Spesialisinformasi yang bertugas untuk membuat coding adalah? Sistem analis; User; Data entry; Programmer; Kunci jawabannya adalah: D. Programmer. Dilansir dari Encyclopedia Britannica, spesialis informasi yang bertugas untuk membuat coding adalah programmer. Pengertian Programmer – Popularitas penggunaan gadget atau gawai dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Bahkan, hampir rata-rata penduduk dunia terutama Indonesia memiliki gawai. Pada umumnya, gawai yang sering banyak digunakan oleh banyak orang adalah handphone atau lebih dikenal dengan sebutan smartphone atau ponsel pintar. Hanya dari satu gawai saja hampir semua aktivitas bisa kita selesaikan dengan baik dan pastinya menyenangkan. Adapun aktivitas yang dapat dilakukan dengan gawai atau smartphone, seperti berbelanja untuk memenuhi kebutuhan atau sekadar hobi, berkomunikasi, baik itu formal atau informal, belajar, bermain gim, dan masih banyak lagi. Semua hal itu dapat dilakukan karena adanya bantuan dari aplikasi yang sudah ada di dalam smartphone. Dengan kata lain, tanpa adanya aplikasi tersebut, maka kita akan sulit untuk melakukan aktivitas melalui smartphone. Bukan hanya dari smartphone saja, tetapi gawai yang sering digunakan juga terutama untuk bekerja, seperti laptop, komputer, atau tablet. Hampir sama dengan smartphone, ketiga gawai tersebut akan memudahkan seseorang dalam menyelesaikan pekerjaannya karena adanya perangkat lunak di dalam laptop, komputer, dan tablet. Aplikasi yang sangat mudah kita gunakan saat ini dapat berjalan dengan baik bukan hanya bantuan dari teknologi saja, tetapi ada seseorang atau tim yang membuat dan mengembangkan aplikasi tersebut. Dengan orang-orang yang ada di belakang aplikasi tersebut, kita sebagai pengguna aplikasi merasa terbantu, sehingga lebih mudah dalam menyelesaikan suatu aktivitas. Lalu, apakah Grameds tahu disebut apakah seseorang yang ada di belakang sebuah aplikasi? Jawabannya adalah programmer atau lebih dikenal dengan seseorang yang memiliki tugas untuk membuat dan mengembangkan aplikasi atau perangkat lunak. Artikel ini akan membahas lebih dalam lagi tentang programmer, jadi simak ulasannya sampai habis, Grameds. Pengertian ProgrammerGaji ProgrammerJenis-Jenis ProgrammerWeb DeveloperMobile App DeveloperSoftware EngineerDatabase DeveloperTester ProgrammerCara Menjadi Programmer1. Menentukan Bahasa Pemrograman yang Diminati2. Menentukan Jenis Programmer yang Akan Dijadikan Karir3. Membuat Website Portofolio4. Memahami Berbagai Macam Framework5. Membuat Project Programmer Sendiri6. Bergabung dan Berperan dalam Project Open SourcePekerjaan Programmer1. Merancang Sistem Operasi, Perangkat Lunak, atau Aplikasi2. Melakukan Debugging3. Melakukan Analisis Kebutuhan Program4. Mengetes dan Menguji Program5. Membuat Kode PemrogramanRekomendasi Buku & Artikel TerkaitBuku TerkaitMateri Terkait Pakaian Adat pixabay Tak kenal, maka tak sayang, maka untuk bisa memahami apa itu programmer, kita perlu mengetahui pengertian programmer terlebih dahulu. Programmer adalah seseorang yang bertanggung jawab dan bertugas untuk membuat dan mengembangkan suatu sistem, aplikasi, atau perangkat lunak dengan menggunakan bahasa pemrograman. Adapun proses kerja bagi seorang programmer, terdiri dari membuat rancangan sistem, aplikasi atau perangkat lunak, kemudian menulis kode dengan Bahasa pemrograman, dan melakukan pengujian terhadap program yang sudah jadi hingga sudah siap untuk dipergunakan. Jadi, dapat dikatakan bahwa proses kerja programmer ini sangatlah lama, sehingga biasanya setiap tugasnya dibagi menjadi beberapa tim. Dengan adanya tim, maka suatu program akan mudah untuk diselesaikan dengan optimal. Seorang programmer atau tim bisa membuat berbagai macam sistem yang menggunakan bahasa pemrograman. Adapun sistem pemrograman yang dibuat oleh programmer, seperti aplikasi mobile, website, software atau perangkat lunak. Aplikasi mobile yang dibuat oleh programmer, seperti shopee, tokopedia, Gramedia digital, dan sebagainya. Kemudian website, seperti niagahoster, dan lain-lain. Namun, untuk menjadi seorang programmer bisa dibilang tidak mudah karena harus memahami bahasa pemrograman, bahasa pemrograman yang sering digunakan oleh para programmer, seperti Python, Kotlin, PHP, Java, dan sebagainya. Salah satu bahasa pemrograman yang sering digunakan untuk mengembangkan aplikasi adalah Kotlin. Selain harus pandai dalam memahami bahasa pemrograman, seorang programmer juga harus pandai dalam menggunakan bahasa pemrograman hingga menjadi suatu aplikasi atau perangkat lunak yang dapat berjalan dengan baik. Saat ini, sudah ada banyak kursus untuk mendalami bahasa pemrograman, sehingga ilmu untuk menjadi programmer bertambah. Bukan hanya kursus saja, tetapi kamu bisa juga belajar tutorial menjadi programmer di youtube. Sebutan bagi programmer ini sangatlah beragam, bagi beberapa perusahaan, biasanya akan menyebut programmer dengan istilah Software Developer. Selain itu, ada juga yang menyebutnya dengan nama Software Engineer. Meskipun sebutan bagi programmer suka berbeda, tetapi untuk tugas atau pekerjaan programmer hampir memiliki kesamaan. Salah satu bahasa pemrograman yang digunakan oleh programmer adalah Java. Pada dasarnya, semua orang bisa menjadi programmer, salah satunya dengan belajar tentang bahasa pemrograman Java. Buku Semua Bisa Menjadi Programmer JavaScript & ingin mengajak pembaca untuk bisa menggunakan bahasa pemrograman Java dan Jadi, tunggu apalagi segera dapatkan buku ini dengan klik tombol “Beli Sekarang”. Gaji Programmer Saat ini berkembangnya teknologi memang tak bisa dihindari lagi, bahkan secara langsung kita sudah diharuskan untuk menggunakan teknologi agar bisa mengerjakan berbagai macam aktivitas dan pekerjaan dengan mudah. Perkembangan teknologi turut juga mengembangkan berbagai macam sistem dan aplikasi yang sering kita gunakan, maka peluang karir menjadi programmer menjadi semakin besar. Tidak hanya itu, gaji untuk menjadi seorang programmer sangatlah besar, sehingga tak sedikit orang yang ingin menjadi programmer. Dikutip dari berbagai macam sumber, gaji programmer dibagi menjadi dua golongan, yaitu untuk level junior dan level senior. Gaji programmer level junior mulai dari 4 sampai 8 juta rupiah. Sementara itu, gaji programmer level senior mulai dari 8 sampai 20 juta atau bahkan lebih. Akan tetapi, besaran gaji bagi seorang programmer akan disesuaikan dengan UMP