ContohSoal UAS IPA (SAINS) Kelas 6 SD atau MI Serta Jawabannya I. Pilihan Ganda. 1. Proses menyesuaikan diri yang dilakukan oleh makhluk hidup pada lingkungannya disebut dengan . a. Morfologi b. Ekosistem c. Adaptasi d. Habitat. 2. Di bawah ini yang bukan termasuk makhluk hidup yaitu . a. Manusia b. Air c. Hewan d. Tumbuhan. 3.
Pixabay Rangkuman dan Soal Adaptasi Makhluk Hidup - Berikut adalah rangkuman dan soal materi Belajar dari Rumah untuk kelas 4-6 SD, yakni Adaptasi Makhluk Hidup. Materi ini tayang pada hari ini, 19 Agustus 2020 pukul - WIB. Hal apa saja yang kita pelajari dari materi Adaptasi Makhluk Hidup? Yuk, kita cari tahu! Ciri Khusus Hewan dan Habitatnya Cumi-Cumi Hewan laut ini bisa menyemprotkan tinta hitam untuk mengelabui musuh. Habitat cumi adalah di perairan dengan suhu 8 sampai 32 derajat Celcius. Jerapah Jerapah punya leher yang panjang untuk mengambil daun-daun di pohon yang tinggi. Habitat jerapah adalah sabana, padang rumput, dan hutan terbuka. Sigung Sigung bisa mengeluarkan bau menyengat untuk mengusir musuh di sekitar. Habitat sigung adalah hutan yang baru tumbuh karena sebelumnya mengalami kerusakan. Baca Juga Persamaan dan Perbedaan Ciri Makhluk Hidup, Ada Takson Tertinggi sampai Terendah Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya. PROMOTED CONTENT Video Pilihan
Adaptasidan Ciri-ciri Tumbuhan Bentuk Adaptasi Tumbuhan Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungan Hidupnya (Pelajaran IPA SD Kelas 6) Ciri-ciri makhluk hidup dianataranya adalah sebagai berikut: a. Bergerak b. Bernapas c. Dapat berkembang biak d. Dapat tumbuh dan berkembang e. Membutuhkan makanan f. Membutuhkan air g. Membutuhkan suhu tertentu h.
Halo jumpa lagi dengan modul BDR online dari Kali ini kita akan mempelajari materi IPA Kelas 6 Tema 2 Subtema 1 dengan kajian tentang Ciri Khusus pada Tumbuhan. Tumbuhan memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan tumbuhan lain. Ciri-ciri ini berhubungan dengan kemampuannya menyesuaikan diri terhadap lingkungan. Dengan penyesuaian diri, tumbuhan bisa bertahan hidup. Beberapa tumbuhan yang memiliki ciri khusus adalah sebagai berikut. 1. Mawar Tanaman mawar memiliki bunga yang indah. Namun, berhati-hatilah bila ingin memetiknya. Sebab, kalian bisa terkena duri-durinya yang tajam. Duri pada batang adalah ciri khusus yang dimiliki tanaman mawar. Duri tersebut berfungsi melindungi diri dari musuh. Musuh yang mendekat akan terkena duri tajam mawar. 2. Kaktus Kaktus berasal dari daerah tandus dan bercurah hujan rendah. Kaktus memiliki bentuk beraneka macam. Ada yang berbulu seperti sikat atau batang berbintik-bintik besar. Ada juga yang berbentuk batang silinder. Tumbuhan kaktus dapat hidup dalam pelbagai kondisi. Pada kondisi tandus, daun kaktus akan mengecil atau sama sekali tidak berdaun. Selain itu, batang kaktus juga menebal dan berlapis lilin. Batang tersebut berfungsi sebagai tempat penyimpanan air. 3. Kantong Semar Kantong semar termasuk tanaman yang unik. Tanaman ini memiliki kantong di bagian ujung daun. Kantong tersebut sebenarnya adalah ujung daun yang berubah bentuk. Fungsinya untuk menangkap hewan, terutama serangga. Saat serangga masuk ke kantong, kantong segera menutup. Kantong semar kemudian mengeluarkan enzim untuk membunuh serangga. Nah, serangga inilah yang dijadikan makanan kantong semar. Kantong semar hanya mengandalkan kantongnya untuk mendapatkan makanan. Kantong semar tidak memerlukan pupuk. Pemberian pupuk pada tanaman ini justru dapat membuatnya mati. 4. Teratai Teratai tumbuh di perairan. Bunganya besar dan berwarna indah. Daun dan bunga teratai tampak di permukaan air. Akan tetapi, akarnya berada di dasar perairan. Hal Ini karena teratai memiliki tangkai yang panjang. Pada tangkai dan akar teratai terdapat rongga-rongga udara. Rongga udara ini membantu pernapasan teratai. 5. Putri Malu Putri malu memiliki daun yang dapat mengatup apabila disentuh. Dahannya halus, bercabang, dan berduri tajam. Namun, letak durinya jarang. Duri-duri tersebut untuk melindungi diri dari serangan musuh. Jika tanaman putri malu dipotong, umbinya dapat bersemi. Bahkan, batangnya yang dipotong pun mampu menumbuhkan akar baru. Selanjutnya, akar tersebut tumbuh sebagai tanaman baru. 6. Bunga Raflesia Bunga raflesia merupakan bunga raksasa. Berat bunga ini dapat mencapai tujuh kg. Bunga ini mengeluarkan bau busuk. Bau busuk tersebut menyebabkan serangga tertarik dan mendekatinya. Setelah dekat, serangga tersebut dimangsa oleh raflesia. Selain itu, bunga raflesia juga memantulkan cahaya. Cahaya ini akan didekati oleh lalat. Ketika lalat mendekat, raflesia akan memangsanya. Setiap jenis tumbuhan memiliki ciri khusus. Jadi masih sangat banyak lagi yang belum dibahas dalam modul BDR PJJ. Jika ingin mengetahui lebih banyak, carilah pada sumber-sumber lain. Kalian dapat menemukannya melalui buku-buku lain atau melalui internet. Tiga Macam Adaptasi Makhluk Hidup Adaptasi makhluk hidup dibedakan menjadi tiga. Pengertian masing-masing adaptasi adalah sebagai berikut Adaptasi morfologi merupakan penyesuaian bentuk tubuh makhluk hidup terhadap lingkungannya. Adaptasi morfologi dapat dilihat dengan jelas. Contohnya, kaki berselaput pada bebek dan antena pada fisiologi merupakan penyesuaian fungsi alat-alat tubuh makhluk hidup terhadap lingkungannya. Salah satunya berupa enzim yang dihasilkan oleh suatu organisme. Contohnya, bunga raflesia mengeluarkan enzim untuk menarik serangga. Sementara itu, kantong semar mengeluarkan enzim untuk membunuh tingkah laku merupakan penyesuaian berupa perubahan tingkah laku. Contohnya, cecak memutuskan ekornya saat ditangkap musuh. Contoh lain, putri malu mengatupkan daunnya bila Materi IPA Kelas 6 Tema 2 Subtema 1 “Ciri Khusus pada Tumbuhan” Video pembelajaran tematik muatan Materi IPA Kelas 6 Tema 2 Subtema 1 tentang Ciri Khusus pada Tumbuhan di atas bisa kamu manfaatkan untuk memperjelas pemahaman kamu tentang materi ini. Jadi silakan pilih gaya belajar kamu ya…. Latihan Soal Materi IPA Kelas 6 Tema 2 Subtema 1 “Ciri Khusus pada Tumbuhan” Setelah mempelajari materi modul BDR Materi IPA Kelas 6 Tema 2 Subtema 1 tentang Ciri Khusus pada Tumbuhan di atas silakan uji hasil belajar kamu menggunakan kuis online interaktif dengan link di bawah ini Demikianlah modul online pembelajaran individu Materi IPA Kelas 6 Tema 2 Subtema 1 tentang Ciri Khusus pada Tumbuhan yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat, selamat belajar dengan menyenangkan di mana saja dan kapan saja
KelasSemester : V/ 1. Materi Pokok : Penyesuaian makhluk hidup dengan lingkungannya. Waktu : 2 x 35 menit. A. Standar Kompetensi : 3. Mengidentifikasi cara makhluk hidup menyesuaikan diri dengan lingkungan. B. Kompetensi Dasar. 3.2 Mengidentifikasi penyesuaian diri tumbuhan dengan lingkungan tertentu untuk mempertahankan hidup.
