihak ibu, juga saudara laki-laki dan saudara perempuan mereka. ompung, panggilan nenek. ompu doli, nenek laki-laki. ompu boru, nenek perempuan. ompu parsadaan, nenek moyang, leluhur. daompung, nenek laki-laki saya. mangompungi, memuja orang sebagai nenek ayah, nenek moyang. ompu, juga nampuna, pemilik. ompuompu, sejenis tanaman berbunga putih. ompuompu ni hunik do ahu na tinuhor sian onan, ompu ni na lungun do ahu na soada tudosan, akulah kerempeng kunyit yang dibeli di pekan, pusat kesedihan yang tak ada menaruh dendam, petunjuk ini. porlak on, kebun ini. halak on, orang ini. ahu on, saya ini. hami on, kami ini. sadari on, sehari ini. on do dohononku, ini yang saya mau katakan. on do alana, ini alasannya, ini sebabnya. di on dison, disini. tu on, = tuson, kesini. sian on, dari sini. angka on, mereka ini, inilah semuanya, para ini. siboanon on, yang mau dibawa ini. ala ni on, karena ini. angkup ni on, apalagi, selama ini, disamping itu. on pe, walaupun demikian, maka, dari sebab itu, jadi, pemaka, oleh sebab itu. bdk pe I. Onsit, = jora. mangonsit, melarang, menghukum seseorang agar memperbaiki dirinya, menegur supayah mengubah pasar, tempat pekan. maronan, pergi ke pekan, berpekan, berbelanja di pasar. paronan, orang yang pergi ke pekan, orang berbelanja. masa basa onan, hari pekan berikutnya, pekan berikut. mata ni onan, saat yang paling ramai di pekan. maronanonan roha, pikiran menjadi kacau karena ramainya pekan, sampai tidak tahu lagi, diingat apa yang mau diambilnya disana, menari mengelilingi seorang yang mati sambil menakut-manuti, menggertak, mengancam seseorang dengan kata-kata atau pukulan. ondamondam, ancaman. mangondamondamhon tu, mengancam orang dengan sesuatu, sesuatu dipakai sebagai alat kayu busuk yang mengeluarkan terang di waktu pesta orang mati disertai gendang, tari kematian. mangondasi, menghormati seseorang yang mati dengan pesta seperti itu, menari dalam upacara kematian seraya mengelilingi kata pengganti yang baru disebut, yang diberitakan tadi. hata ondeng, kata-kata yang barusan disebut. bongka ondeng, masalah, hal tadi, urusan yang baru disebut mengayomi, menanggung, membela dalam arti yuridis. pangondian, pengayoman, pembela, pengacara, seseorang yang menyembunyikan, menutupi, sehingga benda itu tidak kelihatan, melindungi. monding, mati, meninggal. onding, tersembunyi, tertutup, tak nampak. marondingonding, menyembunyikan di-ri di belakang sesuatu, berlindung-lindung. ondingonding, sesuatu tempat orang menyembunyikan dirinya atau sesuatu yang menutup benda. parondingondingan, yang menutupi benda itu. tamondinghon, lihat mondokondok, mengantuk. II. ondokondok, cucu dari anak perempuan sentuhan. mangondolhon, membenarkan, menguatkan, menekankan. pangondol, pengesahan, tanda bukti, tekanan, sentuhan benda. marpangondol, ditekankan, bertekankan, mempunyai menyuap. pangondong, sapaan, sogokan, hal sering, tetap, selalu. na ondop, mereka yang datang secara terbenam mengenai bangunan, olo, ya. juga dalam rahim ibu dan juga setelah lahir sampai keluar dari ari-ari, anak yang baru terjungkal, menjungkit mengenai timbangan. onggalonggal, jungkatan, papan jungkatan. mongalonggal, naik turun. mangonggalhon, membuang sesuatu ke bawah, mencampakkan, ngengap seolah-olah mati. Onggit, simonggitonggit, sedapan, enak-enakan, yang lezat bersembunyi, mengadang. martaronggop, idem. paonggophon, menyembunyikan, membatuk panjang, karena salah menelan atau menderita sesak menggali sesuatu. mangongkal holiholi, menggali tulang belulang orang yang meninggal dengan maksud untuk dikuburkan dengan upacara monggihonggik, pingsan menimbun barang agar dapat dijual terbatuk-batuk. mangongkolhon, membatukkan sesuatu, mengeluarkan kaku, keras, pegal, penyakit biaya pemakaian sesuatu, biaya mangongkuhi, makan atau minum terlalu menahan barang cair dalam mulut, meraih sesuatu dengan mulut. pangongus, memboroskan, membuang-buang, menyembunyikan diri dengan menerungkup. mengendapkan mengenai kopi dalam mangkok, rebah mengenai padi di ladang. mate onjap, mati dalam keadaan kemiskinan. mangonjap, mengintip, mengintai, terdorong, tergeser. mangojarhon, mendesak dengan amat, mendorongkan. masionjaran, saling mendorong, saling mendesak, berdesakan. nionjar ni hagogotan, didesak oleh kesempitan. nionjar ni holong, terdorong oleh kasih. talu onjar, kalah dan tergeser. monjar, digeser, menggoyang agar penuh, padat misalnya beras dalam periuk, pada sesuatu. maronjol, maronjolan, berdiam, mengambil tempat kediamannya. onjolan, di atas mana orang berdiri, lapik, kampung, atau tempat kedudukan, mendiami. sihaonjolan, hinaonjolan, bumi istilah upacara.onjot= ondol. pinaonjotan, menginjakkan tanda kehormatan bumi dalam pidato paonomhon, keenam. sipahaonom, bulan keenam. maronomonom, berenam-enam, berkelompok-kelompok yang masing-masing banyaknya enam, misalnya di dalam tanpa berhenti pergi kesana kesini, berpusing-pusing kemana-mana mengenai asap di rumah Batak. mangonsong, mengisap, menyusu. onsop manusu, menyusu pada tetek ibu. posoposo na onsop di bagotna, anak yang menyusu sebagai petunjuk umur. marniang inana dionsopi anakna, seorang ibu menjadi kurus karena terhisap anaknya. onsop mudar, menghisap darah. onsoponsop, puting susu dari karet, sejenis burung kecil yang mengisap madu dari bunga. onsoponsop ni lali, sejenis berusaha memikirkan untuk memperoleh sesuatu, berulang-ulang membuat sesuatu, selalu melakukan suatu pada pesta = horja memanggil para peserta dengan tembakan senapang yang dijawab dengan tembakan pula. bodil pangonsot, tembakan-tembakan ini untuk memanggil berdenyut-denyut mengenai pergelangan dan penyakit dalam bisul. mangontakontak, berdenyut-denyut mengenai memegang, membawa dengan. montan bana = marhangoluan, mengundang untuk makan. Ontap, montap = mantan, lihat di, berpantang, ugahari, bersikap berhenti mengalir umumnya berhenti, tak jalan lagi. mangontohi, menghentikan, mengeringkan, menutup saluran air. paontok, terkumpul mengenai ramuan-ramuan. niontongan, dipersembahkan kepada menyalakan api kayu dengan mengambil arang-arang serta paopathon, yang ke-empat. saparopat, seperempat. diparopat, dibagi empat. maropatopat, berempat-empat. sipahaopat, bulan takut. mangopopi, harum. barita mopulmopul, kabar melarang. ndang haoraan ahu i, saya tidak bisa melarangnya. oraora, larangan. oraora tompuk, larangan pura-pura, larangan yang diharapkan oleh yang melarang agar tiadak sejenis `sombaon` dalam hutan, keramat hutan. Orbuk, debu, yang diruncingi untuk membuat lobang di ladang untuk menanam padi dan jagung, tugal. mangordang, me-naburkan dengan cara ini, menugal. pangordang, orang yang menaburkan dengan cara ini, penugal. mordang, sedang menaburkan. ordangon, musim menabur, musim berpaling, berpusing, berputar, memutar. ordong, kumparan pada mana benang dililitkan. mangordong, memutar sesuatu. mordong huida, saya lihat semua berputar, pening aku, berkunang-kunang hori -II, manoriori, berjalan sepanjang tepi, menepi, meminggir-minggir. mangoriori dolok, berjalan di tepi yang selalu bisa makan banyak, rakus, congok. na ormus, pelahap, yang rakus. haormuson, kerakusan, rasa kasihan mengenai soara seorang anak yang tangis, mengibakan bertunangan, me-milih untuk diri sendiri. oroan, tunangan, pengantin pe-rempuan. maroroan, bertunangan. oro ni bulan, menstruasi, haid. na nioro ni bulan, wanita sedang haid. Orok, marorok, kurang ajar, tidak tahu menahan diri misalnya makanan tertentu, berpantang, berpuasa. ndang tarorom ahu, tak bisa menahan diriku, tak sanggup berpantang. ndang taroro so...., mesti. menggonggong, menyalak mengenai anjing. mangorongorong, meringis, mengeluh kesakitan. mangoronghon, mengaduh mengenai sesuatu, mengeluhkan. aha di-oronghon, apa yang diadukan, apakah sakitnya mengenai pertanyaan kepada orang sakit. uluna dioronghon, ia mengaduh mengenai berputar, berpusing. moror diida, dilihatnya semua berputar-putar, pening. morur, eret, morot, pergi, berangkat. paorothon, memindahkan, menggeser tempat. ndang tarorot, tidak bisa ditawar-tawar lagi sewaktu membeli, tak mulai sembuh, berkurang. mangorpoi, mengurangi, mengecilkan, sebentar kerja demikian kerasnya sehingga harus mengengap. diorsong ulaon, sesaat dia rajin sekali, menggasak kerja. marorsongorsong, rendah,bdk toru. mo-ru, berkurang. mangorui, mengurangi. mangoruhon, mengurangkan. paoruhon, memperkecil, merendahkan. mamorumoru, sendirian membawa pada sisi yang satu bila dibawa beban oleh tiga orang dan dua orang berjalan pada sisi lain. sampulu moru dua, sepuluh kurang dua. II. oro, kayu yang tumbuh di ramai, bising dengan banyak ribut. mangoruhi, bikin ribut, meributi, membuat hiruk menggoncang-goncang, menggoyang-goyang su-paya penuh isang, dagu, rahang bawah. pangosang, dikatakan mengenai orang yang di muka sekali membawa beban, yang diseret oleh banyak lepas, perlahan-lahan lepas mengenai pakaian. mangosari, membuka pakaian. mangosar eme, memindahkan padi ke bakul yang lebih kecil dengan membersihkan, menumbuk padi untuk tiga ingkar, berobah, terputus mengenai perjanjian, langgar perjanjian. hata naung nidok ndang jadi muba ndang jadi mose, ucapan yang telah dikatakan tidak boleh diubah atau diputuskan. mangose, mengubah, merombak, melanggar. mangose padan, memutuskan perjanjian, melanggar ikrar. pat ni satua tu pat ni lote, mago ma panguba, mamora na niose, sengsara pelanggar janji, sejahtera yang mengaja, mengusir mengenai = morot bdk misir. paosor = menggosok, menggesek, menggiling sampai lumat. pangosos, benda untuk menggesek atau menggosok misalnya penggesek biola, erat, kuat, mengetam. pangotam, pengetam, orang yang mengetam, pemotong padi. pangotaman, karung dari perupuk atau rotan untuk padi yang belum cukup tetap, tulus mengenai tidak terlaksana, tidak terwujud. mangotapi, menghalangi, merintangi, mengurangi, saotik, sedikit. otikotik, hanya sedikit saja, sedikit-sedikit. motikotik, lebih sedikit. mangotihi, mengurangi, mempersedikit. oting, = bodoh. otona i, betapa bodohnya, bodoh kali! haotoon, kebodohan. paotootohon, menipu, memperolok-olok, membodoh-bodohi. sipaotooto, penipu, penipuan, tipu muslihat. diparotootoi, berpura-pura bodoh, berlagak bodoh. taroto, tertipu, agak bodoh. maoto menjadi bodoh. sioto, dalam istilah perang musuh. patanomtanom bisuk, paullopullop oto, mengubur kearifan, memunculkan kebodohan. II. oto, bisul pada jari-jari tangan atau kaki. otoon, berbisul di kaki atau tanaman berbunga kuning dan berair hitam, yang dipakai untuk mewarnai ukiran rumah gorga.otolmotolotol, mangotom, mengetam. pangotoman, tempat mengetam, pengetaman jojor. dipaotos, dibuat berbaris, dideretkan. marotos, berbaris, berderet. motosotos, mendahak sewaktu mau mati. mangotosi, atur, marotur, disusun, ditempatkan menurut urutan, beraturan dalam kata kerja, berarti membuat, menjadikan. pabontarhon, menjadikan putih, memutihkan. paotootohon, menjadikan bodoh yaitu menipu. palahohon, membuat supaya pergi, sering dengan akhiran `hon`. juga menyatakan kata bilangan pangkat misalnya. palimahon, kelima. papituhalihon, untuk ketujuh di ho manang pada hapur manang pada sira bahenonmu, saya berada dalam kekuasaanmu, engkau dapat memakan atau membunuh = peam, biasa. II. = janji, ikrar, kaul, aturan, peraturan. Padan na robi, Perjanjian Lama. Padan na imbaru, Perjanjian Baru. marpadan, berjanji, mengadakan persekutuan. parpadanan, persekutuan, perjanjian. mamadanhon, membuat sesuatu menjadi persekutuan. dongan sapadan, kawan sepersekutuan, rekan padang rumput, dataran. Padang Bolak, nama daerah di Tapanuli Selatan. sering dipakai untuk nama kota misalnya Padang yang digulai pedas. mamadar, cara memasak dengan membakar dan mencampur dengan darahnya. mangan na pinadar, makan daging yang digulai seperti tersebut di atas, makan ture, Angkola. Padeha, seloroh, gurau, lawak. sideak padeha, eme. mangido bunga padi, memohon padi berbulir dalam doa yang tupai, bersambung, berturut-turut. opat ari padodot, berturut-turut empat ha-ri. monang padodot, menang secara beruntun, tiap kali padoha, naga legendaris yang dianggap menyanggah atau mendukung bumi dan menyebabkan bekerja, tekun, telaten. padot marulaon, rajin bekerja. manghapadothon, mencintai dan menekuni bidang kerjanya. II. sipadot, sapu. mamadoti, menyapu di halaman mengental mengenai susu, dan embrio bayi dalam batu yang diikat di bawah jala agar jala itu tenggelam. II. sejenis permainan judi dengan melempar uang logam mengenai sasaran. marpaduk, main lempar uang logam mengenai dasar sekeliling lobang sipaetan, sejenis ikan. ubat na paet, obat pahit, alat tenun, mistar besar yang dipakai menetak benang waktu menenun. Pagani, bala, penangkal untuk menjauhkan roh-roh jahat dan pengaruhnya. humunti pagar, menjungjung penangkal yaitu hamil, sebab para wanita memakai penangkal waktu itu. parpagaran, tempat penyimpanan penangkal. mamagar, membuat penangkal. jenis-jenis pagar mula jadi, penangkal terhadap kehamilan dan dipakai waktu permulaan hamil. pagar pareme, penangkal yang digantungkan di dalam rumah sesudah anak lahir. pagar pangorom, penangkal untuk menghindarkan roh yang jahat begu.pagaranlapangan di luar kampung dimana kerbau tidur di waktu malam. sering dihubungkan dengan nama kampung misalnya Pagaran Julu ni siari = di laonlaon ni ari. pagian, kemudian, kelak, lama sesudah itu, sesudah lama perbatasan, tiang yang dilantak. pago, terlantak, terpancang. mamagohon, melantak, memancangkan. pagopago, uang bukti yang dibayar kepada kepala-kepala yang mengadili sebagai tanda bahwa perkara itu selesai. nunga mardalan pago, perkara itu sudah sarang ulat, kepongpong mengenai ulat belalang. pagol, kuat, tak tergoyang buah siala. Pagut, = kaki muka secara cantik mengenai bdk mahan, mamahan, memelihara ternak. pinahan, ternak piaraan, hewan ternak. pahanon, idem. pahanpahanan, bermacam ternak. mangalului babi pahanon, dalam arti sembunyi mencari padi yang berasal dari daerah soarana, dinyaringkan mamahe, mengenakan pakaian, berpakaian rapi, berbusana. pahean, hiasan, pakaian, berbusana, sandang. pamahemahe, pesolek, orang yang suka berpakaian rapi, cara berpakaian. pahe, tampan. jolma na pahe, orang sipahe, sapu adat, tatakrama, aturan perilaku menurut adat. marpaho, bertatakrama, bersikap sopan santun, beradat. na so paho, biadab, tidak tahu sopan bdk semak sejenis pakis besar, pakupakuan, jenis-jenis pahu hare, pahu lipan, pahu gaja, pahu landit, pahu dengke. asing do hodong, asing do pahu, asing do ho, asing do ahu, lain pelepah, lain pakis, lain anda, lain bdk pinggir, yang paling pinggir. pahupahu ni suri, gigi sisir yang paling pinggir. pahupahu ni igung, bagian sempit hidung. pahupahu ni rusuk, rawan memanggil agar indahan And.paisI kancil, pelanduk. II. pengadu, pembuka rahasia. parpais, pengadu, paja mardalan, cekatan berjalan mengenai anak marpajak tu, memajak, mengadakan perjanjian pajak dengan yang dilantakkan pada sesuatu. mamajalhon, melantakkan ke sesuatu misalnya sepotong kayu, lembing, paku. tarpajal, yang diunjamkan, yang berkediaman, menempatkan di suatu tempat. mamajok hubu, huta, mendirikan kubu, desa, kampung. mamajok patik, menetapkan bdk bunyi mengenai mengetok atau memukul, tepuk. mamakpak, menampar, menyapa dengan kata-kata kasar. marlapak, bdk lapak, pakpak dolok, puncak gunung. pakpak ulu, ubun-ubun, batok kepala. sian palak ni patna ro di pakpak uluna, dari telapak kaki ke batok kepala. Pakpak, satu kelompok sub etnis perintah. marpaksa, membuat hukum, undang-undang. mamaksa, memerintahkan, jarak yang dapat dijalani selama kira-kira 20 bdk pola. II. bdk bermata tapak tangan atau kaki. palak ni tangan, telapak tangan. palak ni pat, telapak sejenis bermata yang dibuat dari kayu, tempat makan ternak. suang palangka, sejenis hukuman pencurian, kalau seorang mencuri ternak dalam kampungnya sendiri dan ditangkap, dia harus hanya mengembalikan apa yang dia curi, karena dianggap belajar mencuri dan bila kelak dia lebih cakap dan mencuri di kampung lain, maka penghuni kampung memperoleh laba dan kenikmatan dari perbuatannya itu. gana palangka, sejenis sumpah, sumpah palung, lihat tulen, sepuhan emas abit ni palano, kain pelana. mamalanoi, memasang sangat pedih. mamale, bertambah pedih. pinalepale ni sahit, diganggu penyakit. na pinale = yang terpilih, bagus dan besar, beras yang ternak yang mati tidak karena disembelih, jadi mati karena tua, tua bangka, udan, mengusir hujan dengan ilmu sihir, menangkal plester dari kapur atau baja dan minyak yang dilapukan di pelepis sewaktu sakit kepala. marpalit, melapukan kepala seperti misalnya dibuat pencuri agar tidak dikenal orang. mamalit boru, menerima