dan UMK di mana perusahaan daerah tersebut berada. Oleh karena itu, gaji programmer untuk daerah Jakarta biasanya tidak sama dengan daerah Yogyakarta. Namun, untuk menjadi seorang programmer senior pastinya tidak akan mudah karena membutuhkan kerja keras. Selain itu, harus memiliki skill atau kemampuan untuk membuat suatu sistem aplikasi atau perangkat lunak dan pastinya harus mempunyai pengalaman yang cukup untuk mencapai programmer senior. Jika kamu ingin sekali menjadi seorang programmer, maka perlu memahami beberapa bahasa pemrograman, salah satunya adalah bahasa pemrograman Phyton. Buku karya Jubilee Enterprise dengan judul Phyton untuk Programmer Pemula sangat pas untuk dijadikan acuan atau sumber belajar bagi kamu yang ingin menjadi programmer, langsung saja, klik tombol “Beli Sekarang” dan dapatkan bukunya. Jenis-Jenis Programmer Bicara tentang programmer ternyata terdiri dari beberapa jenis, yaitu Web Developer Seperti namanya, maka seorang programmer pada jenis ini bertugas untuk membuat situs web atau lebih dikenal dengan website. Bukan hanya membuat saja, tetapi web developer juga bertugas untuk mengembangkan situs web agar tidak terjadi kendala, membuat tampilan yang menarik, dan bisa membuat nyaman para penggunanya. Adapun situs web yang biasa dikerjakan bisa situs web pendidikan atau pembelajaran, toko online, jasa, dan sebagainya. Saat ini, pekerjaan web developer sering kita temukan pada startup. Di dalam web developer itu sendiri masih dibagi lagi menjadi tiga bagian, yaitu Frontend Developer, Backend Developer, dan Full Stack Developer. Mobile App Developer Penggunaan smartphone yang semakin banyak membuat perusahaan harus menyesuaikan situs web, hingga aplikasi sesuai dengan tampilan smartphone atau mobile. Untuk membuat sistem dan aplikasi yang ramah dengan mobile, seperti itu, maka dibutuhkan seorang programmer, yaitu Mobile App Developer. Seorang Mobile App Developer bertugas untuk membuat serta mengembangkan aplikasi atau situs web berbasis mobile atau smartphone. Suatu aplikasi yang semakin mudah digunakan melalui mobile, maka akan semakin banyak pengguna yang merasa nyaman. Saat ini, sudah ada banyak sekali aplikasi yang bisa diakses melalui mobile, seperti berbelanja, naik ojek, membeli buku, dan sebagainya. Sama dengan pembuatan sistem atau aplikasi yang dibuat oleh programmer pasti menggunakan bahasa pemrograman. Pada umumnya, seorang atau tim Mobile App Developer menggunakan bahasa pemrograman, seperti Java, C++, atau Python. Maka dari itu, untuk menjadi Mobile App Developer perlu mahir dalam memahami dan menggunakan bahasa pemrograman tersebut. Software Engineer Software Engineer ini sering juga dikenal dengan sebutan Software Developer. Jika diartikan, Software Engineer adalah seseorang yang memiliki tugas untuk merancang, membuat, dan mengembangkan atau mengelola suatu aplikasi atau perangkat lunak dalam skala kecil atau besar. Adapun software yang dibuat dan dikembangkan ini berfokus pada satu sistem operasi saja. Tidak hanya membuat dan mengembangkan sistem operasi perangkat lunak saja, tetapi Software Engineer juga bertugas untuk memelihara dan mengujinya. Contoh sistem operasi perangkat lunak atau software yang hingga sampai saat ini masih digunakan, seperti Mac OS, Windows, dan Android. Bahasa-bahasa pemrograman yang umumnya digunakan oleh Software Engineer, seperti Java, C++, Scala, atau Python. Database Developer Seperti dengan namanya, maka Database Developer ini memiliki tugas untuk mengembangkan perangkat lunak yang berfokus pada basis data komputer. Selain itu, seorang Database Developer juga bertugas untuk memperbarui setiap database yang sudah ada, kemudian memodifikasinya. Bahkan, setiap database yang telah diperbarui itu juga harus didokumentasikan menggunakan kode-kode pemrograman, sehingga setiap database bisa terus diperbaiki. Sementara itu, bahasa pemrograman yang biasa digunakan oleh Database Developer, seperti Ruby, C, dan PHP. Semua bahasa pemrograman itu bertujuan untuk membangun serta mengembangkan setiap database yang ada. Selain itu, untuk menjadi Database Developer juga dibutuhkan kemampuan menganalisis data serta memahami cara membaca data statistik. Tester Programmer Jenis programmer selanjutnya adalah Tester Programmer yang memiliki tugas untuk mengetes, mengecek, dan menguji sistem operasi dari suatu perangkat lunak yang sudah dibuat. Pada umumnya, seorang Tester Programmer lebih sering melakukan analisis terhadap aplikasi atau perangkat lunak, apakah terjadi error code, bug, atau masalah-masalah lainnya yang membuat perangkat lunak tidak berjalan dengan maksimal. Oleh sebab itu, untuk menjadi seorang Tester Programmer dibutuhkan kemampuan untuk memahami bahasa pemrograman, kode-kode pemrograman, serta tampilan yang ideal dan kecepatan ketika perangkat lunak atau aplikasi digunakan. Itulah beberapa jenis programmer yang bisa kamu pilih ketika menentukan karir. Bagi kamu yang ingin menjadi programmer, maka perlu mengetahui cara menjadi programmer yang akan dipembahasan selanjutnya. Seiring berjalannya waktu, pengguna Android akan terus bertambah, sehingga peluang untuk menjadi programmer juga akan terus bertambah. Kamu ingin menjadi programmer Android? Caranya bisa kamu simak dalam buku yang berjudul Step By Step Menjadi Programmer Android. Bahasa yang digunakan sangat mudah dipahami, sehingga sangat cocok untuk para pemula programmer Android. Dapatkan buku ini, dengan klik tombol “Beli Sekarang”. Cara Menjadi Programmer Grameds, ingin menjadi seorang programmer? Berikut ini 6 cara menjadi programmer yang perlu kamu ketahui. 1. Menentukan Bahasa Pemrograman yang Diminati Seperti yang sudah dibahas sebelumnya untuk menjadi programmer membutuhkan kemampuan untuk memahami bahasa pemrograman yang banyak macamnya. Selain itu, setiap bahasa pemrograman sudah memiliki fungsinya masing-masing. Oleh karena itu, untuk menjadi seorang programmer, maka perlu untuk menentukan bahasa pemrograman yang diminati. 2. Menentukan Jenis Programmer yang Akan Dijadikan Karir Setelah menentukan bahasa pemrograman yang diminati, maka untuk menjadi seorang programmer, kamu perlu menentukan jenis programmer. Hal ini perlu dilakukan agar bisa fokus dalam pemilihan karir nantinya. Dengan begitu, kamu akan mengetahui dengan pasti langkah-langkah apa saja yang harus diambil demi berhasil menjadi programmer senior di jenis programmer yang sudah ditentukan. 