Selamat Pagi anak-anak,Bagaimana kabar kalian hari ini? Semoga kalian semua selalu dalam keadaan sehat di masa pandemi ini agar anak-anak selalu menerapkan protokol kesehatan agar terhindar dari Covid-19. Ingat selalu menerapkan 5M Memakai masker, Menjaga jarak, Mencuci tangan dengan sabun pada air mengalir, Menjauhi kerumunan, dan Mengurangi mobilitas. Hari ini kita akan melanjutkan pembelajaran Tema 2 Persatuan dalam Perbedaan dengan materi adaptasi tumbuhan. Simak penjelasannya berikut ini ya! silahkan kalian catat hal-hal penting dari materi ini! ADAPTASI TUMBUHAN Tahukah kamu bahwa diperlukan kemampuan untuk melakukan penyesuaian atau adaptasi ketika kita ingin menciptakan kerukunan dalam perbedaan? Masih ingatkah kamu pepatah Di mana bumi dipijak, di sana langit dijunjung’? Pepatah ini mempunyai makna, apabila kita berada di tempat yang baru maka kita perlu menyesuaikan diri dengan keadaan setempat agar kita bisa diterima dan hidup berdampingan dengan damai. Hal ini juga berlaku pada tumbuhan. Agar keberlangsungan hidupnya terjamin, maka tumbuhan harus mampu melakukan adaptasi sesuai kondisi lingkungannya. Bagaimana cara tumbuhan beradaptasi? Ayo, kita pelajari! Baca materi berikut ini ya anak-anak! Berikut bentuk-bentuk adaptasi penyesuaian diri tumbuhan. Adaptasi Tumbuhan Terhadap Kondisi Lingkungan Setiap jenis tumbuhan memiliki ciri-ciri yang berbeda. Ada tumbuhan yang memiliki ciri khusus pada tubuhnya, seperti batang berduri, daun yang lebar, atau akar yang muncul ke permukaan tanah. Perbedaan ciri setiap jenis tumbuhan merupakan salah satu bentuk penyesuaian diri atau adaptasi. Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. Adaptasi dilakukan tumbuhan agar tetap dapat bertahan hidup. Lingkungan tempat tumbuhan hidup disebut habitat. Habitat jenis tumbuhan satu dengan yang lainnya berbeda-beda. Berikut contoh adaptasi tumbuhan terhadap habitatnya. Adaptasi Tumbuhan pada Lingkungan Kering Tumbuhan yang dapat hidup di lingkungan yang memiliki sedikit air disebut Xerofit. Contoh tumbuhannya yaitu pohon kurma, lidah buaya, cocor bebek, dan kaktus. Tanaman Kaktus Tanaman Cocor Bebek Tanaman Lidah Buaya Berikut bentuk adaptasi yang dilakukan kaktus yaitu daun termodifikasi berbentuk duri untuk mengurangi penguapan, permukaan batang berlapis lilin, akar yang sangat panjang untuk mencari sumber air, dan batang tebal yang berisi banyak cadangan air. Adaptasi Tumbuhan pada Lingkungan Air Tumbuhan yangdapat hidup di lingkungan air disebut Hidrofit. Contoh tumbuhan hidrofit adalah teratai dan enceng gondok. Tanaman Teratai Tanaman Enceng Gondok Adaptasi tumbuhan tersebut adalah sebagai berikut. Teratai memiliki daun yang lebar untuk mempercepat penguapan. Daun yang lebar juga berfungsi agar dapat mengapung di permukaan air. Daunnya berlapis lilin untuk mencegah daun membusuk karena selalu terkena air. Enceng gondok memiliki pangkal tangkai daun berongga yang berfungsi untuk membantu mengapung di permukaan air. Akarnya lebat untuk menjaga keseimbangan tumbuhan agar tidak terbalik. Adaptasi Tumbuhan pada Lingkungan Berkadar Garam Tinggi Tumbuhan yang dapat hidup di lingkungan dengan kadar garam tinggi disebut Halofit. Contoh lingkungan dengan kadar garam tinggi, yaitu laut, muara sungai, dan pantai. Keadaan tanah di tempat itu biasanya berlumpur dan berpasir serta sedikit mengandung oksigen. Contoh tumbuhan yang hidup di lingkungan berkadar garam tinggi yaitu bakau. Tumbuhan Bakau Beberapa jenis tumbuhan bakau memiliki akar napas yang tumbuh ke atas permukaan tanah untuk memperoleh oksigen. Ada juga tumbuhan bakau yang memiliki akar tunjang untuk menopang tumbuhan di tanah yang berlumpur dan menahan terjangan ombak. Selain itu, daunnya kaku dan tebal dengan permukaan licin berfungsi untuk mengurangi penguapan dan menyimpan air. Bagian bawah daun bakau memiliki kelenjar untuk mengeluarkan kelebihan kadar garam. Adaptasi Tumbuhan pada Lingkungan Lembap Tumbuhan yang dapat hidup di lingkungan lembap disebut Higrofit. Contoh tumbuhan higrofit adalah begonia dan tumbuhan paku. Oleh karena hidup di tempat lembap, penguapan terjadi dengan lambat. Air dikeluarkan melalui struktur khusus pada daun yang disebut stomata air hidatoda. Tanaman Begonia Tumbuhan Paku Adaptasi Tumbuhan pada Lingkungan Miskin Nitrogen Tumbuhan yang hidup di lingkungan miskin nitrogen biasanya melakukan penyesuaian diri dengan memerangkap serangga kemudian mencerna sebagai sumber nitrogen. Contohnya yaitu kantong semar dan venus. Tumbuhan Venus Tumbuhan Kantong Semar Adaptasi Tumbuhan Untuk Berkembang Biak Selain untuk bertahan hidup, beberapa tumbuhan juga melakukan adaptasi untuk membantu perkembangbiakannya. Contohnya adalah sebagai berikut. Bunga Raflesia mengeluarkan bau busuk untuk menarik perhatian serangga. Serangga yang hinggap dapat membantu penyerbukannya. Tumbuhan seperti mawar, melati, dan anggrek memiliki mahkota bunga yang berwarna mencolok dan kelenjar nektar untuk menarik perhatian serangga yang membantu penyerbukan. Bunga dandelion memiliki cara yang unik dalam penyebaran benihnya. Benih yang sekaligus buahnya memiliki struktur tambahan seperti serabut halus yang membantunya agar mudah terbawa angin. Jika benih tersebut jatuh di tempat yang sesuai, benih itu akan tumbuh menjadi tumbuhan baru. Adaptasi Tumbuhan Untuk Melindungi Diri Selain penyesuaian diri terhadap lingkungan, beberapa jenis tumbuhan memiliki ciri khusus sebagai perlindungan diri dari pemangsa. Tumbuhan tidak dapat bergerak atau berpindah tempat jika ada pemangsa yang datang. Oleh karena itu, tumbuhan melakukan beberapa penyesuaian diri untuk melindungi diri dari pemangsa. Berikut beberapa contoh penyesuaian diri yang dilakukan tumbuhan untuk melindungi diri. Memiliki Duri Beberapa tumbuhan memiliki duri pada batangnya atau buahnya untuk melindungi diri dari pemangsa. Contoh, tumbuhan mawar, bugenvil, rotan, kaktus, salak, putri malu, dan durian. Duri pada tanaman mawar Memiliki Rambut Halus Beberapa tumbuhan seperti bambu, jagung, terung, dan tebu memiliki rambut halus gelugut di permukaan batang maupun daunnya. Salah satu fungsi rambut halus tersebut adalah dapat menimbulkan rasa gatal bila disentuh oleh pemangsa. Rambut halus pada tanaman bambu Memiliki Daun yang Tajam Nanas, lidah buaya, dan kaktus memiliki daun yang tajam dan berduri di bagian tepinya. Hal ini juga bertujuan untuk melindungi diri dari pemangsa. Daun yang tajam pada tumbuhan nanas Menghasilkan Getah Tumbuhan seperti sawo, pepaya, karet, mangga, patah tulang, dan nangka dapat menghasilkan getah jika tergores. Getah tersebut akan menempel pada tubuh hewan pemangsa sehingga hewan tersebut sulit bergerak. Pada beberapa tumbuhan, getahnya dapat menyebabkan perih pada kulit sehingga hewan-hewan tidak berani memakannya. Getah pada tumbuhan nangka Menghasilkan Racun Contoh tumbuhan yang menghasilkan racun adalah jarak dan kecubung. Buah jarak mengandung racun yang dapat mematikan bagi hewan yang memangsanya. Kecubung juga mengandung racun. Efek yang ditimbulkan jika dikonsumsi, antara lain mual, muntah, sesak napas, rasa gelisah, mulut terasa kaku, dan halusinasi. Buah jarak yang mengandung racun Untuk menambah pemahaman kalian terkait materi adaptasi tumbuhan, silahkan cermati video berikut ini! Video Materi Adaptasi Tumbuhan Demikian materi terkait adaptasi tumbuhan. Selamat belajar anak-anak. Semoga sukses. Salam ngiring melajah.
A Adaptasi Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Adaptasi dibedakan menjadi 3 yaitu : · Adaptasi morfologi, yaitu penyesuaian bentuk tubuh makhluk hidup terhadap lingkungannya. Contonhya, kaki berselaput pada bebek dan antena pada semut.