seorang anak perempuan sebagai pembayaran utang dalam hal mana ia oleh perutangan dijadikan dia sebagai lampu teplok. parpalitoan, perpelitaan, kakidian, duduk di satu tempat, terduduk putih di mata. paloon, menderita penyakit ini, menderita keputihan mata. mata na paloon, mata yang berbintik-bintik sipalokpalok, hantu yang menjadikan mengenai kepala, gundul mengenai gunung atau ladang. palpal ulu, botak kepala. sipalpal ulu, orang botak. mamalpal, mencukur sampai gundul, membotaki. dipalpal ari ibana, dia kedatangan guruh, guruh sedap mengenai citarasa, terhimpun, terkumpul, gemuk, nyata, terang mengenai garis, juga mengenai serasi, berpatutan dalam perbandingan satu sama lain misalnya pada membunyikan, memalu, meniup, memukul, memainkan alat musik. menembakkan senapang. mamalu gordang, memukul gendang. mamalu sarune, membunyikan sarune. mamalu poti marende, memainkan harmonium. mamaluhon palupalu ni dongan, membalas aniaya yang dibuat orang. palupalu, kayu-kayu kecil pemukul yang dipakai untuk memukul gendang. paluan, tempat ogung yang dipukul. pasuang palupalu, membalas perbuatan yang sama. uhum pasuang palupalu, hak untuk bdk mangan, pangan.pamatangbadan, tubuh dari batang.pampatmamampat, memberangi. II. sabur pampat, umum mengenai pajak yang setiap orang harus mengambil bagian secara ampe, diangkat menjadi raja. pampe tu roha, dihafal. mamampehon, meninggikan, purun, dapur, tungku dapur, pemasangan sahit cacing dalam usus. panahiton, penyakit cacing dalam usus. ubat panahit, obat anti di toru ni tangga, keringat, peluh. panasan, berkeringat, berpeluh, kepanasan. haen panas, selimut, selimut wol. panaspanas hasian, keringat dingin, peluh yang daunnya dipakai untuk menganyam, jenis-jenis pandan misang harum, pandan sirabun. pandanpandan, sejenis ikan bidik, pejera pada senapang. mamandang, memandang, melihat, menilai, menghargai sesuatu. ndang dipandang ho uhum na denggan na binahen tu ho, engkau tidak menghargai rukun kebaikan yang diperlakukan pintar, terampil, tukang, ahli. pande hau, tukang kayu. pande bosi, tukang besi. pande perak, tukang perak. na pande di hata. yang pandai bicara. hapandean, kepandaian, kecakapan, pekerjaan tangan, ketrampilan. marhapandean, mengerjakan pekerjaan tangan, murni mengenai barang pendeta, pastor, menyepak, menerjang orang. mamandol u-tang, berhenti sejenak pada main judi untuk menentukan utang-utang masing-masing. ma-mandol singkoram, mengambil gadai misalnya sebidang tanah dalam bahasa datu, kilasan-kilasan kilat waktu gelap hari. nama sungai yang datang dari Tanah Batak dan bermuara di pantai Timur typhus. panepaneon, berdemam, sakit typhus, terkena dewasa, keras, berani. dari minuman keras, yang dibuat mabuk. siinumon na pang, minuman keras yaitu tuak yang memakai sejenis ragi. bola pang, berbelah mulai dari tapistermakan racun. tapis ni hata, berbicara secara berselubung, kata lebar-lebar mengenai tebal pada ujung dari pada pangkal. tu tonggina songon panganon tobu, tu panggalna songon buar-buar, semakin manis seperti halnya makan tebu yang dimulai dari ujungnya yang paling sedikit manis. bertambah besar sebagai halnya dengan palem buarbuar, artinya yang terbaik disimpan terakhir, semakin lama semakin panggang, memanggang di atas api tu api, panggil, pacol, cangkul. mamanggu, merimbas, belakang bukit. marpanggungpanggung, bertumpuk-tumpuk, bertimbun-timbun, berlangir, mencuci diri dengan jeruk purut terlebih rambut. unte pangir, jeruk sitrun untuk membersihkan rambut atau kulit. mamangiri, mencuci diri dengan jeruk bagian bawah pohon kayu atau semak. modal yang dipakai untuk berusaha. marpangkal, berusaha dengan pangkat, jabatan, status. pangkat harajaon, pangkat seorang raja. manjalo pangkat, menerima jabatan. mijur sian pangkat, dilepaskan dari jabatan, kena pecat. II. sejenis rotan pahe. mamangke, memakai, memanfaatkan. sipangkeon, bisa dipakai. tu aha pangkeon? untuk apakah itu dapat dipakai, apa kegunaannya? pangke, bagus, elok, cantik. pamangke di, pemakaian, cara memakai pohon aren yang sangat keras, dari mana dibuat batang lembing. sipangko tali, sejenis mamangkur, mengerjakan ladang dengan memagut, marpangpang, dalam keadaan lumpuh, menderita ulubalang, panglima, pelopor, menyamun orang dengan menangkap pengunjung, menyamun, merampok. pamagus, perampok orang, balas dendam dari hantu begu. leleng. sapanjang, = saleleng, perhiasan dari bulu yang disuntingkan anak-anak di kepalanya. hira panjipanji, sangat cepat bergerak, ligat, berlari amat cepat. Panjol = pandol dan perang, komandan peperangan, kepala pasukan, penghulu tampal, plester pada luka dan gigi yang berlobang untuk menarik ulat yang diduga ada disitu. pamanjut, idem. mamanjut, merawat sakit gigi dengan memasukkan minyak ke gigi dan kemudian menarik ulat-ulat bercak hitam di wajah, atau dangau di tengah-tengah ladang sebagai tempat mengusir burung dari memanggil untuk berkumpul. parpansang, dipanggil untuk berkumpul mengenai luas, sembur. pansar baritana, namanya terberita, tersiar beritanya. partigatiga pansar, saudagar yang pergi berdagang ke tempat-tempat yang jauh, pedagang dibilas. segala-galanya dilaksanakan sehingga tidak ada lagi yang harus dikerjakan. mamansinghon, disapu bersih, dimusnahkan ansung, takaran isi untuk tuak. pansung bahen, potong mata air. bunga pansur, sejenis tanaman berbunga putih dan memasang pansur, mengalir, berpansur. hoda sipansur, kuda petak. pansur na tolu, pansur na pitu, nama tempat. pansur ni bagot, ijuk yang mengarah ke pago. Mamansuthon = melantakkan, subang, pantang, dilarang, larangan. pantang ni abit, haid, menstruasi. pantangan, sebuah rumah kecil di kampung yang tidak boleh diinjak oleh orang lain hanya oleh papan dalam rumah, dibuat dari batang-batang pohon kayu atau bambu, juga lapik tikar di tempat tidur yang dibuat dari pelepah pohon enau. pantarpantar, lantai. mamantar, memasang cakap, arif, sering dalam kata majemuk. pantas marroha, berakal budi, arif, berbudi terpantak, terhujam misalnya kapak, pahat atau lembing. mamantikhon, memantakkan, menancapkan lembing, dari kayu atau tanah, menara jaga terdiri dari lilin. nama melimbaikan, melembing, melembingkan, melemparkan sesuatu. mamantomhon, memakai sesuatu untuk dilembingkan, dilambaikan, me-lembingkan, menombakkan. Pantun, sopan santun, berperangai baik, beradab, beradat, hormat, kesopanan, berbudi bahasa. pantun hangoluan, tois hamagoan, kesopanan, pangkal kehidupan, kepongahan pangkal celaka. tubu sigiragira sajongkal dua dopa, molo pantun manghuling, luhut do na lomo roha, tumbuh pohon nira sejengkal dua depa, apabila berbicara sopan, semua orang besar dari bambu yang dipakai untuk menganyam karung-karung dari bulir. mamanuti, membuhul, menampal mengenai anyaman atau haor, bergerak secara tidak tenang mengenai tangan dan kaki. balok ni paor, sangat gelisah, tidak tenang, membuat hiruk surat papa = surat tanda pada ayam burung yang bersarang di ladang papanpapan, papan lantai. pamapan, bagian belakang alat pertenunan. mamapan, melebar dan mengeras seperti papan, dikatakan mengenai borok pada punggung kuda atau orang yang tambun. sangkapapan, sebuah parira, = penepene lihat insyaf, teliti, teratur dalam pekerjaan, penuh tanggung marsiparaparai, tidak sama tinggi mengenai padi di ladang. anak para = dolidoli na modom di parapara?.paraksisa-sisa yang mengendap dalam segelas tuak, busa tuak, bagian-bagian kental di parana, prajurit, tingkah la-ku, kelakuan, sifat. mamarangehon na tama, berperangaikan yang pantas, yang baik. marparange, berperangai, para, rak kayu dalam rumah Batak yang dipasang sari pintu sepanjang rumah, bambu, juga nama mempergunakan sesuatu, memanfaatkan sesuatu, karena tidak ada yang lebih baik, marpinarar, memakai kesempatan, menghargai sesuatu biarpun bernilai rendah. Parasan = kapal. marparau, naik perahu, berperahu. anak parau, awak perahu, anak kapal. parau bubus, perahu yang bocor yaitu pemboros. parau hosa, balon udara. parau kopal, kapal uap. parparauon, perkapalan, pelayaran. ndang tarbahen harom parau samponggol, mana bisa karam sebelah perahu artinya mana bisa hanya sepihak bersalah, kedua belah pihak mempunyai kekurangan dan karenanya harus kawanan, dari parduaan.parduli= ikan laut. parparean, daerah di Toba, dimana ikan itu dulu telinga, pendengar, kuping And.paresoperiksa. paresohon, sekali, krepos. uang parespes, = getep, ketip, uang mencotok mengenai burung, menerkam mengenai ular, memaguti. hona pargur, kena gigit ular.parhohasalat bunyi-bunyian, perkakas tukang kayu, lihat hohas. Pari, = pariama, gambaran bintang perempuan saudara ibu laki-laki mamak atau adik suaminya. anggi pariban, adik perempuan isteri seseorang. hahapariban, kakek perempuan isteri dari tanah. mamarik, membuat tembok, membenteng. mamarihi, dikelilingi tembok. upa parik, sebidang tanah yang diterima setiap penduduk dari kepala kampung selama ia tinggal di kampung apiperiuk api, periuk sangat menyedihkan, papa, sengsara. hapariron, kemelaratan, kesukaran, kesakitan, proses, masalah dalam pekerjaan, selaras, cermat, akurat, perempuan. parumaen di losung, = parumaen sinonduk, calon menantu perempuan, yang sudah diterima dalam rumah sebagai pembantu dan sudah diberikan mas kawin, mengenai dia dikatakan hira hatoban siulaon, alai hira raja nasida anggo di sipanganon, ia harus kerja seperti seorang hamba, tetapi ia peroleh makanan seperti seorang bisul. marparungparung, bisulan, berbisul banyak, kutilan, paranak bodilan, tempat pasa, tali dari kulit tuhe dan tuho, tanda pasang. sapasang, sepasang, sestel. sapasang abit, satu pasang pakaian, sestel pakaian. sapasang, memasang uang taruhan dalam permainan judi. mamasang bodil, menembakkan senapang. mamasang palito, menyalakan lampu. mamasang hoda, mengenakan kekang dan pelana kuda. mamasang hepeng, memasang uang taruhan dalam permainan. pasang laut, air pasang. pasang surut, air surut. II. pasang, parah mengenai pasar, pasak, pen, baji, misalnya pada balok atau pada pisau yang menghubungi pisau dan gagang. ndang hasigatan pasi dibagasan suhul, puting yang ada pada pegangan pisau harus diperiksa dengan baik. pasipasi, sisa, restan. II. pasi, awalan pada kata benda yang berarti uang pembeli pasitimbaho, uang untuk membeli tembakau. pasiulos, uang untuk membeli ulat, capung rimbur.pasirtepi danau, pantai. topi pasir, tepi pantai, tepian berpasir. gule pasir, gula pasir. apus pasir, sumpah yang kuat gabe soada molo....paskeandor paske, sejenis tanaman menjalar berbunga merah dan pada, tertumbuk pada, terhempas. mapaspas, rontok mengenai rambut, botak, habis mengenai modal. mamaspas, menghempaskan pakaian. dipamaspas ni dengan telapak tangan, menampar. hona pastap, kena tampar. mamastapi, pasuan, marah mengenai begu yang misalnya marah terhadap orang yang membuat sumpah palsu. II. pasupasu, berkat. mamasumasu, memberkati. mamasumasuhon tu, menumbuhkan sesuatu yang menjadi berkat bagi orang, menurunkan berkat kepada. pinggang pasu, pinggang porselenmahal dan memakai gambaran biru.raI. mau, angin, bersedia. na ro do ahu, saya mau, saya bersedia. api na so ra suda, api yang tidak mau padam. II. ra, mungkin, barangkali. ra tung, mungkin ya, barangkali mengungsi, lari dari kampung dengan ternak saat ada bahaya yang mengancam. rabaraba, sejenis kupu-kupu bangunan. saraban, seperlengkapan, seperangkat, sestel, segala sesuatu yang masuk satu pasangan misalnya semua gendang yang diperlukan dalam orkes. marrabanraban, merujak, mengolah buah-buahan atau daging dengan menumbuknya dan kemudian menambahkan sitrum, lada dan garam. mamuji na nirabar, memuji pekerjaan sendiri, memuji-muji hasil pekerjaan dalam jumlah besar mengenai tentera dari kedua belah pihak, bergelimpangan mayat kedua belah pihak yang merambah, memotong kayu mulai dari bagian tertatih-tatih, berhuyung-huyung. rumabatrabat, pemotong rumput, arit, parang. mangarabi, membersihkan dengan parang suatu tempat dengan jalan mengebas pohon dan semak untuk dijadikan kebun atau ladang, dengan berduaan membawa orang setengah diseret dan setenga diangkat, menggotong orang ni gaol, daun-daun pisang yang telah kering dan pada batangnya bergantungan ke bawah, dahan kering yang mau jatuh ke haluan perahu, tiang kecil, yang tegak dibagian muka perahu = solu.rabuaek rabu, air abu yang dibuat dari abu yang dibasahi dan dalam mana orang menyediakan bahan peledak, obat bedil, berbulu mengenai kulit. rabuton, berbulu, sedia, beres, tersedia. mangarade, bersiap-siap, menyiapkan, membereskan, menyediakan. paradehon, mempersiapkan, menyiapkan, mengatur, perempuan, yang diperoleh seorang pengantin perempuan dari mengawasi, menyimak, memperhatikan, mematuhi misalnya perintah, menekuni. mangaradoti ulaon, menekuni pekerjaan. radot di, tekun, rajin, seksama terhadap di.ragaraga, keranjang yang dijalin jarang tempat membawa ayam. mangaraga, menyaring misalnya pasir atau beras, juga melukai seseorang bagaikan lubang raga. ragaraga, rak dari kayu untuk persembahan yang digantungkan di dalam rumah sesudah dihiasi dengan bunga. tanggiling ragaraga, sejenis tenggiling yang macam, cara, jenis. ragam, beraneka ragam, berbeda. ragamragam, berbagai-bagai jenis, bermacam-macam, banyak ragamnya, aneka raga. marragamragam, dari bermacam-macam jenis, tagonan, lebih baik, lebih suka, dari argaan lihat ramainya, sedang sibuk-sibuknya, meluas menjadi umum. berselisih, berperang. ragat paronan,para pengunjung pekan datang berkumpul. ragat manduda, waktu para perempuan menumbuk padi yaitu sore jam atau malam jam ragat mardahan, waktu umum memasak yaitu antara jam dan sore. ragat mangan, waktu umum untuk makan yaitu ja sore. ragat bada, pertengkaran menjadi umum, ramai bersengketa. ragat hamusuon, permusuhan menjadi hancur, binasa, mati dalam jumlah besar, bergelimpangan mengenai banyak orang yang mati. marragean, berserakan, binasa dalam jumlah besar, bergelimpangan. mangaragehon, menghancurkan, membinasakan, sagi, mangaragi, membagi-bagi sedemikian rupa hingga memperolehnya menurut kemampuannya. ragi ni ulos, model, corak, motif ulos. ragiragi, sejenis lapik piring untuk meninggikannya. indahan di ragian, perbuatan suka menjamu ragi idup, sejenis bola yang dianyam dari rotan dengan mana para pemuda main ragu idaon, semua kelihatan kacau. ragu pingkiranna, pikirannya raganan, lebih baik, lebih suka. rahanan mate asa mangolu, lebih baik mati daripada hiduprahangrenggang mengenai kaki atau jari-jari, terkangkang. parahanghon, tak berbuah, layu, hangus, kering. mangarahar, membuat layu, melayukan, menghanguskan, menjadi besi. mangarahat, mengikir. na rahat, ganas. rahat sahit, penyakit yang sangat mengganas di sekeliling. gondang ni rahat bulu, cara mengucapkan seorang berbuat kesalahan banyak, orang lain kena jurang, curam, mengenai lereng gunung, tepi sungai, tepi jalan. sitimbung rahis, seorang yang sengaja mencari bahaya, yang terlalu berani berbuat sesuatu, pemberani, peloncat jurang. Rahot, rahot ni indahan, nasi angus yang melekat pada daun-daun yang ditarok dalam periuk. mangarahoti, meletakkan daun-daun ke dalam periuk untuk memasak nasi. pangarahoti, daun-daun seperti itu. rahotrahot, urat-urat, mangarahuti, mengikat, saraf. raion, sejenis penyakit pada tangan yang gemetar, penyakit membawa serta. masirain donganna, masing-masing membawa kawannya. masirainan, saling bergantung seperti mata rantai, saling bambu sebagai mana ia tumbuh, serumpun bambu. harair, waktu menghitung batang bambu. sanghahair, sebatang pada di, hal pekerjaan yang ditinggalkan tidak selesai, mencantel pada. mangaraishon, menggantungkan sesuatu, mencantelkan. raisan, rotan, yang dipasang di atas sungai untuk pegangan sewaktu menyeberangi sungai itu. aek raisan, nama sebuah sungai antara Silindung dan Sibolga, dimana dulu terdapat penyeberangan seperti itu. marraisan, menyeberang melalui tali seperti itu. marsiraraisan, bergayut, saling menyantel. siraraisan, tali atau kain yang dipintal pada mana wanita yang melahirkan berpegangan. mate rais, mati sewaktu kait. mangarait, mengait, mengambil sesuatu dengan kaitan. raitrait, gancu, kaitan yang panjang untuk menurunkan buah. II. rait ni bagas, kerangka atap rumah. paraithon, memasang konstruksi atap. na rait, perkayuan dalam rumah dikira dari sumban ke atas, na lolo semua perkayuan dari sumban ke pemimpin, pengawas, penguasa, kepala. rajanami, penyapaan yang hormat rajaku. rumaja, raja yang tarafnya lebih tinggi, lebih tinggi dalam kedudukan, lebih mulia. raja huta, raja yang berdiri sendiri, bukan parripe. harajaon, kerajaan, kemuliaan. mangarajai, menguasai, memerintah, merajai. mangaraja, gelar Singamangaraja, imam raja Batak. raja ho, anda