3. Membuat Website Portofolio Untuk menjadi seorang programmer dibutuhkan portofolio untuk menyakinkan HRD perusahaan saat kamu melamar kerja. Dalam hal ini, portofolio yang harus dipersiapkan adalah website portofolio. Website portofolio itu berisi tentang hal-hal apa saja yang pernah dikerjakan yang terkait dengan pemrograman. Dengan adanya, portofolio ini, kamu akan dianggap memiliki kemampuan lebih untuk menjadi programmer. 4. Memahami Berbagai Macam Framework Cara menjadi programmer selanjutnya adalah dengan memahami berbagai macam framework. Framework adalah kerangka kerja untuk membuat pemrograman yang akan digunakan. Adapun contoh-contoh framework, seperti dan angular. Sementara itu, jika kamu ingin meniti karir sebagai backend developer perlu memahami framework, seperti web app, dan rest API. 5. Membuat Project Programmer Sendiri Untuk menjadi programmer pastinya harus bisa membuat suatu project pemrograman sendiri. Dengan project yang telah dilakukan, maka bisa dijadikan sebagai ilmu tambahan serta wawasan dalam dunia pemrograman, sehingga akan menjadi lebih siap dalam membuat project pemrograman yang lebih besar. 6. Bergabung dan Berperan dalam Project Open Source Selain memiliki project pemrograman sendiri, untuk menjadi seorang programmer bisa juga dilakukan dengan bergabung dan berperan dalam project open source. Dengan begitu, pengalaman menggunakan bahasa pemrograman dan coding menjadi bertambah dan lebih dipercaya oleh perusahaan. Saat ini, belajar tidak selamanya harus tatap muka, tapi sudah bisa dilakukan secara online. Bahkan, guru dan siswa dapat melakukan kegiatan belajar mengajar melalui website. Penulis Muhammad Ibnu Sa’ad membuat sebuah buku dengan judul Otodidak Web Programming Membuat Website Edutainment. Buku dengan bahasa yang sederhana ini sangat pas untuk seseorang yang ingin membuat dan mengembangkan sistem pembelajaran berbasis web. Pekerjaan Programmer Seorang programmer kerjanya ngapain? Bagi Sebagian orang mungkin saja belum mengetahui tugas atau pekerjaan programmer. Jangan khawatir, di bawah ini akan dijelaskan beberapa pekerjaan programmer. 1. Merancang Sistem Operasi, Perangkat Lunak, atau Aplikasi Seorang atau tim programmer memiliki tugas atau pekerjaan untuk merancang sistem operasi yang mudah digunakan oleh para penggunanya. Pada umumnya, programmer akan membuat model sistem operasi dalam beberapa bentuk, seperti ERD, flowchart, dan UML. 2. Melakukan Debugging Tugas yang biasa dilakukan oleh programmer selanjutnya adalah melakukan debugging. Pada tugas ini, programmer akan melakukan pengecekan secara berkala, apakah ada bahasa pemrograman yang salah atau tidak. Tugas ini bisa juga diartikan sebagai mencari suatu bug pada suatu perangkat lunak atau aplikasi yang sudah dibuat. 3. Melakukan Analisis Kebutuhan Program Programmer juga memiliki tugas untuk melakukan analisis kebutuhan suatu program. Sederhananya, programmer harus mengetahui hal-hal apa saja yang dibutuhkan dalam membuat suatu program atau perangkat lunak, sehingga bisa menghasilkan program yang baik dan sesuai dengan kebutuhan. 4. Mengetes dan Menguji Program Bukan hanya melakukan analisis program saja, tetapi programmer memiliki pekerjaan berupa melakukan pengetesan dan pengujian terhadap program yang telah dibuat atau yang telah berjalan. Dengan pekerjaan ini, maka programmer akan mengetahui hal-hal yang perlu diperbaiki agar menghasilkan perangkat lunak atau aplikasi yang mudah digunakan. 5. Membuat Kode Pemrograman Seorang programmer pastinya harus memahami bahasa pemrograman agar ketika membuat kode pemrograman tidak terjadi masalah. Membuat kode pemrograman ini lebih kita kenal dengan istilah “coding.” Untuk melakukan coding, maka programmer harus mampu dalam berpikir secara terstruktur dan logis agar tidak terjadi kesalahan dalam membuat kode. Demikian, pembahasan tentang programmer, setelah mengetahui membaca artikel ini sampai selesai, apakah Grameds tertarik untuk menjadi programmer? Rekomendasi Buku & Artikel Terkait ePerpus adalah layanan perpustakaan digital masa kini yang mengusung konsep B2B. Kami hadir untuk memudahkan dalam mengelola perpustakaan digital Anda. Klien B2B Perpustakaan digital kami meliputi sekolah, universitas, korporat, sampai tempat ibadah." Custom log Akses ke ribuan buku dari penerbit berkualitas Kemudahan dalam mengakses dan mengontrol perpustakaan Anda Tersedia dalam platform Android dan IOS Tersedia fitur admin dashboard untuk melihat laporan analisis Laporan statistik lengkap Aplikasi aman, praktis, dan efisien
Codingmerupakan bahasa komputer. Tidak sama seperti manusia biasa, komputer hanya berkomunikasi melalui sederetan angka atau kode-kode yang dinamakan bahasa pemograman. Jika dilihat, bahasa mesin ini bahkan lebih sederhana. Yakni tersusun dari dua angka biner, yaitu angka 1 dan 0. Menggunakan angka biner ini tentunya mampu menerjemahkan
Dunia IT belakangan ini tengah berkembang. Kemunculan berbagai startup dan perusahaan berbasis teknologi jadi salah satu alasannya. Hal tersebut kemudian membuat kebutuhan perusahaan akan seorang programmer ikut meninggi. Kondisi di atas membuat programmer dengan skill di atas rata-rata jadi buruan. Karena jumlahnya sedikit, tak heran beberapa perusahaan dan startup rela memberikan bayaran amat tinggi, bahkan ada pula yang di atas CEO. Tertarik mempelajari posisi programmer? Yuk simak artikel ini, karena di sini akan dijelaskan apa itu programmer, tanggung jawab dan deskripsi pekerjaan, skill dasar yang dibutuhkan, serta jenis-jenis peran dalam posisi ini. Apa Itu Programmer? Sumber Programmer adalah seseorang yang menulis kode untuk menciptakan perangkat lunak komputer. Istilah ini merujuk ke seorang spesialis dalam satu bahasa pemrograman komputer. Di beberapa perusahaan, posisi ini biasanya disebut sebagai software engineer. Posisi ini dicari karena keterampilan mereka dalam menulis kode untuk membuat proyek atau fitur baru yang mungkin terjadi. Mereka bertugas untuk menciptakan sebuah kode dan mengubahnya menjadi set instruksi yang dapat diikuti oleh komputer. Kode sumber ini ditulis dalam bahasa pemrograman tertentu agar dapat dipahami oleh komputer. Nantinya, set instruksi inilah menghasilkan interaksi yang ada di setiap aplikasi atau perangkat lunak yang lain. Secara umum, mereka bertugas untuk terlibat dalam proses perancangan, penulisan, pengujian, debugging atau troubleshooting, dan