Featured Post latihan Memuat… Read More Pages Home Popular Posts Kompetensi Dasar Bahasa Daerah Jawa/Madura Kelas 1 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 1 ... Kompetensi Dasar Bahasa Daerah Jawa/Madura Kelas 3 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 1 ... Kompetensi Dasar Bahasa Daerah Jawa/Madura Kelas 2 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 1 ... Kompetensi Dasar Bahasa Daerah Jawa/Madura Kelas 5 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 1 ... Kompetensi Dasar Bahasa Daerah Jawa/Madura Kelas 6 KOMPETENSI INTI KOMPETENSI DASAR 1 ... latihan Memuat… DOWNLOAD SEMAAN AL QURAN MANTAB Berikut semaan jantiko mantab yang dibacakan oleh para huffadz yang tidak diragukan lagi kelancaran serta fashohahnya , monggo antum bisa ... Bahasa Indonesia MENEMUKAN GAGASAN UTAMA SUATU TEKS Rangkuman Materi Bahasa Indonesia Kelas 5 Semester 1 Bab 7 MENEMUKAN GAGASAN UTAMA SUATU TEKS A. Membaca teks dengan ... IPA GAYA, GERAK DAN ENERGI File dalam Bentuk dokumen MsWord bisa diunduh disini Rangkuman IPA Kelas 5 Semester 2 BAB 1 GAYA, GERAK DAN ENERGI A. PENG... Soal IPS Kelas 5 Semester 2 Materi Penjajahan Belanda dan Jepang di Indonesia File dalam format Ms. Word dapat diunduh disini A. Berilah tanda silang pada salah satu jawaban yang benar! 1. Belanda p... Labels Aplikasi Pendidikan Bank Soal BSE Edukasi GADO2 Gambar Kajian Islam KBM Kitab Terjemah KKG Komputer dan Internet Materi IPA US Materi Kelas 4 Materi Kelas 5 Media Pembelajaran Murotal Perangkat Pembelajaran Pidato Proposal Sekolah PROSEM Religi RPP SILABUS SOAL ONLINE Tentang Saya Tutorial Blog unggulan Report Abuse About Me View my complete profile Formulir Kontak Name Email * Message * Blog Archive February 2020 1 January 2020 1 November 2018 2 March 2018 11 February 2018 3 January 2018 1 April 2017 2 March 2017 8 April 2016 1 March 2016 35 February 2016 60 January 2016 23 March 2013 9 February 2013 38 Labels Aplikasi Pendidikan Bank Soal BSE Edukasi GADO2 Gambar Kajian Islam KBM Kitab Terjemah KKG Komputer dan Internet Materi IPA US Materi Kelas 4 Materi Kelas 5 Media Pembelajaran Murotal Perangkat Pembelajaran Pidato Proposal Sekolah PROSEM Religi RPP SILABUS SOAL ONLINE Tentang Saya Tutorial Blog unggulan Pages About Us Advertise Terms Contact Us Services FAQ's Privacy Policy Terms & Conditions Contact Us About us Short description of you blog can be added here. Mashable rassure vous nous les avons regroup en un autre buffet ressource pratique bien approvisione pour certains peut lire la jouis week. Chat Admin About us Short description of you blog can be added here. Mashable rassure vous nous les avons regroup en un autre buffet ressource pratique bien approvisione pour certains peut lire la jouis week. Group FB Dewan Guru Terbaru
Makhlukhidup merupakan makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang memiliki ciri-ciri. Dikutip dari Buku Tematik Tema 1 Kelas 3, makhluk hidup adalah manusia, hewan, dan tumbuhan. Makhluk hidup
RANGKUMAN MATERI IPA TEMATIK KELAS 6 KD. Menganalisis cara mahluk hidup menyesuaikan diri dengan lingkungan A. Penyesuaian diri tumbuhan Tanaman ini memiliki ujung daun berbentuk kantong. Dari dalam kantong mengeluarkan bau yang menarik serangga. Saat serangga datang, kantong semar akan menutup dan mengambil nitrogen dari tubuh serangga. Tumbuhan ini juga pemakan serangga. Saat serangga menyentuh bulu-bulu daun, daun akan mengatup dan serangga dicerna untuk diambil nitrogennya. Tanaman ini hidup di tempat kering. Daunnya berbentuk jarum, batangnya tebal dan permukaannya berlapis lilin untuk mengurangi penguapan. Bunga raflesia tidak memiliki klorofil, ia hidup sebagai parasit di tumbuhan lain. Bunga ini mengeluarkan bau busuk untuk menarik serangga sehingga membantu proses penyerbukan. Bunga raflesia juga memantulkan cahaya untuk memandu kedatangan serangga. Tanaman ini akan mengatupkan daunnya jika disentuh. Duri-duri tajam akan terlihat untuk melindungi diri dari musuh. Tanaman ini memiliki bentuk dan warna bunga yang menarik serangga. Mawar memiliki duri di batangnya untuk melindungi diri dari musuh. Bunga ini hidup di permukaan air. Akarnya ada di dasar air. Batangnya berongga untuk membantu pernafasan. Daunnya lebar untuk mempercepat fotosintesis. B. Penyesuaian diri Hewan Hewan ini memiliki kaki perekat untuk membantu merayap di dinding. Cicak memiliki kemampuan autotomi yaitu memutuskan ekornya. Tujuannya untuk mengelabuhi musuh. Hewan ini memiliki kaki berselaput untuk berjalan di lumpur dan berenang. Bulunya berlapis minyak, sehingga tidak basah ketika terkena air. Mulut itik berbentuk sudu untuk mencari makanan di air. Hewan ini memiliki penglihatan dan pendengaran yang tajam untuk berburu. Memiliki kemampuan ekolokasi, yaitu kelelawar mengeluarkan bunyi frekuensi tinggi ultrasonik yang memantul kembali ketika mengenai benda. Dengan pantulan tersebut kelelawar bisa memperkirakan keadaan di sekitarnya. Hewan ini memiliki kemampuan mimikri yaitu merubah warna kulit sesuai lingkungan di sekitarnya. Bunglon juga memiliki lidah yang panjang untuk menangkap mangsa. Punuk unta berfungsi untuk menyimpan lemak sebagai cadangan makanan. Unta juga memiliki telapak kaki yang tebal untuk menahan panas, dan kaki yang panjang untuk berjalan di padang pasir. Cumi-cumi mempunyai banyak pola warna tubuh untuk menarik mangsa. Ia juga bisa merubah warna sesuai lingkungan untuk menghindari pemangsa. Cumi-cumi mengeluarkan tinta saat terancam untuk melarikan diri. Hewan ini bertubuh lunak, saat terancam ia akan memasukkan tubuh ke dalam cangkang sebagai pertahanan diri. Kumbang memiliki sayap yang keras untuk mencegah pemangsa memakan tubuhnya. Manfaat Hewan dan Tumbuhan bagi manusia Hewan merupakan makhluk hidup yang banyak dimanfaatkan untuk keperluan hidup manusia. Hewan dapat digunakan sebagai bahan pangan makanan, sandang pakaian, obat-obatan, perhiasan dan kerajinan, membantu pekerjaan manusia dan percobaan/penelitian. Berikut ini adalah contoh-contohnya. A. Manfaat hewan bagi manusia 1. Hewan sebagai bahan pangan makanan, hewan-hewan yang biasa dijadikan bahan makanan terutama daging, susu, dan telurnya misalnya ayam, kambing, sapi, domba, kerbau, burung 2. Hewan sebagai bahan sandang pakaian, bahan pakaian baju, sepatu, sandal, ikat pinggang, tas banyak yang diambil dari hewan tertentu seperti ulat sutera, kulit kambing, kulit kerbau, kulit sapi. 3. Hewan sebagai bahan obat-obatan, misalnya cacing, kadal, biawak, ular, kelelawar dan sebagainya. 4. Hewan sebagai bahan perhiasan dan kerajinan, misalnya ayam, angsa, ular, buaya, kerang, penyu, kupu-kupu, sapi, kerbau dan kambing. 5. Hewan yang digunakan untuk membantu pekerjaan manusia, kuda, kerbau, sapi, anjing, keledai, unta, burung merpati, lumba-lumba, dan gajah. 6. Hewan yang digunakan untuk percobaan/penelitian, misalnya kelinci, tikus, domba, monyet, lalat buah, nyamuk, dan marmut. B. Manfaat Tumbuhan bagi Manusia 1. Sebagai bahan makanan, banyak makanan dan sayuran yang kita makan berasal dari tumbuhan seperti padi, jagung, ketela pohon, ubi, buah-buahan dan sayuran. 2. Sebagai bahan untuk membangun rumah dan perabot rumah tangga, tumbuhan tententu sering dijadikan sebagai bahan untuk membuat bangunan, alat rumah tangga, perabot bahkan kendaraan. 3. Bahan pembuat kain untuk keperluan membuat pakaian atau kain seperti rami, serat kayu tertentu. 4. Bahan pembuat obat, tumbuhan seperti kunyit, brotowali, kumis kucing, sereh, sirih, jahe, temulawak, jambu batu, mengkudu, dan sebagainya. 5. Sebagai penghasil oksigen, banyak tumbuhan di tanam di lingkungan sekitar, sehingga kita merasakan kesejukan yang ditimbulkan oleh oksigen dari tumbuhan yang berfotosintesis. 6. Penyerap karbondioksida, udara yang mengandung karbondioksida diserap oleh tumbuhan dalam proses fotosintesis sehingga udara menjadi lebih segar. C. Manfaat Hewan bagi lingkungan 1. Menjaga keseimbangan lingkungan, diantara hewan ada yang pemakan tumbuhan dan ada pemakan hewan lain. Dalam satu ekosistem akan terjadi proses keseimbangan dimana hewan satu pemakan hewan lain seperti berkembangnya katak akan menghambat perkembangan nyamuk, berkembangnya tikus sawah akan terhambat jika populasi ular terjaga. 2. Menjaga kesuburan tanah, hewan-hewan seperti cacing dan jangkrik selalu membuat lubang atau sarang di tanah sehingga oksigen akan mudah masuk ke dalam tanah akibatnya tanah semakin gembur dan menguntungkan bagi tumbuhan. 3. Menghasilkan bahan penyubur tanaman berupa pupuk dari kotoran hewan D. Manfaat Tumbuhan bagi lingkungan 1. Tumbuhan sangat bermanfaat bagi lingkungan terutama sebagai penghasil oksigen dan menyerap karbondioksida. 