adalah raja saya mohon anda. diparhurajai, diminta dengan sangat, mengatakan ke-padanya `rajanami`. rajaraja, memohon, dengan sangat, meminta-minta. diparajarajai, memohon dengan sangat. uju hinarajahon ni A, sewaktu A memerintah. ompu raja di porlak, = parsili, dalam bahasa menghitung, menaksir, mengagak, menimbang, menyangka. rajuman ho songon raja, orang harus menyangka anda raja. masirajuman, saling menghitung, saling mengadakan hiruk pikuk. dengke ramarama, sejenis ikan kecil. mangarama, menghalau ikan di dalam air dan kemudian kangkang mengenai kaki, berjalan dengan kaki yang kurus panjang misalnya labah-labah. paturamang, ber-kerumun. rumamang, bergerombol-gerombol, berkerumun dalam jumlah besar mengenai hutan, belukar. ramba na potpot, rawan yang tidak bisa dilalui, semak belukar yang lebat. jolma ramba, kata yang bersifat memaki-maki. mangaramba, menyembunyikan diri di benda-benda yang diperdagangkan. tigatiga ramban, barang dagangan, barang-barang untuk menangkap burung. rambangrambang, sawang, sarang labah-labah. mangarambang hoda, menangkap kuda dengan jerat yang dipasang. hata mangarambang, perkataan umum, tidak konkrit, dibicarakan bersifat bilangan, satuan, unit. sangkarambar, sepotong, sebuah, satu lembar misalnya dipakai waktu menghitung daun dan pakaian. sarambar gogo, sajomput tua, banyak tenaga yang dipakai tetapi hasilnya sedikit, banyak tenaga, sekelumit membabat, menyebat, membersihakan hutan dengan menebang kayu-kayu yang besar untuk mana dipergunakan parang. songon na nirambas duru, bagaikan membersihkan tepi ladang, untuk menjaga supaya jangan dimasuki sungkot, sangkut, tertambat, tinggal tergantung. paturambaton, kaki terhantuk pada sesuatu. sipaturambat, ilmu sihir datu dengan mana ia menjatuhkan orang, sihir menggantungkan sesuatu misalnya ogung. rambing, titi gantung dari sehelai rotan besar mallo dan dua helai untuk pegangan. pangarambing, dahan-dahan yang menghubungkan titi itu. rambingan, sepotong daging, yang dapat dibeli di pekan/pasar juga seikatan yang digantungkan seperti arbis, menyentuh de- ngan tangan. mangarambis, menyentuh, menyenggol, dari bambu untuk menyimpan air pencuci, sekerat bambu sebagai tabung jelas, kabur, remang, samar-samar, rabun. rambon huida, saya melihat samar-samar, kabur saya lihat. rambon matana, dia melihat samar-samar, matanya kabur. rambon ni ari, senja. rambon ari, hari sudah senja. rambon manuhon, yang tidak dapat dilihat waktu senja seperti halnya dengan ayam. sirambon, sejenis tumbuhan air yang membuat air keruh adil mengenai perkataan. juga culas, tidak jujur, tidak murni, tidak bersih mengenai ramalan dengan ayam yang berarti bahaya. Rambu, jimbai, sabut pada buah-buahan. rambu ni pinasa, daging yang bersabut pada buah nangka dan tidak dapat dimakan. rambu tola, keputusan sementara untuk menenangkan buat sementara mereka yang bertempur, kelak diperoleh keputusan terakhir. parrambuan, keranjang sampah, tabung sampah. sijujung rambu, seorang penolong yang mendampingi dukun, pelayan dukun. datu pangarambui, dukun yang memberi tanda-tanda bagaimana ayam itu harus jatuh. rambu, tali yang dipasang sesudah mana orang mengarahkan kayu ke situ. mangarambuhon, melaksanakan segalanya menurut aturan. beha do pangarambuhonna, di godang ni ulaonna, bagaimana dia dapat menyelesaikan segalanya?. pangarambui, daftar untuk memilih hari mirip dengan parhalaan. rambu na onom, cara meramal dengan benang untuk mendapat I. mangarambus, menggaruk sampai luka, menyentak, mencerkau. masirambus hu-rumna, saling mencerkau pipinya sewaktu mengaduh. butuham do rambusanmu, anda harus cerkau perut anda sendiri, demikian dikatakan kepada perempuan yang pengaduh terhadap anaknya yang jahat. rambusan, tampuk usus yamg berlemak, lemak dalam perut. II. rambus, dikerjakan dengan tidak sungguh-sungguh, tanggung-tanggung. rambu laos, tanggung-tanggung, setengah-setengah cara meminjam sesuatu buat sementara Rame, I. ramai, berpenduduk banyak mengenai negeri, kampung. II. ramerame, rambu-rambu dari bulu kuda dan potongan-potongan kayu, dekorasi yang dipasang di muka rumah atau kapal juga hiasan bunga dan seterusnya bermacam-macam hiasan, hiasan pada menambah kekuatan hidup terutama mengenai perempuan agar memperoleh banyak anak gabe tondina.ramonI. = rambon. II. ramonramon, kulit halus yang berada dibawah kulit atas, kulit sekali mengenai buah, berbuah lebat. ramos parbue ni hau i, pohon kayu itu berbuah banyak, lebat buahnya pohon berlaku hati-hati dengan sesuatu = jamot, berupaya menjaga, agar tidak rusak atau tidak hilang. mangaramoti, menjaga utuh, melindungi, mengawasi. mangaramothon, memelihara sesuatu, menjaga agar tidak kesasar, memegang teguh. siramoti hurungan, penjaga penjara. ramot bahen, perlakukan dengan hati-hati, jaga agar serempak, sekaligus, kompak, bersamaan. rampak borhat, berangkat merampas dengan kekerasan, menyentak dari tangan rambat sungkot, tidak terang mengenai ucapan sungkot suarana. tenunan yang salah karena tidak sama sobek mengenai telinga karena perhiasan, mengenai mata jarum, lobang kancing. mangaramping, memelah, mengenai bibir, pesek mengenai rampas, rampas, ambil mengenai padi yang pulungpulungan, bermacam-macam ramuan, adukan kotor, haram. mangaramuni, menajiskan, kurang jelas, tidak teratur, simpang siur, ruwet, kusut. mangaran aek, mengalir kesini kesana, bersimpang siur, air merambat. mangaran hatana, pidatonya tidak jelas, tidak teratur. ran do bogasmu, engkau mengerjakan sesuatu dengan tidak teratur, segala-galanya bersimpang siur,ranapmangaranap, memeriksa dengan mata, meninjau, melihat ke berbaring karena hutan, bebek rawa, itik pohon kayu yang kulitnya dianyam karena lembek menjadi tikar. tinallik randorung, bontar gotana dos do anak dohot boru dibahen na pulik do margana, lantoro ditakik, getahnya putih putra dan putri sama saja kecuali marganya yang jantan mengenai kambing dan mengenai tanduk kerbau. horbo siranga, kerbau yang lurus tanduknya. rangaranga, ruji, jentera. rangaranga ni sorha, roda cakra mencari dengan jalan rangat, air belerang, air hangat bersumber dari pohon agak, rada, bertikai, suka berbantah, bringas suka berkelahi. rangga juna, sejenis terlentang dengan kedua paha terbuka, jatuh bergelimbang dengan anggota gerak yang keseleo. bojak siranggang, kodok pada mana orang mengangkat sumpah, kodok ini dihancurkan di batu dan pada batu itu orang mengatakan demikian aku mau dihancurkan jika kata-kataku tidak tidak hantu begu yang terhadapnya tidak berlaku korban apapun. ranggapuri matutung, bala kelaparan akibat musim kering yang mangaranggar, melanggar kayu mati dan kering. ranggason, tidak berdaun, kering. ranggas tumutungi bonana, api besar dimulai dengan membakar ranting-ranting kayu kecil, yang kering. sibondut ranggas, dikatakan mengenai perampok atau penyamun yang menelan sesuatu yang tidak boleh ditelan. sibondut ranggas na gaunggaung, seorang yang mengambil sesuatu, yang bertujuan tangging, dibentangkan, dikencangkan. masiranggingan, bersatu mengenai cincin rantai, ramai-ramai menjerit, menangis, meratap, membuat gaduh, riuh mengenai banyak kurus, juga mengenai apung. ranggisgis, kering dan pucat seperti batu sejenis tumbuh-tumbuhan di hutan berdaun lebar dan disukai orang untuk membungkus sesuatu, nama sebuah penyengat saling memintal mengenai akar, berjalin-jalin misalnya akar, rambatan. Ranggu, = hommbar. parrangguan, kesepakatan. sada parrangguan, sepasangan, bergumul, bergulat, bergelut. mangarangguthon, menyentak, ber-kelahi karena sesuatu, menggulat, kayu yang secara kasar dipotong dan menggambarkan kuda pada mana orang menari bila seekor kuda dipersembahkan. ranginrangin ni baoan, rumbu-rumbu pada tepi anyaman longgar, renggang, jarang. lawan sosot.rangkapsarangkap, rangkap benang yang dikemut kalau menganyam sekeliiing bejana dengan rotan, sungkup dan panjang mengenai kuku mangarangkithon, batang-batang kayu yang diikat bersama-sama dan membuatnya terkatung-katung di air. juga rangkit, dikatakan mengenai rotan yang dipasang di atas air dan melalui mana sebuah keranjang ditarik kesini kemari untuk menyeberangkan kerangka. rangrang ni bagas, kerangka nyaring misalnya dua poting yang saling memukul. teka-teki laho tu balian rangrung songon boru na mora, laho muli sip songon boru na pogos, kalau poting dibawa kosong untuk mengambil air, maka ia berbunyi seperti seorang gadis yang pakai banyak perhiasan. kalau dibawa kembali ke rumah, ia tidak berbunyi lagi, sebab ia sudah penuh dengan keterangan, penjelasan. mangarangsahon, dikatakan mengenai dukun memberitahukan nasib seseorang, meramalkan masa depan, memberitahukan duduknya perkara dengan ramalan. mangarangsai, membilang ramal. mangarangsa bagas, memeriksa rumah apa ada papan atau balok yang, menimbulkan bahaya. rangsarangsa tu, mengibaratkan kepada. pangarangsaon, kepandaian berbicara dalam bahasa yang dipilih dan dihiasi, seni karung yang dianyam untuk penyimpanan rumput, pupuk tetapi tidak tinggi mengenai kayu atau lalai, koyak. mangaransan, mengoyakkan, merobekkan, mencabikkan. maransan, dalam keadaan koyak, lurus yang dijepit pada tiang-tiang dan sekaligus pengikat tiang-tiang itu, palang dari kayu untuk menutup pintu. rangsangrangsang, palang penutup pintu. mangaransang, memalang pintu. pangaransangan, tulang menghitung, cepat, lekas. tigatiga ransaran, barang dagangan, jual-jualan yang laris laku. siransar, sejenis menyayat mengenai kekang kuda. mangarante, mangarantei, mengikat dengan rantai, merantai. rantei babam, kekanglah mulutmu. orang rante, orang rantai, yang terhukum. ranterante, yang dipasang pada detar sebagai tumbuh-tumbuhan yang dipakai sebagai dahan kecil, sejenis pohon kayu kecil yang kayunya menghasilkan potas. II. kata bilangan buah, keping, potong. sampulu rantiti mas, sepuluh keping keluk dalam sungai, lubuk dalam sungai. mangarantoranto, mencari ikan dalam lubuk. pangarantoan, tempat, daerah, wilayah dimana orang merantau. maranto, = jalang, pergi merantau, mengembara. anak ranto, = anak runcing mengenai pisau atau bambu yang diruncingkan. roha na rantos, kebijaksanaan berpikir, pertimbangan, isi perut termasuk jantung, hati dan rawa-rawa, bencah yang bekerja dengan tidak teratur, bekerja rap-rup, tiruan bunyi senapang. II. bersama-sama, bersama, dengan. rap dohot, bersama dengan, bersama. raphon, disertai, bersama dengan seseorang. rap ma hita, baiklah kita bersama-sama jembatan, titi. kayu dan rumput yang terapung-apung di atas air. rapanrapan, sampah. mangarapanhon, kebagian makanan, lapar. haraparan, kekurangan, kelaparan. anturaparan, berada dalam keadaan kelaparan dan kekuarangan. mate anturaparon, mati karena laparrape= mangarapet, menggabungkan, menghubungkan, merapatkan, menyoldir, memakukan. rapet, ketam rapat, perekat, lem, zat untuk menggabungkan. rapot tu sarung, imbalo tu suhul, dengan rapot sarung pedang dilem. batang rapotan, peti yang terdiri dari dua bilah papan yang disambung. rapot, rapat, persidangan raja-raja dimana dibicarakan persoalan hukum. marrapot, bersidang, mengadakan persidangan. parrapotan, tempat atau rumah dimana diadakan rapat didang. harapotan, tempat pada tanaman dimana daun-daun pergi mengambil daun dari tangkainya. maraprap, direnggut oleh dahan berduri. maraprap na so magulang, turihon na so marngenge, disentak tanpa berguling ke bawah, berbekas tanpa berpenyakit cacar, artinya mendapat celaka tanpa patah, koyak, robek. mangarapuhon, mengoyakkan. rapurapu, serpih-serpih kayu sebagai mana ia jatuh sewaktu menetak, juga dahan-dahan yang terkumpul. rapurapu, tunggul yang sewaktu kebakaran hutan tetap berdiri dan hitam karena kebakaran serta diambil sebagai kayu merah jingga. marrara, berwarna merah. tarrara, merah kelihatan, agak merah. rara matana mida, ia melihat sesuatu dengan rasa kepingin sejenis penyakit padi sewaktu ia berada di bulir dalam hal mana ia merah kelihatan. sahit rara, sejenis penyakit yang membuat kulit berwarna berserak-serak, dihamparkan, dikembangkan. mangararakhon, menghamparkan sesuatu misalnya padi, menyerakkan. pararak, mangararang, melarang. rarangan, larangan, tempat dari mana orang tidak boleh mengambil menetes-netes, menitik dalam jumlah besar mengenai benda-benda kecil. anak raras, hau raras, pohon kayu yang ekspansif, menjalar, meluas, menyebar, tersebar. mangurarat, meluas, menjalar, merambat. mangararati, meneruskan, tidak berhenti dengan sesuatu. pararathon, memperluas, menyebarkan misalnya berita, kekuasaan. baro sirarat, penyakit ada ujung pangkal, kusut, tidak beraturan, kosong, tidak dihimpunkan. rarirari hatana, perkataannya ti-dak teratur, tanpa isinya, kosong bicaranya. rarirari ni roha, rencana-rencana yang tidak penting, angan-angan. hata sirarion, omong kosong, menggores dengan pisau, membuat garis, menoreh. rarik, pisau untuk menggores, untuk membuat ga-ris. pangararihan, goresan yang dibuat dengan pohon kayu, yang kulitnya dipakai untuk meragi tuak. mangararui, meragikan dengan kulit ini. dipararu hatana, dibumbui berkelahi tentang apa yang bunyi `ras`, gemercik, kerosok mengenai rasaon, = rage, binasa, hancur, musnah. mangarasehon, menghancurkan, membinasakan, memusnahkan. II. batu rase, batu kerikil yang jujur. mangarasai, menghitung, mengira. rasian, sifat, cara. lipatan dalam tangan yang dari mana dapat dibuat ramalan. rasian ni goar, ramalan yang dapat dibaca dari nama. rasi, rasirasa, sampai mengenai waktu. rasirasa nuaeng, sampai mengiris sesuatu misalnya tembakau, rasau pandan, sejenis pohon berdaun panjang dan berduri yang dapat dipergunakan menjadi beraneka ragam anyaman. II. mangaraso, menggosok emas sampai berkilat pada batu membongkar, merombak misalnya rasta, sejenis mangarasun, meracuni seseorang. hona rasun, kena racun, hijau mengenai tanaman hijau, daging yang baru, juga biru mengenai langit. ingkau rata, sayur yang hijau, yang baru. rata pe bulung ni bulu, rataan do bulung ni torop, denggan pe uhumna, dengganan do uhum torop, daun bambu adalah hijau tetapi lebih hijau adalah daun torop, walaupun putusanmu mengenai vonis juga baik, putusan orang banyak adalah lebih baik. parataratahon, memperbaharui, mengulangi. mulak rata, diperbaharui. ratarata do ompu ni parbinotoan, mengulangi adalah ibu pengatahuan, repititio est mater studiorum. sirumata bulung = napuran. parsirataon, penghias untuk mewarnai diri putih atau merah. na pinorsirata, = na rata. pangaratai, angsuran yang dibayar orang yang berutang sebagai tanda bahwa dia tetap mengingat utangnya. sirumata langit, langit yang humaratik, berdentang-dentang suara mesin, membuat bunyi yang keras dan teratur misalnya mesin atau martil tukang betul dalam perbandingan yang cocok, proporsional, yang dimakan api, hangus termakan api. mangaratinghon, dimusnahkan api, saratus, seratus. limaratus, limaratus. marratusratus, beratusratus, ratusan. marratusratus hali, ratusan pohon kayu yang lembut dan buahnya dapat tandan, rangkai mengenai buah. marraungraung, bergantung, berangkai, bergopoh-gopoh, semua sama-sama panas mendalam, serampangan, tidak teratur, tidak hati-hati mengenai ucapan dan perbuatan, semberono, teledor, asal-asalan, tidak rapi, tidak teliti, bersikap tidak kecil. unang parmeammeam raut, ai maila do raut so dapotan, jangan bermain pisau karena pisau malu tak makan. raut parnabung, pisau rea, raya, besar. ari raya, hari raya. pintu raya, pintu utama. patik raya, perintah marrayar, melayar. tiang rayar, tiang raya, besar. dalan rea, jalan besar, jalan raya. banua rea, nama daerah. santi rea, bdk penyakit kuda. reahon, menderita penyakit kuda seperti itu. reak mardalan, berjalan rakyat. II. mangareapreap, melayang-layang di udara misalnya burung, melewati tujuan. tarrear, dilebih-lebihkan. unang ho tu ginjang mangalului na rumear, tu toru mangalului na tumandok, janganlah keatas mencari yang lebih tegar atau kebawah mencari yang lebih merunduk goyang kesini kesana, ari Rebo, hari tidur, terpulas tidur. juga dikatakan mengenai tumbuh-tumbuhan yang menjadi kering karena musim kering yang Regar, nama mengayak, bergoyang, bergoncang. rumege, diguncang-guncang. regerege ni ampang, tepi membidik sewaktu mengolok, mengejek, menyindir, mencela, mencerca seseorang. reherehe, olok-olok ejekan, sindiran, celaan ,cercaan. pangarehei, pengejek, penyindir, pencerca, berkerut, juga marharehut, bdk pejet, rata, rendah mengenai tiruan bunyi yang menggambarkan bunyi benda-benda, gemerencing, gemertak. Rekrek, mangarekrek, merentangkan kuat-kuat, memanjangkan apa yang elastis misalnya karet, menarik ke dua arah, menyiksa mengenai kayu, kertak-kertuk. bdk mati mengenai suku bangsa, mengguling-gulingkan