pemeliharaan kode. Terlepas dari itu, tugas utama mereka adalah membuat program yang menghasilkan perilaku tertentu yang diinginkan. Tanggung Jawab dan Deskripsi Pekerjaan Sumber Programmer adalah penulis dan penguji kode yang digunakan untuk membuat program perangkat lunak. Mereka mengubah desain program yang dibuat oleh developer untuk menjadi instruksi yang dapat diikuti oleh komputer. Terkadang, mereka juga bekerja bersamaan dengan developer. Pemrogram harus men-debug program atau melakukan pengujian untuk memastikan bahwa mereka menghasilkan hasil yang diharapkan. Jika suatu program tidak bekerja dengan benar, mereka memeriksa kode untuk kesalahan dan memperbaikinya. Secara umum, tugas programmer adalah apa yang disebutkan di atas. Namun, ada beberapa tanggung jawab dan deskripsi pekerjaan yang menurut The Balance Careers diterapkan di beberapa perusahaan. Berikut di antaranya 1. Menciptakan program Menciptakan program adalah tugas utama seorang programmer. Tugas ini memaksa mereka memahami dan mampu menulis bahasa pemrograman seperti C++ dan Java. Dari tulisan kode mereka, terciptalah program yang dapat dimengerti dan diikuti oleh komputer. 2. Melakukan integrasi dengan backend dan frontend Setiap perusahaan punya aturan yang berbeda untuk pekerjaan ini. Namun, biasanya di sebuah perusahaan programmer adalah posisi yang berbeda dengan backend developer dan frontend developer. Jika programmer bertugas untuk menciptakan instruksi, maka developer, baik backend atau frontend bertugas untuk melanjutkan instruksi ini. Biasanya, integrasi programmer dengan backend berhubungan dengan data, sementara frontend berhubungan dengan tampilan program. 3. Melakukan laporan terjadwal dengan manajer produk Setiap programmer memiliki tanggung jawab terhadap sebuah set instruksi dalam sebuah fitur. Fitur ini dipegang oleh tim produk. Satu tim produk biasanya dipimpin atau dikepalai oleh seorang manajer produk. Laporan ini bisa terjadi kapan saja. Biasanya setiap set instruksi akan dimasukkan ke dalam collaboration tool, seperti Jira atau Trello. Di sini, mereka akan melaporkan sejauh mana pekerjaan yang sudah dilakukan kepada manajer produk. 4. Berkolaborasi dengan tim desain Setiap set instruksi diawali oleh desain yang biasanya dikerjakan oleh desainer UI dan UX. Desainer UI bertugas untuk membuat setiap halaman di set instruksi terlihat cantik. Sementara itu, desainer UX membuat agar setiap set instruksi tidak akan menyusahkan pengguna. Meski demikian, kolaborasi tim desain dan programmer tidak selalu mulus. Ada kalanya, programmer menuntut desainer memperhatikan tingkat kesulitan. Sebaliknya, ada kalanya desainer terlalu mementingkan kecantikan halaman. Skill untuk Posisi Programmer Sumber Dalam lingkungan yang semakin kompetitif, pemrogram komputer harus tetap mengikuti perkembangan teknologi. Ada waktunya, bahasa pemrograman yang mereka pahami tidak akan dipergunakan lagi karena sudah ketinggalan zaman. Beberapa kampus tidak mengajarkan banyak bahasa pemrograman. Kondisi tersebut membuat sulit karena perusahaan menyukai kandidat yang ahli dalam berbagai bahasa pemrograman atau memiliki pengalaman. Menurut PayScale, ada beberapa skill dasar yang perlu dimiliki oleh seorang programmer yang akan menarik minat sebuah perusahaan. Berikut daftarnya. 1. Mampu menggunakan Linux Linux adalah salah satu sistem operasi perangkat lunak. Meski awalnya dikembangkan untuk komputer pribadi, Linux mampu sekarang beroperasi pada lebih banyak platform daripada sistem lainnya. Aksesibilitas inilah yang menjadi menarik. Selain itu, Linux adalah sistem operasi yang aman. Hal ini bisa dilihat dari proses manajemen paket, konsep repositori, dan beberapa fitur di dalam Linux yang membuatnya jauh lebih aman ketimbang sistem operasi lain, seperti Windows. 2. Memahami dan menulis via C++ C ++ meletakkan dasar bahasa pemrograman untuk bahasa berikutnya, seperti C , D, dan Java. Banyak programmer menggunakan C ++ ketika merancang infrastruktur perangkat lunak dan aplikasi terbatas sumber daya, seperti aplikasi desktop atau server e-commerce. Secara umum, C++ memberikan keuntungan karena syntax yang digunakannya amat simpel. Selain itu, bahasa pemrograman ini unggul dibandingkan yang lain dalam memberikan kinerja dan menggunakan sumber daya sistem secara efisien. Ingin memahami bahasa pemrograman ini lebih jauh? Glints punya artikel yang khusus membahasnya. Yuk, klik tombol di bawah untuk membacanya! BACA ARTIKELNYA 3. Kerja sama tim Membuat set instruksi dan bekerja dalam waktu yang cepat membuat tugas programmer jadi sulit. Hal tersebut lantas membuat setiap perusahaan menerapkan aturan pembagian bagian untuk programmer dalam satu set instruksi. Membagi setiap set instruksi ke banyak orang jelas tidak mudah. Mereka lantas dituntut untuk memiliki kemampuan bekerja sama dalam tim agar mampu menyamakan visi dan menyelesaikan setiap set instruksi dengan sama baiknya. Yuk, pelajari skill ini lebih lanjut lewat artikel gratis dari Glints! Klik tombol di bawah ini, ya PELAJARI SEKARANG 4. Penyelesai masalah Ada kalanya setiap set instruksi yang dibuat berjalan sulit. Ada saat di mana instruksi tidak bisa dijalankan, ada kalanya pula pembuatan instruksi memakan waktu yang amat banyak. Oleh karena itu, dibutuhkan programmer yang mampu menyelesaikan setiap masalah. Tidak hanya dituntut untuk menyelesaikan setiap masalah. Mereka juga harus memiliki sifat open minded dan sabar. Pasalnya, ada kalanya apa yang sudah dibuat mendapat kritikan dan memaksa mereka menulis ulang kode. Kamu bisa mempelajari skill ini secara lebih mendalam dengan klik tombol di bawah PELAJARI ARTIKELNYA Jenis-Jenis Pekerjaan Programmer Sumber Produk yang digunakan sehari-hari, seperti komputer, handphone, dan yang lainnya, tidak akan bisa melakukan jika tidak untuk programmer. Pasalnya, programmer adalah profesi yang sangat berorientasi pada detail dan hasil. Beberapa perusahaan memiliki beberapa jenis posisi untuk programmer. Menurut Career Explorer, ada empat posisi yang lazim dimiliki oleh sebuah perusahaan. Berikut contohnya. 1. Hardware engineer Posisi ini diisi oleh orang yang mampu menciptakan set instruksi di ruang penyimpanan informasi pada sebuah hardware. Mereka membuat set instruksi agar hardware mau melakukan perintah, seperti mati atau mengaktifkan keyboard. Profesi hardware engineer sendiri memiliki rata-rata gaji mulai dari Rp6 juta hingga Rp8 juta per bulan. 