TUHAN MEMBERI YANG TERBAIK “Aku akan memuaskan jiwa para imam dengan kelimpahan, dan umatKu akan menjadi kenyang dengan kebajikanKu, demikianlah firman Tuhan.” (Yeremia 31:14) Perjalanan iman kita bersama Tuhan, selalu diwarnai oleh berbagai peristiwa dalam hidup kita. Suka - duka, sehat - sakit, untung - rugi, sukses - gagal, kecewa, marah
Tuhan mencari orang-orang yang setia dan ingin menjadi pengikut yang sejati. Murid yang setia tidak akan diombang-ambingkan hal-hal yang menggoda hidup mereka. Karena mereka tahu apa arti kesetiaan mereka kepada Sang Gurunya. Bukan besar kecil perkara menentukan kesetiaan kita tetapi ketaatan kita pada perkara menentukan sikap kesetiaan kita. Menghadirkan suatu sudut pandang yang bisa kamu pertimbangkan supaya kamu bisa cek ricek mana jalan yang terbaik buatmu. Ingat ya, Tuhan tahu yang terbaik buatmu, tapi untuk menyampaikan Dia nggak langsung whatsapp ke kamu. Tuhan memberikan lewat pertanda. Pertanda itu bisa muncul dari mana saja, termasuk tarot reader. 7. Mitos jangan percaya Suatu kali seorang anak laki-laki berkata kepada Tuhan, "Saya telah berpikir dan saya tahu apa yang saya inginkan pada saat saya menjadi pria dewasa nanti." Dia mulai memberikan daftarnya kepada Tuhan: tinggal di rumah besar dengan dua anjing Saint Bernard dan sebuah kebun, menikah dengan sorang wanita cantik, jangkung dan bermata biru
Alhamdulillah. Hendaknya pengaduan itu ditujukan kepada Allah semata, karena hal itu termasuk kesempurnaan ibadahnya seorang hamba, tawakkal, merasa perlu dan butuh kepada Tuhannya, dan termasuk kesempurnaan ketidakbutuhan Tuhan subhanahu kepada manusia. Syeikh Islam Ibnu Taimiyah –rahimahullah- berkata: “Pengaduan itu hanya kepada Allah ta
Tuhan Selalu Tahu yang Terbaik Buat Hamba-Nya. Ketika masih lajang saya punya satu keinginan besar yang saya ingin Allah segera perkenankan. Menikah paska kuliah. Paling tidak di umur duapuluhtiga, sebab di umur duapuluhdua saya baru menanggalkan status sebagai mahasiswi, sementara proses menuju pernikahan tentu butuh waktu yang tidak sebentar
Tuhan tahu yang terbaik, hal itu berarti rumah kita di surga sudah siap. Tubuh fisik ini harus dibongkar agar dapat diganti tubuh kemuliaan. Memang ditinggal oleh orang yang kita cintai itu berat, tapi Tuhan tahu yang terbaik.
Buat kamu yang saat ini belum menemukan jodoh, mungkin Tuhan sedang memberimu kesempatan untuk bisa berfokus pada kariermu demi membahagiakan orang tuamu dulu. Jika saatnya telah tiba, ketika kamu sudah mapan, maka tak hanya orang tua yang bisa kamu bahagiakan, tapi juga pasangan dan keluarga kecilmu nanti.
\n tuhan tahu yang terbaik

Dalam beberapa hal, hukum dapat dilihat ketika Tuhan menyelesaikan suatu masalah sebelum itu benar-benar terjadi. Musa mengingatkan kita bahwa Tuhan selalu mengetahui apa yang terbaik – untuk kita dan untuk hubungan kita denganNya. Sumber : EQUIP Milist – The Maxwell Leadership Bible. Renungan Inspirasi Kepemimpinan Juni Selengkapnya :

.
  • wz33yx7tcs.pages.dev/381
  • wz33yx7tcs.pages.dev/299
  • wz33yx7tcs.pages.dev/466
  • wz33yx7tcs.pages.dev/20
  • wz33yx7tcs.pages.dev/183
  • wz33yx7tcs.pages.dev/852
  • wz33yx7tcs.pages.dev/730
  • wz33yx7tcs.pages.dev/528
  • wz33yx7tcs.pages.dev/497
  • wz33yx7tcs.pages.dev/411
  • wz33yx7tcs.pages.dev/338
  • wz33yx7tcs.pages.dev/696
  • wz33yx7tcs.pages.dev/413
  • wz33yx7tcs.pages.dev/533
  • wz33yx7tcs.pages.dev/927
  • tuhan tahu yang terbaik