diri dalam air mengenai kerbau. parembehon, memandikan jenis perhiasan dan hiasan misalnya pada rumah Batak, pada upacara. tetek bengek, keropas, kerapis juga kalimat-kalimat yang dihiasi dalam pidato. mangaremengi, memakai segala macam dari kecil mengenai penat. mangarempe, melelahkan, meletihkan. dirempe huhilala, saya merasa diriku kecil, pekerjaan sepele, hal tak mangarendephon, menyentakkan, keras mengenai pekerjaan. renge ni ulaon, kesibukan kerja. renge modom, nyenyak, lelap tidur. Rengget, mangarenggetrengget, menguraikan sesuatu dengan jelas, dengan panjang berbunyi lonceng ransap, diperhitungkan, masuk berdisiplin. parentahon, mengatur, membuat supaya teratur, berdisiplin, membereskan. mamarentai, memerintah seseorang. parenta, renteng ni manuk, telur rata dibikin mengenai kecil, hal-hal sepele. ulaon rentuk, pekerjaan-pekerjaan yang kayu pendek yang dilemparkan misalnya ke buah pohon kayu. mangareonghon, melemparkan buah dengan sesuatu. dipangareonghon, melemparkan sesuatu dengan jumlah besar, berjatuhan satu, se. sada sahoda, seekor kuda. sahali, sekali. na sahorbo, sebesar kerbau. na sa i, sebesar itu. II. ulok sa, ular raksasa. III. suda. nunga sa, sudah cukup, habislah aku pada permainan, sekarang tidak ada lagi taruhanku, aku kalah. IV. sa, cukup, puas, bosan. sa rohana, dia telah bosan, dia sudah muak, jemu. pasahon, mengerjakan sesuatu sampai jemu. V. akhiran sa biasanya dihubungkan dengan kata kerja dan menunjukkan kembali kepada objek. mangalehonsa, memberikannya benda dsb yang dihunjuk. ndang tarbahensa, ia tidak dapat melakukannya. nampunasa, pemiliknya, yang basah, sawah lawan hauma tur = ladang. saba langit, sawah yang hanya diairi oleh hujan, sawah tadah sabar, terhibur, senang, tidak mudah putus asa, tabah, teguh batin. sabam rohana, dia merasa senang, senang hatinya, tabah dia. pasabamhon, menghiburkan, menyenangkan hati, menyabarkan, meneguhkan batin. sipasabam roha, yang menghiburkan, penghibur. manghasabamhon, me-rasa senang dengan, gemar dengan, berpasrah, menerima sesuatu dengan tawakal, dengan ari, = ganup kayu dalam hal mana dua balok dihubungkan secara memanjang. Sabar, pagar dari maremare dipasang di dalam air untuk mengusir ikan melalui pagar itu ke dalam jala. manabar, memasang pagar seperti itu, menghalau ikan masuk jala. manabar hata, mengucapkan kata-kata dengan hati-hati, dengan lebih dahulu mengatakan `santabi` untuk menghindarkan segala sesuatu yang dapat menyinggung parasaan orang, minta permisi dengan ucapan `santabi`. saburan, bendungan yang dibangun di danau atau kolam serta menutup jalannya ke luar agar kemudian mencari halangan, rintangan, kendala. manabati, menghalangi, menghambat, menahan seseorang, merintangi. tarsabat, terhalang, hiasan, dandanan, kain ulos yang digantungkan pada bahu, kain yang disandang di bahu. marsabesabe, mengenakan kain ulos yang digantungkan pada bahu misalnya sewaktu menari, menyandang selendang. sabesabe ni hata, hiasan pada pidato, basa sawi, tanaman kecil yang dimakan sebagai sayur. II. sabi atau sasabi, sabit, arit, pemotong rumput. manabi, memotong dengan sabit. bulan sasabi, bulan sabit. sasabi tur ma dilana manghatai, lidahnya adalah cepat, terburu-buru bagaikan sabit di ladang kering dimana lebih baik ia memotong seperti di saba. III. sabi, tajam melihat karena benci dan dendam, bringas, , menolak dikatakan mengenai mata sabi sapata bdk bilang.sabor= sabuk. marsabuk, bersabuk, memakai sabuk, bercawat, melilitkan sabuk antara dua paha. diparsabuk ihurna, menyempitkan ekornya antara dua kaki, dipersabuk bukti, kata untuk pembelaan. parsinabul, pembela di pengadilan, pengacara, penasehat. bdk manabung, melaga, menyabung ayam jantan atau manusia. marsabung, bertempur, berlaga, berkelahi. panabungon, perkelahian binatang, tempat sabungan ayam. sabungan, ayam jantan, ayam laga. sabungan ni obuk, rambut kepala yang terpanjang. huta sabungan, ibukota. II. sabung, bertaburan, tercecer, terserak-serak, tertabur. sabur bintang, bintang-bintang dalam jumlah besar terlihat, bintang bertabur. sabur uban, telah mempunyai beberapa uban, uban bertabur. manabur, menabur benih. panabur, penabur. saburon, waktu menabur. panaburi, demikianlah dikatakan mengenai beras yang ditaburkan di belakang mayat. kutukan = sai panaburim ma i, mudah-mudahan itu berarti kematianmu begitulah diucapkan di belakang seseorang pencuri. panaburi, jampi untuk membuat orang tidursabutsabut ni harambir, sabut kelapa, kulit luar buah berhenti. marpansadian, mengaso, berhenti, ndang sadia, tidak banyak, sedikit, tidak seberapa. ndang sadia arga, tidak berapa mahal. sadia argana? berapa harganya?sadihari dari sadia aridi waktu mana, kapan? ndang sadihari, tidak cukup itu, tidak ada waktu untuk itu, tidak lihat sesuatu yang diberikan kepada begu, misalnya kerbau sebagai pengganti orang yang sakit. mangusaem, mausaem, memakai pengganti seperti itu. sumaem, = humophop, sebagai pengganti bugil, lihat sae harapan, tumbal, silih, pengalih, tidak mempunyai harapan lagi, sudah lampau, sudah lewat. nunga saep roha, mengetahui dengan pasti. saep ladang, mati haid, mandul rahim, tidak ada harapan lagi beroleh anak, tidak mendapat anak lagi tidak mempunyai harapan bahwa di ladang, yaitu rahim ibu, akan tumbuh lagi. saep = ulos And.sagaampang, kecil. sagasaga, sejenis tulila, harmonika mulut terdiri dari lidah dari hodong yang ditarok di muka mulut dan dengan menariknya menimbulkan getaran, harmonika yang tumbuh lagi dari tunggul jerami, tunas yang tumbuh sesudah mahap. sagal mangan juhut = sangat kenyang, puas, sabas makan daging.sagalasemua, segala dalam bahasa datu. nama bongkah-bongkah, potongan-potongan kayu api yang besar-besar yang dibakar untuk seorang ibu yang baru bersalin supaya ia tetap panas. unang pos roham marhalangulu saganon, janganlah berlaku semberono dengan memakai potongan kayu api sebagai bantal, mungkin kayu api itu terbakar, dan membakar engkau, artinya janganlah membuat seseorang menjadi sahabat yang dapat merugikan engkau, jangan bersandar pada orang yang tak ada di kampung, senggang, kosong, sepi. sagang ari, kesatuan, penentuan waktu pukul 10 pagi di waktu mana mungkin tidak ada orang di dalam kampung. sagang borngin, pukul 11 malam di waktu mana orang tidak berada di luar. di sagangsagang ni ari, pada waktu tidak ada orang dalam kampung karena semua bekerja di luar kampung, di senggang-senggang menyebarkan jerami di ladang agar dipakai sebagai alas padi yang mau marsagi diparsagi, membagi dengan baik sehingga yang satu tidak menerima segala sesuatu yang baik dan yang lain segala sesuatu yang jelek. managihon, membagi-bagikan, membagi atau menyusun dengan baik sehingga berkumpul yang sama sifatnya, memberikan kepada setiap orang apa ia berhak menerima, masing-masing diletakkan di tempatnya. pasagihon, membagi-bagikan misalnya pekerjaan. sagisagian ni pinahan, bermacam-macam ternak. masipasagian, membagi-bagi antara sesama mereka. marga sagisagian, dari setiap marga ada yang hadir. sagi, sudut, segi, siku. si opat sagi, empat segi, empat sumsum, tepung tanam-tanaman yang mengandung sagu rumbia arrouroot dsb. sagu ni tano, kekuatan tanah. sagusagu, kue-kue dari tepung yang diuapi, suatu sedapan yang disukai orang Batak. panagunaguan, daun dalam mana sagusagu itu dibungkus, pembuatan kue pedas mengenai citarasa, tajam, menusuk kharisma, hikmat, kesaktian, wibawa, kebesaran otoritas, penuh kesaktian. marsahala, mempunyai kemuliaan, kebesaran, otoritas. ndang marsahala ibana mangarajai, tak berwibawa dia tuak, tanduk tempat minuman dari mana datu menuangkan sesuatu pemberian dengan menuangkan tuak melalui ujungnya. manahan, menuangkan tuak dari tanduk ke dalam mulut, menuang air ke dalam meterai, stempel, segel. manahapi, mencapkan, memateraikan, mensahkan, tiba, sampai, selesai, terwujud, diserahkan. pasahathon, menyampaikan, menyerahkan. pasahathon daung, = manggondanghon daung. hasahatan, alamat yang di tuju, tempat penyampaian, alamat, tujuan . hasahatan ni manuk, isi perut ayam dekat perut besar. pamahatan, orang kepada siapa sesuatu disampaikan, kepada siapa sesuatu dikirim. hujur panahatan, denda yang diberikan seorang lelaki yang melarikan seorang anak perempuan kepada pihak perempuan sebagai bukti bahwa ia mau membayar segala sesuatu. hasasahat, kedatangan, penyerahan, sampainya. pasahathon pelean, memberikan persembahan kepada roh-roh yang berhak menerima, menyerahkan sajian. II. sahaton, sakit pada kaki yang dianggap sebagai tanda sakit kusta. manahat, menyakitkan kaki orang dengan sihir dengan jalan menyihiri jejaknya. disahat begu, kakinya dibuat sakit oleh manahei, membagi-bagi dalam potongan-potongan, dipotong berkerat-kerat mengenai binatang yang dipotong. II. marsahe, bersetubuh mengenai binatang. hoda marsahe, kuda bastar, penyakit. sahit bali, penyakit menular. marsahit, sakit, menderita, mengidap penyakit. sahitan, idem. parsahitan, penyakit, keadaan sakit. panahit, dalam arti sembunyi cacing dalam usus, mempunyai cacing. manahiti, menyakiti, membuat seseorang sakit, misalnya dikatakan mengenai begu. na sinahitan ni begu, sakit dibuat begu menurut anggapan orang Batak kuno semua penyakit menular disebabkan begu.sahortak selera, tidak enak mengenai citarasa, tajam, rasanya selalu saja, sama sekali, tidak dapat tidak, terus-terusan. sai dialo do ahu, selalu dia melawan saya. sai manjua do raja i, raja itu tetap menolak. sai mulak do sahit i, penyakit itu selalu kambuh. na sai leleng, sudah lama. na sai laon, dahulu, sebelumnya. na sai laon, sangat sulit bdk mansai, sangat. II. kata depan ditarok di depan imperatif dan optatif, semoga, kiranya, mudah-mudahan. sai ro ma ho, datanglah. sai saut ma tahim, mudah-mudahan rencanamu terwujud. sai tubu ma torop anakmu, semoga anda mendapat banyak anak lelaki. sai dao ma begu, semoga jauh penyakit. `sai` ini sering terdapat pada permulaan percekcokan, perlawanan. marsaing, berkelahi, berjuang. pasaing, saling berkelahi, atas mengatasi, dalam keadaan runcing, taring pada manusia dan binatang. marsait, bertaring misalnya kuda. saitan, cantelan, kait besi pada pelana kuda beban. sait ni porhas, batu runcing, sinar kilat. sait ni huta, nama daerah di putih bersih, putih metah, putih sekali sehingga menyilaukan mata. II. manaksakhon tihas, mengumumkan kesalahan, kekeliruan, membongkar habis cacat orang. Saksi, I. ketenteuan, aturan. II. saksi. manaksihon, kesalahan, kekurangan, ketidak adilan, bersalah, dosa, mempunyai kekurangan. sala ho, kau berbuat salah. salangku, itu adalah salahku, saya berbuat salah. manopoti sala, mengakui kesalahan. marsala, melakukan perbuatan salah, salah. sala so, salah oleh sebab ini dan itu tidak ada. sala dohot, salah ikut, salah oleh karena turut melakukannya. singir sala so, denda yang harus dibayar kampung oleh sebab tidak turut berpesta. sumala, lebih salah, lebih keliru. dia salana, apa kekurangannya, apa yang kurang. manalahon, menyalahkan, mempersalahkan dia. II. manalahon, mengingkari, menyangkal, mengelakkan sesuatu. hasalasalaan, denda, hukuman uang dengan mana orang mengakui hutangnya. manala, kecil yang hidup di pohon kayu, kodok pada kuk tenggala pada mana patil tergantung, cantelan yang dipasang di pohon buah-buahan agar tidak dapat dipanjat orang, kawat duri keliling pohon agar tak botak dari saksak?. salaksahon, dalam keadaan botak, dalam keadaan tabik, salam = tabe. salamat pagi, selamat pagi. salamat taon baru, selamat tahun baru. salamat dalan, selamat jalan. salamat tinggal, selamat tingggal bagi mereka yang tinggal. II. sasaran. marsalamat, menembak marsalang, tidak bertutup, kata yang kurang sopan untuk telanjang. salangsalang, tidak pakai sarung mengenai pisau, pedang, tidak mengenakan pakaian mengenai orang telanjang. teka-teki jolo marabit asa salangsalang, lebih dulu berpakaian baru telanjang, yaitu bambu yang di waktu bertunas mempunyai pembungkus yang kemudian jatuh. II. salang, malahan, bahkan, nila, biru seperti nila. marsalaon, kehitam-hitaman mengenai kotak cerutu, tempat tembakau dari kuningan atau atap rumah Batak yang menjorok ke depan. II. tanduk kerbau yang dipasang di puncak mengeringkan di atas perapian, mengeringkan sesuatu dekat api, mengasapi, menganguskan kayu supaya mudah dibawa sebagaimana orang misalnya membuat butar sebelum membawanya dari hutan ke rumah. salean, rak yang dipasang atas perapian untuk mempercepat keringnya kayu, para-para di atas perapian. sisalesale tarup, yang mengasapi atap, yang nyonya rumah, dia yang memasak. Salempang, selempang, tempat mesiu dari tanduk, tabung kain yang disandang kaum bulat, rol kayu yang dipakai untuk meratakan, beras/padi dalam solup, alat perata isi lese, manalesehon, melunasi hutang, menyelesaikan hutang, meminjam, berhutang, menjamin mengenai utang atau benda. pasalihon dipasali, membantu orang de-ngan memberi jaminan, menghutangkan. parsalian, orang yang memberi pinjaman, kreditor, tempat meminjam. dipasalihon, dipinjamkan, bulu kening. mengkel salibon, tertawa dengan tidak menggerakkan menyindir, mengolok, mengucapkan kata-kata yang keji secara sembunyi sehingga orang yang mengucapkan kata-kata itu tidak dapat rumput yang harum yang dipakai untuk bahan salimbolbolon, menderita penyakit ini, sembelitan, terkena marsalimpotpot diida, pandangannya berkunang-kunang. Salin, I. manalin, mengganti, mengganti pakaian, mengenakan sesuatu. marsalin, mengenakan pakaian lain, tukar pakaian. sasalin abit, pakaian yang lengkap. mamalin tu, menterjemahkan ke bahasa lain. II. salin, lain, menonjol kelihatan dalam arti jelek. na sumalin, lain sekali dari seharusnya. sumalin do losokmu sian N., engkau lebih malas daripada N.. mate sumalin, mati sewaktu hamil mengenai perempuan, yaitu mati tidak dengan hormat, mati dari kulit binatang berantai kuningan dan dibawa dengan tangan. tas bergagang rantai perbedaan. pertengkaran, pertikaian. marsalisi, berbeda, bertengkar, saling berselisih. parsalisian, perselisihan, pertengkaran, perbedaan. parsalision, jampi, yang membuat peluru tidak mengenai sasarannya. manalisi, menjauhi diri. marparsalisian, berbeda, berselisih, bertikai. sadia selisina, berapa selisihnya, berapa sukar. salit tabaon, sulit untuk ditebang. salit pangkuron, sulit untuk memarahi, menyapa seseorang dengan suara yang keras, menegor keras, sungkot, tercantel, tersangkut. masipasallotan, sangkut-menyangkut. marsallot-sallot, seperti tangga, menyerupai tangga. Salngam, nyambung, hubungan antara dua balok yang disambung. masisalngaman, saling berbau yang lobang tiupnya rumput yang bunganya mudah melekat lohot. juga sejenis tumbuh-tumbuhan yang dipakai tukang emas untuk mengutip, memetik daun sayur, mencari sayur, mengambil dari kebun. mansalong hata, mencari kata-kata sedemikian rupa sehingga sulit bagi lawan untuk menjawabnya. martunggu ingkau sinalong, mencari keadilan, dikatakan mengenai paranak yang mengadukan bila isteri anaknya laki-laki lari dengan niat jahat. anak sinalong, seorang anak yang lahir di luar pernihakan resmi. ingkau sinalong, denda yang dibayar oleh ayah kepada suami perempuan yang lari daripadanya sebagai ganti rugi karena tenaga si isteri di kebun telah lama berkekurangan, denda terhadap pelanggaran akad nikah sebenarnya sayur yang dipetik.salongkapmanalongkap, sangatbau, pengap, bau tengik yang menyengat rahang bawah dengan tulang kepala, sendi rahang. Salosap, = gaja lampau, lalu, terlewat. salpu sataon, setelah setahun. dung salpu i, setelah itu. manalpuhon, manalpui, melampaukan, melewatkan, melebih-lebihi, melewati. masalpuhu, melebihi, melewati, kelewat batas. pasalpuhon, membiarkan sesuatu lewat, melewatkan sesuatu. sisalpusalpu langka, pekerjaan atau keadaan dalam hal mana orang terlambat datang. tolu ari salpu, tiga hari yang sejenis pohon kayu yang getahnya menimbulkan gatal. II. terang, tampak, dapat dilihat, nampak jelas. salsal ni hamonangan, kemenangan, yang jelas salsal ulina, keelokan, kecantikan umumnya tampak. marsinalsal, umumnya dapat dilihat, pohon aren dan membubung, lihat suksuk yang sudah berjahit mandar.salungI, manalung roha, memahami seseorang, mengambil hati seseorang. II. = upaya-upaya meringankan penderitaan misalnya pada kelahiran, pemasungan. salusu ni hata, perkataan yang membuat permintaan diluluskan. salusu ni bodil, saluran yang menghubungkan mesiu dan tempat mesiu. Saluran itu dibuat makin lebar pada arah tempat mesiu, agar api itu dipakai lebih mudah bersama-sama. sama tubu ni namora, mereka bersama-sama adalah anak orang-orang kaya. sama so alit, sama-sama tidak bisa dikalahkan, sama-sama tidak mindir. dongan sam dongan, sesama kawan. marbada isi