2. Software developer Posisi ini fokus pada perancangan dan pengelolaan dari sebuah set instruksi yang diciptakan. Meski demikian, di posisi ini, seseorang tidak hanya akan aktif pada pembuatan dan penulisan kode saja, tetapi juga mengorganisir kode agar dapat digunakan kembali. Dengan workload sebesar itu, tentu kamu pun akan mendapatkan gaji yang besar juga. Bahkan, berdasarkan data dari Glints, kamu bisa mendapatkan rentang gaji mulai dari Rp10 juta hingga Rp17 juta. 3. Database developer Posisi ini bertugas untuk menghubungkan database atau kumpulan data dengan sebuah set instruksi. Namun, database developer tidak hanya mengumpulkan saja, tetapi juga mengatur, mengurutkan, hingga mengambil sedikit informasi terkait yang dibutuhkan. Database developer sendiri bisa mendapatkan gaji dari Rp10 juta hingga Rp17 juta per bulannya. 4. Web developer Web developer merancang dan membuat situs web dari desain yang dibuat oleh desainer. Posisi ini menggunakan bahasa pemrograman tertentu untuk menentukan instruksi apa yang dapat dilakukan ketika mengakses situs web. Profesi ini pun sangat menjanjikan untuk dijalani. Salah satunya karena rata-rata gaji awal mulai dari Rp6 juta hingga Rp10 juta per bulannya. Nah, itulah pengertian profesi programmer dan seluk-beluknya yang sudah Glints rangkum khusus untuk kamu. Intinya, perkembangan zaman membuat seorang programmer banyak dibutuhkan perusahaan. Tawaran gajinya yang menggugah membuat juga banyak job seeker tertarik dengan pekerjaan satu ini. Maka dari itu, jika kamu ingin meniti karier di bidang ini, jangan pernah berhenti untuk belajar dan menambah skill seputar dunia programming, ya! What Does a Computer Programmer Do? Computer Programmer PengertianCoding. Coding adalah salah satu kegiatan pengolahan data rekam medis untuk memberikan kode dengan huruf atau dengan angka atau kombinasi huruf dan angka yang mewakili komponen data. Kegiatan dan tindakan serta diagnosis yang ada dalam rekam medis harus di beri kode dan selanjutnya di indeks agar memudahkan pelayanan pada penyajian Di dalam dunia IT, ada banyak sekali profesi dengan tugas yang berbeda-beda. Namun ada dua profesi yang kerap membuat orang keliru, yakni programmer dan developer. Orang-orang yang awam mungkin akan mengira bahwa tugas keduanya sama, yakni sama-sama membuat produk bisa berupa program, software atau situs. Padahal sebenarnya ada hal-hal mendasar yang membedakan keduanya. Lantas, apa sebenarnya perbedaan programmer dan developer? Perbedaan Programmer dan Developer dari Segi Cakupan Tugas © EyeEm Dari segi lingkup pekerjaan, developer memiliki cakupan tugas yang lebih luas. Mereka biasanya memiliki pemahaman yang lebih banyak terhadap keseluruhan proyek yang sedang dibuat. Sementara itu, programmer memiliki tugas yang lebih spesifik dari pengerjaan sebuah proyek yakni melakukan coding. Tugas programmer yang lain mencakup menulis kode coding, menguji serta memperbaiki bugs. Programmer bertugas mengonversi desain atau konsep menjadi instruksi yang bisa diikuti oleh komputer. Instruksi ini biasanya dijalankan dengan menggunakan salah satu bahasa pemrograman. Programmer biasanya memahami beberapa bahasa pemrograman termasuk JavaScript, C, PHP, Oracle, SQL Server, Java dan lain sebagainya. Ada beberapa jenis programmer komputer antara lain Application programmers bertugas menulis program untuk tugas khusus misalnya program untuk melacak inventaris di sebuah pabrik System programmers bertugas menulis program untuk me-maintain melakukan pemeliharaan perangkat lunak dalam sistem computer, misalnya sistem operasi dan database management systems AI/Machine Learning Engineers Programmers game Pengembang Developer Juga Termasuk Programmer © Developer atau sering juga disebut sebagai software engineer sebenarnya juga termasuk ke dalam kategori programmer. Tugas developer juga termasuk menulis kode coding, tetapi di saat bersamaan mereka memiliki kontribusi ke berbagai aspek lain dalam proses pengembangan produk/proyek yang sedang dikerjakan. Selain coding, developers juga bertugas untuk Mendesain perangkat lunak Melakukan pengembangan/development Melakukan riset Menulis dokumentasi terkait proyek Melakukan maintenance Core implementation Analisis Pada dasarnya, sebelum seseorang menjadi developer, mereka adalah programmer. Perbedaan programmer dan developer yang paling mendasar adalah lingkup tugas dalam proyek yang dikerjakan. Mana yang Lebih Menjanjikan, Profesi Programmer atau Developer? © Baik programmer maupun developer memiliki tugas yang berhubungan dengan coding. Namun ketika sampai ke ranah profesi, tugas keduanya berbeda. Seorang programmer yang hebat belum tentu bisa menjadi seorang developer. Ini karena ada banyak aspek lain yang harus ditangani oleh developer dan itu memerlukan keahlian yang lebih tinggi. Jika ingin disederhanakan, developer bisa dianggap sebagai seorang project manager yang bisa melakukan coding. Sedangkan programmer adalah teknisinya. Jika membandingkan antara programmer dan developer, developer harus dapat membuat kode seperti layaknya seorang programmer. Namun, tugas utama mereka tetaplah menemukan cara untuk menyelesaikan masalah dalam pengerjaan proyek. Untuk melakukan hal itu, mereka harus mencari tahu apa masalahnya dan menemukan kerangka teknis untuk menyelesaikannya. Dengan peluang yang ada, saat ini mobile developer memiliki permintaan yang tinggi di pasaran. Ini karena kebutuhan akan aplikasi untuk smartphone, tablet, dan gadget lainnya juga semakin tinggi. Seorang mobile developer biasanya memiliki spesialisasi dalam platform Android dengan bahasa pemrograman Java atau Kotlin atau iOS menggunakan Objective-C atau Swift. Banyak programmer saat ini beralih ke pengembangan aplikasi mobile karena gaji yang ditawarkan lebih tinggi. Nah, di sisi lain, beberapa developer memulai kariernya sebagai seorang programmer. Jika kamu memiliki kemampuan atau kualifikasi seorang programmer, kamu bisa menjadi seorang developer untuk mengambil tanggung jawab atau pekerjaan yang lebih besar. Itulah beberapa perbedaan programmer dan developer secara umum. Dengan memahami keduanya, kamu bisa memilih profesi mana yang paling cocok untukmu. Kalau masih ingin memperdalam pengetahuanmu terkait programming, Glints siap membantu. Langsung daftar di sini saja dan temukan berbagai informasi dan peluang kerja yang kamu butuhkan. Spesialisinformasi yang bertugas