2. Sebagai bahan makanan bagi hewan dan manusia 3. Tempat bersarang dan tempat hidup bagi hewan-hewan tertentu 4. Mencegah longsor dan memelihara kemampuan tanah dalam menyerap air Silahkandikerjakan latihan soal online IPA KD 3.3 Menganalisis cara makhluk hidup menyesuaikan diri dengan lingkungan tentang materi Ciri-ciri khusus Pada Tumbuhan Kelas 6 Tema 2 Subtema 1 Semester 1 Kurikulum 2013. Soal ini disusun untuk menguji pemahaman peserta didik terkait materi ciri-ciri khusus tumbuhan. Hewan-hewan di lingkungan kita ada yang hidup di darat dan di air. Beberapa hewan dapat hidup di tempat-tempat diri makhluk hidup terhadap lingkungannya disebut laut dan pinguin hidup di air yang sangat dingin. Agar tidak kedinginan, hewan tersebut berbulu tebal danberlemak tebal yang terdapat di bawah kulit. Pinguin memilikisayap dan kaki yang digunakan untuk berenang. Padakakinya terdapat selaput halnya anjing laut, ia memiliki selaput di sela-sela jari. Sepintas bentuk kakinya mirip sirip ikan. Oleh karena itulah anjing laut pandai berenang dan menyelam. Bentuk sayap pinguin dan kaki anjing laut disesuaikan dengan keperluan hidupnya, yaitu untuk halnya itik, hewan ini berparuh panjang dan tumpul, pada kakinya terdapat selaput di antara jari-jarinya. Paruh yang panjang dan tumpul memudahkan saat mengambil makanan di air. Sedangkan selaput pada kaki memudahkan itik saat berenang. Itik berenang di air untuk mencari makan, hewan ini suka makan hewan air, misalnya binatang Artik seperti kelinci sepatu salju dan kuau batu, memiliki bulu penyamaran untuk musim dingin dan musim panas. Pada musim dingin, bulu putih itu sesuai dengan alam salju yang putih. Sewaktu musim semi tiba dan bentangan tanah cokelat tersibak, bulu-bulu binatang berubah menjadi jenis tanaman memiliki ciri khusus untuk menyesuaikan diri dan memenuhi kebutuhan musim kemarau beberapa jenis pohon menggugurkan daunnya, Misalnya pohon kedondong dan pohon jati. Daun-daun yang berguguranitu berguna untuk mengurangi penguapan,sehingga kebutuhan akan air dapat pohon tetap dapat bertahan hidupwalaupun cadangan air dalam tanah sangatkurang akibat tidak adanya dapat beradaptasi dengan pada tumbuhan bertujuan untuk memperoleh makanan dan mempertahankan diri dari keadaan lingkunganyang tidak menguntungkan serta melindungi diri dari musuhberupa hewan pemangsa. lah satu ciri khas makhluk hidup adalah tumbuh dan berkembang biak. Tujuan makhluk hidup berkembangbiak adalah untuk menghasilkan keturunan, sehingga dapatmempertahankan kelestariannya. Cara perkembangbiakan makhluk hidup berbedabeda. Tumbuhan memiliki berbagai cara perkembangbiakan,antara lain dengan biji, tunas, akar tinggal, geragih, dan hewan berkembang biak juga berbeda-beda. Adahewan yang bertelur, melahirkan, dan bertelur-melahirkan. A. PERUBAHAN PADA TUBUH MANUSIA Semua makhluk hidup akan mengalami perubahansepanjang hidupnya. Perubahan tersebut terjadi secaraperlahan-lahan dan bertahap. Pada usia tertentu terjadiperubahan khas. Itulah sebabnya kita dapat memperkirakanusia seseorang berdasarkan perubahan pada yang telah mencapai usia dewasa juga memilikiciri tubuh yang khas. Pada pertumbuhan manusia untuk mencapai dewasaditandai terjadinya perubahan khas pada tubuhnya. Misalnya,pada perempuan payudaranya mulai membesar dan mulaimenstruasi. Sedangkan pada laki-laki, mulai tumbuh kumis dan jenggot serta bahu dan dadanya melebar. Pada umumnyapubertas atau masa memasuki usia dewasa bagi laki-lakidan perempuan tidak sama. Biasanya pubertas padaremaja putri kira-kira umur 10 sampai 12 tahun. Sedangkanmasa pubertas pada laki-laki kira-kira umur 12 sampai 14tahun. Pada usia itu selain terjadi perubahan khas pada tubuhjuga mengalami pertumbuhan tinggi dan berat badan dengancepat. Perubahan tersebut terjadi karena organ reproduksipada perempuan maupun laki-laki sudah mulai terbentuksecara baik. B. PERKEMBANGBIAKAN PADA MANUSIA Perkembangbiakan pada manusia diawali terjadinyaperistiwa pembuahan fertilisasi sel telur oleh sperma. Seltelur yang telah dibuahi sperma disebut zigot. Zigot tumbuhdan berkembang di dalam rahim uterus menjadi terus tumbuh dan berkembang menjadijanin C. PERKEMBANGBIAKAN HEWAN Hewan berkembang biak dengan berbagaicara. Hewan dapat berkembang biak dengan membelah diri,bertunas, fragmentasi, bertelur, bertelur-melahirkan, danmelahirkan. 1. Membelah diri Hewan-hewan yang berkembang biak denganmembelah diri pada umumnya merupakan hewan berselsatu. Hewan bersel satu sangat kecil mikroskopis,sehingga hanya dapat dilihat dengan menggunakan alatpembesar, misalnya mikroskop. Hewan yang berkembangbiak dengan cara membelah diri, misalnya Amoeba. 2. Tunas Hewan yang berkembang biak dengan tunas,contohnya Hydra. Tunas terbentuk dari bagian tubuhHydra dewasa. Tunas mengalami pertumbuhan danakhirnya melepaskan diri sebagai individu baru. 3. Fragmentasi Hewan yang berkembang biak dengan carafragmentasi, misalnya cacing cacing pita dan cacingplanaria. Fragmentasi adalah cara perkembangbiakanpada hewan, dimana individu baru terbentuk daripatahan atau potongan tubuh induknya. 4. Bertelur Hewan yang berkembang biaksecara seksual setelah dewasa memiliki sel dua macam sel kelamin, yaitu sel kelamin jantansperma dan sel kelamin betina sel telur. Hewanhewanyang bertelur memiliki sel telur. Sel telur dapatberkembang menjadi individu baru jika dibuahi oleh benihhewan jantan sperma. Telur yang tidak dibuahi tidakdapat menetas. Sel telur yang sudah dibuahi disebutzigote. Semua jenis hewan segolongan unggasberkembang biak dengan dibuahi di dalam induknya danmenetas di luar. Ikan dan katak jugabertelur. Hanya telurnya dibuahi di luarinduknya, dan menetas di luar tubuhinduknya. Hewan yang berkembangbiak dengan bertelur disebut hewanovipar. Berbeda dari serangga, metamorfosis pada kataktidak diikuti denganpergantian kulit. Telurkatak hanya mempunyaisedikit cadanganmakanan. Hewan serangga, misalnya kupu-kupu juga mengalamimetamorfosis. Perubahan bentuk tubuh ulat menjadi kepompongyang kemudian menjadi serangga dewasamengalami metamorfosis sempurna. Hal ini jugadialami, kumbang, lebah, nyamuk, dan lalat. Ada pulametamorfosis tidak sempurna, contohnya pada belalang,jangkrik, kutu kepala, dan lipas. 5. Melahirkan Mamalia atau hewan menyusui tidak bertelur,melainkan melahirkan. Hewan yang berkembang biakdengan melahirkan disebut hewan vivipar. Contoh mamalia adalah gajah, kuda, ikan paus, kucing,dan kelinci. 6. Bertelur-melahirkan Ada beberapa hewan yang bertelur,namun setelah sel telurnya dibuahi,telur-telurnya disimpan dalam tubuhinduknya hingga menjelang lahir ataumenetas. Setelah cukup umur telur-telurtersebut dikeluarkan dari tubuh induknya. Hewan yang berkembang biak denganbertelur-melahirkan, contohnya ular, kadal, dan ini disebut ovovivipar. D. PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN Perkembangbiakan tumbuhan dapat dilakukan dengandua cara yaitu perkembangbiakan secara tidak kawinvegetatif dan perkembangbiakan secara kawin generatif. 1. Perkembangbiakan secara tak kawin vegetatif Perkembangbiakan secara vegetatif dapat terjadi secara alami dan buatan. Perkembangbiakan secara vegetatif alami a. Membelah diri Tumbuhan yang berkembang biak dengan membelahdiri, yakni tumbuhan tersusun atas satu sel. Contohnya ganggang hijau bersel satu dan chlamydomonas. b. Spora Tumbuhan yang berkembang biak dengan spora, yaitu jamur. c. Tunas Tumbuhan tertentu dapat berkembang biak dengan tunas. Tunas tersebut tumbuh di pangkal batang. Selain pisang, tumbuhan yang berkembang biak dengan tunas antara lain tumbuhan sukun, cemara, bambu, nanas, dan palem. d. Umbi Umbi adalah bagian tumbuhan yang menggembungdan tertanam di dalam tanah. Ada tiga macam umbi, yaitu umbi akar, umbi batang,dan umbi lapis. e. Geragih Geragih adalah bagian batang yang menjalar di atas tanah kemudian pada ruas-ruasnya tumbuh akar tunas baru. Tumbuhan yang berkembang biak dengan geragih, misalnya arbei dan pegagan. f. Akar Tinggal Akar tinggal rhizoma adalah bagian batang yang tumbuh di dalam tanah. Selain kunyit dan lengkuas, tumbuhan yang berkembang biak dengan akar tinggal, antara lain rumput, jahe,temulawak, dan kencur. Perkembangbiakan secara vegetatif buatan a. Mencangkok Mencangkok dapat dilakukan pada tumbuhan mangga, jambu, jeruk, melinjo, dan lain-lainnya. b. Setek Pengembangbiakan dengan setek dilakukan dengan cara menanam potongan bagian suatu tumbuhan yang dipotong dan ditanam biasanya berupa batang, daun, atau pucuktumbuhan. Setek batang dapat dilakukan pada tanaman tebu dan ketela pohon. Setek daun dapatdilakukan pada tanaman Begonia dan lidah mertua. Setek pucuk tumbuhan dapat dilakukan padatanaman teh. c. Merunduk Tumbuhan yang biasa dikembangbiakan dengan cara merunduk adalah yang mempunyai batang menjulur dan yang dapat dikembangbiakan dengan cara merunduk, misalnya apel, alamanda, dan selada air. d. Menempel Okulasi Okulasi merupakan pembiakan buatan dengan cara menempelkan bagian tanaman induk padatanaman induk dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu menyambung batang