ni huta i sama nasida, penduduk kampung itu berkelahi sesama samar-samar, tidak jelas kelihatan, tidak terang, serupa tetapi hanya kira-kira tidak dilihat dengan sungguh-sungguh. samak huida, saya lihat semua samar-samar, sama. manamaknamak, mengganti pakaian, membuat supaya tidak dikenal. pasamakhon, tarsamar, keracunan, kena racun, tercamar racun. II. ndang marsamari pogosna hamoraonna, kemiskinannya kekayaannya adalah luar biasa, tidak terbandingkan. na pogos so marsamari, sangat miskin tidak penghalang, halangan, ganjal, lintang. so binoto be samban, dia tidak mau ditahan atau dihentikan sewaktu lari cepat. samban bingkolang, lihat bingkolang. manamban, melintangi. II. sambansamban, sejenis masa tak berbuah, waktu pohon tidak berbuah. sambang ni parbue ni hau nuaeng, sekarang adalah waktu pohon-pohon kayu tidak berbuah. II. sambangsambang, sejenis rumput yang melekat. Sambar, tidak menuruti aturan, tidak pada tempatnya, salah, tertukar, palsu, tidak normal. sambar do i di rohangku, menurut tanggapan saya itu adalah salah. marsambar, bertukar, berganti. masipasambaran, saling menukar, campuraduk, tukar penjerat burung, jerat, perangkap. marsambil, memasang jerat. tarsambil, tertangkap oleh jerat, kena jerat, terjerat. parsambilan, nama daerah di Angkola. sambilan deso, sejenis kulit bambu. kulit tajam bambu untuk memotong tali saja, melulu, semata-mata, cuma. ho sambing dihaposi rohangku, engkau saja yang saya percayai. sadari sambing, hanya sehari menyembelih, memotong. tarsambol, kena sembelih, sitomu. samboliton, berpenyakit sembelit, khusus mengenai baskom, buruk, sial, malapetaka mengenai ambubu, mercu kepala, ubun-ubun. apus-apus sambubu, kekejian, kejahatan, jahanan, jahat, asal, tempat dari mana nenek moyang berasal, tanah sangat terkejut, amat terkejut, marsambut, mengambil panjar, membeli atas dasar panjar, persekot. II. manambut, sumambut roha, menyambut, mengusahakan untuk mengambil bibit padi yang siap untuk ditanam, padi yang ditaburkan pada tempat tertentu untuk kelak dipindahkan ke sawah. parsamean, persemaian. joloan di pudi songon panamean, yang pertama sering di belakangkan seperti semaian yang mula-mula ditaburkan akan tetapi belakangan menjadi besar karena manapiri, merampas pakaian orang. II. samir, apa yang dipakai sebagai penaung misalnya hari ke-tujuh. samisara purnama, nama hari ke-empatbelas. samisara mora turun, nama hari ke-duapuluh satu. samisara bulan mate, nama hari ke-duapuluh sederhana dalam tindakan dan berpakaian. parsamoan, = terendam, berupa bubur, lembek betul ditumbuk. manamolhon, menumbuk sampai lembek betul. Samon, kabur, embun, kabut. samon, kabut, kabur mengenai helai papan yang mengelilingi dapur perapian dalam mencari harta. mansamot, mencari nafkah, mencari rejeki. sinamot, harta, milik, kekayaan, penghasilan, mahar, mas kawin. pansamotan, panamotan, idem. parsinamot godang, orang kaya. ucapan selamat tuak na tonggi, bahulbahul pansalongan, di ruma ma tondi, tiur ma ro panamotan, tuak manis dan sumber rejeki, tegarlah jiwa, melimpah tercampak. sampak mudarna, darahnya mendidih misalnya pada kejutan tiba-tiba. sapaksampak mudar, darah mengalir ke jantung karena terkejut atau ketakutan. manampakhon jala, mencampakkan jala. sampak aek, mengumumkan perang denga resmi karena menembak di muka kampung musuh. sude disampak, semua diperanginya, semua dilawannya. disampak ngalina do lasna, letih membuat ketenangan, sesudah merugi timbul laba. sampaksampak, penyakit campak, kerena orang yang menderita campak disiram dengan air. tarsampak dengke, sewaktu menimba air dengan tidak sengaja turut ikan terbuang ke dalam air. tarsampak bogas, tertangkap basah secara = maneat seat.sampangI. masih cukup, ada waktu, sempat. sampang dope huida nasida, saya masih sempat melihat mereka. ndang sampang be, tidak sempat lagi. datu sampang, datu sempalan, bukan dukun professional, hanya bertindak molo sampang. III. manampang, dinding ditutup dengan sesuatu, mencat dinding. sampang, cat. manampanghon hapur tu dorpi, melapukan kapur di dinding. III. sampang, sejenis pohon kayu, yang kayunya disoro sampar do huta i, wabah menimpa kampung membuang, mencampakkan, tiba, penuh, genap. sampe tolu bulan, tiga bulan penuh, hingga tiga bulan. sampe modom sampimodom, bila semua sudah tidur, jam 10 malam. dolidoli sampe bunga, pemuda yang sudah dewasa, perjaka dewasa. hasampaean, kedatangan, kesampaian. sampe tua, uang atau kain yang diberikan para undangan sewaktu meresmikan penempatan rumah. sampesampe, kain berlipat digantungkan pada bahu, menangis kuat, tanaman paku, pakis. tubuan sampilpil tano na matolbak, bertumbuh pakis di tanah yang longsor, bagaimanapun kerusakan, selalu ada harapan bertumbuh yang getahnya dipakai sebagai pewarna benang tenun. Sampinur, sejenis pohon cemara, pohon pinus, yang kayunya ber-warna putih. jenis-jenis sampinur bunga, sampinur yang dipasang pada gagang pisau untuk mengikat pisau dan gagang sampu, roh jahat yang menyebabkan kejang. sampusampu, kejang. sampusampuon, penyakit kejang, penyakit tercampur, bersanggama, kawin. manampur, mencampurkan misalnya tuak dengan air. pasampurhon, mengawinkan. ari raya hasampuran, hari persetubuhan, perkawinan. sampur worna, 1. kain ulos yang pada polanya terdapat berbagai-bagai warna. 2. nasi yang dibawa para pengunjung janji borhat janji kepada orang yang dikunjungi. sampur pandidion, pesta pada pemberian nama kepada jeruk yang rasanya asam-manis. juga nama sebuah terjun. sitahan sampuran na so ra buruk, sihunti dolok na so ra tarhapit, penadah air terjun yang tak kunjung mabuk, menjungjung gunung yang tak terhimpit, artinya tokoh yang sanggup melawan nama kerajaan asli dulu di Sumatera Utara. Orang Portugis mengambil nama ini untuk mengebut seluruh Sumatera. pusat samudora, pusat samudera, tempat laut yang paling dalam. jalan masuk ke dunia bawah legenda.samukharam, najis, pantang misalnya daging babi untuk orang yang beragama Islam, pantangan buat orang berdiet. parsaporsamuk, seseorang yang harus menghindarkan menyamun, merampok. panamun, penyamun, manandang, menyandang, mengenakan ulos sedemikian rupa sehingga seluruh tubuhnya tertutup bila tidak berpakaian dalam. marsandang, hamil oleh sebab para perempuan sewaktu hamil mengenakan ulos dengan cara ini. sandang odap, menyandang sesuatu dengan melilit pada dada seperti sebuah tas. sandangan podang, penunjuk umur demikian besarnya sehingga dapat membawa pedang tanpa menyeretnya. disandangodaphon, dibawa sesuatu tergantung pada bahu, membawa seperti sintap, bersandar misalnya papan yang disandarkan ke dinding. mangunsandar, bdk mangunsande, bersandar di be-lakang. hasandaran ni begu, medium, orang kepada siapa roh orang mati turun, tempat bersandar atau tempat hinggapnya menyokong seseorang, menggunakan dia sebagai penolong untuk bersandar kepadanya. mangunsande, bersandar. pangunsandean, sesuatu pada mana seseorang bersandar, sandaran, tumpuan. bagot sisande bona, pohon enau yang batangnya miring sebelah bawah. sandesande, balok pendek yang menghubungkan pandingdingan dengan atap, pada mana papan dinding papan-papan yang dipasang di dinding di mana dapat diletakkan segala bdk dok opium. marsandu, mengisap candu. parsandu, pengisap pohon, tumbuhan semak oleander yang liar, pohon kayu berwarna sane, sejenis lembing yang oleh raja dipakai sebagai sempat, kata depan sampai. sanga dope huida ibana, saya masih sempat melihatnya. sanga tolu hali, sampai tiga kali. sanga pitu borngin, tujuh hari penuh. ndang sanga be, tidak sempat lagi. sanga ma di hasasangana, setelah tiba waktunya. pasanga, sempatkan, berilah waktumu. II. sanga, = manang Angkola. III. sangasanga, periuk kecil untuk memasak sinangajo, berhati mulia, mulia, rajawi, dihormati, patut dihormat, kemuliaan, kebesaran. hasangapon, kehormatan, kemuliaan, derajat tinggi. marsangap, terhormat, berwibawa. pasangaphon, memuliakan, menghormati seseorang. diparsangapi, dimuliakan, dihormati. na sangap, orang mulia, bangsawan. marsisangapi, berbeda dalam kemuliaan, tidak sama ujung yang lebar, corong yang mengumandang bunyi pada serunai atau terbanyak, tersebar luas, bulat. nunga sange nasida masuk, semuanya mereka sudah manangga, mengabdi, melakukan ibadat. manangga ra-ja, menjamu raja untuk memujinya. pasanggasanggaon, mengabdi. II. = terheran, tidak berbuat apa-apa karena keheranan. II. besar mengenai kepala terdampar mengenai kapal. hasanggalan ni solu, tempat mendaratkan dan penyimpanan antara dua ruangan yang kosong pada dewa yang menyerupai pangulubalang, dengan mana orang hendak memusnahkan sejenis rumput pimping. sanggar lahi, sejenis rumput pimping kecil. sanggar borhu, lihat borhu. sumanggar, menjadi keras dan kukuh mengenai bulir padi. II. mananggarnanggar ingkau, memasak sayur bersama garam dan lada dalam yang menyerupai jala sejenis rumput yang tinggi berbau harum. II. potongan-potongan ijuk yang rumput yang sanggul, konde, perhiasan bunga pada rambut. hatetehan sanggul, keguguran. sebenarnya kejatuhan sanggul. sanggulsanggul ni begu, hiasan bunga sebagai obat terhadap roh-roh jahat. pagar parsanggulan, penangkal bagi orang-orang yang hamil. parsanggulan, kundai, tempat sanggul, belakang kepala Angkola. mananggul, berkundai. parsanggulan, rahang babi bagian atas. II. sanggulan, cacar. marsanggulan, berpenyakit lengkap, segala sesuatu yang berpasangan, trompet yang diperbuat dari tanduk kerbau. II. gulo sangka, gula aren. III. manangka, ndang disangka = ndang keranjang yang dianyam tempat ayam mengeram. manuk tarhiap tumopot sangkakna dsb, lihat landasan kayu untuk mencencang daging. manangkalanhon dirina, mengurbankan dirinya menolong terdiri dari tulang yang dibawa datu, dan diselipkan dalam ikat akrab, erat, diikat dengan baik, memperlihatkan dirinya secara terang-terangan sebagai kawan. panolai gabe sangkam, wasit menjadi memihak, penengah yang memihak, menyebelah, bersikap berat rencana, maksud, niat, harapan. sangkap-sangkap ni roha, keinginan, rencana. marsangkap, bermaksud, berencana. sumangkapi, beranganangan, merancangrancang, mengingini sesuatu, ber-kehendak, menentukan. na sinangkap ni roha, keinginan, kerinduan, hasrat. sangkap balik, berputar balik, pemalsuan, = baoa. laki-laki yang dewasa tetapi belum kawin. marnangkarnangkar, manangkarnangkar hidup sendirian, dalam keadaan tanpa isteri dan tungku sendiri. sangkar ni huta, nama satu daerah di tepi Danau Toba. sangkar so lahi, seorang perempuan yang berkelakuan seperti seorang laki-laki, banci. Sangke, kotak yang dianyam dari rotan, sarung rotan, tempat penyimpanan benda-benda yang berharga. sangke ni ogung, sahan tempat gong, sarung gong. sangke ni pinggan, sarung pinggan. manangke, meletakkan sesuatu ke dalam sahan seperti itu, menyimpan dalam sarung sangketa, sengketa, pertengkaran, perselisihan. parsangketoan, idem. marsangketo, bersengketa, berperkara, = lobi, lebih dari, kebanyakan. II. sisangkil, kedipan mata yang berkelebihan kepada seseorang, sesuatu yang baik tetapi akhirnya tidak diberikan, bersifat pamer tanpa mau kerbau. juga golanggolang, yang diikat sebagai hiasan pada periuk, tutup periuk, kuali bdk langkop. pardahandahan di sangkop, perempuan kikir yang masak sedikit. manangkopi, menutupi, sangkut, terikat, terkait, tersangkut, tinggal tergantung-gantung, tergantung. manangkothon, menggantungkan, menyangkutkan, mencantelkan. dipansangkothon, menyangkutkan dalam jumlah besar. sangkotan, hanger, cantelan, sangkutan misalnya paku. sisangkot, bisa, yang diolah dari mise ni babiat dan pogu ni gompul. Sangkut, manangkut, menyangkutkan. sangkut, pengait, ka-it, gancu. nunga sangkut hatana, kata-katanya tersendat, tidak daging babi, dicincang halus dan dimasak dengan dicampakkan mengenai kapal di laut, tersesat, menentukan, menetapkan, menyita. tano na sinangsi, daerah dimana tidak boleh berperang. ari na sinangsi, hari yang ditetapkan tidak boleh perang, genjatan senjata. bdk juga yang bertelinga panjang dan saniang naga, nama dewi yang hidup di air, saudara perempuan dari Batara guru. terhadapnya orang memuja koyak, cabik, robek mengenai pakaian. manansanhon, mengoyakkan, merobekkan, mencacar, menyuntik. tungkang sansar, mantri cacar, juru hormat maaf, permisi, lihat minyak kelapa. na sinantan, sesuatu yang dimasak dengan sesajen, kurban, persembahan terdiri dari dahanon, gambir, gambiri, sirih dan telur ayam. marsanti, merayakan pesta persembahan yang besar dan yang diadakan oleh horja. santi rea, pesta yang luar biasa besarnya misalnya diadakan bila roh nenek moyang akan ditingkatkan menjadi sombaon. marsanti balatuk, berkumpul, berapat dalam mana semua orang yang ada kaitannya harus datang. mananti, membawa loting. manantik, menyalakan api, batu api, memantik, menggesek batu agar berapi. manantikhon, membuat api dengan pemantik api. santik parbinegeanna parnidaanna, dia mendengar, melihat sedikit, tidak tajam pendengarannya, kabur bahasa, beradap, jantung pisang. santungan, tandan pisang. sasantungan, setandan pisang. II. santungsantung, menjulang, ujung atap yang menjulang di muka ruma, jangkar. tali sao, rantai mangkok besar, dari mana orang menggonseng, memanggang bunyi yang dibuat untuk mengusir burung perik. II. ita, awalan orang pertama jamak, tabahen = itabahen, kita perbuat. III. -ta, akhiran orang pertama jamak menandakan milik. donganta, temankita. inanta, ibu kita. amanta, bapa,ayah sedang sibuk menebang kayu. manaba, menebang pohon kayu. sitaba hauma, suami, penebang jarahan, tawanan. martaban, menawan, menjarah, merampas. partaban, penawan, penjarah, perampas. tartaban, tertawan, direbut. hona taban, kena rampok, tertawan. martaban duduk, menjarah tawar. aek tabar, air tawar. II. tabartabar, sejenis perdu. manabari begu, mengusir begu dari kampung dengan memukulkan tabartabar di dingding rumah dan menyerukan `tabartabar`. begu na so hatabaran, = begu yang tidak mau jampi disertai dengan tonggotonggo kepada begu, yang sehubungan dengan itu. manabasi, memanterai, menjampi, mendoakan obat denngan mengucapkan mantera. mejampii obat. manabashon, melantunkan = tabi. II. sitabean, payudara dari santabi = tabik perkataan untuk meminta maaf. selanjutnya ucapan salam tabi di ho, salam kepadamu. tabi di raja i, saya minta maaf kepada raja bahwa saya mengambil kebebasan misalnya melalui dia atau mengucapkan kata-kata yang kasar. santabi, maaf, meminta permisi dipakai untuk semua kata-kata yang menurut adat Batak tidak halus misalnya anggota gerak badan, lidah, perut dll. babi, ternak, anjing dsb. manabi, menyalam orang, mengatakan tabi kepadanya. masitabian, bersalam-salaman, saling meminta maaf, berdamai. marsantabi, menunjukkan hormat, mengucapkan minta maaf. parsantabian, cara menyalam. tabina di hamu, salamnya pada kamu, tertitip salamnya pada nikmat, empuk, lezat. tabotabo, gajih, lemak. tabotabo ni pinggol, apa yang suka didengar telinga, janji-janji manis. manabonaboi, membubuhi dengan lemak, anduhur tabu, sejenis burung tekukur yang liar. II. tabutabu, labu. tading di tabutabu, seorang yang lahir sesudah ayahnya ubun-ubun, jidat lihat padat rambut, bulu.tabunilihat resik, pohon yang daunnya dipakai sebagai pembungkus terjang, degil, melawan, bangkang. tada tu rohana, bertentangan dengan pendapatnya. martada, menyepak dengan kaki pada permainan. manada, menumbuk, menendang seseorang. masitadaan, saling pohon tidak ikut pergi, ditinggalkan, bersisa. tading di lampin, tinggal sebagai tidak beribu, sebagai piatu. manadinghon, meninggalkan sesuatu. manadingnading, meninggalkan seseorang misalnya isterinya. manadingnading hata, mengatakan sesuatu sambil pergi, bertinggal kata. tadingtadingan, warisan, harta peninggalan, orang yang tinggal. martinading, berketurunan. martinading hata, mengucapkan kata-kata perpisahan. tartading, tinggal di belakang, ketinggalan. partadingan, tanda mata, kenang-kenangan. hulinghuling ni lombu binahen pargambiran, molo laho ho mardalan bahenonmu partadingan, kulit lembu jadi tas gambir, bila berangkat bagus kau tinggalkan kenang-kenangan. diparsitadingi, melampaui seseorang, dilintasi, tidak diperhitungkan. parsitadingan hata, tempat diadakan pamitan. dipanading ni amana, sewaktu ayahnya meninggal. tumadinghon, = manadinghon. hatadingan, garis kecil di atas kiri huruf mati yang menandakan 'e' dalam tulisan Batak duduk di tanah dengan kaki yang direntangkan. sitadoan, sepotong kayu, pada mana penenun menekan kakinya, tempat kaki bertelekan, sejenis kuk penahan kaki menabur. taduhon = saburon, masa ke belakang, misalnya kepala seorang anak yang digendong di sitaeram, sejenis sumpah, bdk tangga hambing teras seperti yang