untuk membuat coding adalah programmer . Printer dan monitor merupakan termasuk dari tool blok output. Aspek keamanan dari sebuah sistem termasuk dari tool blok control. Pegawai perusahaan yang sepenuh waktu bertanggung jawab mengembangkan dan memelihara sistem berbasis komputer spesialis informasi. Programmer adalah salah satu profesi yang populer saat ini. Untuk mengenal apa itu programmer, baca pengertian, tugas, hingga tips menjadi programmer di sini. Programmer adalah salah satu profesi di bidang teknologi dan informasi TI yang paling populer. Profesi ini menjadi sangat dibutuhkan karena ekonomi digital di Indonesia terus mengalami pertumbuhan yang pesat. Sebagai bank yang sedang menjalankan transformasi digital, BRI juga terus membutuhkan tenaga Programmer handal. Namun, permasalahan muncul karena nyatanya, mayoritas lulusan TI saat ini belum memenuhi kualitas yang dibutuhkan perusahaan. Padahal, kebutuhan terhadap sumber daya manusia di bidang ini diperkirakan mencapai orang per tahun. Bahkan, jumlah tersebut akan terus meningkat seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi. Oleh karena itu, berbekal kemampuan pemecahan masalah dan penguasaan bahasa pemrograman, Programmer memiliki prospek cerah dalam dunia yang kian didominasi oleh teknologi. Di kalangan industri, perusahaan menggunakan keahlian Programmer untuk merealisasikan proses bisnis yang serba dinamis, tak terkecuali di BRI. Tanpa kehadiran Programmer, ide-ide mengenai revolusi bisnis hanyalah sebatas angan. Lalu, apa itu programmer? Seberapa penting peran dari profesi ini dalam bisnis? Artikel ini akan berusaha menjawab tuntas pertanyaan terkait profesi programmer dan perannya di Bank BRI. Apa Itu Programmer Pengertian, Pentingnya Programmer, dan Perbedaannya dengan Developer Pengertian Programmer Programmer adalah seseorang yang bertanggung jawab membuat suatu sistem menggunakan bahasa pemrograman coding. Berangkat dari desain, Programmer akan merealisasikannya menjadi sistem yang dapat digunakan. Di BRI, Programmer bekerja berdasarkan arahan dari System Designer. Tim System Designer membuat desain sistem dan menentukan bahasa pemrograman yang akan digunakan dalam pengembangan selanjutnya oleh Programmer Namun, sejatinya bahasa pemrograman hanyalah salah satu tools untuk membantu Programmer menjalankan tugasnya. Ada hal lain yang lebih penting untuk dikuasai oleh Programmer BRI, yaitu logika logic. Sebelum mengaplikasikan bahasa pemrograman, Programmer harus bisa menelaah hubungan sebab-akibat dari suatu permasalahan. Dengan logic yang baik, Programmer dapat memahami masalah yang ingin diselesaikan dan mengidentifikasi solusi yang paling tepat. Logika yang kuat juga membantu Programmer dalam mempelajari bahasa pemrograman baru. Ini karena pada dasarnya, setiap bahasa pemrograman dirancang dengan konsep problem solving yang berlandaskan logic. Dengan begitu, Programmer pun dapat terus meningkatkan kemampuan di bidangnya sekaligus menyelesaikan pekerjaannya dengan lebih baik. Tugas Umum Programmer Tugas utama seorang Programmer adalah membuat program melalui implementasi desain menjadi sebuah sistem. Melalui pekerjaannya, Programmer mengubah ide dalam desain menjadi sistem yang nyata. Dalam prosesnya, ada beberapa hal yang menjadi tugas dan tanggung jawab Programmer, yaitu Menganalisis kebutuhan program Pertama-tama, Programmer harus mampu menganalisis kebutuhan program dari sebuah sistem. Misalnya, ada sebuah desain sistem yang memuat berbagai produk BRI. Maka, Programmer mesti menganalisis kebutuhan program terlebih dahulu sebelum dapat memulai langkah selanjutnya. Merancang model sistem Selanjutnya, Programmer akan merancang model sistem beserta alur di dalamnya. Ini berguna untuk memudahkan pengguna dalam menggunakan sistem ketika nantinya sudah berjalan. Membuat kode program Setelah alur sistem sudah dibuat, Programmer akan melakukan penulisan kode program sesuai alur tersebut. Programmer harus teliti dalam melakukan coding untuk menghindari kesalahan dalam prosesnya. Debugging program Debugging adalah proses pencarian bug, gangguan, dan kesalahan dalam coding setelah Programmer menulis kode program. Tahap ini berguna untuk mengurangi potensi error dalam pengujian program. Testing program Di tahap terakhir, Programmer melakukan testing atau pengujian terhadap alur, fungsi, hingga kinerja program. Umumnya, Programmer akan menemukan berbagai masalah dalam tahap testing ini, seperti penggunaan memori yang terlalu besar, tampilan program yang belum user-friendly, hingga alur sistem yang belum sesuai dengan kebutuhan. Jenis-Jenis Programmer Terkadang, orang awam sering menyamaratakan semua Programmer. Padahal, ada beragam spesialisasi untuk profesi Programmer, bukan hanya satu jenis. Untuk lebih jelas, berikut adalah beberapa jenis pekerjaan Programmer Tester Programmer Tester Programmer adalah Programmer yang bertanggung jawab untuk melakukan serangkaian uji coba terhadap kinerja program. Umumnya, Tester Programmer bertugas untuk mengecek setiap error code, bug, atau beragam isu lain yang dapat mempengaruhi fungsi dan kinerja program tersebut. Web Programmer Hampir semua perusahaan, mulai dari yang berskala besar hingga kecil, memiliki website. Nah, orang yang berjasa untuk membuat website perusahaan ini disebut sebagai Web Programmer. Web Programmer adalah orang yang membangun dan mengelola website. Biasanya, Programmer jenis ini masih terbagi lagi menjadi tiga kategori Full-Stack Web Programmer, Front-end Programmer, dan Back-end Programmer. Software Programmer Berbeda dengan Web Programmer yang fokus membangun website, Software Programmer adalah orang yang bertugas mengembangkan perangkat lunak berupa aplikasi, baik untuk aplikasi komputer maupun aplikasi mobile. Selain mengembangkannya, Software Programmer juga mesti melakukan maintenance dan update aplikasi sesuai kebutuhannya. Database Programmer Perusahaan membutuhkan database untuk menyimpan informasi internal maupun eksternal. Maka, database sangat krusial untuk menjaga agar informasi-informasi tersebut tidak disalahgunakan. Orang yang berjasa membangun database inilah yang disebut dengan Database Programmer. Database Programmer adalah orang yang bertugas mendesain, mengembangkan, dan mengelola database perusahaan. Selain itu, Database Programmer juga bertanggung jawab untuk menganalisis setiap informasi yang masuk dan keluar database untuk