dan menempel kulit batang pada batang lain. Tanaman yang dapat disambung,misalnya ketela pohon, kopi, dan kulit batang pada batang lain, misalnya pada ubi kayu, rambutan, dan mangga 2. Perkembangbiakan secara kawin generatif Perkembangbiakan secara kawin yaitu perkembangbiakan dengan menggunakan sel kelamin atau yangterjadi melalui proses penyerbukan dan pembuahan. Proses menempelnyaserbuk sari di kepala putik dapat terjadi dengan perantara angin, air, hewan, atau manusia. Pada tanaman tertentu, misalnya vanili dan salak penyerbukannya dilakukan dengan bantuan ini disebabkan karena letak putik dan benang sarinyatidak memungkinan terjadinya penyerbukan secaraalami. E. BERBAGAI CARA MEMPERBANYAK TUMBUHAN Memperbanyak tanaman dapat dilakukan dengan berbagai cara. Misalnya dengan mencangkok dan setek. GLOSARIUM benang sari alat kelamin jantan pada bunga. fragmentasi cara perkembangbiakan pada hewan cacing, dimana individu terbentuk dari patahan atau potongan tubuh induknya. generatif perkembangbiakan pada tumbuhan dengan cara kawin. metamorfosis perubahan bentuk tubuh pada hewan melalui tahapantahapan tertentu. mikroskop alat untuk melihat hewan/benda kecil yang tidak terlihat oleh mata. ovipar hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur. ovovivipar hewan yang berkembang biak dengan cara bertelur– melahirkan. ovum sel kelamin betina. pembuahan bertemunya sel kelamin jantan dan sel kelamin betina. pertumbuhan perubahan pada makhluk hidup dari kecil menjadi besar, dari ringan menjadi berat, dari pendek menjadi tinggi. pubertas masa memasuki usia dewasa. putik alat kelamin betina pada bunga. sperma sel kelamin jantan. vegetatif perkembangbiakan pada tumbuhan dengan cara tak kawin. vivipar hewan yang berkembangbiak dengan cara melahirkan. zigot sel telur yang sudah dibuahi. Populasi Makhluk hidup yang sejenisyang hidup di suatu tempat tertentu disebut populasi. Perubahan populasi suatu makhluk hidup sangat dipengaruhi oleh lingkungan tempat hidupnya. Hal-hal yang mempengaruhi perubahan populasi antara lain ruang gerak atau tempat hidup, ketersediaan makanan, keberadaan musuh, peristiwa alam, dan cara berkembang biak. Komunitas Komunitas adalah kumpulan beberapa populasi yang hidup berinteraksi dalam suatu habitat. Ekosistem Satu kesatuan yang terdiri darikomunitas makhluk hidup dan benda-benda tak hidup serta terjadi peristiwa saling ketergantungan satu sama lain disebut ekosistem. Ekosistem harus dijagakelestarian dan keseimbangannya. Kerusakan ekosistem berakibat terganggunya kehidupan makhluk hidup dan bahkan dapat mengakibatkan punahnya suatu jenis makhluk hidup. Ekosistem harus dijaga keseimbangannya. Menjaga keseimbangan ekosistem, misalnya dengan cara menjaga kelestarian hutan dan tidak menggunakan bahan kimia untuk keperluan bercocok tanam secara berlebihan. Usaha perburuan secara liar juga dapat mengganggu keseimbangan ekosistem. Hal ini disebabkan karena usaha ini mengakibatkan beberapa jenis hewan mengalami kepunahan. Kepunahan suatu jenis hewan mengakibatkan terganggunya kehidupan makhluk hidup lainnya. GLOSARIUM ekosistem satu kesatuan yang terdiri dari komunitas makhluk hidup dan benda-benda tak hidup serta terjadi saling ketergantungan satu sama lain. habitat tempat hidup makhluk hidup. komunitas kumpulan beberapa populasi yang hidup berinteraksi dalam suatu habitat. populasi makhluk hidup sejenis yang hidup di suatu tempat tertentu. pestisida bahan kimia untuk memberantas hama tanaman. A. HEWAN DAN TUMBUHAN YANG MENDEKATI KEPUNAHAN Salah satu penyebab terjadinya kepunahan hewan atau tumbuhan adalah kerusakan hutan. Selain itu kepunahan hewan dan tumbuhan juga dapat disebabkan oleh polusi. Akibat kerusakan hutan dan pencemaran lingkungan beberapa hewan dan tumbuhan terancam kepunahan. Hewan yang mendekati kepunahan, misalnya gajah, harimau, komodo, tapir, anoa, orangutan, dan cenderawasih. Beberapa jenis tumbuhan juga terancam kepunahan misalnya tanaman alpina, tanaman bunga Raflesia arnoldi Amorphopallus titanum, dan tanaman keben. Punahnya beberapa jenis tumbuhan selain disebabkan kerusakan hutan dan polusi air juga disebabkan karena adanya kegiatan perambahan hutan. B. PENTINGNYA PELESTARIAN MAKHLUK HIDUP Pelestarian makhluk hidup sangatlah penting bagi upaya untuk menjaga kelangsungan kehidupannya di alam ini. Ada beberapa cara untuk menjaga kelestarian jenis makhluk hidup yang terancam kepunahan. Antara lain dengan cara mengadakan konservasi, menyediakan suaka alam seperti suaka marga satwa dan cagar alam, serta pembiakan buatan inseminasi. Konservasi Konservasi adalah perlindungan hewan dari habitatnya. Antara lain dengan cara membuat undang-undang untuk melindungi hewan yang terancam punah. Suaka alam suaka marga satwa dan cagar alam Suaka alam merupakan tempat perlindungan terhadap jenis-jenis makhluk hidup yang terancam kepunahan. Misalnya suaka marga satwa untuk melindungi hewan-hewan langka. Cagar alam untuk melindungi tanaman langka. GLOSARIUM cagar alam tempat untuk melindungi tanaman langka dari kepunahan. hewan langka hewan yang mendekati kepunahan. hidroponik cara bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, misalnya menggunakan medium air berisi zat hara. inseminasi pembiakan buatan. konservasi pemeliharaan dan perlindungan makhluk hidup secara teratur untuk mencegah kerusakan dan pemusnahan. polusi pencemaran lingkungan. suaka alam tempat perlindungan terhadap beberapa jenis makhluk hidup dari kepunahan. suaka marga satwa tempat untuk melindungi hewan langka dari kepunahan. tumbuhan langka tumbuhan yang hampir punah. Benda yang dapat menghantarkan panas disebut konduktor, dan benda yang tidak dapat menghantarkan panas disebut isolator. Pada setrika terdapat bagian yang tidak terbuat dari logam. Misalnya terbuat dari kayu. Bagian itu misalnya gagang setrika. Mengapa gagang setrika terbuat dari kayu? Kayu, plastik, kertas, kain, gabus, dan keramik merupakan benda-benda yang tidak dapat menghantarkan panas. Benda-benda seperti ini disebut isolator. Adapun logam merupakan penghantar panas yang baik. Benda seperti ini disebut konduktor. Itulah sebabnya gagang setrika dibuat dari kayu atau plastik agar tangan kita tidak merasakan panas. A. FAKTOR PENYEBAB PERUBAHAN BENDA Apa yang menyebabkan terjadinya perubahan pada benda? Kayu menjadi lunak, besi menjadi rapuh, apel menjadi lunak dan lembek terjadi karena adanya proses penguraian pada bahan-bahan itu. Proses penguraian bahan atau benda antara lain dapat berupa pembusukan, pelapukan, dan perkaratan. 1. Pembusukan Kompos merupakan pupuk alami yang dapat menggemburkan tanah dan menyuburkan tanaman. Kompos berasal dari tumbuhan. Daun-daun tumbuhan membusuk menjadi kompos. Pembusukan daun-daun tumbuhan itu disebabkan karena adanya makhluk hidup sangat kecil yang disebut bakteri. Pembusukan pada proses pembentukan atau pembuatan kompos merupakan contoh pembusukanyang menguntungkan manusia. Pembusukan pada beberapa bahan dapat mengakibatkan pembusukan pada bahan makanan 2. Pelapukan Benda yang terbuat dari bahan kayu awalnya dapat digunakan dengan baik. Makin lama benda itu tidak dapat digunakan lagi karena rusak. Salah satu penyebab kerusakan itu adalah pelapukan. Pelapukan mengakibatkan kayu yang semula kuat dan keras menjadi lunak dan mudah hancur. Menjaga agar benda dari bahan kayu tidak cepat lapuk antara lain dengan cara mengecat. Dengan cat itu membuat kayu tidak terkena air dan udara secara langsung. Kayu yang terkena air dan udara secara langsung lebih cepat mengalami pelapukan. 3. Perkaratan Perkaratan terjadi pada benda logam, seperti besi, tembaga, dan kuningan. Akibat perkaratan, benda-benda logam yang semula kukuh dan kuat menjadi rapuh. Cara menjaga agar benda logam tidak cepat berkarat antara lain dengan cara mengecat. B. KESESUAIAN SIFAT DAN KEGUNAAN BENDA Beraneka ragam benda di sekitar kita. Benda-benda itu memiliki sifat yang berbeda-beda. Ada yang keras, lunak, lentur, dapat menghantarkan panas, tidak dapat menghantarkan panas, kedap air, dan ada pula yang tidak kedap air. Sifat-sifat benda itu dimanfaatkan untuk keperluan yang berbeda. Lap meja dipilih bahan berupa kain karena kain mudah menyerap air. Ember dipilih bahan plastik karena plastik bersifat lentur dan ringan. Gelas dibuat dari bahan kaca karena selain kaca bersifat kedap air juga permukaan licin sehingga mudah dibersihkan. GLOSARIUM bahan organik bahan yang berasal dari tumbuhan. bakteri makhluk hidup terkecil bersel satu, dapat berkembang biak dengan kecepatan luar biasa dengan cara membelah diri. kompos pupuk alam yang terbuat dari dedaunan yang membusuk. pelapukan proses rusaknya suatu benda dari tumbuhan binatang karena jamur, air, udara, atau jasad renik lain. perkaratan proses terjadinya oksidasi pada logam akibat zat asam oksigen suhu ukuran kuantitatif terhadap panas dan dingin suatu benda.
6Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Paket A Setara SD/MI Kelas VI Modul Tema 13 Bagaimana Hewan Dan Tumbuhan Bertahan Hidup? 7 1. Perhatikan baik-baik gambar hewan di atas. 2. Tuliskan nama hewan tersebut. 3. Ceritakan keunikan yang dimiliki setiap hewan tersebut. 4. Tuliskan hasil pengamatan kalian seperti contoh pada tabel berikut.

Pada materi pelajaran ini, tamanpustaka akan menjelaskan tentang “Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungannya”. Materi pelajaran tentang Ciri Khusus Makhluk Hidup dan Lingkungannya adalah materi pelajaran untuk kelas 6 Sekolah Dasar. Dengan mempelajari materi ini, diharapkan siswa akan mengetahui hubungan antara ciri khusus makhluk hidup dengan lingkungannya. Daftar Isi Ciri-ciri Makhluk Hidup Untuk mengetahui ciri-ciri makhluk hidup, anda pasti sudah tentu dapat membedakan makhluk hidup dan benda tak hidup. Anda sudah pasti dapat menentukan bahwa, manusia, kucing, anjing, ular,cacing, nyamuk, pohon, dan tanaman bunga merupakan makhluk hidup. Sebaliknya tanah, batu, kursi, meja, dan pasir adalah termasuk benda tak hidup. Terdapat berbagai ukuran, bentuk, kebiasaan, ekosistem, dan cara hidup yang dimiliki setiap makhluk hidup. Walau demikian, semua makhluk hidup memiliki ciri-ciri khusus yang membedakan antara makhluk hidup dengan makhluk tak hidup. Berikut adalah ciri-ciri makhluk hidup Bergerak Ciri-ciri makhluk hidup yang umum adalah dapat bergerak. Manusia dan hewan dapat bergerak bebas atau berpindah tempat. Untuk dapat bergerak bebas atau berpindah tempat, manusia dan hewan memiliki alat yang disebut alat gerak. Alat gerak manusia dan hewan bermacam-macam jenisnya. Manusia menggunakan alat gerak berupa kaki, Ikan menggunakan sirip untuk bergerak, burung menggunakan sayap untuk berpidah tempat. Bernafas Setiap makhluk yang hidup pasti bernafas. Makhluk hidup menghirup udara dari luar yang mengandung oksigen dan menghembuskan udara yang banyak mengandung karbondioksida keluar dari tubuh. Manusia menggunakan hidung dan paru-paru untuk bernafas, ikan menggunakan insang, katak menggunakan insang pada saat masih menjadi berudu kemudian menggunakan kulit dan paru-paru pada saat dewasa. Dapat berkembang biak Untuk dapat mempertahankan atau melestarikan spesiesnya agar tidak punah adalah tujuan setiap makhluk hidup berkembang biak. Maka dari itu salah satu ciri-ciri makhluk hidup adalah berkembang biak atau reproduksi. Cara berkembang biak makhluk hidup beragam, ayam berkembang biak dengan cara bertelur, manusia dan mamalia lainnya berkembang biak dengan melahirkan, dan makhluk hidup ber sel tunggal seperti bakteri, amoeba, dan jamur berkembang biak dengan membelah diri. Dapat tumbuh dan berkembang Tumbuh dan berkembang adalah ciri-ciri makhluk hidup juga. Semua makhluk hidup mengalami pertumbuhan dan perkembangan mulai dari kecil hingga menjadi besar, mulai dari bayi menjadi dewasa dan menua. Biji tanaman tumbuh menjadi kecambah dan menjadi tanaman yang besar. Baca juga Ciri Khusus Pada Beberapa Hewan dan Tumbuhan Membutuhkan makanan Makanan merupakan kebutuhan hidup semua makhluk hidup, makanan berfungsi untuk pertumbuhan, energi, dan mengganti sel tubuh yang rusak. Membutuhkan air Makhluk hidup membutuhkan air untuk melangsungkan hidupnya. Air berfungsi zat pelarut di dalam tubuh makhluk hidup. Membutuhkan suhu tertentu Semua makhluk hidup dapat bertahan hidup pada lingkungan dengan suhu tertentu dan makhluk hidup berusaha untuk mendapatkan suhu lingkungan yang sesuai. Peka terhadap rangsang Makhluk hidup memiliki kemampuan untuk menerima dan menanggapi perubahan yang terjadi pada lingkungannya. Perubahan yang terjadi pada lingkungan disebut rangsang. Rangsang dapat berupa cahaya, bunyi, suhu, bau, rasa, dan sentuhan. Pada tumbuhan, kemampuan menanggapi rangsang disebut iritabilitas. Mengeluarkan zat sisa Makhluk hidup memerlukan makanan, dan minum. Makanan, dan minuman yang diproses didalam tubuh makhluk hidup akan diserap oleh tubuh sesuai dengan kebutuhan tubuh makhluk hidup. Sedangkan sisa-sisa makanan dan minuman yang tidak dapat diserap oleh tubuh disebut zat sisa. Zat sisa bisa berupa cairan, gas, ataupun zat padat. Zat sisa harus dikeuarkan dari dalam tubuh karena akan menimbulkan racun dalam tubuh. Beradaptasi Makhluk hidup memiliki kemampuan beradaptasi terhadap lingkungannya. Tujuan makhluk hidup beradaptasi terhadap lingkungannya adalah untuk bertahan hidup. Adaptasi makhluk hidup dibedakan menjadi Adaptasi morfologi, Adaptasi tingkah laku, dan Adaptasi fisiologi. Adaptasi Morfologi adalah penyesuaian terhadap lingkungan yang berhubungan dengan bentuk tubuh atau alat tubuh. Contoh Tumbuhan yang hidup di air seperti teratai memiliki bentuk daun yang lebar, sedangkan tumbuhan yang hidup di gurun seperti kaktus tidak memiliki daun. Burung memiliki bentuk paruh yang berbeda sesuai dengan jenis makanannya. Adaptasi tingkah laku adalah penyesuaian terhadap lingkungan dalam bentuk tingkah laku contoh cicak akan memutuskan ekornya apabila diserang oleh predator. Adaptasi fisiologi adalah penyesuaian fungsi alat tubuh terhadap lingkungan. Contoh Manusia berkeringat saat cuaca panas. Ciri-ciri khusus Hewan dan Manusia Hewan dan manusia memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan makhuk hidup yang lain. Ciri-ciri khusus tersebut adalah Bergerak secara aktif atau dapat berpindah tempat. Tidak dapat memproduksi bahan makanannya sendiri. Hewan dan manusia berperan sebagai konsumen di dalam ekosistemheterotrof. Hewandan manusia mendapatkan zat organik dari produsen atau konsumen lain yang menjadi mangsanya. Berdasarkan jenis makanannya, konsumen dikelompokkan sebagai berikut Pemakan tumbuhan herbivora, seperti sapi, kambing, kelinci, dan kerbau. Pemakan daging karnivora, seperti singa, harimau, burung elang, dan serigala. Pemakan tumbuhan dan daging, seperti manusia, ayam, dan itik. Ciri-ciri khusus Tumbuhan Tumbuhan memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan manusia dan hewan. Ciri-ciri khusus tersebut adalah Tidak dapat bergerak secara aktif atau berpindah tempat. Dapat memproduksi bahan makannya sendiri dengan cara fotosintesis. Zat makanan yang terbentuk dari proses fotosintesis digunakan oleh tumbuhan sebagai bahan makanannya sendiri, sedangkan sisanya disimpan sebagai cadangan makanan dan dimanfaatkan oleh hewan dan manusia. Kemampuan tumbuhan membuat makanan sendiri menjadikan tanaman sebagai produsen di dalam ekosistem. Anggota ekosistem lainnya seperti hewan dan manusia sangat bergantun terhadap keberadaan tumbuhan, jika tidak ada tumbuhan maka kelangsungan hidup organisme lain akan terganggu. Sumber * Dikutip dari berbagai sumber

Berikutsoal dan kunci jawaban materi 'Adaptasi Makhluk Hidup' di TVRI untuk kelas 4-6 SD pada Rabu, 19 Agustus 2020, dilansir dari Kemdikbud : 1. Tuliskan 5 ciri khusus hewan lain dan habitatnya! ADVERTISEMENT. - Kelelawar memiliki alat pendeteksi benda. - Cicak memiliki kaki yang lengket dan bersifat autotomi. - Unta memiliki punuk.