diperbuat untuk sawah. martagahambing, bertangg-tangga agam, managam, berharap, waspada terhadap sesuatu, menanti sesuatu sambil waspada terhadapnya. managam musu, menanti musu, bersiap-siap untuk bertempur. tagamon, untuk mana orang harus waspada, mungkin, barangkali. ndang tagamon, barangkali tidak. panagamnagaman, pengharapan, sedang menanti-nanti. tumagan haroan, menanti sejenis bambu. selapa, tempat kapur dari bambu. II. tagan, sementara, sedang, sewaktu, semasa. tagan metmet ibana, sewaktu ia kecil. tagan so, sebelum. III. martagan, kecil, hanya dikatakan untuk mentimun, belum bisa lebih baik bdk aganan. taganan mate asa mangolu, lebih suka mati daripada tataganing, perangkat musik ogung, gendang besar dari kayu yang ditutup dengan kulit, terdiri dari lima jantan besar, ta geak, berkotek mengenai ayam yang sudah menelurkan. marpapateak, bunyi ular yang meniru kotek ayam. sitatageak juga sitalaseak, yang berkaok-kaok dihadapan umum, yang tidak bisa menyimpan rahasia, comel, bacar gelleng, kecil. sitagelleng, anak kecil, si sedikit, yang sedikit lagi tinggal dikerjakan. langlang di tagetna, kepalang, tanggung, hanya tinggal sedikit lagi yang masih harus dikerjakan. sapala nioloan, unang langlang di tagetna, kalau sudah mau, jangan alang menjadi biasa, menjadi ketagih. hatagian, biasa, ketagihan, ingin meneruskan yang memarang sesuatu, menetakkan, menebang menghapuskan sebagian dari hutang, hatagutaguan, tidak dapat dipercayai. ndang tartagutagu hatana, dia tidak dapat dipercayai, tak bisa dipegang omongannya. Taguk, managuk, menerima. taguk, sehelai daun atau pipa bambu kecil tempat menampung air sumber atau dipakai sebagai corong, juga daun atau tabung bambu melalui mana tuak mengalir ke tabung yang digantung di bawah. taguktaguk, sejenis burung yang berbunyi 'guk'. taguhon ni posoposo, halus payudara ibu, susu ibu, buah gupgup, martagupgup, menutupi muka dengan memotong, menetak, mengampak, memelah kayu. ditaha haleon, dilumpuhkan paceklik. taha ulungku, terantuk kepalaku. martahaan, saling terantuk, mis waktu gelap. tahataha, dada burung. batu martaha, batu yang dipakai sebagai pir tahak, keras hati, berani. pir tahakna, dia berani betul. papir tahak, menyegarkan, memberanikan, mengeraskan hati, tangis anak-anak.tahalmanahalhon, menghantamkan, remaskan. tu pansur i tahalhon babami, = patongon dompak alogo, ke pancuran remaskan mulutmu dan tidak kepada saya, kata taon, manahan, tahan, menahan. manahani, mengambil alih utang orang. panahani, jaminan, penanggung. na tahan, tahan menderita. tahan jorat, jaminan. tartahan, bertahan dalam penjara mengenai seseorang raja yang dipenjarakan mengganti bawahannya. ndang manahan, tidak bertahan. ndang tartahan, tidak tertahan, tidak bisa dibendung, tak bisa mengenai mulut periuk. panaharan, muara terusan di di tahataha, tanda buruk dari ayam tenun yang tak bisa dielakkan. selanjutnya pasti betul, tidak bisa memang, sebenarnya, kata seru yang memperbaiki lebih baik, lebih banyak. opat, lima tahe, empat atau lebih baik lima. i ma tahe, ya, itulah lebih baik. ise tahe, siapa itu gerangan?tahikeputusan majelis, maksud, tujuan, rencana, keputusan, penentuan, tekad, niat kuat. tumahi, berencana. satahi, sehati, sepakat, sekata, seia. mambahen tahi, merencanakan sesuatu, bertekad. partahian, persidangan, perencanaan. martahi, bermaksud, berniat, membuat rencana. martahi mate, berniat mati. martahi bodari, menjelang malam. martahi neang, mau bersalin. manuan tahi, berniat. sisuan tahi, memotong, mengerat, memenggal, menetakkan. Tahiling, sitahiling, sebagian dari milik kepunyaan anak somang, bagian dari ladang, kebun, sedang. lumayan, bolehlah. i ma taho, baiklah itu. taho ma, itu baik. marhatahohon, merasa senang dengan sesuatu. hatahoanna, baik betul, tidak terlampau besar dan tidak terlampau dengan tiba-tiba. tahoptahop ni bodil, picu senapang. manahopi, menyerang sesuatu, merampasi, menyerbu, i, menangguk, menceduk, menimba. tahutahu, timba, gayung. santahu, satu timba penuh, sebokor, secedukan, sebanyak sekali menimba. tahutahu, campak karena seorang berpenyakit campak disiram dengan air dingin. tahutahuon, berpenyakit campak, kena penyakit berkokok mengenai ayam jantan. tahuak manuk, penunjuk waktu jam sejenis anggrek hutan yang punya kantongan berisi air penjebak serangga. Tumbuhan yang memakan daging. di dia mate magulang porhis, bagaimana mati semut dengan berguling ke bawah?tahultahulperang berjalan dahsyat sehingga senapang-senapang berdekatan, makin sengitnya peci, kopiah, topi. biang hoda sitahuluk, anjing atau kuda berkepala putih, berbadan hitam atau kepala hitam badan alat menulis dari bambu atau tanduk kerbau untuk mengorok pohon kayu, menoreh. ndang hatahuran, terkorek, tak semut yang hidup bertumpuk-tumpuk. onan sitahuru,pekan, pasar yang termasyhur di Silindung dimana orang-orang berkerumun seperti takut. tahuton, takut. hatahuton, ketakutan. na so matanggak di hata, na so martahut di bohi, yang tidak malu dan tidak untuk mengusir timbangan emas seberat 16 duit dulu seharga 25 ringgit. satahil, mas seharga seperti tersebut di atas. manjujur tailna, demikian dihitung sehingga pada setiap 25 ringgit selalu diberikan atau diambil satu. pordua tailan, seharga dua melihat, menoleh, menengok. manailihon, menengok ke, memandang. panaili, cara memandang, pandangan mengenai pikiran roha. panailian, pemandangan, menghiraukan. taili, pandang, menarik, menyentak, meregangkan. patair, memanjang. tais soarana, suaranya ditarik panjang, perlahan-lahan. patais soara, suaranya ditarik panjang. patais, = padao. Tait, manait, menarik, menyentak. manait hata, memanjangkan kata-katanya dan selalu diobah. pataittait, sering menarik kesana memperdulikan suatu urusan, masalah, mengerjakan sesuatu. manghatajahon, dengan giat mengerjakan suatu hal, merekam di hati untuk parang. mate ibana dipanajak ni rohana, ia mati waktu masih dipotong. manajap, memotong sesuatu dengan miring. panajapan, bidang pemotongan yang ayam jantan, pisau yang diikatkan pada taji ayam jantan yang sedang bersabung. ndang dope martaji nunga martahuak, belum bertaji sudah berkokok, artinya belum apa-apa sudah anggar jago. manaji, memanaskan hati orang, sehingga ia marah, menghasut supaya kulit pada telapak mengenai pisau dsb, menyakiti mengenai kata-kata. manajomi, menajami. sitajom, uang yang diberikan kepada ulubalang sewaktu ia pergi berperang asa tajom.tajurtakik. martajurtajur, bunyi `tak-tak`. marlatak, berdetak. patutaktak ipon, kotoran pada badan,talaI. = patar. sitalaseak, bacar mulut, orang yang tidak bisa pegang rahasia. lihat tageak, sitalageak. II. tala, kolam, tengah dalam rumah, papan lebar yang dipasang dari muka sampai ke belakang rumah, dianggap tempat itu paling rendah, dimana tak disuruh duduk orang yang terhormat. partalaga, ibu rumah oleh sebab pekerjaannya dilakukan perkara kecil, lebar, mengenai pintu, tidak berdinding. patalakhon, membuka, membiarkan terbuka. talak batu, parit dalam mana tanah dibasahi. talak roha, dapat diterima mengenai perkataan-perkataan yang baik. talak sae, kutukan engkau tidak akan mendapat talam bohi, lebar mengenai muka, membicarakan soal lapang, bidang, lebar, luas, mengentak-entakkan kaki mengenai binatang yang mau mati, kuda liar. menerjang-nerjang ke bdk albang, memakai sesuatu untuk memukulnya, juga mengenai mulut, periuk bila lubangnya tidak atehe, ale. = juga talaktak. jolma talektek, orang yang sosok tubuhnya embas. martalembas, menari dengan berbaris dan melambaikan bdk lentes, leluasa, lapang, terbuka, bebas jalan. langit na manalentes, terbuka mengenai dalam rumah untuk menyimpan piring. talete ni parbinanga, rak untuk menjemur kayu, takik pada balatuk. anak didengar di kejauhan. talhis soara borngin, pada malam hari jauh benang. tali ni ninggala, cantelan bajak. tali ni hudali panggu, gairgair, gagang pacol. ndang tali begeon, kedengaran bunyinya tidak harmonis musik. talitali, penutup kepala berupa kain yang dililitkan. manali, mengikat. patalitalihon, menalakan ogung, husapi. martali, mengukur dengan tali. partalian, sebidang tanah yang telah diukur. juga bagian jalan yang telah ditetapkan untuk harus dikerjakan oleh keluarga. talian, idem. tali ni biola, tali biola. tali, nilai uang = 25 sen. uang Batak = 3 berliku-liku, ke atas ke bawah atau ke kiri ke kanan. martalindan, berbelit-belit mengenai sejajar, paralel, serupa jenisnya, sama nilainya. yang satu tidak kurang dari yang balingkas, masitalingkasan, membolak-balikkan. saling bergumul, dalam keadaan sunyi senyap, mati sepi, tenang manallihi, menetak, memotong, memarang. tartallik, kena parang rabi. hona tallik, idem. masitallihan, saling membacok, saling memarang, parang lama, jarang, jarak waktu agar diri, melepaskan. tallus sian roha, hilang dari ingatan. manalushon, menolak , melupakan, menampik, penyek, rata misalnya makanan. talmis ni bibir, kata-kata yang ditanami tanah.talpakujung, batas, akhir, penghabisan. partalpahan, perbatasan, dan mudah diambil, letaknya dekat. manalpenalpe, meminggir-minggir. patalpehon, meletakkan manalpokhon, memecahkan, mematahkan. matalpok, pecah, jatuh, gugur, luruh, membuang menir monis sewaktu membersihkan sesuatu yang tadinya mencincang, memukul, memarang. menjawab orang sekasar ia sendiri kalah, takluk. manaluhon, mengalahkan. hataluan, kekalahan. partaluan, orang yang selalu kalah. marsitalu gogo, berlomba untuk menang. pataluhon roha, bersikap mengalah. tunggal panaluan, tongkat ajaib. na so ra talu,yang tidak dikalahkan. nama sejenis kayu yang keras. II. bonang manalu, benang berwarna tiga yaitu putih, merah dan tandus yang dulu telah dikerjakan dan ditanami. situmalun, = tano, tanah And. manaluni, membuka tama. martalup ni roha, demikian baik hatinya sehingga setiap orang dihunjuknya apa yang akan diperbuatnya, hak apa bakal baginya, tau diri, merasa mampu tanpa sombong, bersifat penyembelihan orang yang dipakai untuk mengikat orang untuk dibunuh. harhar talutuk, uang penebus orang yang mau dibunuh pada tiang itu. manalutukhon, mengikat orang dengan punggungnya pada tiang sempurna, lihat tiruan bunyi tembakan senapang. marlatam, berdetus. II. ndang tartamhon, tidak tertahan. nitamhon so tartamhon, dicoba menahannya akan tetapi tidak berhasil, sia-sia wajar, layak. na tama, yang patut. tumama, lebih patut. adong na tama, mengenai seorang perempuan dia telah hamil. sipatamatama, dikatakan mengenai orang yang berbuat seolah-olah keadaannya baik dan kaya misalnya saudagar yang berpakaian indah dan bertindak sebagai orang kaya supaya orang akan membeli kepadanya, berpura-pura berbuat nifas, haid. tamanang bulanon, haid, apa yang ditambah. manambai, menambah, ditambahkan sesuatu. tamba ni, lagi pula. panambai, tambahan. sitamba, sejenis kuburan di tempat yang agak tinggi dan biasanya ada ditanam pohon melintang. mengganggu. gadu tambang, bendungan yang dipasang melintang untuk menahan terikat. manambat, menambat, mengikatkan, anyaman mirip dengan tikar, yang dapat digulung dan ditarok di punggung untuk sopan berpakaian, tidak patut di-katakan mengenai wanita yang memakai pakaiannya untuk menggendong sekop. ansuan, yang berujung manambing, menanduk. tambing, = duri sibahut. II. benjol mengenai ternak. bola tambirik, setengah kuku yaitu seperdelapan kerbau yang menjadi milik bersama beberapa orang. tambirik ni gaol, tunas pisang yang pohon yang merupai manambok, membendung melarikan diri ke tempat yang manusia, tambun, tegap. manambori, meninggikan tanah disekeliling tanaman, menimbunkan dengan tanah, menggemburkan tanah sekitar tanaman, mengonggokan tanah di pangkal mengenai tubuh, tegap dan sekaligus kuat, kuat yang dipakai sewaktu minum tuak, sangsang disantap sambil minum = tamba, banyak. II. tambun, timbunan, bukit kubur. manambun, membuat kuburan. panambun, menggali kuburan. tambunan, timbunan, tembok, yang dipasang dalam air untuk menangkap ikan, kalau turun air itu. nama marga. patambunhon, membawa persembahan pada orang mati dengan menarok daging di kuburan dan mengucapkan kata-kata berkat jambar ni begu dan jambar ni na mate.tamitamitami, pemberian, hadiah. marsitamitami, mempersembahkan, memberikan, menghadiahkan. martamitami, idem. manami, membagi-bagi daging karena suatu peristiwa yang mencairkan. ditamisi bage, begu telah membunuh anak di rahim ibu dengan onding, manamondinghon, menyembunyikan, merahasiakan, pohon jamur yang menimbulkan puntung lebar, tidak runcing pada ujungnya. manampahi, menumpulkan misalnya pada andalu yang menjadi runcing karena sering dipakai. tampahan, ujung benda-benda, akhirnya kejadian, kesempatan, perkara. tampahan ni butuha, usus dekat dubur. ruar tampahan ni butuha, duburnya keluar. martampahan, berakhir. II. tambak, kompak, serentak, bersama, berkumpul. tampakna do tajomna, bersatu kita yang ditambahkan untuk memenuhi muatan, selipan, padi yang telah diasingkan sewaktu yang ujungnya lebar untuk mematikan burung. manamparhon, menangkis pukulan, menahan pukulan. sinjata manamparhon, senjata untuk membela diri. mate ditampar lali, mati sewaktu lahir, mati hadiah yang dikirim kepada famili melalui orang garang, bringas, bengis. bdk piar pita. tampiason, bercacing pita, siat, menampung, meletakkan. santampin, satu bungkusan kecil, labah-labah bocor, disusun padu, rapat misalnya atap. rapat dianyam, menaruh sabar terhadap orang lain, kumbang berwarna hijau.tampuasejenis daun atau buah. martampuk, jatuh dari tangkainya. manampuhi, mengeluarkan tangkai dari buah. urat ni ateate, tampuk ni pusupusu, aorta, urat nadi, memarang, memenggal. manampulhon, memakai sesuatu untuk memenggal. tampulan ni asu, punggung anjing. tampultampul, sejenis tumbuhan yang liar, kucing perut penambah mengambil sedikit dan sisanya dihancurkan misalnya memetik buah dikebun dan selainnya perkakas.tamuetamu. manamuei, menjamu, menamui. partamue, tuan rumah. partamuean, hal menamui, penjamuan. partamueon, perjamuan, hal menamui. na ro tamue, ada anak sekali, mantap, mewah, melimpah, lengkap. patanakhon, melimpahkan, memperbanyak, menambah hingga bukti, tanda. tanda, terang dapat dikenal, dapat dilihat. tanda paboa, tanda bahwa. mananda, mengennal, mengakui, mengetahui. tumanda, idem. tandatanda, cindera mata, tanda pengenal. masitandaan, saling mengenal. tanda tangan, tanda tangan. martanda, membubuh tanda tangan. partinandaan, tanda, ci-ri, perkenalan. patandahon,memperkenalkan, menyepak ke belakang mengenai kuda, menendang ke belakang dengan kaki berkunjung, merantau, tandang menandang bepergian, mengadakan kunjungan. manandangi boruboru, mengunjungi/ mengejar wanita. manandangi juji, pergi ke tempat penjudian. marmusu tandang, memasuki daerah musuh. babiat tandang, harimau yang berkeliaran di luar territoriumnya. ulubalang tandang, penghulu perang yang menyewakan dirinya di kerajaan asing. tandang marbada, mengadakan perjalanan untuk menaburkan perkelahian. manandanghon, membawa sesuatu hata, barita oleh karena ia pergi bepergian. manandanghon habeguon, memperlihatkan andap, terang, mantap, tegas, jelas, nyata. patandaphon, menyatakan. mamandap, hanya, saja, cuma. manandap tu eme saluhut, segala-galanya dibeli hanya dari hasil terlihat bedanya, mencolok, menonjol, baik sekali dalam arti positip dan negatip. tumandi sian, lebih menonjol dari, samasekali lain daripada. situmandi, salah satu dari sungai Batang paku pohon pakis. Tanding, = wadas, karung, sumpit lonjong, untuk menyimpan beras. II. besar, ganteng. situmandok, bumi. patandokhon, mengakhiri sesuatu dengan tidak dalam, landai, dangkal mengenai andos, tandas, tertumbu pada sesuatu, tiba. masitandosan soara, saling menyapa. patandoshon, menyampaikan sesuatu, tanduk ni ruma, tanduk kerbau yang dipasang orang-orang kaya di atas rumah mereka. sitanduk, sejenis pisang. marbau tanduk, marah, murung misalnya mengenai bau tanduk yang dibakar. pamunu tanduk, hobatan yang membuat orang dapat membunuh dari jarak jauh. unang pinortanduk na so tanduk niba, orang tidak boleh terlalu bangga mengenai sesuatu yang tidak dimiliki, tidak boleh memperagakan dirinya dengan milik orang martane, mandi uap. II. martane, membagi-bagi tuak kepada teman-temannya. partanean, tempat pembagian kukuh, kuat, dewasa mengenai orang dan binatang. kukuh mengenai tembok. tang marsinjata, demikian besarnya sehingga ia bisa membawa senjata. tang marsoban, demikian besarnya sehingga ia bisa mengambil kayu bakar. tang marmahan, demikian besarnya sehingga bisa menggemtangakepinding, kutu mardua di tangan, membagi dalam dua bagian yang sama. partanganan, lengan pakaian. manangannangan, memandu, membawa dengan tangan. tinangantangan, hanya