mengoptimalkan sistem penyimpanan data ke depannya. Network System Administrator Network System Administrator adalah orang yang bertugas menjaga kinerja ekosistem komputasi perusahaan dan mencegah risiko keamanan yang tidak diinginkan. Untuk itu, Network System Administrator mengembangkan sistem keamanan yang canggih demi menjauhkan ancaman seperti virus dari komputer maupun data perusahaan. Bahasa Pemrograman yang Digunakan Di BRI, Programmer bekerja berdasarkan arahan dari System Designer. Tim System Designer membuat desain sistem dan menentukan bahasa pemrograman yang akan digunakan dalam pengembangan selanjutnya oleh Programmer. Contoh bahasa pemrograman tersebut adalah PHP, bahasa pemrograman dengan fungsi umum yang digunakan untuk pengembangan web; Python, bahasa pemrograman multiplatform yang erat kaitannya dengan Data Science, Machine Learning, dan Internet of Things IoT; Golang, bahasa pemrograman berbasis open-source yang cocok untuk pembuatan servis; C C Sharp, bahasa pemrograman yang umum digunakan untuk membuat aplikasi desktop; C++, bahasa pemrograman yang berorientasi terhadap pengembangan objek atau object oriented programming; dan lain sebagainya. Baca juga Mengenal Data Scientist Pengolah Data, Pengubah Dunia Pentingnya Programmer Coba bayangkan cetak biru blueprint desain rumah yang dibuat oleh arsitek. Desain itu sangat presisi, memperhitungkan tiap sisi bangunan dengan cermat tanpa meninggalkan nilai estetika sebuah rumah idaman. Namun, desain hanyalah desain apabila tidak ada kontraktor yang merealisasikannya. Desain hanyalah desain ketika tidak ada tangan yang bekerja untuk menyatukan elemen konstruksi bangunan. Desain hanyalah desain ketika tidak ada orang yang menghidupkannya menjadi bentuk bangunan nyata. Seperti itulah pentingnya Programmer merealisasikan desain sebuah sistem. Melalui pekerjaannya, Programmer mengubah ide yang tertuang dalam desain menjadi sistem yang nyata. Programmer menciptakan sistem sebagai platform bisnis bagi perusahaan. Sama halnya dengan kontraktor yang selalu berdiskusi dengan arsitek dalam proses pembangunan rumah, Programmer BRI pun berkolaborasi dengan System Designer agar sistem yang dibuat sesuai dengan desain yang diajukan. Misalnya, System Designer mendesain sebuah sistem aplikasi yang memuat berbagai produk BRI. Maka selanjutnya, Programmer menerjemahkan desain tersebut dan mendiskusikan berbagai kemungkinan, apakah fitur-fitur dalam desain bisa diterapkan atau tidak. Dengan demikian, Programmer turut berperan sebagai penentu keputusan dalam implementasi sebuah desain sistem. Perbedaan Programmer dan Developer Sama-sama bekerja di lingkup TI, profesi Programmer dan Developer memang terkesan mirip. Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan, khususnya dari cakupan tugas mereka. Developer adalah orang yang bertanggung jawab membangun keseluruhan sistem, mulai dari desain, fitur bisnis, hingga pembuatan sistem. Seorang Developer harus memahami flow bisnis sebuah sistem secara menyeluruh. Oleh karena itu, Developer mempunyai ownership lebih terhadap sebuah sistem apabila dibandingkan dengan Programmer. Sementara itu, Programmer berfokus pada implementasi desain menjadi sistem saja. Dalam penerapannya, tiap divisi di BRI memiliki kebijakannya masing-masing terkait komposisi Programmer dan Developer. Misalnya, hingga tulisan ini dibuat, divisi Application Management and Operation lebih aktif merekrut Programmer dibanding Developer karena yang dibutuhkan adalah orang yang mampu menerjemahkan desain. Nah, setelah kamu memahami apa itu programmer dan seberapa penting perannya dalam bisnis, selanjutnya kamu bisa mendapatkan gambaran mengenai tanggung jawab seorang programmer di Bank BRI. Programmer di BRI Dengan banyaknya aplikasi yang dimiliki BRI, Programmer BRI bertanggung jawab terhadap beberapa di antaranya saja. Ini karena BRI memiliki jumlah aplikasi yang terhitung banyak, dengan satu divisi bisa mempunyai hingga ratusan aplikasi yang mesti dikembangkan. Misalnya, Programmer di divisi Application Management and Operation membuat sistem delivery platform yang berfungsi sebagai platform pelayanan untuk unit kerja BRI. Sementara itu, Programmer di divisi Digital Banking Development and Operation mengembangkan produk BRIAPI yang menyediakan berbagai servis digital BRI. Oleh karena itu, secara keseluruhan dapat dikatakan bahwa Programmer di BRI bertugas membuat seluruh sistem, mulai dari core banking application yang menghubungkan sistem internal hingga mobile banking application yang ditujukan kepada nasabah BRI. Peran Programmer BRI Mengembangkan New Delivery System Salah satu bukti nyata kerja Programmer BRI adalah pengembangan banking delivery system, sebuah sistem yang dapat mengakomodasi layanan serta kebutuhan unit kerja BRI di berbagai daerah di Indonesia. Mulai dari unit kerja di perkotaan hingga pelosok, BRI harus mampu menyediakan layanan yang sama baiknya. Oleh karena itu, BRI membutuhkan banking delivery system yang efisien serta mencakup kebutuhan nasabahnya di manapun mereka berada. Dalam arti lain, BRI sangat bergantung pada banking delivery system agar seluruh unit kerja perusahaan dapat bekerja secara optimal. Untuk itu, Programmer di divisi Application Management and Operation merancang new delivery system NDS. Dalam penerapannya, NDS memanfaatkan saluran komunikasi BRIsat, satelit milik BRI yang telah mengorbit sejak 2016. BRISat berperan vital dalam memastikan setiap jaringan unit kerja tetap terhubung ke data center BRI. NDS menyesuaikan ukuran data agar cocok compatible dengan jaringan BRIsat. Data yang dikirimkan akan terdistribusi secara merata melalui sistem ini. Dengan sistem tersebut, BRIsat dapat menerima dan meneruskan data dari data center kepada unit kerja BRI di seluruh Indonesia secara cepat dan akurat. Dengan begitu, NDS dari BRIsat turut membantu meningkatkan kualitas customer experience hingga ke daerah terpencil berkat jaringan komunikasi yang tidak terputus. Sehingga, BRI dapat memberikan layanan maksimum kepada seluruh nasabahnya. Tantangan Programmer BRI Layaknya semua pekerjaan di dunia, menjadi Programmer pun pastinya memiliki tantangan tersendiri. Dan bagi kami, ada satu tantangan yang selalu hadir komunikasi. Nyatanya, masalah komunikasi ini menjadi problem yang umum di profesi Programmer. Salah satu penyebabnya adalah kebanyakan Programmer sudah terbiasa ngobrol’ dengan