Halo jumpa lagi dengan modul BDR online dari Kali ini kita akan mempelajari materi IPA Kelas 6 Tema 2 Subtema 2 dengan kajian tentang Ciri Khusus Pada Hewan. Setiap makhluk hidup telah dibekali kemampuan beradaptasi oleh Tuhan. Kemampuan beradaptasi itu berguna untuk mempertahankan hidupnya. Cara beradaptasi setiap makhluk hidup berbeda-beda. Ada yang beradaptasi secara morfologis, fisiologis, dan tingkah laku. Nah, ciri khusus makhluk hidup berhubungan erat dengan cara adaptasi mereka. Bagaimanakah hubungan antara ciri khusus dan cara adaptasi suatu makhluk hidup? Mari kita temukan jawabannya pada materi pembelajaran IPA Kelas 6 Tema 2 Subtema 2 berikut ini. Setiap hewan memiliki ciri khusus yang membedakannya dengan hewan lain. Ciri khusus ini berhubungan dengan kemampuannya untuk bertahan hidup. Dengan ciri khusus yang dimilikinya, hewan dapat tetap bertahan hidup. 1. Cecak Cecak sering kita lihat di dinding dan langit-langit rumah. Cecak sangat jarang berada di lantai. Cecak bergerak dengan cara merayap. Saat merayap di dinding, cecak tidak terjatuh. Mengapa demikian? Ternyata, cecak memiliki perekat pada setiap ujung jari kakinya. Dengan perekat inilah kaki cecak dapat menempel di dinding. Bagaimana bila kakinya tidak bisa diangkat dari dinding karena perekat tersebut? Hal ini tidak akan terjadi. Cecak dapat mengatur banyaknya perekat yang dikeluarkan. Dengan demikian, cecak dapat tetap bergerak merayap tanpa terjatuh. Cecak dapat mendaki pohon, dinding, atau atap bangunan dengan mudah. Selain itu, cecak mempunyai kemampuan autotomi. Cecak dapat memutuskan ekornya secara tiba-tiba. Cecak melakukan autotomi saat ditangkap mangsa. Dengan begitu, cecak dapat melarikan diri. Ekor cecak yang putus dapat tumbuh kembali. 2. Bebek Bebek termasuk salah satu jenis unggas. Ia hidup serta mencari makan di daratan dan perairan. Bebek menggunakan kakinya untuk berjalan. Coba bandingkan kaki bebek dengan kaki ayam. Tentu berbeda. Pada kaki bebek, setiap jarinya dihubungkan dengan selaput. Dengan kaki berselaput, bebek dapat berenang. Selain bebek, kaki berselaput juga dimiliki angsa. Sementara, ayam tidak memiliki jari berselaput. Ayam hidup dan mencari makan di darat saja. 3. Kelelawar Kelelawar keluar dan mencari makan pada malam hari. Sebaliknya, pada siang hari, kelelawar hanya berdiam di sarangnya. Oleh karena itu, kelelawar dijuluki hewan malam. Bagaimana kelelawar bisa menemukan makanan di kegelapan malam? Dalam keadaan gelap, kelelawar tidak pernah menabrak benda yang dilaluinya. Kelelawar juga tidak kesulitan menemukan makanan. Hal ini dikarenakan kelelawar memiliki keistimewaan. Kelelawar memiliki indra pembau dan pendengar yang tajam. Dengan penggabungan keduanya, kelelawar dapat menemukan makanan. Kelelawar dapat menentukan arah terbang dan menghindari tabrakan. Saat terbang, kelelawar mengeluarkan bunyi tinggi yang nyaring. Bunyi ini memiliki frekuensi sangat tinggi. Bunyi ini dinamakan ultrasonik. Bunyi ultrasonik akan mengenai benda atau mangsa di sekitarnya. Bunyi ini akan dipantulkan kembali oleh benda tersebut. Kelelawar menangkap bunyi pantulan dari benda atau mangsanya. Bunyi pantulan membuat kelelawar dapat memperkirakan jarak terbang. Kelelawar dapat mengenal benda di sekitarnya. Inilah yang menjadikan kelelawar dapat membedakan antara mangsa dan bukan mangsa. Kemampuan yang dimiliki kelelawar tersebut dinamakan ekolokasi. 4. Semut Semut merupakan serangga yang bersarang di dalam tanah. Untuk mencari makan, semut keluar dari sarangnya. Tahukah kalian bahwa beberapa jenis semut bermata buta? Semut juga tidak memiliki telinga. Semut memiliki dua buah antena di kepalanya. Antena digunakan untuk menyentuh, membau, dan merasakan getaran bunyi. Sementara itu, mulut semut digunakan untuk mengecap. Dengan mengecap, membau, dan menyentuh, semut dapat menemukan benda di sekitarnya. Semut berinteraksi dengan sesamanya menggunakan sentuhan antena. Semut juga bisa berkomunikasi dengan semut lain melalui bau. Semut mengeluarkan bau khusus sebagai tanda bahaya. Semut juga mengeluarkan bau untuk menunjukkan keberadaan makanan. Kalian pernah melihat barisan semut yang panjang, bukan? Nah, semut-semut itu sedang mengikuti bau yang diciumnya. 5. Kucing Kucing merupakan hewan pemburu yang sering berkeliaran di sekitar rumah. Ia dapat mencium bau dalam jarak beberapa ratus meter. Kucing berlari sangat cepat. Ketika berlari, kadang ia terjatuh dari atap. Meskipun demikian, kucing masih tetap hidup. Apakah kucing tidak merasa kesakitan? Kucing memiliki otot yang kuat. Kekuatan otot inilah yang membantunya melompat dan berlari. Kucing juga dapat membuat gerakan berputar di udara saat jatuh dari ketinggian. Kucing mampu mengatur posisi tubuh agar mendarat dengan keempat kakinya. Perilaku kucing ini didukung oleh alat keseimbangan yang terdapat di telinga dalamnya. Karenanya, kucing tidak mati saat terjatuh. Kucing juga dapat mendengar bunyi ultrasonik. Kucing memiliki mata yang tajam, khususnya pada malam hari. Nah, berbagai keistimewaan tersebut membantu kucing dalam berburu. 6. Landak Landak adalah hewan yang unik. Landak memiliki bulu keras di bagian atas tubuhnya. Bulu landak mengandung ribuan duri yang dihasilkan dari otot-otot kulit. Duri-duri tersebut merupakan alat pertahanan mereka. Apabila diserang musuh, landak akan melarikan diri masuk ke sarangnya. Sarang landak berada di dalam tanah. Jika tidak sempat melarikan diri, landak akan menggulung tubuhnya. Bulu kerasnya kemudian mengembang. Seluruh tubuh landak pun dipenuhi duri tajam. Duri itu akan menancap pada tubuh musuh yang menyentuhnya. 7. Cumi-cumi Cumi-cumi adalah hewan yang hidup di dalam air. Cumi-cumi memiliki banyak tangan pendek. Tangan-tangan ini disebut tentakel. Otot tentakel dapat berkerut dengan cepat. Cumi-cumi dapat bergerak secara cepat saat dikejar pemangsa. Saat di depan pemangsa, cumi-cumi akan menyemprotkan tinta pekat. Tinta ini mengejutkan pemangsa selama beberapa detik. Nah, kesempatan ini digunakan cumi-cumi untuk melarikan diri. Ternyata, kehebatan yang dimiliki cumi-cumi tidak hanya tinta pekat. Cumi-cumi juga dapat memancarkan cahaya dari tubuhnya. Cumi-cumi menjadi hewan yang sangat indah dan gemerlap. Kemampuan ini membantunya mencari makanan di malam hari. Bagaimana Mangsa akan mendekat karena tertarik oleh cahaya cumi-cumi yang dipancarkannya. melindungi Cumi-cumi memiliki banyak pola warna tubuh. Pola dirinya? warna tersebut dapat diubah sesuai kehendaknya. Pola warna tubuh cumi-cumi bisa serupa dengan lingkungan sekitar. Hal ini untuk mengelabui pemangsa. Cumi-cumi juga bisa menjadi sangat menarik dan penuh warna. Cara ini dapat mengecoh mangsanya agar mendekat. Apakah hanya hewan-hewan di atas saja yang memiliki ciri khusus? Tentu saja tidak. Masih banyak hewan lain yang memiliki ciri khusus. Ciri khusus hewan yang satu berbeda dengan hewan lainnya. Perbedaan ini dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan cara hidup mereka. Tiga Macam Adaptasi Makhluk Hidup Adaptasi makhluk hidup dibedakan menjadi tiga. Pengertian masing-masing adaptasi adalah sebagai berikut Adaptasi morfologi merupakan penyesuaian bentuk tubuh makhluk hidup terhadap lingkungannya. Adaptasi morfologi dapat dilihat dengan jelas. Contohnya, kaki berselaput pada bebek dan antena pada fisiologi merupakan penyesuaian fungsi alat-alat tubuh makhluk hidup terhadap lingkungannya. Salah satunya berupa enzim yang dihasilkan oleh suatu organisme. Contohnya, bunga raflesia mengeluarkan enzim untuk menarik serangga. Sementara itu, kantong semar mengeluarkan enzim untuk membunuh tingkah laku merupakan penyesuaian berupa perubahan tingkah laku. Contohnya, cecak memutuskan ekornya saat ditangkap musuh. Contoh lain, putri malu mengatupkan daunnya bila Materi IPA Kelas 6 Tema 2 Subtema 2 “Ciri Khusus Pada Hewan” Video pembelajaran tematik muatan Materi IPA Kelas 6 Tema 2 Subtema 2 tentang Ciri Khusus Pada Hewan di atas bisa kamu manfaatkan untuk memperjelas pemahaman kamu tentang materi ini. Jadi silakan pilih gaya belajar kamu ya…. Latihan Soal Materi IPA Kelas 6 Tema 2 Subtema 2 “Ciri Khusus Pada Hewan” Setelah mempelajari materi modul BDR Materi IPA Kelas 6 Tema 2 Subtema 2 tentang Ciri Khusus Pada Hewan di atas silakan uji hasil belajar kamu menggunakan kuis online interaktif dengan link di bawah ini Demikianlah modul online pembelajaran individu Materi IPA Kelas 6 Tema 2 Subtema 2 tentang Ciri Khusus Pada Hewan yang bisa kami sampaikan. Semoga bermanfaat, selamat belajar dengan menyenangkan di mana saja dan kapan saja
\n \n\nmateri ipa kelas 6 adaptasi makhluk hidup

Adaptasiadalah kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan hidupnya. Adaptasi terlihat dari adanya perubahan bentuk luar atau dalam suatu Kelas VI. Materi Rangkaian Listrik Seri dan Pararel untuk Mapel IPA Kelas 6 SD. 7 Februari 2021. Kelas IX. Rangkaian Listrik Dinamis Kelas 9.