dapat dibawa dengan tangan. martanganhon dipartangan, membagi-bagikan dengan tangan. juga menyimpan. ina ni tangan, ibu tangan, jempol. anak ni tangan, kelihatan mengenai mulut periuk, lebar yang harus lama menunggu kekasih, gelisah menanti ibarat seorang gadis menunggu kedatangan tanggatangga, tangga. tangga ni ari, bilangan hari pada peraturan. tangga sideak haijuran, tangga dalam doa dukun. martanggatangga, bertangga-tangga. anak ni tangga, anak tangga. manangga ari, menentukan hari tanggal pada persetujuan. panangga, anjing kata halus. tangga hambing = tagahambing, bersikap hormat, enggan terhadap yang lebih tua, yang tanggal, terbuka, terhapus, lepas ikatan tali. mananggal, menanggal. tanggaltanggal, bekas ikatan. tanggal bajuna, dari seorang ibu bersalin, melahirkan. II. sejenis bubu ikan. Tanggam, = tagam. datu tanggam di langit, = pane na hira dila ni tanggiling, penipu, munafik, bak lidah tenggiling seperti tenggiling manis hingga semut berkumpul untuk tegang, regang. manangging, merentang, tumbuhan berbau wangi, liat, teguh, solid. juhut satanggo, sekarat daging. tanggotanggo, idem. mananggoi, mencincang, memotong-motong daging. martanggotanggo, berbentuk potongan halus. martinanggo, melangsungkan perhelatan dengan hidangan daging. II. tanggo, teguh, kuat, tidak mudah putus mengenai seruan silahkanlah, baiklah, ayo, mari. Ua lehon di ahu, mari berikanlah kepadaku. II. manguai, memanas-manasi lawan untuk berkelahi, mengajak musuh untuk berkelahi. masiuaan, saling menyerukan menurut cara pahlawan-pahlawan Homerus. mangua, membenarkan diri untuk perlawanan terhadap musuh. ulubalang na so mangua, seorang yang tidak memberitahukan, pahlawan yang tidak lebih dulu menunjukkan dirinya kepada musuh, yaitu pembunuh menguak, mengeluarkan kulit pohon kayu, juga mengeluarkan bangkar dari pohon kayu yang mirip dengan tangki, yang kulitnya dapat dijadikan tali dan paualuhon, yang kedelapan, kedelapan. sipahaualu, nama bulan lama, uang logam seharga 16 duit. uang tali = 3 uang. uang mini, = 10 sen, uang harotas, uang kertas. uang mas, uang mas seharga 10 kepulan, bau. muap, bau, menguap. muap barerang, bau belerang. pauapuap barita, mengumumkan secara meluas kemasyhuran seseorang, namun tidak cukup lawannya bue.uarangmengembangkan dirinya bdk tuarang. Uarar, maruarar, berkembang, meningkat, menjadi makmur, sumpah. maruari, berikrar, bersumpah. manguarihon, menyumpahi kerabat yang haus. maus, berdahaga, kehausan. mauas male, lapar dan haus. manghauashon, sangat mendambakan, haus akan sesuatu. sombu uas, merasa puas juga malum, merasa ubah, berobah, menjadi lain. muba do ringgasna, kerajinannya berubah, ia bertambah rajin. manguba, mengobah. manguba padan, merobah janji. paubahon, mengubah sesuatu. pauba ma roham, berubah sikaplah kau. mubamuba, selalu berubah, berobah-obah. haubaon, juga hamubaon, perubahan. hamubaon ni roha, pertobatan, perubahan pikiran. ia muba hape dolok, muba do hape duhutna, ia muba hape huta, muba do hape uhumna, lain gunung, lain rumputnya, lain kampung lain adatnya. pangubaubaon, cenderung untuk berobah-obah misalnya pakaian atau cara berjalan, supaya dilihat ubanon, beruban. na ubanon, tua, putih mengenai rambut. sabur uban, bertabur uban. uban manjoloani, cepat mulai beruban, uban permulaan, yang terlalu cepat tumbuhnya. mardangka ma ubanmu, semoga anda mencapai umur yang tinggi, menjadi tua sekali. Ubat, = daon, obat. mesiu senapan. mangubati, mengobati. mangubat bodil, mengisi senapan. masiubat, mengambil obat tu. ndang haubatan, tidak dapat disembuhkan lagi, tak perut And. boras ni siubeon, buah kandungan, anak sejenis gadong liar, yang hanya dimakan di masa memberi tanda dengan gerakan muka atau ernyitan mata. ubitubit, gerakan bibir, isyarat salah, palsu. II. mangubor, menutupi, menutup misalnya kapal atau anduri dengan menyapukan air dan mengubung, menyambung. taoar pangubung, gunaguna untuk menghidupkan, menyambung laki-laki ayah. amanguda, berbaring di padang bebas tentang ternak. dipandamhon, ditaruh ternak di padang terbuka. parudaman, tempat dimana ternak bermalam di padang na ro udan, hujan datang. hona udan, kehujanan, jadi basah karena hujan. ari udan, musim hujan, hari kuburan, tanah sibong, membancuh, meramas, mengaduk tepung. na niudi, adukan tepung. mangudi pollung, memikirkan akal = mimbarimbar, berbeda-beda, berlain-lainan, tak dongan, teman. saudoudo, sekutu, sebaya, hori atau ijuk, memintal tali dari hori atau ijuk. sindor na so hori, sigirahon na so bonang, orang yang membicarakan yang tidak benar, tidak pada berjajar, bersama-sama, berturut-turut, yang satu di muka yang lain. udur mardalan, bersama-sama berjalan, beriring-iringan berjalan. dongan sauduran, kawan seperjalanan, teman. mangudur, membuat sesuatu berbaris. mangundurhon, membuat barisan. marudur, berjalan beriring-iring. marudurudur, barisan, berjalan yang satu di belakang yang lain seperti perjalanan penerusan. mangudut, bersambung, meneruskan. manguduti, meneruskan sesuatu, mengasah, kepercayaan. marugama, beragama. Ugan, subur. uganugan, lumrah, kebiasaan, adat istiadat, cara seperti isara.ugasanmilik, harta benda, perabot, barang. ugasanku do i, itu adalah kepunyaan saya. marugasan, mempunyai, memiliki. parugasan, menyungkur, membongkar menyengkur mengenai babi yang sedang menggembur. menanduk mengenai kerbau. mangugehon, menyerundukkan. uge, mengenai seorang anak kecil yang lahir dengan mukanya ke bawah mengenai itu takhyul mengatakan bahwa ia kelak akan menusuk seorang kerabatnya, artinya bahwa seorang akan mati karena anak = porngapornga, menyentuh, memegang sesuatu dengan perlahan-lahan seperti hurtik.ugulmangugul, memeriksa, menyelidiki perkara. pangulugul, berkelahi, bertikai, berderum-derum, menderu, geger. sampuran na marugupugup, air terjun, yang gemuruh, yang bersenggolan, menggosok bdk perhubungan ke-rabat, bagaimana pertalian de-ngan orang? paruhaonmu do i, bagaimana pertalianmu dengan dia dari parahaon?, apamuitu?uhalI. manguhal, menyedot, gali dari dalam, mengeluarkan, mengorek keluar. II. menyalin dari buku yang satu ke buku yang lain, menyalin. na niuhal, salinan, mengambil air, menimba. panguhatan, bejana, tempat mengambil air, guci menggali, mengorek, mencongkel ukir, diam, tidak berkata-kata, berdiam diri tanpa tubuh dalam luka yang sudah mati, endapan, kulit mati pada bekas tersembunyi, tidak jujur, licin tentang perkataan. padua na uhot, mempunyai dua arti seperti sering misalnya ramalan yang terdapat pada datu.uhumhukum, adat, cara, pengetahuan mengenai hukum, ponis. na so uhum, tak patut, salah. uhum hian, sebagaimana halnya dulu, cara biasa. manguhum, menghukum, mengadili. manguhumi, menimbang, menghukum orang. panguhum, = paruhum, hakim. uhum na roa, adat istiadat yang buruk. maruhum na roa, melakukan sesuatu yang jelek, berzinah. paruhum na denggan, hakim yang adil. hona uhum, terhukum, dihukum. mandabu uhum, memutuskan hukuman. madabu uhum, hukum telah homat, tenang, perlahan-lahan, mengaum-aum, meraung binatang.uhurmanguhur, menimbang, menaksir bila letak dadu permainan disangsikan. Harus diputuskan pemimpin permainan ialah sampah beras sewaktu mengibas, mengipai. muit, congkak, sombong. panguituiton, datang dengan sombong. dan tinggi hati, bolak-balik, bdk berujar, berbicara, bertutur And. na uja, baik, manis. uja, kesenian, kecakapan. ujarujaran, kepandaian dalam hal ajaib. sideak parujar, orang yang cakap. marujarujaran na roa, bergagasan ilmu hitam, black ditolak secara memalukan karena permintaannya tidak dikabulkan. paujathon, menolak, menampik sesuatu. tarujat, ditolak, mencoba, memeriksa, mengadu kekuatan dalam perlawanan. ujiujian, ujian, percobaan. pangujian, pemeriksaan, percobaan. marsiuji, mengadu dalam hal kekuatan, berlomba. batu pangujian, batu ujian pada mana orang menguji mas. II. uji, manguji, mengatur peradilan Tuhan dalam mana diharapkan mukjizat untuk mengetahui kebenaran. pangujian, hukum melalui peradilan Tuhan. uji ulos, mengenai dua orang tersangka yang masing-masing menembak ulos lawannya yang dikembangkan, orang yang ulosnya kena adalah salah. uji gaol, masing-masing menembak gambaran lawannya dari pisang, orang yang gambarannya kena tembak adalah salah. uji hian, perang tanding dalam mana lawan saling ketika, saat, sewaktu, selama. uju di haposoonna, sewaktu ia masih kecil. uju i, di waktu itu, pada masa itu. marujuuju, kadang-kadang, sesewaktu, sekali-sekali. II. manguju, mengadakan jamuan makan untuk seseorang. sipanganon ujuan, perjamuan akhir. marujung, berakhir, selesai, meninggal. dia ma ujungna, bagaimana akhirnya. mangujungi, mengakhiri sesuatu. paujunghon, idem. ndang haujungan, tidak bekerja, mengerjakan ladang. mangulahon, bekerja dengan sesuatu. mangulahon horbo, bekerja dengan kerbau. dipangulahon, bekerja untuk orang. pangula, pekerja di ladang, petani. ulaon, = siulaon, pekerjaan. dia ulaonna? apakah kegunaannya? apakah manfaatnya? marulaon, sedang bekerja. mulaulaon, bekerja. marsiulaon, idem. ulaula, perkakas. marniula, berguna, bermanfaat. ndang marniula, tidak bermanfaat, tidak berfaedah. paula dipaula, berpura-pura, seolah-olah dengan atau tidak dengan songon. dipaula songon na marsak, dibuat seolah-olah ia berdukacita. sipaulaula, orang berpura-pura, munafik. na niida ni mata pinaula so binege, berpura-pura tidak dilihat atau minta, memohon. lihat lae II. paulaean, permintaan, permohonan, tempat minta pulang, kembali, datang lagi, dikembalikan, diulangi. marulak, pulang kembali. marsiulak, idem. mulakmulak, sering kembali, berulang-ulang. mangulahi, mengulangi. ulahi, buat atau katakanlah sekali lagi. mangulahi ro ibana, dia datang kembali. mangulakhon, mengulangi membuat sesuatu. paulakhon, mengembalikan, membawa kembali. paulak une bdk une. marroha ulak, sabar. marpangulahi roha, sabar, mau mengampuni, sebenarnya hati kembali. ndang haulahon, tidak dapat lagi diulangi. ndang haulahan songon na tading di adian, tidak bisa diulang seperti yang ketinggalan di halte tempat penantian. sai mulak ma roham, kasihanilah, berkasihanilah. hamumulak, tunas daun setelah musim gugur, mengenai pohon kayu yang kehilangan daun dan memperoleh daun yang baru. ulam raja, sejenis pohon perilaku, pekerti, tingkah laku, kelakuan, perbuatan. parparulan, seorang yang kerja dengan setia, orang yang berbudi luhur. Ulang, I. mangulang, membiarkan tanah tidak dikerjakan, membiarkan bera, melalaikan jalan, pekerjaan. tarulang, tidak dikerjakan, dilalaikan. II. marulangulang = jalang, mengembara, bertualang, ukiran gorga.ulangalingperhiasan dalam pertanyaan aha do i ulaning, apa itu sebenarnya gerangan?ulasmangulas, mengulang, berulang-ulang dibuat. mangulasulas, memakai atau membuat lebih sering, mengulang-ulang. paulasulas bada, asyik memperpanjang naik turun seperti dada sewaktu berjalan kian kemari untuk memperlihatkan pakaiannya, berjalan dengan pakaian baik, necis, cantik, indah. untung, rezeki, penghasilan, pendapatan. dapotan uli, beruntung, mendapat laba. maruli, memperoleh sesuatu, beruntung. taruli, idem. parulian, keberuntungan, berkat, anugerah, rezeki baik. parsaulian, berkat, hikmah, rezeki. tusi ma hita laho, dapotan parsaulian, dalam ucapan selamat dao ma songgotsonggot donok ma parsaulian, ucapan selamat. maruliuli, semua orang mendapat sesuatu. uli rohangku, senang aku, cocok menurut pikiranku. na uli basa, baik hati, pemurah. mauliutus, sempurna. maulibulung, kaya. hutatap halak na maulibulung, tarilu simalolong, aku melihat orang-orang kaya dan tergenang air mata karena miskinanku. hinauli, kebagusan, keindahan. pauli bagas, membangun rumah. pauliulihon, memelihara, mengurus, merawat orang sakit, anak. ulian, lebih bagus, lebih cantik, lebih baik. haulian, tanda artikel kecil yang menandakan `i` dalam tulisan terhuyung-huyung, tertatih-tatih, = keterlihatan, bertimbulan, bermunculan. paullophon, menimbulkan, makan dengan meniup, mengembus angin. paullusullus, mengembus sesuatu misalnya kapal. pangullus ni alogo, kecil ulok na bisa, ular lihat tenunan tradisional, pakaian Batak yang ditenun, kain yang dikenakan di atas dan di bawah tubuh. paruloson, pakaian. mangulosi, menutup dengan ulos. ndang olo ulosan, ia tidak mau ditutup dengan ulos misalnya anak kecil atau orang sakit. niulosan hodohan, pinapurpur ngalian, diselimuti keringatan, dibuka selimut kedinginan artinya serba salah. ulos ni tondi, bdk tondi. marulos, berpakaian, ditutup dengan memukul, menujum, menilik nasibnya, memenung, meramalkan. ulpuhan, tenungan, ramalan, hasil bergerak kembali, bangkit kembali perkara lama. multikultik, bunyi kerongkongan yang dibuat oleh orang yang mau manahan hosa, menahan sumpitan. mangultop, menyumpit. mangultophon, meludahkan dengan kuat. II. daun yang paling dalam, tunas yang termuda pisang, palem.ulukepala. ulu ni timbaho, ujung lempeng tembakau yang paling enak rasanya. ulu ni rihit, gosong, busung pasir. madungdung bulu godang tu dangka ni bulu suraton, molo mardomu angka na bolon, adong do ulu buaton, bambu besar menyentuh bambu kecil, manakala orang-orang besar bertemu pasti akan ada korban. manguluhon, memimpin perkara. pangulu, penengah antara dua pihak. pangulului, telah melihat setengah jalan matahari. na pangului, jam pagi. ulubalang, hulubalang, pendekar. ulubalang ari = hasiangan patung kecil yang dipuja yang dimasukkan sedikit pupuk. hauluan = haulian = ulu, hauluan, tanda `i` dalam tulisan Batak juga haulian. paulubalanghon, disewa sebagai hauma, sawah, ladang. parumauma, petani. parumaon, = pasumansumanhon, meniru segala umbaumba, bangunan di belakang rumah yang dipakai sebagai dapur atau tempat padi. juga rumah kecil yang ditambahkan pada rumah yang lebih besar. II. umba, mumba, = ombak. II. umbakumbak, pengisap di embusan yang digerakkan dalam pipa berbondong-bondong, martil kayu yang besar. mangumban, membangun rumah, memugar, terapung-apung di atas air. mangumbang, membawa sesuatu mengenai air, mengapungkan. paumbanghon, mengangkat, na toltol, sejenis sumpah, lihat menguak, melenguh lembu. ucapan selamat gok eme ma sopo na bolon, marumbeumbe ma ia bara, semoga lumbung besar penuh dengan padi dan kolong rumah penuh ternak yang mangumboli, mengunjungi, mendapatkan seseorang, cocok, pas, serasi pakaian. na umbuk di rohana, yang cocok, yang baik baginya, yang berkenan di mengelola, memperbaiki, memelihara jala, kebun, atap, tembok. gabur mamungka, mangumei maol, gampang memulai, mengelolanya yang mencium pipi. pangummaon, pantun, sanjak, umpama, peribahasa, amsal, persamaan, syair dari 2-4 baris yang kedua pertama sering dipakai sebagai kiasan saja dan sering berirama. marumpama, memakai umpama, berpantun, bertutur dengan peribahasa. mangumpamahon, mengenai umpama tentang tercabut. mangumpat, mencabut paku, gigi, pohon.umurumur, usia. sadia umurmu, umurmu berapa? marumur sampulu taon, berumur 10 unam, batu agar tidak, bahwa tidak. asa unang, agar tidak. anggiat unang, agar saja jangan. asal unang, asal jangan. tung unang, dan tidak. aut unang, jika ho laho, jangan pergi. unang so, larangan keras. unang olo i, agar engkau menurut, mentaati. tagonan maporus unang mate, lebih baik lari daripada mati. unang, jangan buat, jangan lakukan. mangunangi, melarang. hata siunang, sejenis rumput melata serata dengan = hali. sagunda sekali. dua gunda, dua kali. II. mangunda, memikat, yang menyerupai doton. dengke undalap, sejenis ikan kecil yang ditangkap dengan jala memeriksa, menyimak, mengadu kekuatan, menguji, mencoba. undang-undang, percobaan, uji, teka-teki berseloroh pada mana orang mau melihat barang siapa yang paling cocok melawan. marundang-undang, menguji kekuatan dalam percakapan tetang puisi atau prosa. mangundangi, mau kambuh kembali penyakit.undarI. mundar, berpaling, berbalik. paundar, dibawah kembali. II. marundar, ande. Undo, bungkuk, tertunduk kepala. mundoundo, berbungkuk berjalan, berjalan sambil menunduk-nunduk gerakan ke atas dan ke bawah, mengungkit, bergoyang. mangundot, menggoyangkan, dibuat agar ungkang-angkit, tunduk, tertunduk, menunduk. unduk roha, rendah hati, menurut, patut. mangundukhon, mengangguk, mengyakan, menundukkan diri. paundukhon, menundukkan, dangau, kemah, gubuk, pondok sederhana sebagai tempat penginapan di tengah jalan atau orang yang berpenyakit kusta, kemah mundur, berjalan bersama-sama, mundur tu jae, mundur tu julu, selalu pergi bersama. mangundurhon, mengiringi, menghantar orang dengan jumlah yang besar, memimpin rombongan. II. paundur ma roham, menyerahlah bdk baik, wajar, pantas, cocok, beres, oke, kena di kaki. une di rohangku, setuju aku. jolma une, seseorang yang mengatakan `ya` untuk