mesin. Sehari-hari, Programmer menggunakan bahasa pemrograman untuk bercengkrama’ dengan komputer. Maka, ketika harus mengutarakan pendapatnya dalam diskusi tim, Programmer terkadang sulit mengutarakan maksud dan keinginannya secara jelas. Apalagi, ada saat-saat tertentu ketika Programmer menghadapi suatu isu dalam proses pengembangan. Kesulitan dalam berkomunikasi nyatanya dapat berdampak pada perencanaan program secara keseluruhan. Ketika harus berkoordinasi dengan divisi lain, komunikasi juga menjadi momok utama Programmer. Sebagai solusinya, Programmer harus menyesuaikan bahasa yang digunakan agar seluruh pihak bisa saling memahami. Selain itu, seiring dengan kian rekatnya hubungan antaranggota tim, problem komunikasi ini bisa teratasi. Kolaborasi antara sesama Programmer hingga lintas divisi pun semakin lancar. Skill Wajib Bagi Programmer Setelah mengetahui apa itu programmer dan fungsinya, pertanyaan selanjutnya yang mungkin muncul adalah "bagaimana menjadi seorang Programmer?". Untuk menjawab hal ini, kami membuat daftar kemampuan yang harus dimiliki sebagai skill set utama 1. Menyukai dunia teknologi dan informasi Ini menjadi salah satu syarat penting untuk menjadi Programmer. Jika ingin berkarier sebagai Programmer, maka kamu memang harus memiliki hasrat di bidang teknologi dan informasi. 2. Mengasah logika dan algoritma Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, logic berperan penting dalam membentuk mindset Programmer sebagai problem solver. Dengan logic yang baik, seorang Programmer dapat mengidentifikasi masalah yang ingin dipecahkan beserta solusi yang dapat diterapkan. 3. Menguasai satu atau lebih bahasa pemrograman Programmer harus menguasai bahasa pemrograman agar dapat mengimplementasikan suatu sistem program. Namun, pertama-tama ia harus memahami satu bahasa pemrograman terlebih dahulu. Ketika sudah ahli’ di satu bahasa, Programmer bisa mempelajari dan mendalami bahasa lainnya untuk kebutuhan pengembangan program yang berbeda. 4. Memahami varian sistem operasi Beda pengguna, beda pula sistem operasi dan bahasa pemrograman yang dipakai. Maka, Programmer mesti memahami setiap sistem operasi supaya bisa menyesuaikan penggunaan bahasa pemrograman. Misalnya, untuk Windows, bahasa pemrograman yang relevan adalah C, SQL Server, Azure, dan Sementara untuk iOS, Programmer perlu menjalankan Xcode terlebih dahulu dan menggunakan Swift sebagai bahasa pemrograman. 5. Selalu up-to-date dengan teknologi terkini Seorang Programmer harus selalu mengikuti tren dan perkembangan teknologi. Ini karena faktanya, bidang teknologi terus berevolusi dengan berbagai inovasi terbaru. Salah satu contohnya adalah tren cross-platform development seiring dengan meningkatnya penggunaan smartphone. Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Programmer pun harus menguasai kemampuan Progressive Web Apps PWA yang memungkinkan suatu aplikasi dapat berfungsi sama baiknya di web maupun mobile. 6. Menguasai kemampuan komunikasi Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, komunikasi menjadi salah satu skill terpenting yang harus dimiliki Programmer. Ini karena saat ini, kita berada di era kolaborasi, di mana Programmer bekerja bersama divisi lain yang berasal dari disiplin ilmu yang berbeda. Oleh karena itu, Programmer dituntut untuk mampu berkomunikasi dengan handal sekaligus efektif dalam pekerjaannya. Kebanyakan Programmer juga akan menyarankan untuk menguasai bahasa pemrograman tertentu demi memulai karier sebagai Programmer. Nyatanya, Programmer yang baik justru adalah Programmer yang memulainya dengan memahami algoritma. Kenapa seperti itu? Ini karena dasar seorang Programmer adalah logic-nya. Logic dipelajari dengan menekuni algoritma karena esensi algoritma adalah penyelesaian masalah problem solving. Mempelajari algoritma terlebih dahulu sama halnya dengan membentuk fondasi yang kuat bagi Programmer untuk mempelajari berbagai tools, mulai dari bahasa pemrograman hingga software pendukung pekerjaan. “Jika kamu ingin menjadi Programmer yang handal, mulailah dengan algoritma, asahlah dengan berbagai tools, dan niatkan dirimu untuk terus belajar.” Rendy MuhardiantoAssistant ManagerApplication Management and Operation Division Pembahasan Lembaga yang bertugas untuk membuat ruu tentang apbn adalah presidsen dengan dpr. Baca Juga : Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,قَدْ أَفْلَحَ مَنْ هُدِىَ إِلَى الإِسْلاَمِ وَرُزِقَ الْكَفَافَ وَقَنِعَ بِهِ"Sungguh beruntung orang yang diberi Spesialisinformasi yang bertugas untuk membuat coding adalah: a. Programmer c. Sistem analis b. Operator d. Data a. auditor c. supervisor b. akuntan d. manager e. spesialis informasi. Pertemuan 3. Tingkatan Manajer yang berada pada tingkatan pengendalian manajemen adalah : telepon ataupun surat adalah cara yang digunakan dalam :
Q Sekelompok elemen yang terintegrasi dengan maksud yang sama untuk mencapai suatu tujuan, adalah pengertian dari: answer choices Q. Spesialis informasi yang bertugas untuk mengelola database adalah: Database Administrator. Desainer. Tags: Question 7 . SURVEY . 30 seconds . Q. Spesialis informasi yang bertugas untuk membuat coding
Pengertiandan Contoh Bahasa Coding. Coding adalah suatu proses menulis, merangkai, menguji hingga memperbaiki perintah berbentuk bahasa yang dapat dipahami oleh seorang programmer dan mengikuti syntax atau aturan penulisan dari bahasa pemrograman. Perintah-perintah dalam aturan bahasa pemrograman ini kemudian dikonversikan menjadi kode-kode
\n\n \nspesialis informasi yang bertugas untuk membuat coding adalah
Jikasitus yang akan dibuat mempunya fasilitas interaksi antara pengunjung dan situs misalnya menyangkut dengan transaksi, input output data dan database maka seorang Web Programmer yang akan mengerjakannya dengan membuat aplikasi-aplikasi yang berkerja diatas situs (web). Baca Juga: Pengertian Web Designer dan Syarat Untuk Menjadi Web Designer .
  • wz33yx7tcs.pages.dev/970
  • wz33yx7tcs.pages.dev/145
  • wz33yx7tcs.pages.dev/321
  • wz33yx7tcs.pages.dev/618
  • wz33yx7tcs.pages.dev/782
  • wz33yx7tcs.pages.dev/498
  • wz33yx7tcs.pages.dev/836
  • wz33yx7tcs.pages.dev/131
  • wz33yx7tcs.pages.dev/32
  • wz33yx7tcs.pages.dev/354
  • wz33yx7tcs.pages.dev/341
  • wz33yx7tcs.pages.dev/117
  • wz33yx7tcs.pages.dev/554
  • wz33yx7tcs.pages.dev/757
  • wz33yx7tcs.pages.dev/160
  • spesialis informasi yang bertugas untuk membuat coding adalah