Makhluk hidup terbagi menjadi tiga yaitu manusia, hewan, dan tumbuhan. Diantara ketiganya, manusia diberikan kelebihan yaitu memiliki akal yang digunakan untuk berpikir dan bertindak. Setiap makhluk hidup memiliki ciri masing-masing. Bahkan tak jarang ciri-ciri tersebut menjadi keunikannya sendiri. Ciri-ciri utama makluk hidup adalah bergerak, bernafas, dapat berkembang biak, dapat tumbuh dan berkembang, membutuhkan makanan dan air, membutuhkan suhu, peka terhadap rangsang, mengeluarkan zat sisa, dan mengetahui ciri-ciri tersebut, yuk coba kerjakan latihan soal berikut Apa kelebihan yang dimiliki manusia dan tidak dimiliki majhluk hidup lainnya? Memiliki akal Memiliki hidung Membutuhkan makanan Membutuhkan air 2. Selain makhluk hidup, manusia juga disebut sebagai … Amfibi Nokturnal Makhluk Makhluk sosial 3. Berikut yang termasuk hewan nokturnal adalah … Burung elang Burung hantu Harimau Kucing 4. Untuk mengelabui musuh, cicak biasanya akan memutuskan ekornya. Kegiatan memutus ekor pada cicak disebut … Mimikri Adaptasi Autotomi Hibernasi 5. Hewan yang memiliki kemampuan dengan menyamarkan keberadaannya dengan cara mengubah warna kulit sesuai tempat yang dihinggapi adalah … Bunglon Cicak Tupai Buaya 6. Bentuk paruh bebek adalah … Panjang dan pipih Lebar dan pipih Pendek dan pipih Lonjong dan pipih 7. Di antara sela-sela jari bebek memiliki selaput yang bertujuan untuk … Memudahkan dalam berlari Memudahkan dalam berjalan di lumpur dan berenang Memudahkan untuk melompat Memudahkan untuk terbang 8. Untuk melindungi diri, kemampuan pertahanan diri yang dimiliki landak adalah … Mengeluakan racun pada tubuhnya Merubah warna sesuai tempat yang dihinggapi Mengeluarkan aroma tidak sedap Menegakkan seluruh bulunya yang tajam 9. Ciri khas yang juga menjadi keunikan unta adalah … Memiliki punuk Memiliki kantong yang besar Memiliki belalai yang panjang Memiliki ekor panjang 10. Beruang kutub biasanya akan tidur dalam jangka waktu yang lama. Tujuannya dari kemampuan tersebut adalah … Menjaga diri dari musuh Menghemat cadangan makanan Malas mencari makan Menghemat tenaga 11. Contoh hewan amfibi adalah … Anjing Katak Beruang Singa 12. Hewan yang memiliki gigi yang tajam cenderung memakan … Sayuran Buah-buahan Daging Nasi 13. Duri yang terdapat pada kaktus memiliki fungsi untuk … Menarik perhatian serangga Membantu proses fotosintesis Mengeluarkan bau busuk Mengurangi penguapan air 14. Mawar merupakan salah satu jenis tanaman yang memiliki duri. Duri pada mawar terdapat di … Batang Akar Daun Bunga 15. Berikut tanaman yang dapat hidup di air adalah … Kamboja Eceng gondok Dahlia Melati 16. Tanaman yang akan mengatupkan dirinya saat disentuh adalah … Sepatu Mawar Putri malu Tali putri 17. Nama lain dari tanaman Rafflesia Arnoldi adalah … Bunga desa Bunga kemakmuran Bunga wangi Bunga bangkai 18. Saat musim kemarau pohon jati akan melakukan adaptasi dengan cara … Menggugurkan daunnya Menggugurkan akarnya Menggugurkan rantingnya Menggugurkan bunganya 19. Tumbuhan kantong semar menangkap … untuk memenuhi kebutuhan oksigen. Tikus Serangga Kucing Daun 20. Bunga yang berwarna kuning dan bijinya dapat dijadikan sebagai kuaci adalah … Bunga sepatu Bunga lili Bunga matahari Bunga bangkai Jawaban 1. A. Memiliki akal Kelebihan manusia yang tidak dimiliki makhluk hidup lainnya adalah memiliki akal. Akal digunakan manusia untuk berpikir dan melakukan suatu tindakan. 2. D. Makhluk sosial Manusia disebut juga sebagai makhluk sosial karena mmebutuhkan interaksi dengan manusia lainnya. 3. B. Burung hantu Hewan nokturnal merupakan hewan yang beraktifitas pada malam hari dan akan tidur saat siang C. Autotomi Autotomi merupakan suatu aktifitas yang dilakukan hewan dengan cara memutus atau membuang bagian tubuhnya. 5. A. Bunglon Bunglon akan berubah warna sesuai tempat yang dihinggapi dengan tujuan menyamarkan keberadaannya. Kemampuan ini disebut juga dengan mimikri. 6. C. Pendek dan pipih Bentuk paruh bebek adalah pendek dan pipih. Tujuannya supaya memudahkan bebek untuk mencari makanan di lumpur. 7. B. Memudahkan dalam berjalan di lumpur dan berenang Selaput yang terdapat pada sela-sela jari bebek memiliki fungsi untuk memudahkan dalam berjalan di lumpur dan D. Menegakkan seluruh bulunya yang tajam Tubuh landak memiliki bulu yang jika ditegakkan akan membentuk duri yang tajam sehingga dapat dijadikan sebagai pertahanan diri dari musuh. 9. A. Memiliki punuk Unta merupakan hewan khas Arab yang memiliki keunikan berupa punuk yang berisi air. Punuk tersebut berfungsi untuk menyimpan cadangan makanan karena unta tinggal di daerah gurun pasir. 10. B. Menghemat cadangan makanan Tujuan berunag kutub tidur dalam jangka wkatu yang lama yaitu untuk menghemat cadangan makanan. 11. B. Katak Katak merupakan hewan amfibi karena dapat hidup di dua alam yaitu air dan C. Daging Hewan yang bergigi tajam seperti harimau, singa, dan buaya memiliki gigi yang tajam yang digunakan untuk mempermudah saat memakan daging. 13. D. Mengurangi penguapan air Fungsi duri pada kaktus yaitu untuk mengurangi penguapan air. 14. A. Batang Duri pada mawar terdapat di batang. 15. B. Eceng gondok Tanaman eceng gondok merupakan jenis tanaman yang hidup di air. 16. C. Putri malu Putri malu akan mengatup saat dirinya disentuh. 17. D. Bunga bangkai Nama lain dari Rafflesia Arnoldi adalah bunga bangkai. Hal ini dikarenakan bunga tersebut megeluarkan bau yang tidak sedap. 18. A. Menggugurkan daunnya Saat musim kemarau pohon jati akan menggugurkan daunnya untuk mengurangi penguapan. 19. B. Serangga Kantong semar menangkap serangga untuk memenuhi kebutuhan oksigen dengan cara mengeluarkan aroma C. Bunga matahari Bunga yang berwarna kuning dan bijinya dapat dijadikan sebagai kuaci adalah bunga matahari. .
  • wz33yx7tcs.pages.dev/352
  • wz33yx7tcs.pages.dev/392
  • wz33yx7tcs.pages.dev/609
  • wz33yx7tcs.pages.dev/997
  • wz33yx7tcs.pages.dev/667
  • wz33yx7tcs.pages.dev/79
  • wz33yx7tcs.pages.dev/972
  • wz33yx7tcs.pages.dev/900
  • wz33yx7tcs.pages.dev/970
  • wz33yx7tcs.pages.dev/195
  • wz33yx7tcs.pages.dev/722
  • wz33yx7tcs.pages.dev/477
  • wz33yx7tcs.pages.dev/759
  • wz33yx7tcs.pages.dev/559
  • wz33yx7tcs.pages.dev/528
  • materi ipa kelas 6 adaptasi makhluk hidup