segala-galanya, yang gampang bertukar pendapatnya. horbo une, kerbau jinak, kerbau yang suka menurut. pangunena ma, jika cocok, tergantung cocoknyalah. pauneunehon, mematut-matut, menyerah, menyesuaikan diri dengan sesuatu. masipauneunean, tenggang-menenggang, saling menyesuaikan diri, saling mengindahkan. hupauneune songon parpodom ni na bungkuk, orang yang harus menyesuaikan dirinya seperti cara seorang yang bungkuk yang harus menyesuaikan bungkuknya agar tidak merasa sakit. II. une, bekas lintasan, bekas yang ditinggalkan kapal sewaktu berlayar. teka-teki mengenai kapal tu jolo dilangkahon, tu pudi unena. marune, kembali ke jalan, darimana ia datang. paulak une, kunjungan partama pada rumah orang tua mengenai perempaun yang baru ong, ya, menyatakan setuju, saya mungalungal, membual, membuat banyak omongan, obrolan. II. ungalungal, potongan-potongan kayu yang terletak pada tiang rumah Batak dan menahan rongga hidung, dinding mangunggalhon, menumbangkan sesuatu bdk onggal, sikat dari ijuk untuk membersihkan benang. mangunggas, membersihkan dengan sikat seperti itu. unggasunggas, sikat untuk membersihkan bubu, sikat terbalik, terjungkir, sempoyongan, goyah, oleng. unggirunggir, sejenis tumbuh-tumbuhan yang pahit sejenis tumbuhan yang pahit meneruskan, tidak berhenti, mengonggokkan, menimbun sebanyak-banyaknya. unggunan, timbunan, keras, keras kepala. II. ungil = ingul, sejenis menjungkal, menjungkit keatas timbangan. mungkal songon siarari, menjungkal bagai batang besi, membuka. ungkap, terbuka. mangungkap, bersaha dengan penuh kesulitan, berlawan, bertengkar, tidak cocok, berjuang. parungkilan, perselisihan, kesulitan batin, hal yang tidak cocok dengan pendirian seseorang, datang lagi, terlampau sering, itu-itu jungkit, jungkal. mangungkit, mencongkel, mengungkit, menjungkit, menjungkal. ungkitungkit, alat pengungkit. mungkit hata, hal yang sudah lewat terungkap lagi walaupun pembicaraan hampir batuk, mungkor, mendengkur. II. mangungkor, ukur, mengukur. ungkuran, bambu pada jerat anjing, agar tali jerat itu tak putus digigiti marmungutmungut, bersungut-sungut, mengeluh. ungutungut, sungutsungut, omelan, kesamaan, ibarat, umpama, percontohan. unian, = uninguningan, batang bambu yang bengkok yang diikat bersilang untuk gagang jala segi empat sulangat. II. perangkat musik gendang mendorong ke bergerak ke atas dan kebawah, melentur-lentur, melanting-lanting, tu-run naik secara elastis tanah yang berair.unjammangunjam, mencari perlindungan pada menyelidiki sesuatu dengan terhunjam, tunduk mengenai kepala ke kawin, nikah, penyerahan uang mahar pada pesta kawin. parunjuhan, pesta perkawinan, pernikahan. parunjuk, mempelai mencoba, menguji. mangunjungi, menggoda, mencobai, menguji orang. pangunjunan, percobaan, penggodaan. tarunjun, tergoda. hona pangunjunan, kena goda. sipangunjungi, penggoda. niunjunan ma, sepanjang, memanjang, sisa yang panjang. sadia unjurna, berapa panjangnya. unjur marroha, berpikiran panjang, arif, berhati baik. sisangunjur, lurus hati, tepat, benar, jujur, yang dalam, empelor, hati pada pohon kayu dan tanaman. unok ni tano, tanah yang gemuk, mengalir air.unsalmunsal, melenting, memantul misalnya papan, bola. mangunsalhon memantulkan, melemparkan minta kembali, berganti tempat, pindah, mengambil kembali, mencabut. paunsathon, memindahkan, menyuruh pindah. mangunsat, idem. hauunsat, perpindahan, hal siunsok, sibuyung, sapaan terhadap anak laki-laki yang kecil. II. mangunsokhon, membuang ditahan, mentah, terhenti. mangunsol, menahan, berhenti, menghentikan, menyetop, menjadi mangunsong, menghempang air, membendung air bdk unsol. simangunsong, nama marga. II. mangunsonghon, buang ingus, mengesangkan. Unte, jeruk manis, limau manis, sitrun. songon na mida unte, bergembira seperti orang yang mengiler bila ia melihat jeruk. jenis-jenisnya unte manguntil, meneruskan sesuatu dengan kemauan melepaskan tangan dari pegangan orang dengan sekuat ulung, yang sebesar-besarnya. untu ni horbo, kerbau yang terbesar,untulmuntul, membal, memantul, kembali dengan cepat. tidak membuat sesuatu apapun, kembali dengan percuma. hauntulan ni mata, untuk mana mata mundur, takut. taruntul, tinggal tergantung-gantung buah-buahan yang jatuh, untung, laba. maruntung, beruntung, berlaba. II. untunguntung, sejenis menyempitkan seseorang, menegurnya di bawah empat mata. unungunung, membicarakan sesuatu di bawah empat mata, berdesing, olol. Uot, apa yang sekejap dilihat tentang balasan. upaloja, upah jerih payah. upa so, uang yang diberikan kepada orang lain dalam peperangan agar te-tap tinggal netral. mangupa, memberikan persembahan kepada tondi orang misalnya orang sakit dan anak yang baru lahir agar tondi lebih kuat. pangupaon, persembahan menguatkan tondi. mangupaupa, memberikan makanan kepada perempuan setelah ia melahirkan. mangupai, memberikan upah kepada amat gusar, dengan marah mengangkat suara serta menggerak-gerakkan anggota tubuh dengan upa, upah, menggeleng kepala untuk menunjukkan sesuatu penolakan. mangupirhon, menolak mangupokhon, mematahkan. upokupok, pecahan, mengasamkan makanan dengan air malu, dipermalukan. tarurak, kena malu. haurahon, hal malu, nista. paurakhon, mempermalukan orang, mencemarkan nama sebagai tambahan pada daging saat saurang, mempunyai seorang anak. piga urang, berapa sudah anakmu? onom urang, mempunyai 6 orang anak. urang jolma, setiap orang. II. mangurang, meminjamkan uang dengan bunga. pauranghon, meminjamkan uang pakai manguras, membersihkan, menyucikan orang dengan memercikkan tubuhnya dengan asom dan sanggul. membersihkan diri dengan sumpah. pangurasion, pembersihan, penyucian, percikan. II. panguras, bedil yang kecil dan pembuluh, urat, tulang daun. marurat, berakar, berurat. mangurati, mencabut sesuatu dengan akarnya, mencabuti tanah, bingkah menggeringsing misalnya bahu.urdotmangurdot, gerak irama tari, mengalun sewaktu menari anak-anak yang menari.ureuresejenis perdu. bunga pohon membersihkan, menyucikan, menggosok rugi. nunga uri ahu = saya sudah cacar Angkola. II. sejenis penyakit kokoh walaupun kelihatannya senja, Urtut, mangurtut, mengerutkan dahi, membuat kerut, berlaku baik terhadap seseorang untuk menistanya atau mengejeknya, mencerca, mengolok-olok, daun. huta uruk, nama daerah dan nama penggantiwalipidong rajawali, sampurworna, bdk borna lihat sampur. Molodi hita dalam bahasa Indonesia, adong ma didok 01.00 – 24.00 dalam sat hari, jala di bulan adong tanggal 1-30. Di hita halak batak, adong do goar ni inon sudena. RANGE (SPAN / JANGKA) WAKTU DALAM SEHARI Dalam Bahasa Batak, ada istilah yang menyatakan waktu (jam) dalam hari. Dalam Bahasa Batak di kenal istilah “tikki na lima ”. Yakni : 1.
Kamus Batak indonesia » taheya, memang, sebenarnya, kata seru yang memperbaiki lebih baik, lebih banyak. opat, lima tahe, empat atau lebih baik lima. i ma tahe, ya, itulah lebih baik. ise tahe, siapa itu gerangan?Apa arti bahasa batak dari kata tahe? Arti bahasa batak tahe adalah ya, memang, sebenarnya, kata seru yang memperbaiki lebih baik, lebih banyak. opat, lima tahe, empat atau lebih baik lima. i ma tahe, ya, itulah lebih baik. ise tahe, siapa itu gerangan?Cara download gambar Tekan gambar di atas beberapa detik sampai muncul menu, kemudian pilih save atau download gambar
Alehalak batak tobaon sailalap ma di ulai attong tembok ni sabaon ala dang diboto artina,,,sai torus ma makkatai halak karoon,,, Ai aha ma atttong didok tu batak toba on ,,idok do attong ula,,ula,,ula sai inna hape drippu halak batakon ulama inna,,,ala so diboto artina,,gabe masursurma tutu tembok nisaba on,,marsisakkulan ma nasida matema hahaha bahasa batak - image via ronyparsaoran28 Bahasa Batak adalah bahasa yang dituturkan sebagian besar masyarakat asal Sumatera Utara. Mencakup Toba, Simalungun, Karo, Angkola, Mandailing, Simalungun dan Pakpak. Terutama penduduk yang tinggal di wilayah Tapanuli dan Danau Toba. Selain kata "Mauliate" yang artinya adalah terima kasih, beragam padanan kosa-kata yang membentuk kalimat dalam bahasa batak juga penting untuk kita ketahui. Entah karena ingin berwisata ke tanah Batak atau berniat menambah wawasan. Lewat padanan kata yang dirangkum berikut, bahasa Batak akan semakin mudah dipelajari. Konteksnya pun dibuat beragam, mulai dari percakapan soal cinta, sapaan hingga yang lucu. Kosa kata Batak sebenarnya terbagi dua, yakni kasar dan lembut. Namun, dalam keseharian bahasa batak kasar lebih sering digunakan jika sedang melakukan percakapan dengan teman sebaya. Sedangkan bahasa lembut dipakai ketika berkomunikasi dengan yang lebih tua atau sosok dihormati. Di kesempatan ini, kita akan fokus dengan bahasa batak toba. Tapi tidak sedikit kemungkinan bahasa dari etnis lainnya juga akan dibuatkan. Percakapan Sederhana 1. Horas salam, halo. 2. Boha/beha kabar? apa kabar? 3. Denggan, dongan baik, kawan 4. Ijo hepeng mi minta dulu uangmu 5. Songoni majo ate, lao jo au Begitulah dulu ya, aku mau pergi. 6. Hudia lakkam? kemana langkahmu? 7. Tu tao toba ke danau toba 8. Marhua tusi? adong na uli disi? kemana? ada yang cantik di situ? 9. Boru ni raja putri raja 10. Amang tahe aduh 11. Ise goarmu? siapa namamu? 12. Sadia Umurmu? Umur kamu berapa? Bahasa Batak tentang Asmara dan Kekasih 13. Masihol au tu ho aku rindu kamu 14. Lului ma panggattikhu carilah penggantiku 15. Ise halletmu? siapa pacarmu? 16. Si doli boru na asing lelaki wanita lain 18. Holong na buni di roha cinta dalam hati 19. Holong rohakku tu ho aku cinta kamu 20. Nungga mangholi ho tahe? sudah nikah kau kan? 21. Dang dapot rokkap dope belum bertemu jodoh 22. Anggiat ma hatop juppang Semoga lekas bertemu 23. Tamiang ma pargogo Rajinlah berdoa 24. Songon bulan uli ni rupamu, hassian kecantikanmu bagaikan bulan, kesayangan 25. Igungmi hera jabbu na malamun hidungmu seperti jambu matang 26. Sip-sip ale i ma nian Diam-diam tapi mau 27. Perasaan gatteng do ho Situ ngerasa udah ganteng 28. Sae ma sude Selesai sudah 29. Dang olo be au Aku nggak mau lagi 30. Lului ma na asing Cari saja yang lain 31. Ikkon ho do saut di ahu Harus kamu yang jadi pendampingku 32. Dang iboto ho magom Tidak tahu diri 33. Mura nai mangalupahon au Gampang sekali melupakan aku Baca Juga Pakaian Adat Sumatera Utara Bahasa Batak tentang Ngegibah 34. Adong ina-ina ces Ada emak-emak gaes 35. Abbal-abbal ni hata Ngomong-ngomong 36. Iboto imana do na masa i? Taukah dia mengenai itu 37. Holan hita na boi umboto Cuma kita yang bisa tau 38. Rarat hatam Omonganmu menjalar 39. Hera dang adong be hudon na marbirong Seperti tak lagi ada periuk yang hitam 40. Sipata sala do songoni Kadang salahnya seperti itu 41. Halak na mora attong Orang kaya pulaknya 42 Loja au mamikkiri i Capek banget mikir itu 43 Paboa tu oppung boru Beritahu ke nenek 44 Massam Macam-macam 45. Mangalo, ise i pudim Melawan, siapa di belakangmu image via Bahasa Batak tentang Pujian 46 Tabba bagak bah Makin cantik saja 47 Tabo nai, ganup ari mardalani Enak sekali, tiap hari jalan-jalan 48 Malo ma i boi masuk tu USU Pintar kali dia bisa masuk ke USU 49. Ias hian rohana Hatinya sangat bersih/tulus 50 Burju nai, dang tarlupahon Baik sekali, tidak terlupakan 51 Sak ringgas, sude i karejoi Rajin banget, semua dikerjakan 52. Ale holan hata Tapi sebatas perkataan 53 Ise pe idongani, dang gijjang rohana Berkawan dengan siapa saja, tidak tinggi hati Bahasa Batak di Tempat Wisata 54. Beta hita mardalani tu bona pasogit Yuk jalan-jalan ke kampung halaman 55. Aha berengon disi Mau lihat apa di sana? 56. Tao, dolok dohot harangan Danau, bukit/gunung dan hutan 57. Maradi annon i tonga dalan Nanti berhenti di tengah jalan 58. Manukkun jo, sadia arga tiket masuk? Mau tanya, berapa harga tiket masuk? 59. Longo hian, dang adong na ro Sepi sekali, tak ada orang datang 60. Aha goar bus tu hutamuna Apa nama bus ke kampung kalian 61. Hu ingot pe daong Aku pun tak ingat 62. Mangan idia hita, lului jo na tabo makan dimana kita? cari tempat yang enak 63. Tumagon marsolu asa hatop sahat lebih baik naik sampan supaya lekas sampai 64. Leleng asa sahat Sampainya lama 65 Sadari saborngin dang cukkup Sehari semalam tak cukup 66. Madabu ijur mamereng loppa-loppa ni tukkang masak Ngiler melihat masakan chef/koki itu 67. Modom i hotel ma hamu, gok jenek i topi tao Tidur di hotel saja kalian, banyak dekat situ 68. Sadia arga ni tikketna? Berapa harga tiketnya? 69. Lao manuhor silua Mau membeli oleh-oleh 70. Sahali on dope au marmeam-meam i Tarutun Baru sekali ini aku main-main ke Tarutung 71. Ngali hian, hera i Kutub Dingin sekali, seperti di Kutub 72. Boi i taruhon hamu au tu stasiun? Bisa antar saya ke stasiun? Percakapan Batak dalam Mengungkapkan Perasaan 73. Marlas ni roha ma hamu Berbahagialah kalian 74. Unang pola mabiar Gak perlu takut75. Muruk muse imana Marah pula dianya76. Sonang hian huhilala Bahagia sekali aku rasa77. Pojjot nai Sesak dada ini78 Sahalakku Aku sendiri79 Marlobok-lobok tarottokku Berdebar-debar jantungku80 Tarsonggot au Terkejut aku81 Madabu ilu Menetes air mata82 Jogal hian Keras sekali83 Huattusi pe daong na nidok amangboru Aku tak paham apa maksud paman84 Lungun nai bah Sedih sekali 85 Rappak mamereng ma Kita lihat saja nanti Baca Juga Sebutan Bagi Orang Batak Dialog Perkenalan Diri 86. Ise do goarmu? Siapa namamu 87. Goarhu Ambarita namaku ambarita 88. Nang marsitaddaan ma hita Kita sudah saling kenal 89. Anggiat ma hipas hita saluhutna semoga kita sehat walafiat 90. Mauliate godang terima kasih banyak 91. Songoni muse hamu begitu juga anda 92. Dang adong na hurang tidak ada yang kurang 93. Dipasu-pasu Debata diberkati sang pencipta Dialog dengan Bahasa Batak yang Santun 94. Horas inang/amang Horas ibu/bapak 95. Maradi jo hami i jabu muna, pette logo udan Istirahat sebentar kami di rumah Anda, tunggu hujannya reda 96. Masuk hamu tu bagus, dang acci songoni Masuklah ke rumah, tak boleh begitu 97. Adong obuk i simalolong ni simatua ada rambut di mata mertua 98. Ombusshon jo o parumaen tiup dulu ya parumaen 99. Basa songoni simanjojak ni simatua doli? Kaki mertua laki-laki kok seperti itu? 100. Tardoit ranggiting kena gigit tawon 110. Halak eda, idia? Kakak/adik ipar perempuan dimana? 111 Accit simajujungna Sakit kepalanya. Nah, sederet bahasa batak di atas bisa kita praktikkan dengan orang-orang Batak yang tentunya tau mengucapkan sekaligus memahami arti dari setiap kata itu. Agus bahasa batak 2 comments selamat pagi sayang = horas, selamat pagi hallet ku, atau halletku juga sudah biasa di ganti orang menjadi sayangku. jadi sebenarnya ketiga kata dari selamat pagi sayang itu adalah sudah merupakan bahasa batak.
amango tahe ++ Bah naung ro do hamu rajanami? sudah datang kiranya wahai tuan? – Olo Bah, ai dia amang ni si jekong? Ya, dimana ayahanda Jekong? ++ Amango amang tahe intor halak do disunghun? Alllamak, langsung orang lain yang ditanya Iklan
Inong Olo, amang, beta.. Hamu ma. Ah.. Tahe.. Togu hamu jo au, dang adong be gogokhu laho tinnang ! Babak IV Prolog: Marpungu ma sude akka ianakhon dohot natorasna laho marayahon ari pesta Natal, ima hari hatutubu ni Tuhan Yesus i. Di bagas ni Natal on, boi nasida marlas ni roha ala nga ro be kristus si palua ! Bengetdo ho amang, Benget do ho manaon na dangol i, Molo huingot do, Sude tahe amang, Pangalahom nasalpui, sipata lomos do, natuatuamon disihabunian i, Hutangiangkon do mansai gomos amang, Anggiat muba rohami, Dijalo do amang, dijalo do, Tangiang hi amang, **. Dung lam dao amang, pangarantoan mi, Anakku Hasianku, Dihaburjuon ho do i sude amang
Inilahkumpulan lawak batak yang pasti bikin ketawa dan terhibur. 1. Sipulut ni inang bao. Disada huta adong sahalak ama na 7 halak ianakkonna (attar somal do jolma najolo torop pinomparna). Dinasahali tarbereng ni amanta on ma inang baona modom, memang inang baonaon poso dope jala ulido memang rupana. Hape dinamodom inang baona on ranggangma

Simaklirik lagu Batak bertajuk "Anakku Naburju" berikut. Anakku naburju anak hasianku Anakku nalagu Ingot do ho amang di akka podani Natua tua mi. Dung hupaborhat ho namarsikkola i Tu luat na dao i amang Benget do ho amang, benget do ho Manaon na hassit i. Molo huingot do, sude tahe amang Pangalaho nasalpu i Sipata lomos do, natua-tuamon

.
  • wz33yx7tcs.pages.dev/241
  • wz33yx7tcs.pages.dev/497
  • wz33yx7tcs.pages.dev/105
  • wz33yx7tcs.pages.dev/906
  • wz33yx7tcs.pages.dev/804
  • wz33yx7tcs.pages.dev/845
  • wz33yx7tcs.pages.dev/163
  • wz33yx7tcs.pages.dev/330
  • wz33yx7tcs.pages.dev/456
  • wz33yx7tcs.pages.dev/432
  • wz33yx7tcs.pages.dev/431
  • wz33yx7tcs.pages.dev/899
  • wz33yx7tcs.pages.dev/62
  • wz33yx7tcs.pages.dev/174
  • wz33yx7tcs.pages.dev/152
  • arti amang tahe bahasa batak